Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : JURNAL TEKNOLOGI LINGKUNGAN

PURIFIKASI SENYAWA POLIFENOL GLUKOSIDA HASIL REAKSI TRANSGLIKOSILASI ENZIMATIK DARI BIAKAN DAN UJI AKTIVITASNYA SEBAGAI ANTIMIKROBA Handayani, Rini; Rahayu, Rita Dwi; Sulistyo, Joko
Jurnal Teknologi Lingkungan Vol. 13 No. 2 (2012)
Publisher : Center for Environmental Technology - Agency for Assessment and Application of Technology

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29122/jtl.v13i2.1420

Abstract

Polifenol-glukosida disintesis menggunakan CGTase yang berasal dari Nocardia sp. Sintesis polifenol-glukosida dilakukan dengan menggunakan resorsinol sebagai akseptor dan tepung sagu sebagai donor. Penelitian ini bertujuan untuk mensintesis senyawa polifenol-glukosida secara enzimatik menggunakan CGTase dari biakan Nocardia sp,menguji aktivitasnya sebagai senyawa antimikroba dan untuk mengetahui pengaruh senyawa polifenol-glukosida terhadap kerusakan morfologi sel dari biakan Bacillus subtilis. Polifenol–glukosida hasil reaksi transfer dimurnikan menggunakan kolom kromatografi yang berisi matriks oktadesil silica dan menggunakan eluen asam formatdalam methanol (40-90%). Produk yang sudah terpisah ditunjukkan sebagai noda tunggal pada plat kromatografi lapis tipis dengan nilai Rf mendekati nilai Rf standar arbutin. Nilai Rf dari produk transfer tersebut adalah sebesar 0,84 dan nilai Rf standar arbutin adalah sebesar 0.85. Polifenol-glukosida hasil sintesis menunjukkan aktivitasantimikroba terhadap biakan Bacillus subtilis dan Escherichia coli. Kata kunci : polifenol-glukosida, CGT-ase, Nocardia sp., Bacillus subtilis dan Escherichia coli AbstractPolyphenol-glucoside was synthesized by using CGTase derived from Nocardia sp. Synthesis polyphenol-glucoside of was done by using resorcinol as the acceptor and starch sago as the donor. This study aims to synthesized polyphenol-glucoside enzymatically using CGTase derived from Nocardia sp and to assay it’s activity as antimicrobial compound and to determine effect of polyphenol-glucoside on morphological damaging of Bacillus subtilis cells. The synthesized polyphenols-glucoside by transfer reaction was purified through column chromatography containing octadecyl silica matrix that was eluted with formic acid in methanol (40-90%). The separated product was demonstrated by single spot appearance on thin-layer chromatography plate with Rf value that was closed to standard of arbutin Rf. The Rf value of this transfer product was 0.84 while Rf value of arbutin as authentic standard was 0.85. The synthesized polyphenol-glucosie exhibited antimicrobial activity against Bacillus  subtilis and Escherichia coli. Key words : Polyphenol-glucoside, CGT-ase, Nocardia sp., Bacillus subtilis and  Escherichia coli.
EKSTRAKSI LEMAK SEL TUNGGAL MIKROBA YANG BERPOTENSI MENGHASILKAN BIODIESEL Sulistyo, Joko; Purwaningsih, Sri
Jurnal Teknologi Lingkungan Vol. 15 No. 1 (2014)
Publisher : Center for Environmental Technology - Agency for Assessment and Application of Technology

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (450.631 KB) | DOI: 10.29122/jtl.v15i1.1452

Abstract

Beberapa biakan mikroba dan mikroalga dapat menghasilkan biomasa yang mengandung asamlemak, sehingga berpotensi sebagai sumber penghasil lemak sel tunggal. Pembuatan biodieseldari lemak sel tunggal dapat diproduksi dengan memodifikasi asam lemak melalui esterifikasi dantransesterifikasi menggunakan metanol serta basa atau asam kuat sebagai katalis. Tujuan daripenelitian adalah untuk mengeksplorasi potensi biakan mikroba dan alga sebagai penghasil lemaksel tunggal mulai dari penyiapan bahan, inkubasi, ekstraksi minyak, esterifikasi dan transesterifikasibiomasa secara tidak langsung. Transesterifikasi dengan pelarut heksan-isopropanol akanmenghasilkan kandungan metil ester asam lemak yang tinggi. Lemak sel tunggal yang diekstraksidari biakan kapang (Monascus purpureus, Monilia sitophyla, Aspergillus oryzae, Mucor javanicus,Fusarium oxysporum) dan alga (Chlorella vulgaris and Scenedesmus dimorphus) dapat menghasilkanbiodiesel melalui transesterifikasi secara langsung, menggunakan panas setelah penambahansejumlah banyak metanol anhidrat dan sodium hidroksida sebagai katalis yang berperan untukmeningkatkan kecepatan reaksi serta hasil yang diperoleh. Lemak sel tunggal pada kapang F.Oxysporum dan M. Javanicus didominasi oleh asam palmitat (41 % dan 40 %), sedangkan padakapang A. Oryzae, M. Purpureus dan M. Sitophyla didominasi oleh asam linoleat (42 %, 36,1 %dan 36 %). Sedangkan pada alga C. Vulgaris didominasi oleh asam linolenat (47 %), dan pada algaS. Limorphus didominasi oleh asam linoleat (35 %). Asam palmitat dan linoleat berpotensi untukmenghasilkan biodiesel melalui esterifikasi. Dimana, sejumlah banyak metanol digunakan untukmenghasilkan lebih banyak metil ester sebagai produk akhir.