Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search
Journal : Journal of The Civil Engineering Student

Penggunaan Aplikasi Roadbum Pro Dalam Penilaian Kondisi Perkerasan Jalan (Studi Kasus: Ruas Jalan Mr. Mohd. Hasan, Kota Banda Aceh) Sharfina, Cut Shilla; Isya, M.; Apriandy, Fadhlullah
Journal of The Civil Engineering Student Vol 4, No 2 (2022): Volume 4 Nomor 2 September 2022
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/journalces.v4i2.20898

Abstract

Ruas jalan Mr. Mohd. Hasan, Kota Banda Aceh merupakan salah satu jalan di pusat kota dengan aktivitas perekonomian yang cukup tinggi. Jalan dengan tipe empat lajur dua arah terbagi ini menggunakan aspal sebagai bahan pengikat dalam perkerasan lentur. Penilaian kondisi jalan penting dilakukan sebagai bahan acuan untuk memberi informasi agar peningkatan ataupun pemeliharaan pada jalan sesuai dengan kebutuhan jalan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kondisi jalan dan jenis pemeliharaan yang tepat pada ruas jalan Mr. Mohd. Hasan, Kota Banda Aceh. Metode yang digunakan dalam penelitian ini ialah International Roughness Index (IRI). Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa Ruas jalan Mr. Mohd. Hasan, Kota Banda Aceh memilikiĀ  kondisi fungsional baik dengan nilai IRI rata-rata 0-4 m/km sepanjang 1,3 km yang termasuk dalam kategori kemantapan jalan yang mantap dengan jenis penanganan yang sesuai ialah pemeliharaan rutin. Sedangkan ruas jalan dengan kondisi fungsional sedang dengan nilai IRI rata-rata 4-8 m/km sepanjang 2,8 km yang termasuk dalam kategori kemantapan jalan yang mantap dengan jenis penanganan yang sesuai ialah pemeliharaan berkala. Perbandingan nilai rata-rata IRI hasil survei dengan nilai rata-rata IRI yang diperoleh dari BPJN memiliki hubungan yang kuat dengan nilai korelasi sebesarĀ  R = 0.7856 dan koefisien determinasi sebesar R2 = 0,5021. Selain itu aplikasi Roadbump Pro dapat digunakan sebagai alternatif dalam melakukan survei penilaian kondisi jalan.
EVALUASI DEFISIENSI KESELAMATAN JALAN PADA LOKASI RAWAN KECELAKAAN LALU LINTAS DI KABUPATEN ACEH TIMUR Rais, Faisal; Anggraini, Renni; Apriandy, Fadhlullah
Journal of The Civil Engineering Student Vol 5, No 3 (2023): Volume 5 Nomor 3 September 2023
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/journalces.v5i3.21057

Abstract

Kecelakaan lalu lintas cenderung mengalami peningkatan di beberapa kota di Indonesia, termasuk di Provinsi Aceh. Data angka kecelakaan yang tercatat di Satlantas Polres Kabupaten Aceh Timur dari tahun 2016 sampai tahun 2020, mengalami peningkatan, pada 3 (tiga) lokasi blackspot di Jalan Nasional Lintas Timur, Kabupaten Aceh Timur. Lokasi tersebut merupakan lokasi rawan kecelakaan yaitu Jalan Desa Paya Demam II Kecamatan Pante Bidari STA 328+550 (segmen I), Jalan Gampong Jalan Kecamatan Idi Rayeuk STA 366+420 (segmen II), dan Jalan Desa Seuneubok Peusangan Kecamatan Peureulak STA 395+200 (segmen III). Oleh karena itu Penelitian ini bertujuan untuk fasilitas defisiensi dimensi geometrik jalan ( keselamatan bahu dan lebar lajur ) dan kondisiting lalu lintas (marka dan rambu) pada 3 (tiga) lokasi black spot. Penelitian ini juga menganalisis risiko kecelakaan pada ruas jalan dan memberikan rekomendasi penanganannya. Metode yang digunakan mengacu pada Dirjen Bina Marga 2007 dan Mulyono dkk (2009) dengan melakukan pengamatan langsung di lapangan. Hasil yang diperoleh menunjukkan kondisi dimensi geometrik jalan terkait dengan lajur jalan pada ketiga lokasi, dikategorikan tidak berbahaya (TB). Untuk lebar jalan pada segmen I dikategorikan cukup berbahaya (CB), segmen II tidak berbahaya (TB) serta segmen III dikategorikan sangat berbahaya (SB). Selain itu untuk kondisi fasilitas keselamatan jalan terkait rambu kecepatan pada ketiga lokasi black spot yang dikategorikan sangat berbahaya. Kondisi rambut petunjuk arah pada segmen I dikategorikan sangat berbahya (SB), serta segmen II dan III dikategorikan tidak berbahaya (TB). Adapun kondisi marka jalan yang diperoleh untuk segmen I dikategorikan tidak berbahaya (TB), segmen II dikategorikan sangat berbahaya (SB), serta segmen III dikategorikan berbahaya (B). Berdasarkan rekomendasi yang diberikan dari penelitian ini, pemerintah setempat perlu segera mengantisipasinya agar angka kecelakaan dapat berkurang.
Penggunaan Aplikasi Roadbump Pro Dalam Penilaian Kondisi Perkerasan jalan (Studi Kasus: Ruas Jalan T. Nyak Arief, Kota Banda Aceh) Husen, M Syahrul; Isya, M.; Apriandy, Fadhlullah
Journal of The Civil Engineering Student Vol 5, No 1 (2023): Volume 5 Nomor 1 April 2023
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/journalces.v5i1.20900

Abstract

Peningkatan perekonomian dapat meningkatkan volume pada jalan yang mengakibatkan penurunan kondisi pada perkerasan. Peningkatan volume lalu lintas yang relatif tinggi di kota Banda Aceh terjadi pada jalan T. Nyak Arief, Kota Banda Aceh yang merupakan jalan nasional dan provinsi dengan tipe (6/2D) dan (4/2D). Pemilihan jenis pemeliharaan yang sesuai dengan kondisi jalan diperlukan untuk memberi rasa nyaman bagi pengendara. Tujuan penelitian ini adalah untuk menilai kondisi perkerasan jalan dan menentukan jenis pemeliharaan jalan dengan metode Internationl Roughness Index (IRI) menggunakan aplikasi Roadbump Pro. Penelitian ini juga akan menghasilkan perbandingan IRI dari instansi terkait dengan IRI hasil survei serta program evaluasi yang tepat untuk pemeliharaan kondisi jalan. Hasil yang diperoleh dari analisis kondisi perkerasan pada jalan T. Nyak Arief, kondisi perkerasan pada jalan nasional sepanjang 2,2 km dominan baik dengan nilai IRI rata-rata 0-4 m/km. Jalan ini termasuk kategori kemantapan jalan mantap dan jenis pemeliharaan yang tepat ialah pemeliharaan rutin. Sedangkan kondisi jalan pada jalan provinsi sepanjang 2,1 km dominan sedang dengan nilai IRI rata-rata 4-8 m/km. Jalan ini termasuk kategori kemantapan jalan mantap dan jenis pemeliharaan yang tepat ialah pemeliharaan berkala. Dari hasil perbandingan dapat diketahui aplikasi Roadbump Pro dapat dijadikan alternatif dalam melakukan penilaian ketidakrataan jalan.
Studi Kinerja Jalan Eksisting dan Proyeksi 5 Tahun ke depan pada Jalan Teuku Iskandar Kota Banda Aceh Maulana, Muhammad Ridho; Faisal, Ruhdi; Apriandy, Fadhlullah
Journal of The Civil Engineering Student Vol 6, No 4 (2024): Volume 6 Nonor 4 Desember 2024
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/journalces.v6i4.25783

Abstract

Jalan Teuku Iskandar merupakan salah satu jalan yang mudah diakses oleh masyarakat yang tinggal di seputaran Aceh Besar yang berbatasan langsung dengan Kota Banda Aceh. Jalan Teuku Iskandar bertipe 2 lajur 2 arah tak terbagi (2/2 UD) dengan panjang jalan 3,802 kilometer dan lebar badan jalan 7,8 meter dengan lebar bahu efektif 0,4 meter. Menurut peraturan pemerintah no 34 tahun 2006 Jalan Teuku Iskandar termasuk kedalam Jalan Lokal Primer dikarenakan masuk beberapa persyaratan yaitu kecepatan minimal 30 km/jam dengan lebar jalan 7,5m.Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis kinerja jalan Teuku Iskandar pada saat ini dan 5 tahun yang akan dating dengan menggunakan metode PKJI 2014.Hasil penelitian Jalan Teuku Iskandar pada tahun 2023 mendapatkan hasil arus lalu lintas sebesar 1978,45 skr/jam dengan kapasitas 2379,90 skr/jam dan mendapatkan hasil DJ 0,83 maka dari itu untuk Q/C masih dapat ditolelir, sedangkan pada Tahun 2028 mendapatkan hasil arus lalu lintas setelah di proyeksikan sebesar 2504,68 skr/jam dengan kapasitas sama seperti pada tahun 2023 sebesar 2379,90 skr/jam dan mendapatkan hasil DJ 1,05 maka dari itu untuk Q diatas kapasitas, dari hasil pada tahun 2028 dapat disimpulkan bahwa Jalan ini sudah melewati batas ketentuan Rasio Volume Kapasitas (RVK) untuk jalan lokal dan lingkungan sebesar 0,9.
Analisis Daerah Rawan Kecelakaan Ruas Jalan Banda Aceh dan Aceh Besar Menggunakan Metode Equivalent Accident Number dan Upper Control Limit Setiawan, Farhan; Angraini, Renni; Apriandy, Fadhlullah
Journal of The Civil Engineering Student Vol 7, No 2 (2025): Volume 7 Nomor 2 Juni 2025
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/journalces.v7i2.30574

Abstract

Kecelakaan lalu lintas adalah peristiwa yang terjadi di jalan yang melibatkan pengguna jalan, terjadi secara tidak terduga, dan menimbulkan kerugian. Kecelakaan pada Kota Banda Aceh dan Aceh Besar menjadi permasalahan serius dikarenakan menduduki peringkat pertama dibandingkan daerah lainnya di Aceh pada tahun 2022. Oleh karena itu, diperlukan perhatian khusus untuk mengurangi angka kecelakaan lalu lintas yang terjadi di Kota Banda Aceh dan Aceh Besar. Salah satu upaya untuk mengurangi angka kecelakaan lalu lintas ialah dengan mengetahui lokasi dan penanganan apa yang terbaik untuk mengurangi angka kecelakaan. Tujuan penelitian ini untuk mengidentifikasi ruas jalan mana termasuk daerah rawan kecelakaan dan upaya penanganan apa yang terbaik untuk dilakukan. Penelitian ini berlokasi di 14 ruas jalan di Kota Banda Aceh dan Aceh Besar yang diidentifikasikan berdasarkan data Kepolisian Resor Banda Aceh sebagai daerah yang memungkinkan dikategorikan rawan kecelakaan. Dalam penelitian ini menggunakan metode EAN (Equivalent Accident Number) sebagai nilai acuan yang dihitung untuk setiap ruas jalan. Kemudian dilanjutkan dengan metode UCL (Upper Control Limit) sebagai kontrolnya. Untuk mengidentifikasikan daerah rawan kecelakaan data yang digunakan ialah jumlah kecelakaan lalu lintas, jumlah korban meninggal, luka berat, luka ringan, dan kerugian material. Data tersebut diambil dari tahun 2020-2022 yang diperoleh dari Kepolisian Resor Kota Banda Aceh. Daerah rawan kecelakaan dinyatakan dengan nilai EAN UCL. Hasil dari analisis nilai EAN dan UCL menunjukkan tahun 2020 yang tergolong daerah rawan kecelakaan ialah Jl. Cut Nyak Dhien dan Jl. T. Nyak Arief, tahun 2021 hanya Jl. Soekarno Hatta 2, dan pada tahun 2022 terdapat dua jalan yaitu, Jl. Soekarno Hatta 2 dan Jl. Laksamana Malahayati. Rekomendasi upaya yang dilakukan pada daerah tersebut seperti, penambahan rambu peringatan daerah rawan kecelakaan, pengecetan kembali marka jalan, penambahan rambu lalu lintas, dan pemasangan lampu penerangan jalan.
Pemilihan Moda Ride Hailling Roda Empat (Studi Kasus Mahasiswa Di Kota Banda Aceh) yulanda, qory; Faisal, Ruhdi; Apriandy, Fadhlullah
Journal of The Civil Engineering Student Vol 7, No 2 (2025): Volume 7 Nomor 2 Juni 2025
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/journalces.v7i2.28929

Abstract

Pada sektor pendidikan, Kota Banda Aceh memiliki dua universitas dengan peminat tertinggi dalam setiap tahunnya yaitu, Universitas Syiah Kuala (USK) dan Universitas Islam Negeri Ar-Raniry (UIN). Untuk memenuhi akan kebutuhan aktivitas yang beragam tersebut, hadirnya layanan transportasi online yang salah satunya berbasis roda empat yang sangat populer. Ride hailing menjadi salah satu pilihan mahasiswa USK dan UIN sebagai alternatif yang cukup mumpuni untuk memudahkan aktivitas perkuliahan mereka. Ride hailing merupakan sebuah model layanan transportasi yang memungkinkan pengguna untuk memesan kendaraan melalui aplikasi atau platform online. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor apa saja yang mempengaruhi perilaku atau keputusan, besarnya pengaruh masing-masing faktor dan pola dalam pemilihan moda ride hailing berbasis roda empat oleh mahasiswa. Data dapat diperoleh dengan melakukan survei kuesioner dengan media online berupa google form, data yang dihasilkan dari kuesioner diolah dengan analisis regresi logit biner dan pengolahan data dengan software SPSS (Statistical Package of the Social Sciences). Dari hasil penelitian ini variabel variabel yang mempengaruhi kesediaan pergantian moda secara positif adalah umur dan kepemilikan mobil dimana nilai koefesien (B) variabel X_2 bernilai 0,893 dan X_13 bernilai 0,685 yang berarti bahwa mahasiswa akan meningkatkan kesediaan peralihan moda. Sedangkan yang mempengaruhi pergantian moda secara negatif adalah uang saku dan bekerja sampingan yang dimana nilai koefisien (B) variabel X_6 bernilai -0,824 dan X_8 bernilai -0,675 yang berarti bahwa mahasiswa akan menurunkan kesediaan peralihan moda.