Claim Missing Document
Check
Articles

Found 10 Documents
Search
Journal : Abdimas Dinamis

SOSIALISASI DAN PELATIHAN PENYUSUNAN LAPORAN KEUANGAN GEREJA FILADELFIA KAMPUNG WARBO DISTRIK ARSO KABUPATEN KEROM Thomas Kbarek; Widodo .; Santje M. Iriyanto; Jusuf Haurissa
JURNAL ABDIMAS DINAMIS : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 1 No 1 (2020): Jurnal Abdimas Dinamis
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat USTJ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari pengabdian masyarakat ini adalah pembuatan Laporan Keuangan Gereja Dengan Menggunakan Microsoft Excel bagi bendahara jemaat dan bendahara unsur jemaat. Pelaksanaan kegiatan Pengabdian Pada Masyarakat ini dilakukan dengan menggunakan metode ceramah, pelatihan, dan diskusi. Penggunaan metode ceramah sebanyak, pelatihan sebanyak, dan diskusi sebanyak. Hasil pengabdian yang telah dilakukan di kampong Warbo terjadi peningkatan skill dan pemahaman bendahara jemaat dan bendahara unsur jemaat dalam pengelolaan dan pelaporan keuangan dengan menggunakan Microsoft Excel meningkat 75 % dan menghasilkan Laporan keuangan.
PEMBUATAN WASTAFEL PENCUCI TANGAN MECHANICAL UNTUK PENCEGAHAN PENULARAN COVID-19 DI JEMAAT GKI SION PADANG BULAN KECAMATAN HEDAM KOTA JAYAPURA Helen Riupassa; Jusuf Haurissa; Hendry Y. Nanlohy
JURNAL ABDIMAS DINAMIS : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 1 No 2 (2020): ABDIMAS DINAMIS
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat USTJ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58839/jad.v1i2.764

Abstract

Untuk membantu pemerintah dalam memutus mata rantai pencebaran virus corona, Tim PKM USTJ melaksankan program pengabdian masyarakat untuk melaksanakan protokol pencegahan COVID-19 di lingkungan Gereja GKI Sion Padang Bulan dengan membuat tempat cuci tangan dan membersihkan lingkungan gereja sebagai solusi untuk mencegah penyebaran COVID-19 dengan tema “Bersama, Bersatu Melawan Covid-19 Kita Pasti Bisa yang dilaksanakan selama 2 bulan. Pelaksanaan Pengabdian juga melibatkan mahasiswa. Luaran dari pengabdian yang telah dihasilkan adalah wastafel pencuci tangan mechanical yang pengoprasiaannya tanpa sentuhan tangan melainkan dengan pijakan kaki yang dapat digunakan oleh Jemaat Gereja GKI Sion Padang Bulan. Wastafel pencuci tangan mechanical sangat membantu jemaat mencuci tangan sebelum dan sesudah beraktifitas disaat pemberlakuan new normal yang dilakukan oleh pemerintah dalam upaya memutus mata rantai penularan covid-19. Tim PKM juga mensosialisasi program pemerintah yaitu menjaga jarak, selalu menggunakan masker saat beraktifitas, menghindari menyentuh area wajah sebelum mencuci tangan dan menghindari kontak fisik secara langsung seperti berjabat tangan.
PENDAMPINGAN PEMASANGAN INSTALASI FILTRASI AIR MINUM KAMPUNG SUSKUN DISTRIK ARSO TIMUR KABUPATEN KEEROM Tayane, Rosalin Theophilia; Sembor, Thelly S.H; Haurissa, Jusuf; Corsita, Lieza; Silak, Kemuel; Tokoro, Ariel R
JURNAL ABDIMAS DINAMIS : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 5 No 2 Juni (2024): Abdimas Dinamis
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat USTJ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58839/jad.v5i2.1399

Abstract

Air merupakan unsur vital sanitasi bagi manusia sehingga kebutuhan akan air adalah hal mutlak yang harus dipenuhi, baik dari segi kebutuhan fisik manusia maupun dari segi kebutuhan aktifitas sehari-hari. Meskipun air adalah hal mutlak yang harus dipenuhi, tetapi tidak semua masyarakat memiliki kemudahan dalam mengakses air minum. Pembangunan sanitasi di Indonesia mengacu pada Sustainable Development Goals dimana pada tahun 2030 ditargetkan dapat menjamin ketersedian serta pengelolaan air bersih layak minum dan sanitasi yang berkelanjutan untuk semua. Masyarakat Kampung Suskun yang letaknya di distrik arso timur kabupaten keerom adalah salah satu daerah yang memiliki masalah terkait ketersediaan air minum. Keterbatasan air bersih dan kondisi air yang keruh, berwarna kuning kecoklatan dan berbau seperi besi membuat kebutuhan masyarakat kampung akan air bersih cukup sulit dipenuhi. Kegiatan pengabdian yang dilakukan oleh tim PkM Universitas Sains dan Teknologi Jayapura bertujuan untuk memberikan solusi bagi masyarakat kampung Suskun agar mudah dalam memperoleh akses air bersih. Masyarakat Kampung Suskun saat ini menggunakan sumur galian untuk mencukupi kehidupannya sehari – hari seperti mencuci, mandi, dan lain – lain. Dan untuk mencukupi kebutuhan memasak dan minum masyarakat harus mengeluarkan uang untuk membeli air galon. Solusi yang diberikan oleh tim PkM adalah membangun sistem filtrasi air minum, dimana pada sistem filtrasi ini menggunakan alat filtrasi yang berfungsi untuk memisahkan partikel padat dari suatu fluida, membran osmosis yang berfungsi untuk menghilangkan rasa, warna dan bau yang tidak sedap, dan rasa asin atau soda yang disebabkan oleh klorida atau sulfat. Selain itu, membran osmosis juga berfungsi untuk menghilangkan racun dan zat kimia berbahaya, serta menghilangkan bakteri dan virus. Dan Lampu Ultraviolet yang berfungsi untuk membunuh bakteri. Hasil dari kegiatan PkM adalah sebuah sistem filtrasi air minum yang menghasilkan air bersih yang layak dikonsumi oleh masyarakat kampung Suskun RT 1 dan 2. Selain itu, dari kegiatan PkM ini masyarakat diberikan peralatan sistem filtrasi berupa satu buah profil tank, satu buah alat filter, 1 buah membran osmosi, satu buah lampu ultraviolet dan dua buah alat mesin pemompa air.
PEMBERDAYAAN WARGA KAMPUNG SUSKUN KABUPATEN KEEROM MELALUI PENGEMBANGAN USAHA BRIKET BERBASIS LINGKUNGAN Usman, Syamsudin; Haurissa, Jusuf; Mini, Mathina; Nanlohy, Hendry Y.
JURNAL ABDIMAS DINAMIS : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 6 No 2 Juni (2025): Abdimas Dinamis
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat USTJ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58839/jad.v6i2.1531

Abstract

Kegiatan ini bertujuan menyelesaikan permasalahan ekonomi masyarakat di Kampung Suskun, Kabupaten Keerom, melalui pendekatan pemberdayaan dan pengembangan usaha briket ramah lingkungan. Permasalahan utama mitra mencakup keterbatasan ekonomi, kurangnya keterampilan wirausaha dan manajerial pemasaran, serta ketiadaan modal dan motivasi usaha. Pada tahun 2024, masyarakat Kampung Suskun telah mendapatkan pelatihan pembuatan briket kotak dan briket sarang lebah dari limbah kelapa sawit dan ampas sagu melalui Program Kemitraan Masyarakat (PKM) Ristekdikti. Hasil pelatihan menunjukkan peningkatan keterampilan teknis dan pemahaman awal tentang potensi usaha briket. Melanjutkan keberhasilan tersebut, kegiatan ini difokuskan untuk menumbuhkan usaha mikro berbasis briket bagi kelompok Tani Bogof Jaya, yang anggotanya mayoritas ibu rumah tangga tanpa pengalaman kewirausahaan. Usaha briket, meskipun bukan hal baru di Indonesia, merupakan inovasi lokal di Kabupaten Jayapura yang belum dikembangkan secara ekonomi. Luaran kegiatan ini adalah terbentuknya unit usaha mikro yang mampu memberikan penghasilan tambahan bagi keluarga anggota masyarakat.
Pemberdayaan Masyarakat Kampung Skouw Yambe Melalui Pemanfaatan Limbah Kayu Menjadi Briket Sebagai Bahan Bakar Alternatif Nanlohy, Hendry Y.; Haurissa, Jusuf; Riupassa, Helen; Marianingsih, Susi; Iriyanto, Santje Magdalena; Usman, Syamsudin
JURNAL ABDIMAS DINAMIS : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 3 No 2 Juni (2022): Abdimas Dinamis
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat USTJ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58839/jad.v3i2.1012

Abstract

The existence of wood waste along the coast of Skouw Yambe is an abundant natural potential that has not been utilized properly. This Community Service activity aims to utilize the waste into briquettes as an alternative fuel to replace kerosene. The method used in this activity is the socialization, practice and training of making briquettes starting from collecting and drying raw materials, making wood charcoal, refining wood charcoal, mixing wood charcoal with adhesives, printing briquettes, drying briquettes, and cooking trials using briquettes. The results obtained from this Community Service Program are that the people of Skouw Yambe village can have excellent skills and abilities in producing household-scale briquettes from wood waste.
BERSAMA MELAWAN BERITA HOAX VAKSIN COVID-19 DI DISTRIK ABEPURA KOTA JAYAPURA Haurissa, Jusuf; Usman, Syamsudin; Nanlohy, Hendry Y.; Riupassa, Helen; Nainggolan, Hotnida
JURNAL ABDIMAS DINAMIS : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 3 No 1 Januari (2022): Abdimas Dinamis
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat USTJ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58839/jad.v3i1.1032

Abstract

Pandemi covid 19 membuat banyak orang menderita disemua sektor kehidupan mulai dari fisik yang menjadikan masyarakat tidak bisa bergerak bebas karena masyarakat lebih banyak berdiam diri di rumah saja. Karena psikis mereka juga lelah dan lemah sehingga dalam menerima informasi tentang pandemi covid 19 dan menyebar tanpa disaring terlebih dahulu yang masuk di tengah masyarakat. Kesadaran hukum, minat pendidikan masyarakat, dan kemampuan berpikir kritis dari kalangan muda hingga lansia terus menurun. Orang-orang melanggar aturan dan menyebarkan berita yang tidak benar alias Hoax. Berdasarkan masalah tersebut, tim PKM-USTJ bertujuan untuk melakukan pengabdian di distrik Abepura dengan mengajak masyarakat untuk bisa membuat strategi melawan Hoax di masa pandemi dengan optimalisasi kesadaran masayarakat dan kemampuan berpikir kritis melalui literasi media untuk masyarakat distrik abepura. Beberapa tahapan dilakukan mulai dari sosialisasi lewat pamphlet anti-Hoax, pemasangan baliho anti Hoax dan pembuatan video anti-Hoax. Tim PKM berupaya keras dalam mengoptimalkan potensi distrik dan masyarakat untuk melawan Hoax dimassa pandemi. Dengan adanya program ini paling tidak Tim PKM-USTJ dapat membantu pemerintah untuk melawan Hoax atau berita bohong yang bertebaran khususnya berita mengenai Covid-19.
PELATIHAN DAN PEMBUATAN BRIKET BERBAHAN DASAR LIMBAH KAYU GELONDONGAN DIKAMPUNG SKOUW SAE KOTA JAYAPURA Haurissa, Jusuf; Nainggolan, Hotnida; Riupassa, Helen; Iriyanto, Santje M; Nanlohy, Hendry Y; Usman, Syamsudin
JURNAL ABDIMAS DINAMIS : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 4 No 1 Januari (2023): Abdimas Dinamis
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat USTJ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58839/jad.v4i1.1169

Abstract

Pengabdian masyarakat yang dilakukan oleh Tim PKM Universitas Sains dan Teknologi Jayapura (USTJ) di Kampung Skouw Sae adalah melatih membuat briket dari limbah kayu gelondongan. Limbah kayu gelondongan sebagai bahan dasar pembuatan briket, banyak terdapat disepanjang dipantai Skow Sae dan mencemari lingkungan disekitar pantai. Limbah-limbah kayu gelondongan sangat berguna apabila dapat diolah oleh masyarakat skouw sae menjadi briket penganti bahan bakar minyak tanah. Selain itu, tujuan Tim PKM adalah untuk membantu masyarakat, mengurangi masalah penumpukan limbah sekaligus mengubahnya menjadi sesuatu yang bernilai. Metode pelaksanaan program pengabdian pada masyarakat dalam bentuk sosialisasi pelatihan dan pendampingan melalui penyampaian materi dan pelatihan secara langsung dengan masyarakat kampung Skouw Sae melalui tatap muka dan pembimbingan. Hasil dari pelaksanaan pengabdian masyarakat, adalah masyarakat dapat membuat briket dengan memanfaatkan limbah dari pesisir pantai. Hasil cetakan briket dari pelatihan sudah dapat digunakan untuk memasak. Harapan masyarakat kedepannya untuk dijadikan sebuah penghasilan atau usaha briket.
PENDAMPINGAN PEMBUATAN PENGOLAHAN AIR SUMUR DENGAN TEKNOLOGI FILTRASI BERTINGKAT UNTUK MEMENUHI KEBUTUHAN AIR BERSIH MASYARAKAT KAMPUNG YAMTA Suhartawan, Bambang; Haurissa, Jusuf; Iriyanto, Santje M; Rumawak, Sarah A; Suyatno, Suyatno
JURNAL ABDIMAS DINAMIS : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 4 No 2 Juni (2023): Abdimas Dinamis
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat USTJ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58839/jad.v4i2.1228

Abstract

Pengabdian masyarakat yang dilakukan oleh Tim PKM Universitas Sains dan Teknologi Jayapura (USTJ) di Kampung Yamta distrik Arso kabupaten Keerom adalah pendampingan pembuatan pengolahan air sumur dengan menggunakan teknologi filtrasi bertingkat untuk kebutuhan air bersih. Penggunaan teknologi filtrasi bertingkat sangat penting untuk memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat. Dengan adanya filtrasi bertingkat, air dapat disaring dengan lebih efektif dan efisien, menghilangkan kontaminan dan zat-zat berbahaya yang dapat mengancam kesehatan manusia. Selama 1 bulan Tim Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Universitas Sains dan Teknologi Jayapura (USTJ) bersama masyarakat membuat instalasi teknologi filtrasi bertingkat air bersih dengan fasilitas yang sangat sederhana (berbasis lokal), dan sudah di gunakan masyarakat. Keuntungan penggunaan teknologi filtrasi bertingkat untuk kebutuhan air bersih masyarakat adalah , menghilangkan berbagai jenis kontaminan, meningkatkan kualitas air, meminimalisir risiko penyakit, hemat biaya dan keberlanjutan. Penggunaan teknologi filtrasi bertingkat dapat dilakukan pada berbagai tingkatan, mulai dari skala rumah tangga hingga skala komunitas atau pabrik air bersih. Dalam implementasinya, penting untuk mempertimbangkan faktor-faktor seperti kebutuhan lokal, sumber air yang tersedia, dan anggaran yang tersedia untuk memilih sistem filtrasi bertingkat yang paling sesuai untuk memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat.
PELATIHAN DAN PENDAMPINGAN PEMBUATAN KOMPOR BRIKET DARI TANAH LIAT (CLAY)DI KAMPUNG ABAR DISTRIK EBUNGFAUW KAB. JAYAPURA Sialana, Jufri; Haurissa, Jusuf; Usman, Syamsudin; Iriyanto, Santje
JURNAL ABDIMAS DINAMIS : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 7 No 1 Januari (2026): Abdimas Dinamis
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat USTJ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58839/jad.v7i1 Januari.1565

Abstract

Tujuan utama dari kegiatan pengabdian masyarakat yang dilaksanakan di Kampung Abar, Distrik Ebungfauw, Kabupaten Jayapura, adalah memberikan pelatihan kepada masyarakat—khususnya kelompok pengrajin gerabah—dalam pembuatan kompor briket berbahan dasar tanah liat (tanah lempung). Kampung Abar dikenal sebagai sentra kerajinan gerabah yang telah diwariskan secara turun-temurun. Para pengrajin lokal mampu menghasilkan berbagai bentuk gerabah sesuai kebutuhan dan pesanan konsumen. Pengabdian ini dilatarbelakangi oleh permasalahan yang dihadapi oleh kelompok usaha briket “Yabahey” di Kampung Nolokla, yang mengalami keterbatasan dalam penyediaan kompor briket sebagai sarana pendukung produksi briket. Untuk menjawab tantangan tersebut, tim PKM dari USTJ hadir di Kampung Abar untuk menawarkan solusi melalui pelatihan pembuatan kompor briket dari tanah liat. Metode yang digunakan meliputi sosialisasi, pengambilan dan pengolahan tanah liat, penyaringan, pembentukan kompor, hingga proses pembakaran untuk menghasilkan produk yang kuat dan tahan lama. Kegiatan ini berhasil dilaksanakan dengan dukungan penuh dari aparat kampung, gereja, dan masyarakat. Lima kelompok pengrajin—Roliyauw, Hunuyo, Yauw Enggo, Titian Hidup, dan Holinarei—berhasil membuat dua jenis kompor: model sarang lebah dan kotak. Hasil dari kegiatan ini tidak hanya meningkatkan keterampilan teknis masyarakat, tetapi juga mengoptimalkan pemanfaatan sumber daya lokal, mendorong kemandirian teknologi, serta membuka peluang peningkatan ekonomi melalui penerapan teknologi tepat guna yang berpijak pada kearifan lokal.
PELATIHAN DAN PENDAMPINGAN PEMBUATAN KOMPOR BRIKET DARI TANAH LIAT (CLAY)DI KAMPUNG ABAR DISTRIK EBUNGFAUW KAB. JAYAPURA Sialana, Jufri; Haurissa, Jusuf; Usman, Syamsudin; Iriyanto, Santje
JURNAL ABDIMAS DINAMIS : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 7 No 1 (2026): Abdimas Dinamis
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat USTJ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58839/jad.v7i1.1565

Abstract

Tujuan utama dari kegiatan pengabdian masyarakat yang dilaksanakan di Kampung Abar, Distrik Ebungfauw, Kabupaten Jayapura, adalah memberikan pelatihan kepada masyarakat—khususnya kelompok pengrajin gerabah—dalam pembuatan kompor briket berbahan dasar tanah liat (tanah lempung). Kampung Abar dikenal sebagai sentra kerajinan gerabah yang telah diwariskan secara turun-temurun. Para pengrajin lokal mampu menghasilkan berbagai bentuk gerabah sesuai kebutuhan dan pesanan konsumen. Pengabdian ini dilatarbelakangi oleh permasalahan yang dihadapi oleh kelompok usaha briket “Yabahey” di Kampung Nolokla, yang mengalami keterbatasan dalam penyediaan kompor briket sebagai sarana pendukung produksi briket. Untuk menjawab tantangan tersebut, tim PKM dari USTJ hadir di Kampung Abar untuk menawarkan solusi melalui pelatihan pembuatan kompor briket dari tanah liat. Metode yang digunakan meliputi sosialisasi, pengambilan dan pengolahan tanah liat, penyaringan, pembentukan kompor, hingga proses pembakaran untuk menghasilkan produk yang kuat dan tahan lama. Kegiatan ini berhasil dilaksanakan dengan dukungan penuh dari aparat kampung, gereja, dan masyarakat. Lima kelompok pengrajin—Roliyauw, Hunuyo, Yauw Enggo, Titian Hidup, dan Holinarei—berhasil membuat dua jenis kompor: model sarang lebah dan kotak. Hasil dari kegiatan ini tidak hanya meningkatkan keterampilan teknis masyarakat, tetapi juga mengoptimalkan pemanfaatan sumber daya lokal, mendorong kemandirian teknologi, serta membuka peluang peningkatan ekonomi melalui penerapan teknologi tepat guna yang berpijak pada kearifan lokal.