Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : JPI

Pembelajaran Angklung Menggunakan Metode Berbasis Aplikasi Synthesia: Sebuah Penelitian Tindakan di Sekolah Dasar Sindi Silvya Dwi Putri; J. Julia; Dede Tatang Sunarya
Jurnal Pena Ilmiah Vol 2, No 1 (2018)
Publisher : Jurnal Pena Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jpi.v2i2.15664

Abstract

Salahsatu keterampilan yang harus dikuasai pada mata pelajaran seni budaya dan keterampilan yaitu mampu memainkan alat musik. Pembelajaran berbasis teknologi saat ini menjadi hal yang dapat dipertimbangkan. Penggunaan metode dan media pembelajaran yang inovatif membuat siswa termotivasi dalam melakukan proses pembelajaran seni musik. Pembelajaran dengan menggunakan metode berbasis aplikasi Synthesia menjadi salahsatu solusi dalam masalah pembelajaran seni musik di sekolah dasar. Penelitian kualitatif ini menggunakan desain Action Research. Subjek penelitian ini menggunakan purposive sampling yang bertujuan untuk menyesuaikan jumlah nada yang digunakan pada lagu. Hasil penelitian menunjukkan kemampuan siswa dalam melakukan teknik bermain angklung sangat baik. Selain itu, hasil kemampuan siswa memainkan alat musik angklung selama 4 kali pertemuan dengan lagu Kicir-Kicir sebesar 96% dan Ibu Kita Kartini sebesar 100%. Dengan demikian, dapat disimpulkan penggunaan metode berbasis aplikasi Synthesia membuat pembelajaran seni musik lebih menarik dan memudahkan siswa menghafal lagu.
Pewarisan Seni Tari Wayang Jayengrana Karya Raden Ono Lesmana Kartadikoesoemah pada Anak Usia Sekolah Dasar: Penelitian Etnografi pada Sanggar Dangiang Kutamaya Kabupaten Sumedang Karimah Tuffahati Gayo; Atep Sujana; J. Julia
Jurnal Pena Ilmiah Vol 2, No 1 (2018)
Publisher : Jurnal Pena Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jpi.v2i2.15665

Abstract

Kesenian tradisional saat ini kurang diminati oleh masyarakat, sehingga banyak kesenian yang punah karena tidak dilestarikan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pewarisan Tari Wayang Jayengrana pada anak usia sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif desain etnografi, teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi, serta proses analisis yang dilakukan yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa dalam bentuk penyajian gerakannya lincah serta kostum dan riasannya membuat penari terlihat gagah. Sistem pelatihan yang digunakan yaitu sistem aprentisip dan sistem sanggar. Strategi dalam upaya pewarisan yang dilakukan yaitu penyampaian mulut ke mulut baik kepada masyarakat setempat maupun pengunjung museum. Dalam proses pewarisannya tidak seutuhnya berjalan mulus ada faktor penghambat diantaranya kurangnya kesadaran masyarakat, globalisasi, keterbatasan biaya, dan kemajuan teknologi, walau begitu ada faktor pendorong yang menjadi motivasi tersendiri bagi pelatih yaitu dukungan yayasan, bakat anak, dan dorongan orang tua.
Kreativitas Anak Usia Sekolah Dasar dalam Pembelajaran Menggambar Desy Kartika Sari; J. Julia; Regina Lichteria Panjaitan
Jurnal Pena Ilmiah Vol 2, No 1 (2018)
Publisher : Jurnal Pena Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jpi.v2i2.15666

Abstract

Pentingnya kegiatan menggambar adalah untuk melatih anak agar berpikir secara kreatif sehingga dapat meningkatkan kreativitas anak. Dengan adanya sanggar menggambar, dapat mewadahi kreativitas anak khususnya anak usia sekolah dasar sehingga dapat membantu anak dalam meraih prestasi dan menyalurkan minat dan bakatnya. Penelitian ini menggunakan desain penelitian fenomenologi, dengan tujuan untuk memberikan gambaran mengenai fenomena/peristiwa yang sedang terjadi yaitu mengenai kreativitas anak dalam pembelajaran menggambar. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu observasi, wawancara, dan catatan lapangan, sehingga data yang diperoleh memberikan gambaran mengenai fenomena yang sedang terjadi. Proses pembelajaran menggambar yang dilakukan anak usia sekolah dasar yaitu pengajar memberikan materi kepada anak, kemudian anak mencoba mengggambarnya sesuai dengan bimbingan dan arahan dari pengajar. Pembelajaran dilakukan dengan metode secara bertahap sesuai dengan perkembangan anak. Berdasarkan penelitian yang dilakukan di sanggar Happy Panda Batununggal, Kota Bandung, diperoleh hasil yaitu gambaran mengenai kreativitas anak usai sekolah dasar dalam proses pembelajaran menggambar.