Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

HUBUNGAN USIA DAN PARITAS DENGAN KEJADIAN ANEMIA PADA KEHAMILAN DI PUSKESMAS BERINGIN RAYA KOTA BENGKULU NUR’AINI SY; ICE RAKIZAH SYAFRIE; DIYAH TEPI RAHMAWATI
Journal Of Midwifery Vol 12 No 2 (2024)
Publisher : UNIVED PRESS, Universitas Dehasen Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37676/jm.v12i2.7333

Abstract

Latar Belakang: Anemia merupakan masalah kesehatan masyarakat global yang serius dan terutama menyerang wanita hamil dan nifas. WHO memperkirakan 37% wanita hamil di seluruh dunia menderita anemia. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan usia dan paritas dengan kejadian anemia pada kehamilan di Puskesmas Beringin Raya Kota Bengkulu. Metode Penelitian: Jenis rancangan penelitian ini adalah Survey analitik dengan menggunakan desain Cross Sectional. Populasi seluruh ibu hamil di Puskesmas Beringin Raya Kota Bengkulu bulan Juni tahun 2024 sebanyak 35 orang. Pengambilan sampel menggunakan teknik total sampling. Analisis data menggunakan analisis univariat dan analisis bivariat. Hasil Penelitian : Hasil peneliaan analisis univariat dari 35 responden hampir sebagian besar responden (45,7%) mengalami kejadian anemia kehamilan di wilayah kerja Puskesmas Beringin Raya Kota Bengkulu. Dari 35 responden sebagian besar responden (71,4%) dengan usia 20-35 tahun di wilayah kerja Puskesmas Beringin Raya Kota Bengkulu. Dari 35 responden sebagian besar responden (68,6%) dengan paritas multipara di wilayah kerja Puskesmas Beringin Raya Kota Bengkulu. Analisis bivariat ada hubungan usia dengan kejadian anemia kehamilan di wilayah kerja Puskesmas Beringin Raya Kota Bengkulu dengan nilai p-value (0,022). Ada hubungan paritas ibu dengan kejadian anemia kehamilan di wilayah kerja Puskesmas Beringin Raya Kota Bengkulu dengan nilai p-value (0,011). Saran: Diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang kejadian anemia kehamilan dan pentingnya memperhatikan usia dan paritas saat hamil dengan meningkatan program promosi kesehatan melalui penyuluhan maupun pendidikan kesehatan sehingga kesadaran ibu hamil untuk melakukan pencegahan anemia kehamilan meningkat.
The effect acupressure therapy on breast milk volume in postpartum mothers Fiya Diniarti; Diyah Tepi Rahmawati; Idris Adewale Ahmed
Malahayati International Journal of Nursing and Health Science Vol. 8 No. 10 (2025): Volume 8 Number 10
Publisher : Program Studi Ilmu Keperawatan-fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/minh.v8i10.1489

Abstract

Background: Breast milk is the main source of food for the growth and development of infants.  The lack of breast milk is one of the obstacles to the adequate utilization of this substancei. One of the treatments that can help address this issue is acupressure. Purpose: To determine the effect of acupressure theraphy on breast milk volume in postpartum mothers. Method: A descriptive quantitative with quasi-experimental specially focusing on pretest-posttest control group. The study took place from April to May 2025 in Bengkulu. The independent variables studied were acupressure therapy, while the dependent variable was breast milk volume. Using accidental sampling and slovin formula 30 participants were selected divided into 2 group included intervention and control group, who meet specific inclusion and exclusion criteria. The analysis proceeded with a univariate test to determine the frequency distribution of respondent’s characteristics, followed by bivariate analysis using mann whitney test. Results: The intervention group had a mean value (Mean±SD) of 10.5±8.3, while the control group showed a lower value of 6.33±4.3. The statistical test produced a p-value of 0.004, which means that there was a significant difference between the two groups (p < 0.05). Conclusion: That acupressure intervention was more effective in increasing breast milk volume than standard care in the control group.