Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

Wacana Gerakan Perempuan Melawan Sistem Patriarki (Analisis Wacana Kritis Sara Mills) Aulia, Mia; Pramiyanti, Alila; Pasaribu, Anggian Lasmarito
eProceedings of Management Vol. 11 No. 6 (2024): Desember 2024
Publisher : eProceedings of Management

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Langgengnya sistem patriarki yang sudah menjadi budaya dalam masyarakat memiliki anggapan bahwa hanya lakilakiyang dianggap memiliki kekuatan lebih dari perempuan. Patriarki juga menyebabkan kekerasan terhadapperempuan. Kekerasan ini dapat berupa fisik, psikologis, maupun seksual, dan kerap kali dilakukan oleh laki-laki yangmerasa memiliki hak untuk melakukan kekerasan terhadap perempuan. Salah satu cara untuk melawan budayapatriarki adalah dengan mendukung dan mengkampanyekan feminisme. Film memiliki peran penting dalammembentuk persepsi sosial tentang feminisme, seperti film <Barbie 2023= yang mengangkat isu feminisme liberal danmenggambarkan gerakan perempuan terhadap sistem patriarki. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatifdengan metode analisis wacana kritis Sara Mills pada tiga tingkatan level: kata, kalimat, dan wacana. Hasil penelitianmenunjukkan adanya bentuk gerakan perempuan terhadap sistem patriarki yang sesuai dengan lima prinsip feminismekekuasaan milik Naomi Wolf. Bentuk perlawanan yang dilakukan Para Barbie perempuan juga ditemukan melaluivisual, posisi kamera, dan gerakan perempuan membentuk karakter serta menjadi bukti dominasi perempuan terhadaplaki-laki. Selain itu, menunjukkan adanya perbedaan realitas di Barbie Land dengan Dunia Nyata. Kata Kunci-film, perjuangan perempuan, feminisme
Representasi Subordinasi Perempuan Pada Karakter Descya Di Webtoon 304th Study Room Br Tarigan, Theresia Theovany; Pramiyanti, Alilla; Pasaribu, Anggian Lasmarito
eProceedings of Management Vol. 10 No. 6 (2023): Desember 2023
Publisher : eProceedings of Management

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Gender merupakan suatu konsep yang berbeda dengan dengan jenis kelamin. Jenis kelamin (seks) merupakan suatu pembagian jenis kelamin manusia secara biologis sehingga bersifat permanen dan tidak bisa dipertukarkan. Sedangkan gender merupakan konsep yang menjelaskan sifat laki-laki dan perempuan yang dibangun dan dikonstruksi secara sosial dan budaya. Salah satu webtoon yang berjudul 304th study room mengangkat isu ketidakadilan subordinasi di beberapa panel. Dalam webtoon terdapat beberapa panel yang menunjukkan isu ketidakadilan yang diterima oleh Descya. Pada penelitian ini berjudul Representasi Subordinasi Perempuan Pada Karakter Descya di Webtoon 304th Study Room (Analisis Semiotika Roland Barthes) yangmenganalisis representasi subordinasi yang terdapat di webtoon terhadap dengan tokoh utamanya yaitu Descya. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif dengan metode penelitian semiotika Roland Barthes dengan menganalisis denotasi, konotasi dan mitos. Adapun dari hasil penelitian ini telah dilakukan analisis terhadap denotasi (makna paling nyata dalam potongan panel dan narasi), konotasi (makna yang tersirat) dan mitos (pemaknaan aspek tertentu dari realitas) yang terdapat dalam webtoon 304th study room.Kata kunci-Representasi, Subordinasi, Webtoon, Semiotika Roland Barthes
Analisis Persepsi Khalayak Laki-Laki Terkait Isu Maskulinitas Pada Konten Make-Up Di Tiktok @Kkmn99 Hadriansyah, Rivka Adisty Putri; Pasaribu, Anggian Lasmarito
eProceedings of Management Vol. 12 No. 6 (2025): Desember 2025
Publisher : eProceedings of Management

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Isu maskulinitas di era digital mengalami pergeseran seiring dengan berkembangnya media sosial sebagai ruangekspresi diri dan representasi identitas gender. Salah satu platform yang turut membentuk diskursus ini adalah TikTok,melalui berbagai konten kreator yang menghadirkan representasi berbeda terkait maskulinitas. Penelitian ini bertujuanuntuk menganalisis bagaimana khalayak laki-laki memaknai konten make-up yang ditampilkan oleh kreator TikTok@kkmn99, melalui pendekatan analisis resepsi Stuart Hall (encoding-decoding) yang membagi pemaknaan menjaditiga posisi: Dominant-Hegemonic Position, Negotiated Position, dan Oppositional Position. Metode yang digunakandalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan paradigma konstruktivis. Informan dalam penelitian iniadalah seorang laki-laki yang merupakan pengguna aktif TikTok dan merupakan followers akun @kkmn99. Hasilpenelitian menunjukkan adanya beragam penerimaan terhadap representasi maskulinitas dalam konten-konten makeup tersebut, terdapat 3 dari 6 informan berada pada posisi Dominant-Hegemonic, 2 dari 6 informan berada pada posisiNegotiated dan 1 dari 6 informan berada pada posisi Oppositional.Kata Kunci: Maskulitas, Analisis Resepsi, TikTok, Media Sosial, Konten Make-up
Bias Gender Pada Pemimpin Perempuan (Analisis Persepsi Staf Project Tentang Leadership Perempuan Di Vecha Event Organizer) Marcellino, Robyarto Noel; Pasaribu, Anggian Lasmarito
eProceedings of Management Vol. 12 No. 6 (2025): Desember 2025
Publisher : eProceedings of Management

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis praktik bias gender yang dialami oleh pemimpin perempuan di VechaEvent Organizer, dengan menyoroti persepsi staf project terhadap kepemimpinan perempuan. Menggunakanpendekatan kualitatifmelalui wawancara mendalam dan observasi, penelitian ini menemukan bahwa pemimpinperempuan masih menghadapi dua bentuk utama bias gender, yaitu bias deskriptif dan bias preskriptif. Bias deskriptifmuncul dalam bentuk stereotip bahwa perempuan dianggap kurang tegas dan lebih emosional, sedangkan biaspreskriptif terlihat ketika ketegasan pemimpin perempuan justru dinilai negatif, seperti dilabeli "galak" atau "bossy".Fenomena double bind juga teridentifikasi, di mana pemimpin perempuan harus menyeimbangkan antara tuntutanbersikap komunal dan agensi, namun tetap berisiko mendapat penilaian negatif. Persepsi staf project terhadapkepemimpinan perempuan terbagi menjadi persepsi positif, negatif, dan netral, yang dipengaruhi oleh pengalamankerja, nilai budaya organisasi, dan norma sosial. Temuan ini menegaskan bahwa bias gender masih menjadi tantangansignifikan bagi pemimpin perempuan dalam membangun otoritas dan pengakuan atas kompetensi mereka. Penelitianini merekomendasikan perlunya upaya organisasi untuk meningkatkan kesadaran akan bias gender dan menciptakanlingkungan kerja yang lebih inklusif guna mendukung pengembangan kepemimpinan perempuan. Kata kunci: Bias Gender, Kepemimpinan Perempuan, Vecha Event Organizer, Analisis Persepsi, Bias Deskriptif,Bias Preskriptif, Double Bind
PERAN AYAH RUMAH TANGGA DALAM SISTEM PATRIARKI (Analisis Wacana Kritis Teun A. Van Dijk dalam Film Dua Hati Biru) Marhaendrika, Raina Prada; Pasaribu, Anggian Lasmarito
eProceedings of Management Vol. 12 No. 6 (2025): Desember 2025
Publisher : eProceedings of Management

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sistem patriarki yang mengakar dalam budaya masyarakat menyebabkan adanya standar gender yang menempatkanlaki-laki sebagai pencari nafkah utama dan perempuan sebagai pengurus rumah tangga. Peran ayah rumah tanggasering kali dianggap menyimpang dari norma sosial yang berlaku. Film sebagai media popular memiliki peran dalammembentuk dan merefleksikan konstruksi sosial tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran ayahrumah tangga dalam sistem patriarki melalui film “Dua Hati Biru”. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatifdengan metode Analisis Wacana Kritis Teun A. Van Dijk yang mencakup tiga dimensi: teks, kognisi sosial, dankonteks. Hasil penelitian menunjukkan bahwa melalui ketiga dimensi tersebut, film “Dua Hati Biru”merepresentasikan perlawanan terhadap sistem patriarki pada peran ayah rumah tangga yang menghadapi stigma,krisis identitas maskulinitas, serta menjadi media refleksi dan kritik atas ketimpangan peran gender dalam keluarga.Kata Kunci: Ayah rumah tangga, Patriarki, Analisis Wacana Kritis Teun A. Van Dijk, Film
PERANCANGAN STRATEGI PEMASARAN MEDIA SOSIAL INSTAGRAM CARIRUMAH GARUT Sabrina, Alifya; Shabrina, Almira; Pasaribu, Anggian Lasmarito
eProceedings of Management Vol. 12 No. 6 (2025): Desember 2025
Publisher : eProceedings of Management

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan pemasaran digital telah mengubah strategi pemasaran berbagai industri, termasuk sektorproperti. Namun, pada beberapa daerah berkembang seperti Kabupaten Garut, pemasaran rumah subsidimasih didominasi oleh penggunaan metode tradisional. meskipun media sosial seperti Instagram memilikipotensi besar untuk menjangkau target pasar yang lebih luas. Maka dari itu, perancangan ini bertujuan untukmenyusun strategi pemasaran media sosial untuk Carirumah.garut yang merupakan sebuah mediapemasaran digital properti yang berfokus pada perumahan subsidi. Perancangan ini menggunakan metodeobservasi dengan analisis permasalahan dan evaluasi strategi pemasaran yang digunakan oleh akun mediapemasaran properti lainnya. Strategi yang dikembangkan dalam perancangan ini berupa pembuatan kontenvisual berbasis video pendek (reels), konten edukasi properti dan konten interaksi dengan audiens untukmeningkatkan keterlibatan calon konsumen. Hasil yang diperoleh pada perancangan strategi pemasaran inimenunjukan bahwa konten yang kreatif dan informatif dapat meningkatkan visibilitas dan daya tarikterhadap informasi properti bagi calon pembeli rumah subsidi di Garut, serta dengan penerapan strategi inimemberikan gambaran perencanaan konten kedepannya untuk Carirumah.garutKata Kunci; strategi pemasaran, media sosial, digital marketing, properti, instagram
Optimalisasi Media Sosial LKK Tamansari melalui Pelatihan Content Pillar Rohimakumullah, Muhammad Al Assad; Pasaribu, Anggian Lasmarito; Buana, Gendra Wisnu; Debora, Elvi Bertha
Jurnal Pustaka Dianmas Vol 5, No 2 (2025)
Publisher : Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32509/dianmas.v5i2.6457

Abstract

Tamansari Subdistrict, located in Bandung Wetan District, Bandung City, has considerable socio-economic potential and a strategic position in the city center. However, the Tamansari Subdistrict Partnership Institution (Lembaga Kemitraan Kelurahan/LKK Tamansari) faces challenges in social media management, particularly due to the lack of a consistent brand image and a structured content strategy. This situation has reduced the effectiveness of public communication and institutional image-building. This community service program aims to strengthen the capacity of LKK Tamansari to manage social media content professionally through an understanding of content pillar concepts and institutional brand image development. The program targets administrators and members of LKK Tamansari as key actors in subdistrict-level public communication. The activities were conducted using a Participatory Action Research (PAR) approach, including preliminary research, training material development, interactive workshops, content creation simulations, and evaluation through participant presentations. The results demonstrate a significant improvement in participants’ understanding, with most participants able to independently demonstrate social media content planning. Furthermore, participants showed increased confidence and greater awareness of social media’s potential as a tool for promoting local MSME products. This program contributes to the downstream application of research outcomes in empowering local institutions through digital communication.