Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

ANALISIS PENDAPATAN USAHA PENANGKAPAN IKAN LAUT MENGGUNAKAN ALAT TANGKAP GILL NET DI DESA TABANIO KECAMATAN TAKISUNG KABUPATEN TANAH LAUT Yarna Hasiani; Emmy Sri Mahreda; Irma Febrianty
Fish Scientiae Vol 1 No 2 (2011): Issue December-Fish Scientiae Journal
Publisher : Faculty of Fisheries and Marine Resources of Lambung Mangkurat University-South Kalimantan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (74.717 KB)

Abstract

This study aims to determine the business benefits gill net fishing net of proceeds for fishing laborers and analyze their feasibility in the sea fishing using gillnet gear. The research activities conducted in the Village Tabanio, Takisung District, of Tanah Laut, a fishing village in the district of Tanah Laut where people predominantly use gill net gear. The data collected is cross section data are sourced directly from the fishing vessel owner/gill net gear, through a structured interview technique (using questionnaires). The results showed that the benefits of fishing vessel owners fishing effort bygill nets in the village Tabanio is an average of Rp.7.634.223 per trip or per month.Fishing effort by gill nets in the village Tabanio profitable and worth the effort, because the value of Rp.61.550.000 positive NPV, the net value of BCR is more thanone (1.38) and IRR over a discounted rate (27% > 14%), and the payback period isfaster than the projected five-year period (2.96 years).
BUSINESS ANALYSIS AND MARKETING OF TILAPIA CASE FLOATING NET CAGES IN ALANG RIVER VILLAGE, KARANG INTAN DISTRICT, BANJAR REGENCY, SOUTH KALIMANTAN PROVINCE Tri Dekayanti; Irma Febrianty; Mira Annisa
Fish Scientiae Vol 12 No 2 (2022): Issue December-Fish Scientiae Journal
Publisher : Faculty of Fisheries and Marine Resources of Lambung Mangkurat University-South Kalimantan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/fishscientiae.v12i2.198

Abstract

Alang river Village, Karang Intan District is a village that has a lot of potential in the field of fisheries, especially in the floating net cage media with the commodity of Tilapia which is commonly used by the community, this fish cultivator business is a source of income in the village by utilizing the river that stretches around Alang river village. The problem that occurs in the Jasmine Fish Cultivator Group is the death of the fish which results in many losses and problems in access to fish marketing outside the South Kalimantan area. The purpose of this research was to analyze the feasibility of the business and to analyze the marketing of rearing tilapia in POKDAKAN Melati floating net cages in Sungai Alang village. The method this research is Primary, Secondary, Interview, Observation, Snowball Sampling, and Documentation Methods. The results of this research indicate that the business run by POKDAKAN Melati is feasible and profitable to be developed with profit the average per month is Rp. 5,309,863.2 within a repayment period of 0.46 years or 5 months 16 days, with a total NPV of 7% of Rp. 418,052,002, Net BCR 7% of 1.35% and IRR value of 136.74% Meanwhile, for the marketing channels, there are 2 marketing channels, namely semi-direct channels and indirect channels with the amount of Farmer Share analysis of 78% which can be said to be efficient. Desa Sungai Alang Kecamatan Karang Intan merupakan desa yang memiliki banyak pontensi dibidang perikanan khusus nya pada media Karamba Jaring Apung dengan komoditi Ikan Nila yang biasa digunakan masyarakat, usaha pembudidaya ikan ini merupakan sumber penghasilan yang ada di desa tersebut dengan memanfaatkan sungai yang membentang disekitaran desa sungai alang. Permasalahan yang terjadi pada Kelompok Pembudidaya Ikan Melati adalah kematian ikan yang mengakibatkan banyaknya kerugian yang dialami dan permasalahan akses pemasaran ikan untuk luar daerah Kalimantan Selatan. Tujuan penelitian ini ialah menganalisis kelayakan usaha dan menganalisis pemasaran pembesaran ikan nila pada POKDAKAN Melati Karamba Jaring Apung Desa Sungai Alang. Metode dalam penelitian ini ialah Primer, Sekunder, Wawancara, Observasi, Snowball Sampling, dan Dokumentasi. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa usaha yang dijalankan POKDAKAN Melati layak dan menguntungkan untuk dikembangkan dengan hasil keuntungan rata-rata per bulan nya sebesar Rp. 5.309.863,2 dalam kurun waktu pengembalian 0,46 tahun atau 5 bulan 16 hari, dengan jumlah NPV 7% sebesar Rp. 418.052.002 , Net BCR 7% sebesar 1,35 % dan nilai IRR 136,74% sedangkan untuk salurannya pemasaran didapatkan 2 saluran pemasaran yaitu saluran semi langsung dan saluran tidak langsung dengan jumlah analisis Farmer Share 78% yang mana dapat dikatakan efisien.
Pengabdian kepada Masyarakat Peningkatan Manajemen Kinerja Pada Usaha Produk Olahan Ikan “Sari Alami” Kelurahan Sungai Besar Kota Banjarbaru Provinsi Kalimantan Selatan Irma Febrianty; Rina Mustika; Idianor Mahyudin; Emmy Sri Mahreda; Tania Kusuma; M.Rizki Akbar
Ahmad Dahlan Mengabdi Vol 2 No 2 (2023): ABADI : Jurnal Ahmad Dahlan Mengabdi Edisi September 2023
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Institut Teknologi dan Bisnis Ahmad Dahlan Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58906/abadi.v2i2.106

Abstract

Usaha pengolahan dan pemasaran “Sari Alami” adalah usaha mandiri yang sudah berjalan kurang lebih 15 tahun. Masalah yang dihadapi mitra adalah: usaha dijalankan masih bersifat kekeluargaan dan sulitnya pemilik usaha mengatur disiplin kerja karyawan. Tujuan pengabdian kepada masyarakat meningkatkan kinerja karyawan. Metode yang digunakan yaitu penyuluhan. Tahapan dalam pelaksanaan adalah pelatihan manajemen sumberdaya manusia. Hasil dari pengabdian yaitu dilatihnya karyawan mengenai disiplin waktu meliputi kehadiran dan kepatuhan karyawan melaksanakan tugas dengan tepat waktu dan benar. Peraturan di tempat kerja meliputi sikap kesetiaan dari karyawan terhadap komitmen yang telah ditetapkan pada perusahaan. Tanggung jawab dalam bekerja meliputi kesanggupan dalam menghadapi pekerjaan yang menjadi tanggung jawabnya.
Pengabdian kepada Masyarakat Peningkatan Manajemen Kinerja Pada Usaha Produk Olahan Ikan “Sari Alami” Kelurahan Sungai Besar Kota Banjarbaru Provinsi Kalimantan Selatan Irma Febrianty; Rina Mustika; Idianor Mahyudin; Emmy Sri Mahreda; Tania Kusuma; M.Rizki Akbar
Ahmad Dahlan Mengabdi Vol 2 No 2 (2023): ABADI : Jurnal Ahmad Dahlan Mengabdi Edisi September 2023
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Institut Teknologi dan Bisnis Ahmad Dahlan Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58906/abadi.v2i2.106

Abstract

UMKM memiliki peran penting dalam pembangunan ekonomi nasional, namun masih menghadapi tantangan dalam manajemen SDM, terutama disiplin kerja. Pengabdian ini dilakukan pada UMKM olahan ikan “Sari Alami” di Banjarbaru yang masih dikelola secara kekeluargaan tanpa sistem profesional. Tujuannya meningkatkan manajemen kinerja dan disiplin kerja melalui pelatihan partisipatif yang meliputi diskusi, simulasi, studi kasus, dan modul pelatihan. Hasilnya, pelatihan berhasil meningkatkan pemahaman peserta tentang disiplin kerja, seperti tepat waktu, taat aturan, dan tanggung jawab. Sekitar 90% peserta siap menerapkan prinsip tersebut. Partisipasi aktif menunjukkan bahwa pelatihan ini relevan. Kegiatan ini menegaskan pentingnya pelatihan manajemen SDM sebagai strategi pemberdayaan UMKM menuju budaya kerja produktif dan berkelanjutan.
Penyuluhan Analisis Kelayakan Usaha Bidang Perikanan Kepada Staff Marketing BPR-Gawi Sabumi Mandarsar Maria Ulfah Riani; Irma Febrianty; Emmy Lilimantik; Rina Mustika; Mailita
Ahmad Dahlan Mengabdi Vol 3 No 1 (2024): ABADI : Jurnal Ahmad Dahlan Mengabdi Edisi Maret 2024
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Institut Teknologi dan Bisnis Ahmad Dahlan Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58906/abadi.v3i1.110

Abstract

Usaha mikro dan kecil sektor perikanan berperan penting bagi ekonomi nasional, namun terkendala akses pembiayaan karena lemahnya pencatatan dan analisis usaha. BPR Gawi Sabumi Mandarsari di Kalimantan Selatan berpotensi membantu nelayan melalui kredit berbasis analisis usaha. Pengabdian ini membekali staf marketing BPR dengan keterampilan analisis kelayakan usaha perikanan lewat penyuluhan, pelatihan, dan diskusi. Metodenya meliputi ceramah, studi kasus, simulasi soal, serta evaluasi pretest-posttest. Hasilnya, pemahaman staf meningkat signifikan, tercermin dari skor posttest. Kegiatan ini juga membuka dialog strategis dalam menyusun kebijakan kredit inklusif. Temuan ini menegaskan pentingnya literasi usaha staf perbankan untuk memperkuat kredit sektor riil dan mendorong inovasi pembiayaan yang adaptif dan berkelanjutan.
PKM Peningkatan Manajemen Usaha Pada UMKM Nila Banjar Indah Elmiwia Rani Baturante; Achmad Syamsu Hidayat; Leila Ariyani Sofia; Erma Agusliani; Irma Febrianty; Rina Mustika; Muhammad Adnan Zain; Bahruddin Yusuf
TEKIBA : Jurnal Teknologi dan Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2026): TEKIBA : Jurnal Teknologi dan Pengabdian Masyarakat (Januari)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas PGRI Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36526/tekiba.v6i1.6418

Abstract

Good business management plays a crucial role in ensuring the sustainability of a business, whether micro, small, medium, or large scale. However, the reality in the field is that many business actors still do not know how to manage their business properly, as is the case with the Nila Banjar Indah MSMEs. This MSMEs is one of the groups that cultivates and breeds tilapia in Banjar Regency and is a partner in the Community Service program. The Community Service program was conducted using counseling and evaluation methods. The presentation of material on how to group types of costs and how to analyze business feasibility using an LCD and concluded with a discussion between the community service team and the torch target. In the evaluation activity, the results of the initial assessment showed that the average knowledge of the torch target about business management was 33.5%. Meanwhile, the average response value of the partner group after the activity was 74.5%. Based on the results of the t-test analysis, there was a difference in the knowledge of the torch target before and after the counseling (0.00 <0.05).
Peningkatan Kapasitas Poklahsar Berkah Manis Sekumpul Melalui Digital Marketing dan Legalitas PIRT Maria Ulfah Riani; Emmy Lilimantik; Irma Febrianty; Rina Mustika; Haura Ainun Sulaeman; Agung Raka Pratama
TEKIBA : Jurnal Teknologi dan Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 3 (2026): TEKIBA : Jurnal Teknologi dan Pengabdian Masyarakat (September)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas PGRI Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36526/tekiba.v6i3.8566

Abstract

Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) play a vital role in supporting economic growth and development; however, many enterprises continue to encounter challenges related to product certification and market expansion. Poklahsar Berkah Manis Sekumpul, a fish-processing group, previously relied on existing customers and conventional word-to-mouth promotion and had limited knowledge of Home Industry Food Certification (PIRT) and digital marketing. This community service program sought to increase the awareness and capabilities of the group members concerning product legality and utilizing digital technology to promote fish-processing products. The program was conducted on May 14, 2026, through a participatory approach consisting of pre-test, material presentation, discussion sessions, and post-test evaluation. The activities covered PIRT certification requirements and procedures, as well as the use of social media platforms as digital promotional tools for product marketing and market expansion. Participant learning outcomes were evaluated using both test assessments. The findings revealed a significant enhancement in participants’ understanding, with average scores increasing by 42.5%, from 39.16% in the pre-test to 81.66% in the post-test. The program produced practical outputs in the form of increased participant understanding of PIRT certification and digital marketing, as well as increased readiness to initiate the PIRT application process and utilize social media for product promotion. This integrated approach provides a practical foundation for expanding market reach, strengthening product competitiveness, and supporting the sustainable development of fish-processing MSMEs.