Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

Pencapaian Optimal Aging pada Lansia Nurul Rahmah Amir; Rohmah Rifani; Dian Novita Siswanti
Arus Jurnal Psikologi dan Pendidikan Vol 2 No 2: Juni (2023)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada lansia terjadi berbagai penurunan pada aspek kehidupan. Saat ini penelitian mengenai optimal aging belum banyak dilakukan di Indonesia. Sehingga, penelitian mengenai optimal aging pada lansia merupakan kebaruan dalam penelitian ini. Upaya mencapai optimal aging pada lansia adalah hal yang penting dilakukan guna memaksimalkan potensi lansia di masa tuanya. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplor upaya lansia untuk mencapai optimal aging. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Metode pengumpulan data yang digunakan yaitu teknik wawancara dan dokumentasi. Verifikasi data penelitian yang digunakan yaitu teknik triangulasi. Penelitian melibatkan tiga lansia yang terdiri dari dua lansia perempuan dan satu lansia lakilaki serta significant others yang terdiri dari istri, anak dan keponakan responden. Hasil penelitian ini menemukan bahwa faktor-faktor yang mendukung lansia dalam mencapai optimal aging yaitu melakukan aktivitas fisik, menjaga kesehatan menjalin silaturahmi, mendapatkan dukungan sosial, religiositas, dan melakukan kegiatan yang disenangi. Bentuk dari pencapaian optimal aging pada lansia yaitu menjadi relawan, berjiwa besar, dan memiliki prestasi. Sedangkan, proses pencapaian optimal aging yang dilalui oleh lansia yaitu mengikuti perkembangan informasi, mencari alternatif untuk mempermudah pekerjaan, mengelola kebutuhan pribadi, meluangkan waktu untuk diri sendiri dan orang lain, menemukan tujuan hidup, serta menerima kelebihan dan kekurangan. Implikasi dalam penelitian ini yaitu pada lansia dapat menjadi bahan evaluasi aktivitas agar mampu optimal di tengah masyarakat sehingga membawa pada kesejahteraan dan menurunkan mortalitas hingga instansi pemerintah menyediakan fasilitas yang memadai guna mengembangkan dan mempromosikan optimal aging pada lansia.
Identifikasi Faktor Penyebab Waria di Kota Makassar Sa’iid Irham Febrian; Dian Novita Siswanti; Wilda Ansar
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 4 No. 9 (2024): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/cerdika.v2i5.386

Abstract

Keterlibatan ayah dalam pengasuhan merupakan sebuah partisipasi aktif ayah yang dilakukansecara terus menerus yang memuat aspek waktu, inisiatif, dan pemberdayaan pribadi dalam dimensi fisik, kognisi, dan afeksi dalam semua area perkembangan anak yaitu fisik, emosi, sosial, spiritual, intelektual dan moral. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor penyebab waria di Kota Makassar. Terdapat dua responden pada penelitian ini. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik wawancara. Hasil dari penelitian yaitu faktor yang menjadi penyebab waria di kota makassar yakni karena ketidak terlibatan ayah pada pengasuhan waria selama masa perkembangan hingga dewasa, serta karena adanya faktor perceraian yang membuat waria merasa ditinggalkan oleh ayah yang sangat dekat sebelum perceraian kedua orangtuanya terjadi. Hal ini disimpulkan berdasarkan hasil penelitian yang peneliti lakukan dengan menggunakan tiga tema besar keterlibatan ayah yakni Paternal engagement/Interaction, Paternal accessibility, dan Paternal responsibility. Implikasi dari penelitian ini adalah mampu memberikan gambaran bagi para orangtua, utamanya ayah kepada anak laki-lakinya agar ikut terlibat dalam pengasuhan sehingga anak laki-laki dapat merasakan peran contoh laki-laki sejak kecil dari ayahnya, karena dengan kurangnya keterlibatan ayah dalam pengasuhan anak yang memiliki gender laki-laki dapat menimbulkan permasalahan identitas gender pada di masa pertumbuhan, salah satunya dapat mengakibatkan anak laki- laki tumbuh menjadi waria.  
Hubungan antara Kelekatan Teman Sebaya dengan Regulasi Emosi pada Mahasiswa di Fase Emerging Adulthood Rifdah Lathifah; Dian Novita Siswanti; Eka Sufartianinsih Jafar
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 3 No. 6: Oktober 2024
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v3i6.5176

Abstract

Masa peralihan memiliki potensi untuk menyebabkan individu kesulitan dalam meregulasi emosi, khususnya emosi negatif yang tidak terkendali dalam durasi dan intensitasnya. Individu yang tidak mampu meregulasi emosi dapat mengakibatkan pemilihan coping emosi yang salah seperti memaki, mengumpat, merokok, melampiaskan kemarahan kepada orang sekitar, melukai diri, hingga melakukan upaya bunuh diri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kelekatan teman sebaya dengan regulasi emosi pada mahasiswa di fase emerging adulthood. Subjek dalam penelitian berjumlah 401 orang dengan kriteria mahasiswa aktif dengan rentang usia 18 hingga 25 tahun. Alat ukur yang digunakan yaitu skala kelekatan teman sebaya dan skala regulasi emosi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara kelekatan teman sebaya dengan regulasi emosi pada mahasiswa di fase emerging adulthood. Implikasi dari penelitian ini adalah mahasiswa diharapkan memiliki kemampuan dalam meregulasi emosi dengan lebih memahami emosi dan mengembangkan strategi untuk mengidentifikasi dan mengelola emosi yang dimiliki.
Hubungan antara Kepuasa Pernikahan dengan Empty Nest Syndrome pada Wanita Dewasa Madya Mutmainnah Mutmainnah; Dian Novita Siswanti; Eka Sufartianinsih Jafar
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 3 No. 6: Oktober 2024
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v3i6.5224

Abstract

Middle-aged women are in the empty nest syndrome phase, a period when their children no longer live with them or have moved away. This can lead to various symptoms such as loneliness, loss, and emptiness. One significant factor that can affect the level of empty nest syndrome is marital satisfaction. This study aims to examine the relationship between marital satisfaction and empty nest syndrome in middle-aged women. This research uses a quantitative method. The subjects in this study are middle-aged women who have been left by all their children and are now living only with their husbands, with a total of 60 subjects. The results of the study show that there is a significant negative relationship between marital satisfaction and empty nest syndrome (r = -0.60, p < 0.05). This means that the higher the level of marital satisfaction, the lower the symptoms of empty nest syndrome experienced by middle-aged women. The implications of this research can be a reference for educational institutions and organizations to provide education regarding marital satisfaction so that they can minimize the impact of empty nest syndrome.
Mencegah Perilaku Bullying pada Masyarakat Sahril Buchori; Rahmat Siala; Dian Munawarah; Dian Novita Siswanti
Jurnal Kebajikan: Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3, No 3 (2025): MEI
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/jk.v3i3.74185

Abstract

Bullying merupakan masalah sosial yang tidak hanya terbatas pada dunia pendidikan, tetapi juga menjangkau berbagai sektor kehidupan masyarakat, termasuk tempat kerja dan ruang publik. Fenomena ini menunjukkan bahwa bullying bukan sekadar persoalan individu, melainkan cerminan dari ketimpangan sosial yang lebih luas. Oleh karena itu, pendekatan pencegahan perlu melibatkan peran serta masyarakat secara menyeluruh. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai bentuk-bentuk bullying, dampaknya, serta strategi yang dapat diterapkan dalam mencegah dan menangani kasus perundungan di lingkungan sekitar. Melalui metode ceramah dan diskusi kelompok yang interaktif, warga diajak untuk mengenali berbagai bentuk perundungan dan belajar membangun lingkungan sosial yang aman, inklusif, dan saling menghargai.
Pelatihan Manajemen Stres untuk Meningkatkan Keterlibatan Siswa dalam Pembelajaran Matematika Muhammad Daud; Dian Novita Siswanti; Novita Maulidya Jalal; Adinda Maulidya Khaerunnisa; A. Khaerunnisa Amjadah Zahra
Jurnal Kebajikan: Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3, No 4 (2025): AGUSTUS
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/jk.v3i4.79628

Abstract

Matematika kerap menjadi mata pelajaran yang menimbulkan kecemasan dan stres akademik pada siswa, yang pada gilirannya menurunkan motivasi, konsentrasi, dan keterlibatan belajar (student engagement). Rendahnya keterlibatan siswa dalam pembelajaran matematika berdampak negatif terhadap pemahaman konsep serta pencapaian akademik mereka. Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) ini bertujuan untuk mengembangkan pelatihan manajemen stres akademik sebagai strategi meningkatkan student engagement dalam konteks bimbingan belajar Matematika Dasar di Kota Makassar. Metode pelaksanaan meliputi analisis kebutuhan siswa, perancangan modul pelatihan, implementasi dengan pendekatan ceramah, diskusi, latihan kasus, teknik relaksasi, serta evaluasi formatif dan sumatif. Pelatihan difasilitasi oleh psikolog dan psikiater dengan materi terkait kecemasan matematika, regulasi emosi, serta strategi keterlibatan aktif. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada keterlibatan siswa dalam dimensi perilaku, emosional, dan kognitif. Observasi dan angket mengindikasikan penurunan kecemasan akademik, peningkatan partisipasi dalam diskusi, serta peningkatan strategi metakognitif dalam pemecahan masalah matematika. Program ini juga terbukti feasible untuk diterapkan pada bimbingan belajar non-formal dengan dampak praktis berupa peningkatan kepercayaan diri siswa, partisipasi aktif, dan kualitas proses pembelajaran.Secara keseluruhan, pelatihan manajemen stres akademik terbukti efektif sebagai pendekatan inovatif untuk meningkatkan student engagement dalam pembelajaran matematika, sekaligus memberikan kontribusi praktis bagi pengembangan strategi pembelajaran di luar sekolah formal.
Efektivitas Psikoedukasi dalam Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa SMK Negeri 1 Bone Dian Novita Siswanti; Mutiara Navila; Nur Mazaya Putri; Hikma Amanda; Muh Daud
Jurnal Kebajikan: Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3, No 2 (2025): JANUARI
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/jk.v3i2.72663

Abstract

Motivasi belajar memiliki peran penting dalam menentukan keberhasilan akademik siswa. Di SMKN 1 Bone, rendahnya motivasi belajar siswa menjadi isu utama berdasarkan wawancara dengan guru Bimbingan Konseling dan evaluasi awal. Kegiatan pengabdian ini bertujuan mengimplementasikan program psikoedukasi untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran siswa tentang pentingnya motivasi belajar. Menggunakan pendekatan kuantitatif dengan pre-test dan post-test pada 51 siswa dari berbagai jurusan yang dipilih secara purposive sampling berdasarkan tingkat motivasi rendah. Program psikoedukasi dilaksanakan melalui tahapan pembukaan, pre-test, penyampaian materi interaktif, sesi tanya jawab, post-test, dan penutup. Analisis data menggunakan uji Wilcoxon dengan IBM SPSS versi 23 menunjukkan perbedaan signifikan (p=0,000) antara skor pre-test dan post-test. Hasil ini menunjukkan peningkatan pemahaman siswa setelah mengikuti program psikoedukasi, mengindikasikan bahwa psikoedukasi merupakan intervensi efektif untuk meningkatkan motivasi belajar di sekolah menengah kejuruan
Pengaruh Pemberian Poster Dalam Meningkatkan Persepsi tentang Succesful Aging Pada Lanjut Usia Dian Novita Siswanti
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.2820

Abstract

Successful aging is related to the problem of naturally changing an individual's role in society (retiring) or continuing to have the same activities as when he was young (Kaplan, 1998). It is very important to know these stages of change so that individuals can reach a happy and healthy old age. The project carried out aims to provide psychoeducation through the distribution of posters on social media, namely Instagram. The posters contain an explanation of what successful aging is and the factors that cause successful aging. It is hoped that the posters distributed will be able to provide guidance and strategies for achieving a successful old age by remaining active, thinking positively, and maintaining good social relationships. The steps in project implementation are psychoeducational planning such as searching for references and compiling materials. Then implement psychoeducation such as distributing posters and posttests. And finally, preparing the results report. From distributing this poster, it received 86 likes and 21 comments. Apart from that, based on the post-test results that were distributed, 40 feedback was obtained from willing respondents. From the respondents' answers, it can be seen that the respondents gained knowledge about successful aging.