Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Penerapan Metode Kendali Aliran Sebagai Upaya Pelestarian Sumber Daya Air Di Pondok Pesantren Nurul Haramain Ibnu Hajar; I Made Indradjaja Marcus Brunner; Dhami Johar Damiri; Martin Choirul Fatah; Yuliansyah Yuliansyah; Jumiati Jumiati
Terang Vol 5 No 2 (2023): TERANG : Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Menerangi Negeri
Publisher : Sekolah Tinggi Teknik - PLN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33322/terang.v5i2.1760

Abstract

Environmental damage can be caused by an imbalance of the earth’ constituent elements, which one of the elements is scarcity of clean water in the earth. Dearth of clean water is predicted that will be experienced more than a half of word population of nine million of human being in 2050. The phenomenon of the scarcity of the clean water has been occurred especially in Indonesia that it is a country which has six percent of the potential of the clean water, but in fact it shows the need of the clean water of Indonesia population are still not enough. The dearth of the clean water needs to get serious attention from all stake holder, included people in the boarding school. An effort to decrease the scarcity of the clean water rate is by behaving frugally in using the clean water. To do that need to do socialization massively to the people and it require a long time. Therefore, beside the socialization massively, engineering to decrease the flow rate in using the clean water through the valves that is by applicating flow control method. This simple technology of flow control application, the community service team and Nurul Haramain boarding school located in Kampung Saitem, Ciburayut, Cigombong, Bogor, West Java are collaborated. A measurement result of flow rate before the flow restrictor is applicated in the valve is 7.76 liter/minute and after applicated decrease to 1.13 litter/minute. Percentage of decreasing is to reach 83 percent.
Analisis Anomali Pengukuran kWh Meter Utama dan Meter Pembanding Konsumen KCIC GIS Poncol Baru II Hery Diansyah; I Made Indradjaja Marcus Brunner
Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan Vol. 5 No. 2 (2026): Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan
Publisher : Yayasan Inovasi Kemajuan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55826/jtmit.v5i2.1420

Abstract

Besaran arus dan tegangan yang diterima sangat mempengaruhi kinerja kWh meter. Kesalahan pengukuran dapat terjadi karena ketidaksesuaian nilai arus atau tegangan yang dapat menyebabkan perbedaan antara pengukuran meter utama dan pembanding. Hal ini dapat menyebabkan terjadinya dispute kedua pihak yang bertransaksi. Dengan menggunakan meter konsumen sebagai acuan yang dianggap valid, penelitian ini bertujuan untuk mengindentifikasi penyebab terjadinya kesalahan pengukuran sehingga terjadi deviasi antara pembacaan pada meter utama dengan meter pembanding. Selain observasi langsung di lapangan, sistem Reading Meter Automatic (AMR) digunakan untuk mengumpulkan data load profile, dan metode Z-test statistik digunakan untuk menganalisisnya. Metode penelitian ini mencakup cara mengkaji dan menelaah teori-teori pendukung, pengujian dan observasi dilapangan serta diskusi dengan pihak-pihak terkait. Hasil penelitian menunjukan bahwa penyebab deviasi pembacaan mengarah pada kesalahan rangkaian wiring di kWh meter ketika suplai dari GIS Sumarecon Bekasi II kwh meter utama dan pembanding menunjukan pembacaan bernilai konstan ± 1600 kwh. Dari pengukuran pertama ditemukan bahwa ada energi yang tercatat namun indikasi error data constant. Dari hasil Ztest didapatkan hasil probabilitas > 0,05 = tolak H0. pembacaan meter utama dan meter pembanding masih terdapat perbedaan signifikan. terdapat pergeseran fasa pada rangkaian VT dimana cos phi mendekati 1 ketika suplai dari GIS Summarecon Bekasi II atau line KCIC pada GIS Poncol Baru II tidak berbeban Dilakukan perbaikan pada tanggal 7 Agustus 2024. Sehingga pembacaan cosphi berubah dari 0,86 menjadi -0,076 dan sudut antara arus dan tegangan mendekati 90° dan pembacaan beban mendekati nol “0” dan pihak yang bertransaksi tidak mengalami dispute.
Integrasi Sistem Pengolahan Data Pengukuran Energi Berbasis Scada Dan Kwh Meter: Studi Empiris Pada Trafo Distribusi Ikhwani Faqih; I Made Indradjaja Marcus Brunner; Joko Muslim
Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan Vol. 5 No. 2 (2026): Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan
Publisher : Yayasan Inovasi Kemajuan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55826/jtmit.v5i2.1494

Abstract

Meningkatnya kebutuhan akan distribusi energi listrik yang andal, efisien, dan akurat mendorong penerapan teknologi pemantauan serta pengendalian yang semakin canggih. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penggantian transduser konvensional dengan digital power meter terhadap validitas data pengukuran energi listrik, khususnya pada kWh meter yang dijadikan acuan. Studi dilakukan dengan pendekatan empiris pada trafo distribusi di Gardu Induk, melalui analisis dua sampel data yang dibandingkan menggunakan metode statistik Z-test, yaitu data load profile kWh meter dan log sheet SCADA. Penelitian juga menganalisis data SCADA sebelum dan sesudah integrasi dengan digital power meter dan kWh meter digital (smart meter) untuk menilai perbedaan akurasi pengukuran. Selanjutnya, ditelaah juga efektivitas akuisisi data secara real-time, peningkatan akurasi pengolahan data, serta interoperabilitas antar sistem. Hasil analisis menunjukkan bahwa integrasi SCADA dengan smart meter mampu meningkatkan akurasi pembacaan telemetering dan menghilangkan deviasi terhadap pengukuran energi aktual yang tercatat pada kWh meter. Integrasi ini berkontribusi dalam mendukung sistem distribusi tenaga listrik yang lebih modern, efisien, dan berbasis digital. Dengan demikian, studi ini memberikan kontribusi signifikan terhadap akurasi pengukuran SCADA dan pengembangan infrastruktur smart grid di Indonesia, serta memperkuat implementasi sistem pemantauan energi berbasis teknologi digital pada jaringan distribusi listrik.