Claim Missing Document
Check
Articles

Audit Berbasis Blockchain dan AI: Peluang Efektivitas vs Risiko kelemahan Pengendalian Nadira Ramadhani; Muhammad Farhan; Rina Tjandrakirana DP
Jurnal Akuntansi Keuangan Dan Perpajakan | E-ISSN : 3063-8208 Vol. 2 No. 4 (2026): April - Juni
Publisher : GLOBAL SCIENTS PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Integrasi blockchain dan Kecerdasan Buatan (AI) berpotensi mengubah proses audit dari model periodik menjadi sistem yang lebih transparan, efisien, dan berkelanjutan. Studi ini menggunakan metode Tinjauan Literatur Sistematis (SLR) untuk menganalisis literatur yang relevan tentang implementasi teknologi ini dalam audit. Temuan menunjukkan bahwa blockchain meningkatkan kualitas audit dengan menyediakan catatan yang tidak dapat diubah, transaksi yang transparan, dan data yang dapat diverifikasi, sementara AI mendukung analisis data yang lebih mendalam yang membantu auditor mendeteksi kesalahan dan kecurangan secara lebih efektif. Selain itu, otomatisasi proses verifikasi dan pemantauan transaksi berkelanjutan memungkinkan auditor untuk lebih fokus pada analisis risiko dan evaluasi pengendalian internal. Namun, adopsi teknologi ini juga menghadirkan tantangan, termasuk kompleksitas teknologi, keterbatasan infrastruktur dan kompetensi auditor, serta kurangnya standar dan peraturan audit yang spesifik. Oleh karena itu, peningkatan keterampilan teknis auditor, penguatan infrastruktur teknologi informasi, dan pengembangan kerangka peraturan yang adaptif sangat penting untuk memaksimalkan manfaat teknologi ini sekaligus meminimalkan potensi risiko pengendalian dalam proses audit. Kata kunci: audit blockchain, audit berbasis AI, pengendalian internal
Pelatihan Penyusunan Anggaran Produksi dan Anggaran Penjualan Pada UMKM di Desa Burai Tjandrakirana DP, Rina; Ermadiani, Ermadiani; Hidayat, Ariodillah; Kesuma, Nilam; Putra, Apriansyah
Sricommerce: Journal of Sriwijaya Community Services Vol. 7 No. 1 (2026): Sricommerce: Journal of Sriwijaya Community Services
Publisher : Faculty of Economics, Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29259/jscs.v7i1.241

Abstract

Rendahnya literasi keuangan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) merupakan hambatan struktural bagi pertumbuhan usaha yang berkelanjutan, khususnya di wilayah pedesaan. Program pengabdian ini bertujuan meningkatkan kapasitas manajerial melalui pelatihan penyusunan anggaran penjualan dan produksi. Menggunakan metode pembelajaran partisipatif dan pendampingan individual pada 30 pelaku UMKM, hasil evaluasi menunjukkan efektivitas program yang sangat tinggi. Secara kuantitatif, 87,20% peserta mampu menyusun anggaran secara mandiri, 96,15% memahami peran strategis anggaran, dan 98,70% mulai menerapkan sistem pencatatan keuangan pasca-pelatihan. Transformasi ini membuktikan bahwa instrumen anggaran yang disederhanakan dapat diadopsi oleh usaha mikro. Implikasi dari kegiatan ini adalah penguatan tata kelola keuangan UMKM yang mendukung keberlanjutan Desa Burai sebagai destinasi ekowisata melalui efisiensi operasional dan proyeksi bisnis yang lebih terukur.
Peningkatan Kesadaran Pajak Pada Generasi Z Melalui Pemanfaatan Teknologi Digital Di Desa Burai Sebagai Upaya Membangun Budaya Kepatuhan Pajak Ermadiani, Ermadiani; Tjandrakirana DP, Rina; Wahyudi, Tertiarto; Kesuma, Nilam; Putra, Apriansyah
Sricommerce: Journal of Sriwijaya Community Services Vol. 7 No. 1 (2026): Sricommerce: Journal of Sriwijaya Community Services
Publisher : Faculty of Economics, Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29259/jscs.v7i1.243

Abstract

Rendahnya kesadaran pajak pada Generasi Z merupakan tantangan penting mengingat mereka adalah calon wajib pajak masa depan. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan pemahaman dan kesadaran pajak Generasi Z di Desa Burai, Kabupaten Ogan Ilir, melalui sosialisasi pemanfaatan teknologi perpajakan digital. Sebanyak 30 peserta dipilih secara purposive sampling, terdiri dari pelaku usaha mikro dan pemuda aktif desa. Metode pelaksanaan mencakup ceramah, pemutaran video animasi edukatif, dan diskusi interaktif tentang konsep pajak, e-filing, dan e-billing. Evaluasi dilakukan melalui kuesioner umpan balik dan observasi partisipasi peserta; program ini tidak menggunakan desain pre-test dan post-test, melainkan mengukur capaian pemahaman dan kepuasan melalui kuesioner terstruktur yang diisi peserta pada akhir kegiatan. Hasil menunjukkan capaian pemahaman tentang pentingnya pajak (89,30%), pemahaman e-filing (80,00%), pemahaman e-billing (80,00%), dan komitmen menjadi wajib pajak patuh (90,50%). Dampak paling signifikan adalah perubahan paradigma peserta dari memandang pajak sebagai beban administratif menjadi kontribusi pembangunan. Program ini berhasil membangun kesadaran dan pengetahuan dasar pajak digital Generasi Z sebagai fondasi budaya kepatuhan pajak berkelanjutan.
Stranded Assets dalam Industri Migas: Perspektif Akuntansi dan Dampaknya terhadap Laporan Keuangan Zahra, Asywariani; Fakhirah, Siti Bunayyah; Sapitri, Ayu; Tjandrakirana DP, Rina
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.7636

Abstract

This study aims to analyze the phenomenon of stranded assets in the oil and gas (O&G) industry and examine its impact on financial statements from an accounting perspective. The global transition toward a low-carbon economy has increased the risk of asset value decline in the fossil energy sector, potentially affecting corporate financial stability and long-term investment decisions. This research employs a Systematic Literature Review (SLR) method by analyzing scientific articles indexed in Scopus and SINTA from 2021 to 2026, ensuring a comprehensive and up-to-date synthesis of existing studies. The findings indicate that stranded asset risks are driven by regulatory changes, advancements in renewable energy technologies, and shifts in global economic conditions, which render certain oil and gas assets economically unviable. In addition, increasing environmental awareness and policy pressures further accelerate the obsolescence of carbon-intensive assets. From an accounting perspective, this phenomenon leads to a higher likelihood of asset impairment, changes in asset useful life estimates, and the need for enhanced risk disclosure in financial reporting. It also raises concerns regarding the accuracy of asset valuation and the transparency of financial statements. Furthermore, the study identifies a gap between corporate sustainability commitments and accounting practices that have not fully reflected energy transition risks. Therefore, adjustments in accounting standards and financial reporting practices are necessary to better accommodate stranded asset risks and ensure the relevance, transparency, and reliability of financial information for stakeholders in a rapidly evolving energy landscape.