Claim Missing Document
Check
Articles

Found 28 Documents
Search

Penyebab Menyontek dan Solusinya Irwan Soulisa; Frenny S. Pormes; Agustinus G. Gifelem; Peter Manuputty; Juneth N. Wattimena
Abdimas: Papua Journal of Community Service Vol. 7 No. 1 (2025): Januari
Publisher : Lembaga Pengembangan dan Pengabdian Masyarakat Universitas Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33506/pjcs.v7i1.4047

Abstract

Menyontek merupakan perilaku yang sering dilakukan oleh banyak pelajar semasa mereka mengenyam pendidikan formal. Selama ini, perilaku menyontek kurang mendapatkan perhatian khusus dari berbagai pihak karena dianggap merupakan sebuah tindakan sepele, padahal perilaku ini merupakan salah satu bentuk ketidakjujuran di dalam dunia pendidikan. Penyebab seorang pelajar menyontek tugas atau pekerjaan temannya dapat dipengaruhi oleh faktor internal, maupun eksternal (dari orang tua, guru, ataupun sistem pendidikan yang ada). Secara interal, penyebab seorang pelajar menyontek biasanya muncul dari kurangnya rasa percaya diri dan ketidaksiapan siswa dalam mengahadapi ujian. Sedangkan secara eksternal, menyontek dapat disebabkan oleh tidak adanya variasi dalam proses pengajaran sehingga siswa enggan untuk belajar. PKM ini bertujuan untuk mengedukasi para pelajar agar dapat mengenali potensi yang ada pada dirinya masing-masing sehingga dapat bersikap jujur serta tidak hanya menganggap bahwa nilai adalah segalanya tanpa mengedepankan ilmu yang harus diperoleh.
ANALISIS NILAI RELIGIUS DALAM FILM 3 HATI DUA DUNIA SATU CINTA KARYA BENNI SETIAWAN MENGGUNAKAN PENDEKATAN SOSIOLOGI SASTRA Agustinus G. Gifelem; Felisitas Yaftoran
J-mace : Jurnal Penelitian Vol 3, No 1 (2023): JANUARI
Publisher : Universitas Victory Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34124/jmace.v3i1.31

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan nilai-nilai religius yang terkandung dalam film 3 Hati Dua Dunia Satu Cinta karya Benni Setiawan menggunakan pendekatan sosiologi sastra. Penelitian ini deskriptif kualitatif. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif. Sumber data adalah Film 3 Hati Dua Dunia Satu Cinta karya Benni Setiawan dan dari internet. Teknik pengumupulan data pada penelitian ini adalah teknik simak, teknik catat dan teknik dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan meliputi tiga komponen yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Teknik keabsahan data dalam penelitian ini adalah teknik triangulasi. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan: dalam Film 3 Hati Dua Dunia Satu Cinta karya Benni Setiawan terdapat empat nilai religius yang sangat
ANALISIS CAMPUR KODE DALAM NOVEL “PRE WEDDING RUSH” (KARYA OKKE ‘SEPATUMERAH’) Agustinus G. Gifelem
J-mace : Jurnal Penelitian Vol 1, No 1 (2021): JULI
Publisher : Universitas Victory Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34124/jmace.v1i1.3

Abstract

Campur kode dapat digolongkan menjadi dua, yaitu: a) tipe yang berlatar belakang pada sikap penutur; b) tipe yang berlatar belakang pada kebahasaan. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif dan metode pustaka. Metode deskriptif analisis merupakan metode memecahkan masalah dengan cara mengumpulkan data, menyusun data dan menganalisis data untuk melakukan hubungan antara variabel, mengembangkan generalisasi dan mengembangkan teori yang memiliki validitas universal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa berdasarkan data tentang campur kode dalam novel “Pre Wedding Rush” karya Okke ‘Sepatumerah’ dapat disimpulkan sebagai berikut: Campur kode dalam novel Pre Wedding Rush karya Okke ‘Sepatumerah” tentang penyisipan unsur-unsur berbentuk kata dan frasa berjumlah 43 data, masing-masing 24 dan 19 data. Penyisipan unsur-unsur yang terbanyak adalah yang berbentuk kata dalam bahasa Jawa dan bahasa Inggris. Sedangkan, penyisipan unsur-unsur dalam bentuk kata dan frasa yang paling dominan adalah penyisipan unsur-unsur dalam bentuk kata dan frasa dalam bahasa Inggris terdapat 35 data. Maka berdasarkan pemaknaannya maka campur kode yang berwujud kata dan frasa dalam bahasa Jawa dan Inggris terdiri dari beberapa jenis kata, yaitu yang tergolong ke dalam jenis kata kerja (verba), kata ganti (pronomina), kata sifat (adjektiva), kata keterangan (adverbia), dan kata benda (nomina).
ANALISIS PEMEROLEHAN BAHASA PADA ANAK USIA 2-3 TAHUN MENGGUNAKAN KAJIAN FONETIK DI DESA MALASAUM DISTRIK AIMAS KABUPATEN SORONG Agustinus G. Gifelem; Maria Magdalena
J-mace : Jurnal Penelitian Vol 3, No 2 (2023): JULI
Publisher : Universitas Victory Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34124/jmace.v3i2.47

Abstract

Penelitan ini bertujuan untuk mengetahui dan mendeskripsikan pemerolehan bahasa pada anak-anak yang masih berusia 2-3 tahun. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah  deskriptif kualitatif. Sumber data penelitian ini adalah anak usia 2-3 tahun di Desa Malasaum, Distrik Aimas Kabupaten Sorong yakni Glory dan Nando Wujud data penelitian ini berupa tuturan anak mengunakan bahasa Indonesia. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah simak, simak libat cakap, sadap. Teknik analisis data menggunakan reduksi data, sajian data, kesimpulan. Penyajian hasil analisis data secara informal. Hasil penelitian menunjukan bahwa pemerolehan bahasa pada anak usia 2-3 tahun di Desa Malasaum, Distrik Aimas, Kabupaten Sorong kajian Fonetik, dikemukakan pemerolehan beberapa pemerolehan semantik pada subjek Glory dan Nando sudah mampu memahami makna dari kata yang di tuturkan. Pemerolehan sintaksis mempunyai ciri kesinambungan dari rangkaian satu kata, dua, multi kata menuju gabungan kata yang lebih rumit serta mengetahui struktur kalimat yang masih sederhana. Pemerolehan fonologi ditemukan bahwa beberapa konsonan yang di temukan oleh sujek glory [b,c,d,g,j,k,m,n,p,s,t,w,y], dan subjek Nando [b,c,d,g,j,k,l,m,n,p,t,w,y].
Analisis Gambar di Tubuh Penari Suku Moi Menggunakan Pendekatan Semiotik Agustinus g Gifelem; Mansye Siahaya
J-mace : Jurnal Penelitian Vol 2, No 2 (2022): JULI
Publisher : Universitas Victory Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34124/jmace.v2i2.20

Abstract

Penelitian ini mengkaji tentang Semiotika yang merupakan suatu ilmu atau metode untuk mengkaji sebuah tanda, berupa perangkat atau simbol yang kita gunakan dalam hubungan manusia, serta arti dan makna gambar di tubuh penari suku Moi menggunakan pendekatan semiotik. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan mendeskripsikan arti dan makna gambar di tubuh penari suku Moi. Metode yang di gunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif. Sumber yang digunakan dalam penelitian ini adalah, peneliti peroleh dari wawancara secara langsung terhadap bapak Iskandar Osok sebagai kepala Sanggar Malamoi. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara sedangkan Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian adalah teknik model analisis mengalir, yang meliputi tiga komponen yaitu: (1) reduksi data, (2) penyajian data, (3) penarikan kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian terhadap gambar ditubuh penari suku Moi dapat disimpulkan bahwa terdapat tiga unsur semiotik yaitu: (1) ikon, (2) indeks, (3) simbol. Total keseluruhan data yang peneliti dapatkan dalam analisis gambar di tubuh penari suku Moi yaitu sebanyak 14 data yang terdiri dari, ikon sebanyak 8 data, indeks sebanyak 4 data, dan simbol sebanyak 2 data.
ANALISIS NILAI-NILAI DALAM KUMPULAN CERITRA RAKYAT PAPUA BARAT agustinus g gifelem; Yerry Faluk
J-mace : Jurnal Penelitian Vol 2, No 1 (2022): JANUARI
Publisher : Universitas Victory Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34124/jmace.v2i1.15

Abstract

Tujuan penelitian ini yaitu dapat mengidentifikasi nilai-nilai dalam cerita rakyat ‘Naga dari Gunung Arfak”. Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif. Sumber data diambil dari buku ceritera rakyat papua barat. Adapun cara menganalisis data yang dilakukan dalam penelitian ini menggunakan teknik membaca dan teknik mencatat, Dimana ke dua teknik tersebut digunakan untuk mendapatkan data mengenai nila-nilai yang terdapat dalam cerita rakyat ‘Naga dari Gunung Arfak”, dengan cara menyiapkan buku cerita rakyat dan membaca cerita rakyat tersebut secara keseluruhan dan berulang-ulang agar memperoleh hasil dari masalah dan menemukan tujuan yang diteliti. Berdasarkan penelitian yang dilakukan pada cerita rakyat Naga dari Gunung Arfak terdapat tiga jenis nilai dalam kumpulan ceritera rakyat tersebut antara lain, nilai sosial, nilai moral dan nilai keindahan. Nilai keindahan terdapat tiga data, nilai moral terdapat empat data dan nilai sosial terdapat empat data maka jumlah keseluruhan data yang terdapat pada cerita tersebut berjumlah 11 data.
Sosialisasi Dan Pelatihan Penggunaan Buku Pedoman Pelayanan Pastoral Kepada Keluarga Kristen di Jemaat GKI Bethesda Sele Be Solu Klasis Kota Sorong Putnarubun, Adolfina; Matahelumual , Frety; Warella, Samuel Y.; Wattimena, Lanny; Lahallo , Fensca F.; Gifelem, Agustinus G.
Jurnal Karya Abdi Masyarakat Vol. 4 No. 3 (2020): Jurnal Karya Abdi Masyarakat
Publisher : LPPM Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (320.675 KB) | DOI: 10.22437/jkam.v4i3.15559

Abstract

Ada terdapat banyak masalah dalam jemaat yang perlu mendapat perhatian khusus dari pelayanan pastoral, masalah yang menyangkut sosial, spiritual, maupun psikologi dalam jemaat yang merupakan penyebab ketidakmampuan jemaat dalam menata kehidupannya ke depan. Salah satu persoalan yang marak menjadi pergumulan gereja akhir-akhir ini salah masalah yang muncul dalam pernikahan. Dalam hal ini, maka pelayanan Pastoral mengambil peran yang sangat penting dalam mendampingi dan membantu setiap pasangan menghadapi berbagai persolan yang muncul. Proses pelayanan pastoral dalam bentuk pendampingan kepada keluarga Kristen terkhususnya pada pasangan berselingkuh sangat dibutuhkan, guna membangun keluarga Kristen yang berkenan kepada Allah. Pelayanan Pastoral yang efektif yaitu pelayanan yang di dalamnya pastor (pendeta) haruslah memiliki hati seorang gembala yang baik dengan meneladani Yesus Sang Gembala yang Agung itu dan menjadikan umat atau jemaat sebagai kawanan domba. Sebuah pelayanan Pastoral terkhususnya bagi Keluarga Kristen dapat dikatakan efektif apabila proses pelayanan yang dilakukan telah ada dalam perencanaan khusus (terprogram), dilaksanakan dalam kurun waktu tertentu dan menunjukan adanya hasil yaitu perubahan dalam diri jemaat yang meliputi penerimaan diri, pengakuan dosa, pemulihan hubungan dan adanya kesediaan yang tulus untuk saling menerima kembali apa adanya. Pelayanan Pastoral terkhususnya kepada Keluarga yang bermasalah merupakan sebuah bentuk pelayanan Pastoral yang tentu tidaklah mudah, karena dibutuhkan profesionalitas dan totalitas dari seorang pelayan (Pendeta/Majelis) dalam memegang teguh sebuah komidmen dan tentu mampu menjadi orang yang dapat dipercaya. Untuk itu, perlu adanya sebuah buku pedoman sebagai acuan dalam melaksanakan proses pelayanan pastoral kepada jemaat yang bermasalah. Pengabdian ini merupakan sebuah penerapan tindak lanjut dari hasil penelitian yang menghasilakan buku pedoman dengan pokok persoalan yang sama, dalam Tim Pengabdian memberikan sosialisasi tentang cara menggunakan buku pedoman dalam kelompok pelatihan. Metode yang Tim gunakan dalam pengabdian ini adalah Sosialisasi, Pelatihan dan Diskusi. Tujuan Pengabdian ini adalah Memperlengkapi Majelis Jemaat untuk mampu menggunakan teknik pendekatan yang tepat dalam membantu Jemaat menyelesaikan masalanya dan Jemaat dibangun menjadi keluarga Kristen yang berkemenangan. Dengan harapan agar buku pedoman ini dapat menjadi acuan dalam proses pelayanan bagi Keluarga Kristen.
MENGALISIS GAMBAR PADA PENARI SUKU MOI KELIM MENGGUNAKAN PENDEKATAN SEMIOTIK Gifelem, Agustinus Gideon
SOSCIED Vol 7 No 2 (2024): SOSCIED - November 2024
Publisher : LPPM Politeknik Saint Paul Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32531/jsoscied.v7i2.917

Abstract

The purpose of this study is to find out and describe the meaning and significance of the images on the bodies of Moi Kelim tribal dancers. The method used in this study is a qualitative method. The source used in this study is that the researcher obtained from a direct interview with Mr. Iskandar Osok as the head of the Malaloi Studio. The data collection technique used is interview, while the data analysis technique used in the research is the flow analysis model technique, which includes three components, namely: data reduction, data presentation and conclusion drawn. The results of the research on the images on the bodies of the Moi Kelim tribal dancers have three semiotic elements, namely: icons, indexes and symbols. The total data obtained by the researcher in analyzing the images on the bodies of the Moi Kelim tribal dancers was fourteen data consisting of eight icons, four indexes, and two symbols
Kenakalan Peserta Didik Mempengaruhi Prestasi Belajar pada Siswa Kelas VII-A SMP Bethel Mutu Mawolokmai Aimas Irwan Soulisa; Aram Palilu; Wiesje Ferdinandus; Agustinus G. Gifelem; La Ode Ghondohi; Masan, Agustinus L.
Abdimas: Papua Journal of Community Service Vol. 7 No. 2 (2025): Juli
Publisher : Lembaga Pengembangan dan Pengabdian Masyarakat Universitas Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33506/pjcs.v7i2.4593

Abstract

Kenakalan peserta didik merupakan perilaku atau tindakan yang sering dilakukan oleh peserta didik di dunia pendidikan selama ini, kenakalan peserta didik selalu mempengaruhi prestasi belajar baik secara internal maupun secara eksternal. Ketika peserta didik dipengaruhi oleh tindakan -tindakan yang dianggap tidak baik oleh masyarakat dianggap itu kenakalan. Oleh karena itu, penilaian peserta didik tersebut membuat ranah Pendidikan sering tercoreng dimata masayakat dengan tindakan tersebut. Tujuan dari pada PKM  ini untuk membatasi kenakalan peserta didik terhadap prestasi belajar di tingkat SMP di wilayah kabupaten Sorong Aimas. Factor-faktor kenakalan peserta didik diamati dari: a) Dampak kenakalan terhadap peserta didik, b) Penyebab kenakalan peserta didik, c) Upaya mengatasi kenakalan peserta didik. Hal lain agar kenakalan peserta didik bisa diatasi dengan baik berupa pembinaan (dari orang tua, guru, ataupun sistem pendidikan yang ada). PKM ini dapat bermanfaat untuk mengedukasi para peserta didik agar dapat mengenali potensi yang ada pada dirinya masing-masing sehingga dapat bersikap baik, disisplin, serta berkarakter yang mengintegrasi nilai-nilai kebaiakan, bahwa kenakalan dapat diatasi dengan perubahan sikap dan karakter tanpa mengedepankan ilmu yang harus diperoleh.
KEUNIKAN DAN FUNGSI KEDUDUKAN BAHASA MOI RAGAM KELIM Gifelem, Agustinus G.
J-mace : Jurnal Penelitian Vol 4, No 2 (2024): JULI
Publisher : Universitas Victory Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34124/jmace.v4i2.60

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan bahasa Moi, keunikannya dan fungsi posisi bahasa pada penggunanya. Metode kualitatif dan sumber data yang dibutuhkan dalam diperoleh dari penutur asli. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa bahasa Moi Kelim memiliki keunikan tersendiri. Bahasa adalah sarana komunikasi yang beragam. Dalam keragamannya, bahasa memiliki karakteristik. Sebagai sarana komunikasi dalam lingkungan keluarga dan kelompok masyarakat suku Moi, dapat disimpulkan bahwa bahasa daerah suku Moi memiliki keunikan yang tidak dapat dipaksakan atau disesuaikan dengan bahasa lain karena itu merupakan wujud kekayaan bahasa dan identitas masyarakat dan bahasa Moi juga memiliki lima fungsi dan jabatan di tingkat masyarakat Moi suku.