Claim Missing Document
Check
Articles

Found 27 Documents
Search

FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PENDIDIKAN ISLAM: PARADIGMA, BERFIKIR DAN KESISTEMAN Parmoko Parmoko; Kemas Imron Rosadi
Jurnal Ilmu Hukum, Humaniora dan Politik Vol. 1 No. 2 (2021): (JIHHP) Jurnal Ilmu Hukum, Humaniora dan Politik (Februari 2021)
Publisher : Dinasti Review Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jihhp.v1i2.664

Abstract

Dalam kajian ini penulis mencoba mengangkat permasalahan yang mempengaruhi pendidikan Islam. Yang menjadi fokus masalah bagi penulis ialah faktor paradigma, berfikir dan kesisteman. Selanjutnya dalam penelitian ini penulis menggunakan metode penelitian kualitatif. Pendekatan ini lebih dideskripsikan dan diklasifikasikan sesuai dengan kondisi penelitian. Selain itu penulis juga menggunakan pendekatan penelitian kepustakaan atau library research. Dari hasil kajian ini menunjukkan bahwa : Paradigma, berfikir dan kesisteman berpengaruh terhadap pendidikan islam dimana untuk meningkatkan pendidikan islam paradigma harus dapat memposisikan kedalam komponen sistem terpenting bagi lembaga tersebut, metode berpikir yang harus di lakukan oleh lembaga pendidikan islam adalah menanamkan pola pikir yang objektif dan kesisteman berpengaruh terhadap pendidikan islam, dimana untuk meningkatkan kualitas pendidikan islam melalui kesisteman, maka yang harus di lakukan oleh lembaga pendidikan islam adalah memprioritaskan pola manajemenya dengan kesisteman. Dari ketiga pengaruh tersebut menunjukkan adanya tuntutan kecerdasan dan pemahaman untuk lebih memahami pesan dan hukum dari sumber ajaran Islam.
FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MODEL SISTEM PENDIDIKAN ISLAM: JENIS KESISTEMAN, KONSTRUKSI KESISTEMAN, BERPIKIR KESISTEMAN Abdul Somad; Kemas Imron Rosadi; Hapzi Ali
Jurnal Ilmu Hukum, Humaniora dan Politik Vol. 1 No. 2 (2021): (JIHHP) Jurnal Ilmu Hukum, Humaniora dan Politik (Februari 2021)
Publisher : Dinasti Review Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jihhp.v1i2.665

Abstract

Pada saat ini pendidikan Islam sangat dibutuhkan oleh masyarakat, dalam penerpan sistem pendidikan yang lebih baik dan bersaing serta berinovasi dalam menuju tantangan zaman yang semakin kompleks terlebih diera globalisasi yang semakin canggih serta tuntutan untuk menjawab permasalahan di masyarakat perlu dilakukan upaya-upaya yang lebih baik. Penerapan sistem atau berpikir kesisteman adalah salah satu usaha yang harus dilakukan dan dapat dipahami serta diterapkan oleh setiap pelaku atau Steak holder dilembaga pendidikan Islam. Artikel dalah merupakan kajian literature review bertujuan mengungkap faktor-faktor yang dapat mempengaruhi sistem pendidikan Islam; dengan mencoba menganalisis dari faktor jenis, konstruksi, dan berpikir kesisteman. Dari hasil analisis yang akan dilakukan, kiranya dapat membuktikan bahwa terdapat pengaruh jenis, konstruksi, dan berpikir kesisteman terhadap sistem pendidikan Islam.
FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PENDIDIKAN ISLAM: SISTEM BERFIKIR KEBENARAN, PENGETAHUAN, NILAI DAN MORALITAS (LITERATURE REVIEW MANAJMEN PENDIDIKAN ISLAM) Abdul Mukti; Kemas Imron Rosadi
Jurnal Ilmu Hukum, Humaniora dan Politik Vol. 2 No. 1 (2021): (JIHHP) Jurnal Ilmu Hukum, Humaniora dan Politik (November 2021)
Publisher : Dinasti Review Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jihhp.v2i1.852

Abstract

Penulis dalam tulisan ini, mengkaji tentang pendidikan Islam dengan berbagai unsur dan elemen yang membentuknya, diantaranya tentang sistem berpikir kebenaran, tentang konsep pengetahuan serta nilai moralitas Pendidikan Islam yang sangat berkaitan erat dengan tujuan pendidikan Islam. Sistem berpikir tentang kebenaran dan pengetahuan adalah sisi teoritis dalam pendidikan Islam, sementara nilai moralitas Pendidikan Islam adalah sisi praktis pendidikan Islam. Karena Pendidikan Islam adalah suatu kegiatan yang mengarahkan dengan sengaja perkembangan seseorang sesuai dengan nilai-nilai Islam, yang memuat didalamnya tentang sistem berpikir tentang kebenaran dan pengetahuan, ia menjadi pondasi dasar yang dapat dijadikan basis ontologis sebagai dasar pandangan yang mengikat semua aktivitas sebuah sistem pendidikan Islam. Selanjutnya, dalam penelitian ini penulis menggunakan metode penelitian kepustakaan atau library research. Dan hasil dari kajian ini menunjukan bahwa Sistem berpikir kebenaran kepercayaan relatifitas berpengaruh terhadap pendidikan islam, dimana untuk meningkatkan kualitas pendidikan Islam tentunya sistem kebenaran yang dibangun harus berdasar pada kebenaran islami, yang bersumber dari al-Qur’an dan al- hadits. Sehingga dapat mencapai harapan dan tujuan pendidikan Islam yang bernilai tinggi yaitu hadirnya akhlakul karimah pada diri tiap-tiap peserta didik. Konsep pengetahuan terhadap pendidikan Islam, Artinya berpikir untuk mencapai pengetahuan dalam pendidikan Islam merupakan interpretasi dan implementasi dari berfikir, merenung dan ta’aqqul yang berlandaskan pengetahuan agama. Selanjutnya, sistem nilai dan moralitas berpengaruh terhadap pendidikan islam. Sistem nilai dan moralitas ini sebagai dimensi aksiologi dalam pendidikan Islam, setelah dimensi pengetahuan dan ontology(keberadaan sesuatu yang bersifat konkret). Kesisteman ini harus saling berkaitan antara satu komponen dengan komponen lainya. Tujuanya ialah untuk menemukan suatu model pendidikan atau pembelajaran yang efektif, dan baik , yang saling berhubungan antara apa yang dipahami sebagai pengetahuan, diyakini sebagai kebenaran dan di praktikan dalam kehidupan peserta didik sebagai sistem nilai dan moralitas. Sehingga dapat membantu para peserta didik untuk mencapai pribadi yang baik dan berahlak mulia.
FAKTOR YANG MEMPENGARUHI BERPIKIR KRITIS DALAM TRADISI KESISTEMAN PENDIDIKAN ISLAM DI INDONESIA Candra Wesnedi; Kemas Imron Rosadi
Jurnal Ilmu Hukum, Humaniora dan Politik Vol. 2 No. 2 (2022): (JIHHP) Jurnal Ilmu Hukum, Humaniora dan Politik (Februari 2022)
Publisher : Dinasti Review Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jihhp.v2i2.934

Abstract

Kajian penulisan ini mengenai berpikir kritis dalam tradisi kesisteman pendidikan Islam di Indonesia. Ketertarikan penulis untuk mengkaji tema ini yaitu faktor apa yang dapat mempengaruhi berpikir kritis dalam tradisi kesisteman pendidikan Islam di Indonesia. Pendidikan Islam memiliki tujuan mulia yaitu mewujudkan manusia yang senantiasa berpedoman pada kaidah islam, namun hal tersebut wajib didampingi secara sistematis dengan upaya berpikir kritis terhadap pelaksanaan pendidikan Islam agar semua yang dilakukan tetap dalam koridor agama islam dan tidak hanya menjadi ritual keagamaan. Secara tidak langsung pendidikan islam harus direncanakan sedemikian rupa agar pendidikan memiliki sebuah pola interdisipliner yang seimbang sehingga mampu mewujudkan masyarakat yang berkesadaran religius dan mengutamakan rasa hormat pada tradisi dan budaya yang disertai sikap ilmiah. Oleh karena itu pendidikan islam diharapkan dapat berperan secara integrative dalam konteks sosio-kultural di masa yang senantiasa menunjukkan perkembangan, selaras dengan sofistifikasi budaya dan peradaban umat manusia dalam situasi tersebut, pendidikan islam di Indonesia perlu ditempatkan sebagai open system yang sanggup melakukan dialog kultural dengan perkembangan. Tulisan ini menganalisa faktor yang mempengaruhi berpikir kritis dalam tradisi kesisteman pendidikan Islam di Indonesia. Dari kajian ini diharapkan memperkuat pendapat akan pentingnya pendekatan sistem dalam manajemen penyelenggaraan pedidikan Islam.
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PARADIGMA BERPIKIR KESISTEMAN DALAM PENDIDIKAN ISLAM: GLOBALISASI, MANAJEMEN LEMBAGA DAN MUTU PENDIDIKAN Achmad Fauzi; Kemas Imron Rosadi
Jurnal Ilmu Hukum, Humaniora dan Politik Vol. 2 No. 2 (2022): (JIHHP) Jurnal Ilmu Hukum, Humaniora dan Politik (Februari 2022)
Publisher : Dinasti Review Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jihhp.v2i2.936

Abstract

Dalam kajian ini penulis mencoba mengangkat factor-faktor yang mempengaruhi paradigma berpikir kesisteman pendidikan Islam. Yang menjadi fokus masalah bagi penulis ialah faktor globalisasi, manajemen lembaga dan mutu pendidikan. Selanjutnya dalam penelitian ini penulis menggunakan metode penelitian kualitatif. Pendekatan ini lebih dideskripsikan dan diklasifikasikan sesuai dengan kondisi penelitian. Selain itu penulis juga menggunakan pendekatan penelitian kepustakaan atau library research. Dari hasil kajian ini menunjukkan bahwa : Globalisasi, Manajemen Lembaga dan Mutu Pendidikan berpengaruh terhadap Paradigma Berpikir Kesisteman Pendidikan Islam dimana untuk meningkatkan pendidikan islam di era Globalisasi harus dapat memposisikan kedalam komponen sistem terpenting bagi lembaga pendidikan, metode berpikir yang harus di lakukan oleh lembaga pendidikan islam adalah menanamkan pola pikir yang objektif dan kesisteman berpengaruh terhadap pendidikan islam, dimana untuk meningkatkan kualitas Mutu Pendidikan islam melalui kesisteman, maka yang harus di lakukan oleh Manjemen lembaga pendidikan islam adalah memprioritaskan pola manajemenya dengan kesisteman. Dari ketiga pengaruh tersebut menunjukkan adanya tuntutan kecerdasan dan pemahaman untuk lebih memahami pesan dan hukum dari sumber ajaran Islam.
The Integrated Influence of Principal Leadership, Emotional Ability, and Personality on Teacher Performance in Indonesian Madrasahs JM, Junaidi; Risnita, Risnita; Rosyadi, Kemas Imron
Journal of Social Work and Science Education Vol. 7 No. 2 (2026): Journal of Social Work and Science Education
Publisher : Yayasan Sembilan Pemuda Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52690/jswse.v7i2.1319

Abstract

This study aims to test the hypothesis of the relationship between leadership style, emotional abilities and personality of the Madrasah Principal, and the performance of Madrasah Aliyah Teachers in Riau Province. This research is a quantitative study using a survey method. The sampling technique used probability sampling with a sample size of 70 MAN teachers in Indragiri Hilir Regency. Hypothesis testing used correlation analysis with a significance level of ɑ = 0.05. The research results data conclude that both partially and simultaneously there are: 1) a direct relationship between leadership style (X1) and teacher performance (Y) with a correlation coefficient of 0.78; 2) a direct relationship between emotional ability (X2) and teacher performance (Y) with a correlation coefficient of 0.75); 3) a direct relationship between the personality of the madrasah principal (X3) and teacher performance (Y) with a correlation coefficient of 0.76; 4) a simultaneous direct relationship between the leadership style of the madrasah principal (X1), the emotional ability of the madrasah principal (X2), and the personality of the madrasah principal (X3) and teacher performance (Y), with an Fcount value of 245.81 and an Ftable of 4.01 with a correlation coefficient (Rx1x2x3Y) of 0.88. The implication of this research is that, based on the analysis, it is known that teacher performance simultaneously has a higher correlation value than the partial analysis of each variable with the dependent variable, including the relationship between the principal’s leadership style and teacher performance, the relationship between emotional ability and teacher performance, and the relationship between the principal’s personality empowerment and teacher performance. Based on these findings, the priority for improving teacher performance can be achieved through improving the principal’s leadership style, emotional ability, and personality.
FACTORS AFFECTING MANAGEMENT INFORMATION SYSTEMS: SOFTWARE, DATABASES AND INFORMATION TECHNOLOGY (LITERATURE REVIEW) Ali Marzuki Zebua; Kemas Imron Rosadi; Ulil Azmi
Dinasti International Journal of Education Management And Social Science Vol. 3 No. 5 (2022): Dinasti International Journal of Education Management and Social Science (June
Publisher : Dinasti Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31933/dijemss.v3i5.1271

Abstract

Management Information System (MIS) is one of the most important achievements in the field of work administration, which aims to provide reliable, accurate, relevant and complete information to managers to improve organizational performance in organizations. This research reviews other research in the field of MIS adoption in organizations. Synthesizing from the previous literature with several books, articles and related studies, this paper proposes a theoretical framework. Previous research or relevant research is very important in a research or scientific article. Previous research or relevant research serves to strengthen the theory and phenomena of the relationship or influence between variables. This article reviews the factors that influence Information Systems in the academic field, namely: Software, Databases and Information Technology, a literature study on Information Systems Management. The purpose of writing this article is to build a hypothesis of the influence between variables to be used in further research. The results of this literature review article are: 1) Software has an effect on Information Systems; 2) Database affects the Information System; and 3) Information Technology has an effect on Information Systems.