Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

Media pembelajaran pop-up book untuk belajar angka Hijaiah Ani Safitri; Jihan Solehatun Nisa
Jurnal Pendidikan Luar Sekolah Vol 14, No 2 (2020)
Publisher : LPPM Universitas Ibn Khaldun, Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/jpls.v14i2.3593

Abstract

This study aims to improve the ability to recognize hijaiah numbers by using pop-up book media in the learning process of understanding hijaiah numbers in Abesin children, by identifying the increase in the ability to understand hijaiah numbers in children which includes reading hijaiah numbers, reciting hijaiah numbers, and writing hijaiah numbers. Research respondents are children Jl. Abesin Gang Masjid RT 03 and RW 04. The results of this activity program indicate that pop-up book media can improve the ability to understand the respondents' hijaiah numbers. This is shown from the results of data collection from interview instruments, observation, documentation and tests, from the data collection sheets in the learning process there is a significant increase. In pre-learning learning activities without using pop-up book media by 30%, after the implementation of learning it can increase to 100% of the learning activities carried out and get a positive response because the learning carried out is innovative and meaningful AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan mengenal angka hijaiah dengan menggunakan media pop-up book  pada proses pembelajaran memahami angka hijaiah pada anak-anak Abesin, dengan mengidentifikasikan peningkatan kemampuan memahami angka hijaiah anak yang meliputi membaca angka hijaiah, melafalkan angka hijaiah, dan menulis angka hijaiah. Responden penelitian merupakan  anak-anak Jl. Abesin Gang Masjid RT 03 dan RW 04. Hasil program kegiatan ini menunjukkan bahwa media pop-up book dapat meningkatkan kemampuan memahami angka hijaiah responden. Hal ini ditunjukkan dari hasil pengumpulan data dari instrumen wawancara, observasi, dokumentasi dan tes, dari lembar pengumpulan data tersebut pada proses pembelajaran adanya peningkatan secara signifikan. Pada kegiatan pembelajaran yang dilakukan pra-pembelajaran tanpa menggunakan media pop-up book sebesar 30%, setelah pelaksanaan pembelajaran sudah dapat meningkat menjadi 100% dari kegiatan pembelajaran yang dilakukan dan mendapat respons yang positif karena pembelajaran yang dilakukan inovatif dan bermakna.
Mengelola Stres Menggunakan Teknik Mindfulness: Survei Pada Ibu Rumah Tangga di Kelurahan Pabuaran, Bogor. Siti Aminah Alfalathi; Ani Safitri; Siti Sopiah
TERAPUTIK: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 7, No 1 (2023): TERAPUTIK : Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Pusat Kajian Bimbingan dan Konseling FIPPS Unindra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26539/teraputik.711846

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui awal tingkat stres, kemampuan mengatasi stres, dan pemahaman praktis terhadap mindfulness yang dimiliki ibu rumah tangga di Kelurahan Pabuaran Kecamatan Cibinong Kabupaten Bogor yang telah mengikuti seminar “Mengelola Stres Menggunakan Teknik Mindfulness”. Pengumpulan data primer dengan menyebarkan tiga angket yang terdiri dari angket Perceived Stress Scale, Five Facet Mindfulness Questionnaire (FFMQ), dan Stress Coping Resources Inventory kepada peserta seminar adapun data sekunder didapatkan dari sumber lain seperti buku dan literatur yang mendukung. Pada penilaian angket Perceived Stress Scale bahwa sebesar 75% peserta mengalami gejala stres sedang dan 25% peserta lainnya mengalami gejala stres rendah, dan tidak didapati peserta yang mengalami gejala stres berat atau tinggi. Berikutnya, pada skala Coping Resources Inventory didapati bahwa 60% peserta memiliki kemampuan mengatasi stres di atas rata-rata (rentang skor 2.5-3.4), sedangkan 40% lainnya memiliki kemampuan mengatasi stres tingkat rata-rata (rentang skor 1.5-2.4), dan tidak terdapat peserta yang memiliki kemampuan mengatasi stres dalam kategori unggul (rentang skor 3.5-4) atau pun di bawah rata-rata (rentang skor <1.5). Sedangkan pada penilaian Lima Aspek mindfulness atau Five Facet Mindfulness Questionnaire (FFMQ) mendapati hasil bahwa sebesar 68% peserta sangat memahami, 25% secara praktis telah memahami dan mampu menerapkan teknik mindfulness dan sebesar 7% sisanya kurang memahami. Kesimpulan dari penelitian bahwa perubahan yang tidak cukup signifikan antara keadaan peserta sebelum dan sesudah kegiatan, hal ini dapat disebabkan oleh beberapa faktor. Oleh karena itu seminar dengan tema yang serupa layak dilakukan kembali, namun dengan perbaikan dan peningkatan pada beberapa aspek  sehingga dapat mencapai tujuan yang diharapkan.
Pengaruh Profitabilitas, Leverage, Sales Growth, dan Inventory Intensity terhadap Tax Avoidance: Studi Empiris pada Perusahaan Sektor Properti dan Real Estate yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Periode 2019 – 2023 Ani Safitri; Desy Mariani
Jurnal Mutiara Ilmu Akuntansi Vol. 2 No. 3 (2024): Juli : Jurnal Mutiara Ilmu Akuntansi
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jumia.v2i3.3248

Abstract

This study aims to determine the effect of Profitibality, Leverage, Sales Growth, and Inventory Intensity on Tax Avoidance in property and real estate sector companies listed on the Indonesia Stock Exchange for the 2019 – 2023 period of 93 companies. The data used in this study were obtained from financial statement data and annual reports. The population in this study are property and real estate sector companies listed on the Indonesian Stock Exchange. The sampling technique used was purposive sampling method and obtained 220 sample data from 44 companies. The analysis technique used in this study is multiple linear regression analysis using the Statistical Package for the Social Sciences (SPSS) version 22. The results of this study indicate that profitability and Leverage have a negative and Significant effect on Tax Avoidance, while Sales Growth and Inventory Intensity has no effect on Tax Avoidance.
ANALISIS PERILAKU KONSUMSI BERLEBIH PADA MASYARAKAT DALAM BENTUK FAST FASHION Maisalinia, Ria; Movi Riana Rahmawanti; Umi Fatonah; Ani Safitri; dewinta puspa pratiwi
Jurnal Obor Penmas: Pendidikan Luar Sekolah Vol. 8 No. 1 (2025): Transformasi Pendidikan Nonformal di Era Global: Literasi, Kesiapan Kerja, dan
Publisher : Program Studi Pendidikan Luar Sekolah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/oborpenmas.v8i1.19892

Abstract

Tren fast fashion berkembang secara signifikan dalam masyarakat, keinginan untuk terus berkembang cepat sejalan dengan industry fashion, dan pertimbangan lainnya mengakibatkan konsumsi berlebih pada masyarakat. Penelitian kualitatif deskriptif ini bertujuan untuk menganalisis perilaku konsumsi berlebih masyarakat dalam konteks fast fashion. Penelitian ini menyoroti pentingnya pemahaman mendalam mengenai dinamika konsumsi fast fashion di kalangan generasi muda. Instrumen penelitian yang digunakan melalui kuesioner dan wawancara terhadap 10 partisipan berusia 18-20 tahun. Analisis perilaku konsumsi berlebih difokuskan pada empat topik: frekuensi konsumsi, faktor pendorong, kesadaran, dan persepsi dampak fast fashion. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas partisipan membeli fast fashion setiap tiga bulan sekali, mengindikasikan adanya konsumsi berlebih. Faktor utama yang memengaruhi pembelian adalah dorongan psikologis dan sosial untuk mengikuti tren dan keinginan sesaat, mengalahkan pertimbangan kebutuhan mendasat atas fashion. Sebagian besar partisipan mengakui perasaan bersalah setelah pembelian impulsif. Dalam hal persepsi dampak, partisipan cenderung lebih menyadari konsekuensi finansial dan perilaku pribadi dibandingkan kerusakan lingkungan yang lebih luas.
ANALISIS PERILAKU KONSUMSI BERLEBIH PADA MASYARAKAT DALAM BENTUK FAST FASHION Maisalinia, Ria; Movi Riana Rahmawanti; Umi Fatonah; Ani Safitri; dewinta puspa pratiwi
Jurnal Obor Penmas: Pendidikan Luar Sekolah Vol. 8 No. 1 (2025): Jurnal Obor Penmas: Pendidikan Luar Sekolah
Publisher : Program Studi Pendidikan Luar Sekolah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/oborpenmas.v8i1.19892

Abstract

Tren fast fashion berkembang secara signifikan dalam masyarakat, keinginan untuk terus berkembang cepat sejalan dengan industry fashion, dan pertimbangan lainnya mengakibatkan konsumsi berlebih pada masyarakat. Penelitian kualitatif deskriptif ini bertujuan untuk menganalisis perilaku konsumsi berlebih masyarakat dalam konteks fast fashion. Penelitian ini menyoroti pentingnya pemahaman mendalam mengenai dinamika konsumsi fast fashion di kalangan generasi muda. Instrumen penelitian yang digunakan melalui kuesioner dan wawancara terhadap 10 partisipan berusia 18-20 tahun. Analisis perilaku konsumsi berlebih difokuskan pada empat topik: frekuensi konsumsi, faktor pendorong, kesadaran, dan persepsi dampak fast fashion. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas partisipan membeli fast fashion setiap tiga bulan sekali, mengindikasikan adanya konsumsi berlebih. Faktor utama yang memengaruhi pembelian adalah dorongan psikologis dan sosial untuk mengikuti tren dan keinginan sesaat, mengalahkan pertimbangan kebutuhan mendasat atas fashion. Sebagian besar partisipan mengakui perasaan bersalah setelah pembelian impulsif. Dalam hal persepsi dampak, partisipan cenderung lebih menyadari konsekuensi finansial dan perilaku pribadi dibandingkan kerusakan lingkungan yang lebih luas.
Pemberdayaan Santri dalam Bidang Ekonomi di Pesantren As Salaam Ciampea Udik Bogor Muhammad Izzul Haq; Ani Safitri
Journal of Community Empowerment Vol. 3 No. 2 (2025): Penguatan Kapasitas dan Pemberdayaan Masyarakat melalui Pelatihan, Literasi Dig
Publisher : UPP FKIP UNIB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/jacom.v3i2.46227

Abstract

Pesantren As Salaam di Ciampea Udik, Bogor, menghadapi tantangan dalam kemandirian ekonomi dan pemenuhan gizi santri, meskipun memiliki potensi lahan kosong seluas 1,2 hektare. Pengabdian ini bertujuan untuk merumuskan dan mengimplementasikan model pengembangan masyarakat berbasis ekonomi melalui pendidikan keterampilan agribisnis terpadu. Metode yang digunakan adalah pendekatan pendidikan masyarakat (andragogi dan experiential learning) dengan tahapan perencanaan partisipatif, pelatihan budidaya hidroponik, perikanan bioflok, dan pengolahan hasil, serta pendampingan berkelanjutan. Kegiatan melibatkan 60 santri sebagai subjek utama. Hasil program menunjukkan peningkatan signifikan pada aspek kognitif dan psikomotorik santri, di mana skor post-test pengetahuan agribisnis meningkat dari 45 menjadi 85 (peningkatan 89%), dan keterampilan praktis meningkat sebesar 75%. Secara ekonomi, program ini berhasil membentuk 3 unit usaha agribisnis yang menghasilkan pendapatan bulanan antara Rp 15-20 juta, serta mengoptimalkan 1,2 hektare lahan kosong menjadi pusat produksi dan pembelajaran. Unit hidroponik berhasil memanen sekitar 880 pot sayuran dalam satu siklus, yang secara langsung berkontribusi pada pemenuhan kebutuhan gizi santri. Model ini terbukti efektif dalam mencapai kemandirian ekonomi pesantren sekaligus menguatkan nilai-nilai falah, ta'awun, dan kewirausahaan di kalangan santri.
Fostering Growth for Golden Indonesia 2045 through Stunting Prevention Training and MPASI Making Education Safitri, Ani; Rahmawanti, Movi Riana; Fatonah, Umi; Hadiyual, Afifah
JPPM (Jurnal Pendidikan dan Pemberdayaan Masyarakat) Vol. 12 No. 2 (2025): November 2025
Publisher : Departement of Nonformal Education, Graduate Scholl of Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jppm.v12i2.85098

Abstract

Abstract: Stunting prevention is crucial for realizing Golden Indonesia 2045. By addressing stunting, we improve human capital, boost productivity, and ensure sustainable development, paving the way for a prosperous and globally competitive Indonesia in 2045. This research investigates women’s beliefs about weaning foods as a means of preventing stunting, as well as the actions to take to avoid it. In addition, some challenges in preventing stunting were also investigated. Under a descriptive qualitative study design, observations, interviews, and a questionnaire were administered to participants. The participants were mothers and pregnant women. The research took place at one of the care centers for prenatal and postnatal care in Bogor Regency, called Posyandu Mawar 03, Dukuh Village. Once the data were collected, they were analyzed using thematic analysis. Findings showed that participants had some misunderstandings about weaning food and that training could help close the gap in understanding. It is also found that the training itself has some drawbacks and challenges. Keywords: care center for pre- and postnatal, stunting, training, weaning food (MPASI)
Accounting Information System and Strategic Decision-Making in Islamic Education Management: A Qualitative Literature Review Ani Safitri; Elystia Febriyanti; Muhammad Hendri Irawan; M. Zulfikar Sulkhi Aunillah
MANAGERIA: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Vol. 11 No. 1 (2026)
Publisher : Prodi Manajemen Pendidikan Islam FITK UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/manageria.2026.111-02

Abstract

The advancement of information technology has transformed the role of information systems in education management, particularly in Islamic educational institutions. This study examines the relationship between Accounting Information Systems (AIS) and strategic decision-making through a qualitative literature review of 20 studies published between 2021 and 2025. The review focuses on the role of AIS in providing accurate financial information, its integration with Management Information Systems (MIS), and its contribution to efficiency, transparency, accountability, and data-driven decision-making. Findings indicate that integrated AIS and MIS enable leaders of madrasahs, pesantrens, and Islamic higher education institutions to formulate strategic policies more effectively while adhering to principles of good governance and sharia compliance. Digitalization through sharia financial applications, web-based systems, and AI-driven tools enhances reporting accuracy, planning, and policy evaluation. Key challenges include limited digital literacy, human resource competencies, and incomplete integration of system modules. The results underscore that AIS functions not merely as an administrative tool but as a strategic instrument promoting information-based management aligned with sharia values. This study offers both theoretical and practical implications for developing professional, transparent, and sustainable governance in Islamic educational institutions.
UPAYA MENINGKATKAN KETERAMPILAN KEWIRAUSAHAAN NAKRIAN (SANTRI) MELALUI DIKLAT PEMBUATAN KHANOM PAKARANG BERBASIS KEARIFAN LOKAL DI BUMRUNGSUKSA ISLAMIC BOARDING SCHOOL HATYAI, THAILAND Bunga Septiani Sesar; Ani Safitri; Noorinee Hemman
Jurnal Pendidikan Sepanjang Hayat Vol 9 No 1 (2026)
Publisher : UNIB Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/joll.9.1.14-20

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui upaya meningkatkan keterampilan kewirausahaan santri melalui diklat pembuatan Khanom Pakarang berbasis kearifan lokal di Bumrungsuksa Islamic Boarding School Hatyai, Thailand. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Subjek penelitian meliputi pelatih, santri peserta diklat, serta pihak sekolah yang terlibat dalam kegiatan pelatihan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelatihan pembuatan Khanom Pakarang mampu meningkatkan keterampilan kewirausahaan santri, baik dari segi keterampilan teknis maupun nonteknis. Dari aspek teknis, santri mampu mengolah bahan baku, menjaga kualitas rasa, dan memahami proses produksi secara sistematis. Dari aspek nonteknis, santri belajar tanggung jawab, kerja sama, serta manajemen waktu dan modal. Pelatih berperan penting dalam memberikan arahan, bimbingan, dan motivasi selama proses pelatihan berlangsung. Penerapan kearifan lokal menjadi nilai tambah dalam pembentukan karakter kewirausahaan santri, karena kegiatan ini menumbuhkan rasa cinta terhadap budaya setempat sekaligus membuka peluang usaha yang relevan dengan lingkungan masyarakat sekitar. Dengan demikian, diklat berbasis kearifan lokal terbukti efektif dalam meningkatkan keterampilan dan semangat wirausaha santri di lingkungan pesantren.
Pengenalan Kosakata Bahasa Inggris Melalui Bermain di Desa Pasir Jaya Lutfi Nurul Umamah; Ani Safitri
JURNAL PENA EDUKASI Vol. 9 No. 2 (2022): Oktober 2022
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jpe.v9i2.1225

Abstract

Abstract: The purpose of this study is to introduce English vocabulary through play for children in Pasir Jaya village who still have a low level of ability in English. Aspects of increased ability to recognize English vocabulary are in vocabulary, word pronunciation and listening. Respondents in this study amounted to 10 children with an age range of 8-10 years who are located in Kp. Pasir Jawa Rt 03/06 Pasir Jaya village, Cigombong sub-district, Bogor district. The method used in this research is the Kurt Lewin model of action research. The results of this study indicate that the learning approach through play is effective for introducing children's vocabulary. This is based on the results of data collection from instrument interviews, observations, documentation and tests which show a significant increase. Based on observations on the cycle, it was found that only 10% of the 10 respondents had knowledge of English words, both vocabulary, pronunciation and listening, then it increased 73% in the first cycle with an average score of 83% and continued to increase in cycle II 9% with an average score of 91.6%. In carrying out this activity the respondents directed a positive response and high enthusiasm. So playing effectively for the introduction of English vocabulary.Keywords: english; play; vocabulary.  Abstrak: Tujuan dari penelitian ini untuk mengenalkan kosakata bahasa Inggris melalui bermain bagi anak-anak di desa Pasir Jaya yang masih rendah tingkat kemampuannya dalam bahasa Inggris. Aspek kemampuan yang ditingkatkan dalam mengenalkan kosakata bahasa inggris ini ialah dalam perbendaharaan kata, pelafalan kata serta medengarkan. Responden penelitian ini berjumlah 10 orang anak dengan rentang usia 8-10 tahun yang bertempat di Kp. Pasir Jawa Rt 03/06 desa Pasir Jaya kecamatan Cigombong kabupaten Bogor. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu penelitian tindakan model Kurt Lewin. Hasil dari penelitian ini meunjukan bahwa pendekatan pembelajaran melalui bermain efektif untuk mengenalkan kosakata anak. Hal ini berdasarkan hasil pengumpulan data dari instrument wawancara, observasi, dokumentasi dan tes yang menunjukan adanya peningkatan yang cukup signifikan. Berdasarkan pengamatan pada presiklus diketahui hanya 10% dari 10 responden yang memiliki pengetahuan terhadap kata bahasa Inggris baik perbendaharaan kata, pelafalan maupun mendengarkan, kemudian meningkat 73% pada siklus pertama yaitu dengan rata rata hasil skor 83% dan terus meningkat pada siklus II 9% dengan rata rata hasil skor 91,6%. Dalam melakukan kegiatan ini responden menujukan respon positif serta antusiasme yang tinggi. Sehingga bermain efektif untuk pengenalan kosakata bahasa Inggris. Kata kunci: Bahasa Inggris; bermain; kosakata.