Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search
Journal : eProceedings of Engineering

Implementasi Pengendalian Hama Dan Monitoring Pada Tanaman Terong Berbasis Internet Of Things Muh.wahyu Rizasyawal; Achmad Ali Muayyadi; Asep Mulyana
eProceedings of Engineering Vol 9, No 6 (2022): Desember 2022
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Terong (Solanum Melongena L.) merupakan sayuran yang sangat populer dan banyak dicari, namun hama yang terdapat pada tanaman terong tersebut telah menurunkan hasil panen. Terong perlu disemprot pestisida untuk membasmi hama atau mencegahnya datang, sehingga petani perlu menyemprotkan pestisida untuk mengusir hama. Namun, pestisida yang digunakan oleh petani dapat menimbulkan masalah bagi kesehatan mereka sendiri jika sering bersentuhan atau menghirupnya. Saat ini perkembangan teknologi Internet of Things (IoT) begitu pesat sehingga penulis bertujuan untuk mempermudah pekerjaan para petani baik dengan irigasi otomatis maupun penyemprotan pestisida otomatis untuk menjaga kesehatan mereka. Alat ini terhubung ke internet dan memungkinkan Anda mengakses data dari smartphone. Alat ini dirancang untuk membantu petani secara otomatis mengairi dan menyemprotkan pestisida pada tanaman terong untuk mengusir atau mencegah hama dan menjaga kesehatan petani. Ini juga memungkinkan petani untuk memantau tanaman mereka dari jarak jauh. Mikrokontroler dan sensor kelembaban tanah digunakan untuk memantau kadar air tanah, dan Real Time Clock (RTC) digunakan untuk menjadwalkan aplikasi pestisida untuk mengumpulkan data dari semua sensor. Nanti akan dilihat melalui aplikasi menggunakan App Inventor. Tugas akhir ini menghasilkan nilai delay rata-rata 394 ms dan nilai throughput rata-rata 1774,143 bps. Kata kunci — Terong, Hama, Pestisida, Penyemprotan Otomatis, Real time Clock, Android
Metode Routing Berbasis Kelompok Menggunakan Protokol Improved-leach Pada Body Sensor Network (bsn) Regina Acintya Prestiana Mahaeswari; Ida Wahidah; Asep Mulyana
eProceedings of Engineering Vol 8, No 5 (2021): Oktober 2021
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Body Sensor Network (BSN) merupakan perangkat sensor yang dipasang di permukaan kulit ataupun di dalam tubuh untuk memonitor keadaan dari pasien terutama lansia karena pasien tidak perlu menuju ke pusat layanan secara langsung. Cluster-based routing merupakan metode routing yang bekerja dengan membagi sekumpulan sensor node menjadi beberapa kelompok. Dalam tiap kelompok terdapat satu node yang berfungsi sebagai cluster head untuk mengirimkan informasi yang didapat dari tiap node menuju ke base station atau sink. Protokol I-LEACH diharapkan dapat menghemat pemakaian daya dari perangkat BSN dikarenakan pemilihan cluster head dilakukan dengan mengkalkulasi sisa daya tertinggi yang ada dari tiap node sehingga lifetime dari seluruh jaringan dapat bertahan lebih lama. Pada hasil simulasi Castalia, protokol I-LEACH dapat menghemat energi hingga 50% dan memiliki lifetime LND hingga dua kali lebih lama dari LEACH. PDR rata-rata I-LEACH adalah 84,15% dan LEACH 94,45% sehingga LEACH memiliki nilai throughput dan packet loss lebih baik. Besar persentase routing overhead dengan ukuran paket LEACH memiliki nilai rata-rata lebih kecil dibandingkan I-LEACH. Oleh karena itu, sebagai pertimbangan untuk memilih protokol routing yang akan digunakan, apabila yang dibutuhkan adalah konsumsi energi yang rendah serta lifetime yang awet maka I-LEACH cocok untuk digunakan. Namun, apabila membutuhkan nilai QoS yang lebih besar, maka, LEACH adalah protokol yang lebih cocok untuk digunakan. Kata kunci : Body Sensor Network (BSN), Cluster-based routing, I-LEACH
Website Monitoring Tanaman Padi Dengan Metode Hidroponik Berbasis Iot Millendra Shandy Pratama; Nyoman Bogi Aditya Karna; Asep Mulyana
eProceedings of Engineering Vol 9, No 6 (2022): Desember 2022
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak— Hidroponik adalah salah satu metode bercocok tanam dengan menggunakan air sebagai media tanam. Fungsi tanah yang awalnya digunakan sebagai media tanam bisa diganti dengan alternatif lain dengan menggunakan metode hidroponik. Tanaman hidroponik membutuhkan perawatan yang lebih daripada tanaman yang ditanam dengan metode biasa. Karena itu, tanaman yang ditanam dengan metode ini membutuhkan pengontrolan yang baik dalah hal nutrisi, kualitas air, intensitas cahaya dan suhu udara agar memperoleh hasil yang berkualitas. Kesulitan pengontrolan ini menjadi latar belakang utama dari perancangan website monitoring dengan menggunakan Internet of Things. Internet of Things adalah suatu konsep masa depan dimana sebuah objek dapat mengirimkan data dengan internet sebagai medianya tanpa harus terhubung dengan manusia. IoT sendiri memiliki ekosistem yang terdiri dari objek pintar, perangkat cerdas, dan smartphone. IoT berfungsi memudahkan segala pekerjaan yang dilakukan manusia, salah satunya adalah memantau atau mengontrol sesuatu hanya dengan smartphone atau gadget. Website ini menggunakan Firebase sebagai database untuk menyimpan data yang diterima dari sensor yang terhubung dengan mikrokontroler utama. Data yang diterima oleh Firebase sebagai database akan dikirimkan ke API (Application Programming Interface) untuk diolah sehingga bisa dilihat langsung didalam website. Data yang diterima antara lain adalah kualitas air, nutrisi, suhu, dan kelembaban udara. Kata kunci— Database, Website, Internet of Things, Padi