Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

KAJIAN PENAMBAHAN SKIM DAN SANTAN TERHADAP KARAKTERISTIK YOGHURT DARI WHEY ina siti nurminabari
Pasundan Food Technology Journal (PFTJ) Vol 5 No 1 (2018): PASUNDAN FOOD TECHNOLOGY JOURNAL (PFTJ)
Publisher : Department of Food Technology, Universitas Pasundan, Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (319.895 KB) | DOI: 10.23969/pftj.v5i1.810

Abstract

The purpose of this research was to obtain the the correlation ratio between the addition of skim milk and coconut milk on the characteristics yoghurt whey. The research method consists of two phases: a preliminary study and the main study. Preliminary studies done of the analysis of raw materials to the whey and coconut milk. The main research undertaken is to determine the correlation of the addition comparison of the characteristics skim milk yoghurt and whey. The design used is linear regression. The factor used is the ratio of the addition between skim and coconut milk (a) (a1 = 16: 6, a2 = 14: 8, a3 = 12: 10, a4 = 10: 12, a5 = 8: 14, and a6 = 6: 16). The response in the study include chemical response (analysis of lactic acid levels, pH, levels of protein, carbohydrates and fat), biological response (total cells) and organoleptic (color, viscosity, oddor, and taste). The results showed that the analysis of raw materials showed whey contains lactose component of 4.27%, amounting to 1.39% fat, and protein at 0.79%, while milk contains components for 32.007% fat and 1.56% protein. Comparison and skim milk used to provide correlation lactic acid content and pH of the yoghurt whey. Total number of cells in yoghurt whey in the range of 5,533,333 to 8,966,667 cells / ml. The addition comparison and skim milk does not affect the organoleptic testing the color and flavor but affect the viscosity and aroma. Selected product is on treatment a1 with a protein content of 5.808% and a fat content of 1, 089%.
PENDUGAAN UMUR SIMPAN TEH HITAM (Camellia sinensis) CELUP GRADE FANNING DALAM KEMASAN PRIMER BERBEDA Ina Siti Nurminabari
Pasundan Food Technology Journal (PFTJ) Vol 8 No 3 (2021): PASUNDAN FOOD TECHNOLOGY JOURNAL (PFTJ)
Publisher : Department of Food Technology, Universitas Pasundan, Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/pftj.v8i3.4648

Abstract

Teh hitam merupakan salah satu minuman yang banyak dikonsumsi oleh masyarakat. Teh hitam dibuat dari daun teh Camellia sinensis melalui proses oksidasi enzimatis oleh enzim polifenol oksidase, sehingga memberi ciri khas teh hitam berwarna merah dan berasa tajam. Teh hitam pada penelitian ini diperoleh dari Laboratorium Mini Processing PPTK Gambung, diolah menggunakan metode orthodox. Proses pengolahan teh hitam secara orthodox meliputi penerimaan pucuk teh segar, pelayuan, penggilingan, oksidasi enzimatis, pengeringan, sortasi, dan pengepakan. Tujuan penelitian adalah pendugaan umur simpan teh hitam celup dikemas dengan kemasan primer kertas, nilon, dan poliester, pada suhu penyimpanan 15oC, 25oC, dan 35oC dengan metode Accelerated Shelf Life Testing (ASLT) model Arrhenius. Manfaat penelitian ini adalah mengetahui umur simpan teh hitam yang dikemas dengan model kantung (celup) dari kertas, nilon, poliester. Metode penelitian terdiri dari rancangan perlakuan jenis kemasan (kertas, nilon, dan poliester) dan suhu penyimpanan (15oC, 25oC, dan 35oC); rancangan percobaan meliputi pengemasan teh dan lama penyimpanan pada hari ke-0, 7, 14, 21, dan 28; rancangan respon terdiri dari kadar air; dan rancangan analisis data menggunakan metode Arrhenius. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode Accelerated Shelf Life Testing (ASLT) dapat digunakan untuk memprediksi umur simpan teh hitam celup dalam kemasan primer berbeda. Teh hitam yang dikemas menggunakan kemasan kertas, nilon, dan polyester dalam suhu berbeda memiliki umur simpan yang berbeda. Teh hitam celup grade fanning dikemas kertas pada temperatur 35oC mempunyai umur simpan 2 hari, dikemas dengan nilon 14 hari, dan dikemas dengan poliester 15 hari.
PENGARUH PERBANDINGAN SERBUK KAYU MANIS (Cinnamomum burmannii) DENGAN CENGKEH (Syzygium aromaticum L.) DAN KONSENTRASI GULA STEVIA (Stevia rebaudiana B.) TERHADAP KARAKTERISTIK TEH CELUP DAUN MENGKUDU (Morinda citrifolia L.) ina siti nurminabari
Pasundan Food Technology Journal (PFTJ) Vol 6 No 1 (2019): PASUNDAN FOOD TECHNOLOGY JOURNAL (PFTJ)
Publisher : Department of Food Technology, Universitas Pasundan, Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (353.866 KB) | DOI: 10.23969/pftj.v6i1.1504

Abstract

Teh herbal adalah minuman yang terbuat dari bunga, daun, biji, akar atau buah kering tanpa menggunakan daun teh (Camelia sinensis). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan serbuk kayu manis dengan cengkeh dan konsentrasi gula stevia terhadap karakteristik teh daun mengkudu. Metode penelitian ini menggunakan metode RAK (Rancangan Acak Kelompok) dengan pola faktorial 3 x 3. Metode penelitian ini dibagi dua, yaitu penelitian pendahuluan dan penelitian utama. Berdasarkan hasil penelitian pendahuluan didapatkan aktivitas antioksidan pada setiap bahan baku yaitu serbuk kayu manis, serbuk cengkeh, daun mengkudu kering dan pucuk daun mengkudu masing-masing sebesar 6,43 ppm, 7,51 ppm, 69,59 ppm, 75,71 ppm dan memiliki kadar air masing-masing sebesar 8 %,11%, 7%, dan 12,72%. Sedangkan pada penelitian utama didapat rata-rata kadar air pada teh daun mengkudu berkisar antara 7,33 % - 9,33 %. Rata-rata kadar karbohidrat berkisar antara 1,28% - 1,70%. Serta aktivitas antioksidan pada seduhan teh daun mengkudu yaitu sebesar 747,132 ppm.
PENGARUH KONSENTRASI PENSTABIL DAN SUKROSA TERHADAP KARAKTERISTIK SARI BONGGOL NANAS (Ananas comosus l. merr) INSTAN DENGAN METODE KOKRISTALISASI ina siti nurminabari
Pasundan Food Technology Journal (PFTJ) Vol 6 No 2 (2019): PASUNDAN FOOD TECHNOLOGY JOURNAL (PFTJ)
Publisher : Department of Food Technology, Universitas Pasundan, Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (338.61 KB) | DOI: 10.23969/pftj.v6i2.1641

Abstract

Pineapple is one of the fruit plants that has long been widely known by the public. Pineapple is not native to Indonesia, this plant comes from the American continent. The purpose of this study was to study the effect of CMC stabilizer and sucrose concentration on the characteristics of instant pineapple cork extract (Ananas comosus L. merr) with the cocrystallization method. The benefit of this research is to add insight to the research, add and develop science and technology regarding pineapple hump juice as food preparations, and to lift local raw materials that have not been utilized so that they have added value and increase the use value and economic value of pineapple corm. The experimental design method used in the study of cocrystallization of pineapple hump juice was a 3 x 3 factorial experimental design in a randomized block design (RBD), carried out 3 (three) times repetition, to obtain 27 experimental units. The experiment variable consisted of CMC (p) and sucrose (s) stabilizer concentration. The response in this study is the chemical response, namely reducing sugar content, crude fiber content, vitamin C content, water content. Physical response is soluble time. Organoleptic responses include aroma, color, and taste. The results showed that the levels of vitamin C extract of pineapple extract in the introduction were 55.73 mg / 100 grams, the reduction level of pineapple cusp extract was 18.92%, and the crude fiber content of pineapple cusp extract was 0.953%. The results of the main research testing that the concentration of CMC stabilizer and sucrose affect the water content, soluble time, organoleptic response, namely color, and aroma. The interaction between stabilizer and sucrose concentrations influences the water content, when soluble the organoleptic response to color, and Rome.
PENGARUH FORMULA DAN PERBANDINGAN BUMBU SERBUK DENGAN SANTAN SERBUK TERHADAP KARAKTERISTIK BUMBU GULAI SERBUK DENGAN METODE FOAM-MAT DRYING Neneng Suliasih; Ina Siti Nurminabari
Pasundan Food Technology Journal (PFTJ) Vol 4 No 3 (2017): PASUNDAN FOOD TECHNOLOGY JOURNAL (PFTJ)
Publisher : Department of Food Technology, Universitas Pasundan, Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (381.645 KB) | DOI: 10.23969/pftj.v4i3.645

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mempelajari formula dan perbandingan bumbu serbuk dengan santan serbuk dalam pembuatan bumbu gulai serbuk dengan menggunakan metode foam-mat drying, sehingga diperoleh karakteristik yang baik yang dapat di manfaatkan untuk bumbu masakan gulai. Penelitian dilakukan dengan menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) yang terdiri dari 2 faktor A (Formula) yang terdiri dari 2 taraf yaitu a1 (formula 1), dan a2 (formula 2) dan faktor B (perbandingan bumbu serbuk dengan santan serbuk) yang terdiri dari 3 taraf yaitu b1 (1 : 1,5), b2 (1 : 1), dan b3 (1,5 : 1). Respon dalam penelitian adalah respon organoleptik (warna, aroma, dan rasa), respon kimia (kadar air dan kadar lemak), dan respon fisik (uji kadar rendemen). Berdasarkan hasil penelitian, diketahui bahwa formula berpengaruh terhadap warna, aroma, dan kadar lemak, perbandingan bumbu serbuk dengan santan serbuk berpengaruh terhadap warna, aroma, rasa, kadar air, dan kadar lemak serta interaksi antara formula dan perbandingan bumbu serbuk dengan santan serbuk berpengaruh terhadap aroma, rasa dan kadar lemak. Perlakuan terpilih yaitu produk bumbu gulai dengan menggunakan formula 2 (a2) dan perbandingan bumbu serbuk dengan santan serbuk (1,5 : 1) (b3) yang memiliki kadar air 10,88%, kadar lemak 10,97% dan kadar rendemen rata-rata untuk formula 2 (a2) sebesar 28,41%.
Perbandingan Tepung Sorgum (sorghum bicolor l. moench) dengan Tepung Singkong (Manihot Escolenta) dan Konsentrasi Gliserol Monostearat (GMS) terhadap Karakteristik Beras Analog Fortifikasi Irfan Hadiyan; Wisnu Cahyadi; Ina Siti Nurminabari
Agriekstensia : Jurnal Penelitian Terapan Bidang Pertanian Vol. 17 No. 2 (2018): AGRIEKSTENSIA: Jurnal Penelitian Terapan Bidang Pertanian
Publisher : Politeknik Pembangunan Pertanian Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (237.358 KB) | DOI: 10.34145/agriekstensia.v17i2.86

Abstract

Latar belakang dalam penelitian ini adalah untuk memanfaatkan komoditi bahan pangan lokal sebagai upaya diversifikasi pangan dan untuk menanggulangi kekurangan akan zat gizi mikro. Tujuan dari penelitian ini adalah mendapatkan formulasi beras analog terbaik dengan menggunakan teknologi ekstruksi yang dapat diterima konsumen secara sensori. Secara spesifik penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dari konsentrasi tepung sorgum merah dan tepung singkong dan konsentrasi gliserol monostearat terhadap beras analog yang difortifikasi. Manfaat dari penelitian ini adalah memberikan informasi mengenai pembuatan beras analog yang berbasis dari tanaman sorgum dan singkong yang dapat menjadi alternatif makanan pokok dan meningkatkan nilai tambah bahan pangan lokal. Penelitian ini terdiri atas dua tahap yaitu penelitian pendahuluan sebagai yang ditujukan untuk menganalisis secara kimia terhadap bahan baku meliputi kadar air, karbohidrat, lemak, dan protein. Metode penelitian yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok (RAK) yang meliputi dua faktor yaitu perbandingan tepung sorgum merah dan tepung sigkong, faktor kedua adalah variasi konsentrasi gliserol monostearat (GMS) Kemudian tahap yang kedua yaitu penelitian utama yang dilakukan meliputi rancangan respon organoleptik, penentuan sampel terpilih, dan analisis yang teridiri dari analisis secara kimia meliputi kadar air, abu, protein, lemak, karbohidrat, serat, amilosa, amilopektin, zat besi, dan iodium, kemudian analisis secara mikrobiologis meliputi angka lempeng total dan analisis e.coli, kemudian analisis secara fisik meliputi pengukuran dimensi, bobot 1000 butir, dan densitas kamba.
Pelatihan Pelapisan Buah dan Pembangunan Brand Identity Buah Konyal (Passiflora ligularis Juss) Kampung Pasir Angling, Desa Suntenjaya, Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat Rini Triani; Muammar Mochtar; Istiyati Inayah; Ina Siti Nurminabari; Nabila Marthia
I-Com: Indonesian Community Journal Vol 3 No 4 (2023): I-Com: Indonesian Community Journal (Desember 2023)
Publisher : Fakultas Sains Dan Teknologi, Universitas Raden Rahmat Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33379/icom.v3i4.3264

Abstract

Granadia manis atau yang sering disebut Konyal (Passiflora ligularis Juss) merupakan salah satu komoditas pertanian buah di Kampung Pasir Angling, Desa Suntenjaya, Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat. Kualitas dan nilai jual buah ini dapat menurun dengan cepat tanpa penanganan pasca panen yang tepat, seperti munculnya bercak coklat pada kulitnya. Untuk mengatasi hal ini, diadakan pelatihan tentang prosedur pemanenan, pelapisan dengan Kitosan, pengemasan, serta pembangunan identitas merek. Kegiatan Pengabdian ini berlangsung pada Maret dan Juli 2023, bekerja sama dengan kelompok Tani Konyal Kampung Pasir Angling. Melalui metode pelatihan dan mediasi, petani belajar cara melindungi buah dengan pelapisan Kitosan dan membangun Identitas Merek (Brand Identity) mereka. Program ini terbukti memberikan manfaat yang signifikan bagi petani Konyal di daerah tersebut.
Pengaruh Konsentrasi Tepung Dedak Beras Merah tentang Ciri-Ciri Bubur Instan Ubi Jalar Ungu (Ipomoea batatas L. Poir ) Nurhawa, Shalli; Suliasih, Neneng; Nurminabari, Ina Siti; Rahmah, Siti
Jurnal Sains dan Teknologi Vol. 5 No. 2 (2023): Jurnal Sains dan Teknologi
Publisher : CV. Utility Project Solution

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mempelajari pengaruh konsentrasi tepung dedak padi merah pada pembuatan bubur instan ubi jalar ungu sehingga diperoleh karakteristik bubur instan yang baik sehingga bubur instan yang dihasilkan dapat diterima dan dikonsumsi. oleh publik. Manfaat dari penelitian ini adalah menjadikan bubur instan sebagai produk pangan olahan berbahan dasar ubi jalar ungu dengan penambahan tepung dedak beras merah dan melakukan variasi (diversifikasi) pangan sumber karbohidrat, protein dan serat untuk mendapatkan produk pangan instan dengan kualitas yang lebih baik. komposisi. Rancangan percobaan yang digunakan dalam penelitian ini adalah rancangan acak kelompok (RAK) yang terdiri dari 1 faktor dengan 7 taraf dengan 4 ulangan yang dilanjutkan dengan uji Duncan. Variabel percobaan pada penelitian ini adalah konsentrasi tepung dedak beras merah dengan variasi 7,5%, 10,5%, 12,5%, 15%, 17,5%, 20% dan 22,5%. Respon pada penelitian ini meliputi kadar air, kadar karbohidrat total, kadar protein, kadar lemak, kadar abu, dan kadar serat serta organoleptik terhadap warna, rasa, aroma dan tekstur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsentrasi tepung dedak padi merah mempengaruhi seluruh respon baik respon kimia maupun respon organoleptik yang meliputi kadar air, kadar karbohidrat total, kadar protein, kadar lemak, kadar abu, dan kadar serat serta warna, rasa, aroma. dan tekstur. Formula K3 dengan konsentrasi tepung dedak beras merah 12,5% merupakan perlakuan yang paling disukai dengan kadar air 3,98%, kadar karbohidrat total 73,59%, kadar protein 12,89 % .
Inovasi Pengembangan Kulit Macaron Menggunakan Tepung Kacang Hijau (Vigna radiata L.) Dengan Tepung Almond dan Penambahan Serbuk Black Mulberry (Morus nigra Sp.) Taufik, Yusman; Gozali, Thomas; Nurminabari, Ina Siti; S, Ashifa Zahra
Jurnal Penelitian Pertanian Terapan Vol 24 No 2 (2024)
Publisher : Politeknik Negeri Lampung.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25181/jppt.v24i2.3477

Abstract

The aim of this study was to obtain the results of the ratio of mung bean flour with almond flour and the addition of black mulberry powder on the characteristics of macaron shell.This research consists of two stages, namely preliminary research and main research. Preliminary research was conducted to make mung bean flour and black mulberry powder and then analyzed. The main research used a 3x3 factorial Randomized Block Design (RAK) with 3 replications. The treatment design consisted of two factors, namely the factor of the ratio of mung bean flour to almond flour (T) consisting of 3 levels (70:30), (60:40) and (50:50) and the factor of adding black mulberry powder (B) consisting of 3 levels 0%, 1% and 2%. The responses in this study consisted of chemical responses namely moisture content, ash content, fat content and protein content, physical responses of swelling power and color intensity, and organoleptic responses namely color, aroma, taste and texture attributes The results showed that the ratio of mung bean flour to almond flour had an effect on moisture content, ash, fat, protein, swelling power, color intensity (L* a* b* value), hedonic attributes of color, aroma, taste and texture. The addition of black mulberry powder had a significant effect of swelling power, color intensity (L* a* b* value), hedonic attributes of color, aroma, taste and texture. The interaction between the ratio of mung bean flour with almond flour and the addition of black mulberry powder had an effect of swelling power, color intensity (L* a* b* value), hedonic attributes of color, aroma, taste and texture.
ANALISIS NUTRISI DAN ANTIOKSIDAN UMBI MENTAH DAN KUKUS DARI GANYONG (Canna edulis Kerr.) KULTIVAR LOKAL LEMBANG Triani, Rini; Marthia, Nabila; Nurhawa, Shalli; Siti Nurminabari, Ina
Pasundan Food Technology Journal (PFTJ) Vol 10 No 2 (2023): PASUNDAN FOOD TECHNOLOGY JOURNAL (PFTJ)
Publisher : Department of Food Technology, Universitas Pasundan, Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/pftj.v10i2.7261

Abstract

This study aims to analyze the nutritional and antioxidant content of raw and cooked canna tubers (steamed) of the local Lembang cultivar, agricultural products of Pasir Angling, Suntenjaya Village, Lembang District, West Bandung Regency. The method used is chemical analysis to determine the content of nutritional values of the tuber such as carbohydrates, proteins, fats and also the total antioxidant content (DPPH). The results showed that canna steamed tubers had higher nutritional and antioxidant content compared to raw tubers. This shows that the cooking process can affect the content of nutrients and antioxidants in canna tubers. Consequently, Ganyong steamed tubers can be considered as a source of nutrients and antioxidants that are beneficial to human health.