Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

The Killing Power of Areca Seed Extract (Areca catechu L.) in the Control of Cockroaches (Periplaneta americana) Haryati Wahyu Kusuma Pertiwi; Susilawati; Suharno
Jurnal teknologi Kesehatan Borneo Vol 2 No 2 (2021): Jurnal Teknologi Kesehatan Borneo
Publisher : POLTEKKES KEMENKES PONTIANAK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30602/jtkb.v2i2.47

Abstract

Abstract. Cockroaches are one of the insects that can spread diseases such as dysentery, diarrhea, cholera, viral hepatitis. Therefore an insecticide that is safe for the environment is needed, one of which is areca seed (Areca caechu L.) which contains Polyphenols, Flavonoids, Tanins, and Alkaloids that are safe for the surrounding environment and do not leave high residues. The purpose of this study was to analyze the strength test to kill areca seed extract (Areca catechu L.) against cockroach populations. The research design used in this research is quasi experimental (Quasi Experimental), the sample in this study used 360 adult cockroaches (Periplaneta americana) measuring 3 cm. This study used the Mann-Whitney U test analysis to analyze the differences in the ability of areca seed extract (Areca catechu L.) in killing cockroach populations. The results showed that at a concentration of 100% it was more effective to kill cockroaches Periplaneta americana type because it can kill 91% of American perennial cockroaches within 24 hours. The conclusion of this study is that there are differences in concentration of areca catechu L. extract with variations of 80%, 90%, 100% where p = 0.000.
Description Of Community Knowledge And Behavior Level On Healthy Latrine Ownership In Kubu Village Syafaria Meilianti; Yulia; Susilawati
Jurnal teknologi Kesehatan Borneo Vol 2 No 2 (2021): Jurnal Teknologi Kesehatan Borneo
Publisher : POLTEKKES KEMENKES PONTIANAK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30602/jtkb.v2i2.48

Abstract

One of the important efforts to improve health status was the procurement of a healthy environment for the community, one of which was having a healthy latrine. Owning a latrine was included in the basic sanitation needed to create a clean and healthy environment. With the availability of latrines that met health requirements it could avoid environmental-based diseases, such as typhoid, paratyphoid, dysentery and diarrhea. This study aimed to describe the level of knowledge and behavior of the community towards the ownership of healthy latrines in Kubu Village, Kubu District, Kubu Raya Regency. This type of research used descriptive research. The research population was 1583 families and the sample taken was 94 families using the Slovin formula. The results of this study indicated the level of knowledge was not good (70.2%), good knowledge (29.8%), good behavior (63.8%), bad behavior (36.2%). Ownership of healthy latrines (82.7%), ownership of healthy latrines (17.3%). The conclusion from the results of this study was ownership of healthy latrines has a relationship with respondents' knowledge and affects community behavior in accessing basic sanitation
EFEKTIFITAS ATRAKTAN TELUR AYAM YANG MENGALAMI PEMBUSUKAN ALAMI, METIL EUGENOL DAN KOMBINASI KEDUANYA DALAM FLY TRAP DI TPS PASAR FLAMBOYAN KOTA PONTIANAK Afifathur Rachmathiya; Susilawati; Yulia
Journal of Environmental Health and Sanitation Technology Vol 5 No 01 (2026): Jurnal of Environmental Health and Sanitation Technology
Publisher : Jurusan Kesehatan Lingkungan Poltekkes Kemenkes Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30602/jehast.v5i01.476

Abstract

Pasar tradisional merupakan lingkungan dengan akumulasi sampah organik yang tinggi, sehingga menjadi tempat perkembangbiakan lalat yang berperan dalam penularan penyakit seperti kolera, tifoid, disentri, kecacingan, dan diare. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan efektivitas telur ayam yang mengalami pembusukan alami, metil eugenol dan kombinasi keduanya sebagai atraktan dalam perangkap lalat (fly trap) di TPS Pasar Flamboyan, Kota Pontianak. Penelitian ini menggunakan rancangan kuasi-eksperimental dengan tiga perlakuan dan satu kontrol, masing-masing sembilan pengulangan. Atraktan dimasukkan ke dalam perangkap botol berwarna kuning, kemudian dilakukan pengamatan dari pukul 06.00-18.00 WIB. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata lalat tertangkap pada atraktan telur ayam 50 ml sebanyak 10 ekor, metil eugenol 1 ml sebanyak 3 ekor, dan kombinasi sebanyak 9 ekor. Kesimpulan dari penelitian ini yaitu, terdapat perbedaan signifikan antarperlakuan (p = 0,000), dengan atraktan telur ayam yang mengalami pembusukan alami sebagai metode paling efektif.
GAMBARAN PERSONAL HYGIENE PENJAMAH MAKANAN PADA RUMAH MAKAN DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS PARIT HAJI HUSIN II KOTA PONTIANAK Nurul Huda; Iswono; Taufik Anwar; Susilawati; Fara Chitra
Journal of Environmental Health and Sanitation Technology Vol 4 No 2 (2025): Jurnal of Environmental Health and Sanitation Techology
Publisher : Jurusan Kesehatan Lingkungan Poltekkes Kemenkes Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30602/jehast.v4i2.438

Abstract

Penjamah makanan adalah seorang yang terlibat dalam satu rangkaian proses pengolahan makanan mulai dari persiapan, pemasakan, pendinginan, penyimpanan, pemanasan kembali dan penyajian makanan, dalam proses pengolahan makanan seseorang penjamah makanan dituntut untuk menerapkan personal hygiene yang baik agar tidak terjadi kontaminasi pada makanan yang diolah. Pada kebanyakan kasus, makanan terkontaminasi bukan secara sengaja tetapi karena perilaku kecerobohan penjamah makanan, penjamah makanan tidak menerapkan personal hygiene dan sanitasi selama bekerja. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan personal hygiene penjamah makanan pada rumah makan di wilayah kerja Puskesmas Parit Haji Husin II Kota Pontianak. Jenis penelitian ini adalah Deskriftif dengan pendekatan Observasional, yaitu melihat gambaran mengenai Personal hygiene penjamah makanan, seperti penerapan personal hygiene pada rumah makan. Hasil penelitian menunjukkan personal hygiene penjamah makanan yaitu 57 responden (87,69%) memenuhi syarat dan 8 responden (12,31%) tidak memenuhi syarat. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah bahwa personal hygiene diwilayah kerja Puskesmas Parit Haji Husin II Kota Pontianak sebagian besar sudah memenuhi persyaratan personal hygiene sebanyak 87,69%. Dari 65 penjamah makanan yang terdiri dari 33 rumah makan, penjamah makanan yang memenuhi syarat personal hygiene sebanyak 57 responden (87,69%) dan yang tidak memenuhi syarat sebanyak 8 responden (12,31%).
HUBUNGAN PERSONAL HYGIENE DAN PERILAKU SANTRI TERHADAP PENYAKIT SKABIES KABUPATEN MEMPAWAH Rabbiyatul Diah Yananda; Fathmawati; Susilawati; Salbiah kastari; Abdul Syukur
Journal of Environmental Health and Sanitation Technology Vol 4 No 2 (2025): Jurnal of Environmental Health and Sanitation Techology
Publisher : Jurusan Kesehatan Lingkungan Poltekkes Kemenkes Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30602/jehast.v4i2.440

Abstract

Skabies ialah kondisi yang diinduksi oleh tungau parasit Sarcoptes scabiei. Penularan utama skabies terjadi melalui kontak fisik langsung, dan telah terjadi peningkatan sejak tahun 2020 hingga 2023. Tujuan dari analisa ini yaitu untuk mengeksplorasi keterkaitan antara tingkat kebersihan pribadi dan perilaku santri dengan kejadian skabies di Pondok Pesantren Al-Mukhlisin. Penelitian ini menggunakan metode simple random sampling dengan penerapan rumus Slovin, yang menghasilkan sampel sejumlah 217 santri. Berdasarkan hasil penelitian terhadap kejadian skabies didapatkan hasil 118 responden (54,4%) menderita penyakit skabies,personal hygiene dengan kejadian skabies menunjukan hasil baik 202 responden (93,1%), perilaku responden terhadap penyakit skabies menunjukan hasil baik 184 responden (84,4%). Hasil uji chi squre tidak ada keterkaitan antar personal hygiene dengan peristiwa skabies dengan nilai p value 0,127 > 0,05, tidak ada keterkaitan antar perilaku dengan peristiwa skabies dengan nilai p value 0,435 > 0,05.
GAMBARAN PENGETAHUAN, SIKAP, DAN PERILAKU PEDAGANG DALAM PENANGANAN SAMPAH DI PASAR PURING KOTA PONTIANAK 2024 Marsita; Bambang Supraptono; Malik Saepudin; Susilawati; Salbiah Kastari
Journal of Environmental Health and Sanitation Technology Vol 4 No 2 (2025): Jurnal of Environmental Health and Sanitation Techology
Publisher : Jurusan Kesehatan Lingkungan Poltekkes Kemenkes Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30602/jehast.v4i2.444

Abstract

Sampah merupakan masalah global yang dihadapi oleh hampir seluruh negara di dunia, tidak terbatas hanya pada negara berkembang,tetapi juga melibatkan negara maju. Pasar tradisional Puring adalah pasar yang terletak di Siantan Tengah Kecamatan Pontianak Utara, Kota Pontianak, Kalimantan Barat Perdagangan yang melayani bagian Kota Pontianak Utara, Lokasi pasar ini mempunyai Kawasan yang strategis karena memiliki potensi jangkauan pengunjung yang luas. Penelitian ini bertujuan untuk Mengambarkan Pengetahuan,Sikap,dan Perilaku pedagang dalam penanganan sampah di pasar puring kota Pontianak 2024. Metode Penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif. Populasi penelitian sebanyak 300 pedagang, dan jumlah sampel sebanyak 35 pedagang menggunakan Rumus Slovin. Hasil penelitian menunjukan pengetahuan pedagang dengan kategori baik (71,43%), pengetahuan kurang baik (28,57). Sikap kategori baik (57%) sikap kurang baik (43%). Perilaku dengan kategori baik (68,5%) perilaku kurang baik (31,5%). Kesimpulan dari penelitian ini menunjukan Sebagian besar pengetahuan pedagang dalam Penanganan sampah di Pasar Puring Kota Pontianak dengan kategori kurang baik sebesar (28,57%), Sebagian besar sikap pedagang dalam Penanganan sampah di Pasar Puring Kota Pontianak dengan kategori kurang baik sebesar (43%), Sebagian besar perilaku pedagang dalam Penanganan sampah di Pasar Puring Kota Pontianak dengan kategori kurang baik sebesar (31,5%). Diharapkan kepada DLH untuk memberikan penyuluhan atau edukasi secara rutin kepada pedagang mengenai informasi penanganan sampah di Pasar Puring Pontianak.
GAMBARAN PENGETAHUAN, SIKAP, DAN KEPATUHAN PEMAKAIAN ALAT PELINDUNG DIRI PADA TENAGA KERJA BONGKAR MUAT (TKBM) IPC TERMINAL PETIKEMAS JASA KARYA PT PELINDO II DI PELABUHAN DWIKORA PONTIANAK Zora Alya Putri; Sunarsieh; Moh. Adib; Paulina; Susilawati
Journal of Environmental Health and Sanitation Technology Vol 4 No 2 (2025): Jurnal of Environmental Health and Sanitation Techology
Publisher : Jurusan Kesehatan Lingkungan Poltekkes Kemenkes Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30602/jehast.v4i2.446

Abstract

Pada terminal petikemas terdapat berbagai hazard, seperti kejatuhan barang, terpeleset, terjepit, atau tertimpa alat berat yang dapat menyebabkan kecelakaan kerja. Oleh karena itu, kepatuhan terhadap penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) sangat penting, mulai dari pelindung kepala, rompi keselamatan, sarung tangan, hingga sepatu keselamatan. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui gambaran pengetahuan, sikap, dan kepatuhan penggunaan APD pada Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM) kapal di Pelabuhan Dwikora Pontianak. Jenis penelitian adalah deskriptif dengan jumlah sampel 67 TKBM IPC Terminal Petikemas. Penelitian dilaksanakan pada 20–22 Juni 2024. Hasil penelitian menunjukkan pengetahuan pekerja terkait APD tergolong baik pada 62 responden (92,5%) dan cukup pada 5 responden (7,4%). Sikap pekerja terkait APD menunjukkan 65 responden (97%) setuju dan 2 responden (2,9%) netral. Kepatuhan pekerja terhadap penggunaan APD diperoleh 65 responden (97%) patuh dan 2 responden (2,9%) tidak patuh. Kesimpulan penelitian ini adalah pengetahuan, sikap, dan kepatuhan penggunaan APD pada TKBM di IPC Terminal Petikemas Pelabuhan Dwikora Pontianak tergolong baik. Disarankan pekerja mengikuti pelatihan, segera mengganti APD yang rusak, serta selalu menggunakan APD saat bekerja.