Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search
Journal : PAX HUMANA

MOTIVASI PENGGUNAAN MEDIA SOSIAL INSTAGRAM DI KALANGAN MAHASISWA HUBUNGAN MASYRAKAT UNIVERSITAS KRISTEN SATYA WACANA SALATIGA Herwin Togar Parulian Manik; Richard Gordon Mayopu
PAX HUMANA Vol 5, No 1 (2018)
Publisher : Yayasan Bina Darma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (922.041 KB)

Abstract

This research was conducted at the Information Technology Faculty because based on the analysis of the tag metadata used on Instagram social networks, there were more than the other faculties at Satya Wacana Christian University, which were 5,444 posts as of October 26, 2018. The research method used was explorative for provide an explanation of the topics used in the study. Data analysis in qualitative research was carried out before entering the research arena. The results showed that the success of SWCU Public Relations students interpreting instagram can be seen from the reasonableness of individuals that can be accepted by the social environment. Student life in real life and Instagram media are sometimes not compatible but all judgments about positive and negative impacts are determined by each individual. This research answers Bell's (2001) social simulation theory which shows that the meaning of Instagram for SWCU Public Relations students is a tool for behaving to adjust the demands of technology through social media.
Investigasi Ringan (Soft Investigation) Sebuah Analisis Framing Terhadap Pemberitaan Program Berita Investigasi Televisi Richard Gordon Mayopu
PAX HUMANA Vol 3, No 2 (2016)
Publisher : Yayasan Bina Darma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (285.572 KB)

Abstract

Reportase investigasi televisi dalam kurun waktu sepuluh tahun terakhir bisa dikatakan berkembang sangat pesat baik dari segi tampilan berita maupun proses peliputan. Bagian dari salah satu proses peliputan dari proses peliputan adalah proses penulisan naskah beritanya. Tentunya proses penulisan naskah berita harus disesuaikan dengan topik, durasi hingga jam tayang yang dilakukan. Dengan melihat fenomena menarik dari reportase investigasi yang secara umum memiliki durasi tayangan yang cukup banyak yaitu 30 menit dan ditempatkan dalam sebuah program rundown televisi, penulis merasa tertarik untuk meneliti reportase investigasi yang disusun sedikit berbeda dibandingkan reportase investigasi lainnya. Oleh karena itu maka focus penelitian yang di pilih oleh penulis adalah berkaitan dengan tayangan berita kriminal BUSER yang menempatkan segmen Investigasi dalam program tersebut. Segmen yang dimaksud adalah segmen Informasi Kriminal (Infokrim). Segmen ini memiliki durasi tayang yang cukup singkat yaitu 7-10 menit. Yang menjadi pertanyaan adalah bagaimanakah berita ini bisa dikategorikan investigasi ringan? Dan selanjutnaya adalah bagaimana subjektifitas wartawan, ideology serta agenda seting media dipakai dalam proses penyusunan naskah berita tersebut? Dalam penelitian ini dibatasi pada bagaimana peran para wartawan dalam menuangkan pemikiran berdasarkan fakta yang terjadi di lapangan dengan konflik psikologis yang terjadi dalam diri wartawan tersebut. Adapun jenis penelitian yang dipakai dalam penelitian ini yaitu deskriptif dan menggunakan pendekatan kualitatif.Dari hasil penelitian ini diperoleh kesimpulan bahwa team liputan dalam segmen Infokrim merupakan agen konstruksionisme yang meyakini bahwa fakta atau realita selalu dibentuk sehingga ketika mereka terjun kelapangan selalu mengalami situasi dimana mereka pun harus berkompromi dengan situasi dan kondisi dilapangan. Kesimpulan lain dari proses penulisan naskah berita ini adalah berkaitan dengan ideology yang dipakai oleh wartawan itu sendiri. Disini dapat ditemui bahwa ideology media menjadi cukup kuat untuk melakukan perdebatan dengan ideology wartawan itu sendiri.
Demokrasi Jokowian dan Kepemimpinan Transformasional Boni Hargens; Richard G Mayopu
PAX HUMANA Vol 2, No 1 Jan (2015)
Publisher : Yayasan Bina Darma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (920.32 KB)

Abstract

Politics as a symbolic system had been provided space for analysts to contribute their argument. Very diverse symbolic Systems has different interpretations. Therefore, this paper is concern to see the symbol in Christianity is actually more complex when associated with Christian leadership. Challenges and obstacles also come off in form of political communication in the form of distortion that is built on the basis of Christian leadership. Jokowian which is the introduction of a new model of leadership to the Indonesian context is also available as an answer to the question of how leadership can be embedded in the soul of Christian leaders in Indonesia?. And that is the spirit of transformational leadership. Keywords: Symbol, Distortion, and Transformational leadership.
Pengelolaan Berita Dari dan Ke Eksternal Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) Richard Gordon Mayopu; Grivin Srisanto
PAX HUMANA Vol 6, No 2 (2019)
Publisher : Yayasan Bina Darma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (4476.241 KB)

Abstract

Public Relations merupakan suatu aktivitas komunikasi dua arah dengan public baik internal maupun eksternal perusahaan atau organisasi yang bertujuan untuk menumbuhkan saling pengertian, saling percaya, saling membantu dan kerjasama. Menangani wartawan, mengelola majalah perusahaan, dan mendokumentasikan kegiatan-kegiatan yang berhubungan dengan perusahaan merupakan kegiatan-kegiatan pada divisi Public Relations. Berbagai divisi di”ciptakan” dengan tujuan agar mengakomodir dan mempermudah kinerja Public Relations officer.  Sehingga sering kita temui berbagai divisi dengan penamaan berdasarkan kebutuhan perusahan atau lembaga, namun tetap melakukan kinerja dan fungsi seorang PR. Hal ini pun terjadi pada lembaga pendidikan tingkat perguruan Tinggi seperti Universitas Kristen Satya Wacana.
Jurnalisme Antar Budaya Sebagai Jalan Menuju Toleransi Berbangsa dan Bernegara Richard G Mayopu
PAX HUMANA Vol 2, No 3 Sep (2015)
Publisher : Yayasan Bina Darma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (194.917 KB)

Abstract

Indonesian Journalism has shown increased after the collapse of new order. Freedom of the press who fought for so long, successfully obtained with full of struggle. However, the use of freedom of the press is apparently still erroneous and inaccurate. The mass media are supposed to be part of the development of the nations character and religious tolerance, but in Fact, Mass media gave the impression that they did not care about the impact of journalism message. This article aims to explain and describe how tolerance in Indonesia could be built and escorted by journalism in Indonesia. Finally, the results of this paper is that the use of the phrase journalism shows that is not aware of the cultural diversity, and this things would be a time bomb in Indonesian society of tolerance and diversity.Keywords:Jurnalism, Culture, Tolerance