Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

PEMBINAAN MASYARAKAT TANI PETERNAK KAMBING DAN DOMBA DI DESA SUMBERSEKAR, KECAMATAN DAU, KABUPATEN MALANG Usman Ali; Sumartono .; Nurul Humaidah
Jurnal Dedikasi Vol. 9 (2012): Mei
Publisher : Direktorat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/dedikasi.v9i0.1387

Abstract

Usman Ali1 , Sumartono2 , & Nurul Humaidah31,2,3 Jurusan Produksi Ternak, Fakultas Peternakan, Universitas Islam MalangAlamat Korespondensi : JL. MT. Hariyono 193 Malang 65144Telp. (0341) 551932ABSTRAKUsaha peternakan kambing dan domba secara intensif yang berpedoman pada sapta usahapeternakan dapat memberikan keuntungan bagi peternak. Program Ipteks bagi masyarakat (IbM) inibertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan masyarakat peternak kambing-dombadalam berbagai bidang agrobisnis yaitu intensifikasi pemeliharaan kambing, strategi pengadaan danpemberian pakan berkualitas, penghijauan lahan sistem tiga strata, manajemen produksi dan sistempemasaran. Metode yang digunakan adalah penyuluhan, demo plot, pembinaan dan pendampingandi lapang.Hasil program IbM ini menunjukkan bahwa respon masyarakat peternak kambing sangat baikdan proaktif dalam semua kegiatan baik selama penyuluhan, pembinaan, demo plot dan pendampingan.Sistem pemeliharaan kambing masih semi intensif menggunakan kandang panggung dari bambu,pengadaan hijauan pakan masih secara liar berupa hijauan lamtoro, sengon dan perdu, peternakhanya sedikit membudidayakan hijauan pakan. Interval kelahiran dalam 2 tahun tiga kali beranakdengan little size 1-2 ekor. Kendala di lokasi yaitu tidak mempunyai copper pemotong hijauan rambansehingga pakan banyak tercecer, selain itu tidak ada penanganan penyakit dan jalur pemasaran kambingkurang tepat.Kesimpulan program IbM ini yaitu beberapa peternak sudah melakukan pengendalian produksidengan melaksanakan sapta usaha peternakan dengan baik. Disarankan perkawinan tidak inbreeding,pemanfaatan lahan kosong untuk tanaman leguminosa dan rumput gajah dan dicopping terlebihdahulu, pemberian obat cacing harus terprogram 2-3 kali/ tahun.Kata kunci: Pembinaan, peternakan, kambing-domba
Kandidat Probe Parsial Genom Eimeria tenella Untuk Optimalisasi Diagnosis Koksidiosis = Probe Candidate of Eimeria tenella Partial Genome to Optimalize Coccidiosis Diagnose Sumartono .
Jurnal Sain Veteriner Vol 23, No 2 (2005): DESEMBER
Publisher : Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Gadjah Mada bekerjasama dengan PB PDHI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jsv.372

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mencari kandidat probe yang dapat digunakan untuk mengoptimalisasi diagnosis koksidiosis berdasarkan fragmen genom Eimeria tenella. Kandidat tersebut ditentukan berdasarkan analisis DNA dari 5 isolat Eimeria tenella ( Jepang, Yogya, Magelang, Solo dan Boyolali ). Isolasi DNA dilakukan dengan metode fenol-khloroformisoamilalkohoI, sedang amplifikasi fragmen DNA dilakukan dengan metode PCR menggunakan forward primer GCTGTGGCCAGAGCAAC dan reverse primer CAACTCCATCGGGCCCA. Sekuensing produk PCR yang ukurannya sarna besar dilakukan di laboratorium Eijkman dan analisis sekuen dilakukan dengan Gene-analyser Genetyx-Max versi 9. Kesimpulan penelitian adalah bahwa sekuen GGCACAGTATCCTCCTTCAGGGCAGGGCT CGCACTGGTCAAACGCGGTA CCATT dan GCCTAAA.TTCATGACCACACACTA merupakan kandidat probe parsial genom E. tenella untuk pengembangan diagnosis koksidiosis.
PENGARUH INJEKSI PROTEIN MEMBRAN SPOROZOIT Eimeria tenella TERHADAP INDEKS REPRODUKSI OOSISTA PADA AYAM = THE EFFECT OF INJECT/ON OF PROTEIN MEMBRANE SPOROZOITES TO REPRODUCTION INDEX OF Eimeria tenella's OOCYST IN CHICK Muslim Akmal; R.Wisnu Nurcahyo; Sumartono .
Jurnal Sain Veteriner Vol 19, No 2 (2001): DESEMBER
Publisher : Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Gadjah Mada bekerjasama dengan PB PDHI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jsv.383

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh injeksi _protein membran sporozoit Eimeria tenella terhadap Indeks Reproduksi E. tenella pada ayam. Dalam penelitian ini, sebanyak 60 ekor DOC jantan petelur (strain Isa Brown) digunakan sebagai hewan percobaan. Ayam percobaan tersebut setelah berumur 4 hari dibagi acak menjadi tiga kelompok (kelompok kontrol, I dan II), masing-masina kelompok terdiri dari 20 ekor. Ayam-ayam pada kelompok I diinjeksi dengan protein membran sporozoit E tenella dengan dosis 2,1 jig per ekor secara intravena. Ayam-ayam pada kelompok [1. dinjeksi secara intrakutan dengan protein yang sama seperti yang diinjeksikan pada kelompok I, sedang ayam pada kelompok kontrol tidak dilakukan perlakuan. Semua ayam percobaan kemudian dimasukkan ke dalam kelompoknya masing-masing dan diberi pakan non koksidiostat dan air minum secara ad libitum. Pada hari ke-22 setelah perlakuan, semua ayam pereobaan diinfeksi dengan 1500 oosista iafektifE tenella per ekor sebagai infeksi tantangan. Data jumlah oosista per gram feses dikumpulkan mtdai hari ke-4 sarnpai dengan hari ke-11 setelah infeksi ta.ntangan. Hasil perhitungan Indeks Reproduksi dianalisis secara deskriptif Dari hasil penelitian ini dapat ditarilc ksimpulan bahwa injeksi 2,1 pg protein membran sporozoit E. tenella baik secara intravena maupun intrakutan tidak mempengaruhi Indeks Reproduksi El tenella pada ayam-ayam percobaan terhadap infeksi taniangan E. tenellcr.
Model Distribusi Monogenea Pada Ikan Nila (Oreochromis niloticus) Di Daerah Istimewa Yogyakarta Nurdiyanto .; Sumartono .
Jurnal Sain Veteriner Vol 24, No 2 (2006): DESEMBER
Publisher : Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Gadjah Mada bekerjasama dengan PB PDHI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2335.612 KB) | DOI: 10.22146/jsv.417

Abstract

.
KLONING DAN EKSPRESI GEN PENYANDI SAGI TOXOPLASMA GONDII ISOLAT LOKAL PADA VEKTOR pGEX-2T Sri Hartati; Hastari Wuryastuti; Joannes Sri Widada; Sumartono .; Asmarani Kusumawati
Jurnal Sain Veteriner Vol 22, No 2 (2004): DESEMBER
Publisher : Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Gadjah Mada bekerjasama dengan PB PDHI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1167.607 KB) | DOI: 10.22146/jsv.453

Abstract

.
Analisis Homologi Sekuen Fragmen Genom Eimeria tenella Isolat Jepang, Jogja dan Solo Sumartono .
Jurnal Sain Veteriner Vol 22, No 2 (2004): DESEMBER
Publisher : Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Gadjah Mada bekerjasama dengan PB PDHI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1599.446 KB) | DOI: 10.22146/jsv.490

Abstract

.
STUDI EKSPERIMENTAL SISTA JARINGAN Toxoplasma gondii SECARA IN VIVO AN EXPERIMENTAL STUDY OF Toxoplasma gondii TISSUE CYST IN VIVO M.Hanafiah .; Wisnu Nurcahyo; Sumartono .
Jurnal Sain Veteriner Vol 21, No 2 (2003): DESEMBER
Publisher : Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Gadjah Mada bekerjasama dengan PB PDHI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2999.015 KB) | DOI: 10.22146/jsv.498

Abstract

.
CLONING OF THE GENE ENCODING SAGI OF LOCAL ISOLATE TOXOPLASMA GONDII IN ESCHERICHIA COLI DH5a Sri Hartati; Sri Widada; Sumartono .; Asmarani Kusumawati
Jurnal Sain Veteriner Vol 21, No 2 (2003): DESEMBER
Publisher : Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Gadjah Mada bekerjasama dengan PB PDHI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (3103.953 KB) | DOI: 10.22146/jsv.503

Abstract

.
Towards Communication Channels That Enlighten Sumartono .
Communication Sphere Vol 1, No 1 (2015): November
Publisher : Communication Sphere

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRACTStudy on the channel of political communication (media) boils down to two thingsnamely, accuracy of channels selection, and utilization of existing channels. This understandingis important and affect the success of political activity that will be executed. Usually the failure ofthe political influence the choice of a constituent is not only caused by the Communicator ormessages to be delivered but also on political communication or media channels. In otherwords, political communication channel component is as important as the existence of a politicalCommunicator. This means that errors in choosing political influential communication channelssignificantly to selection or selectivity of society.Keywords: Channels, Political Communications, Enlighten
FORMULASI KEBIJAKAN PEMERINTAH TIMOR-LESTE DALAM PERLINDUNGAN HAK ANAK BERMASALAH DENGAN HUKUM (STUDI DI KEMENTRIAN KEHAKIMAN) Cipriano da Costa Gino das Neves Gino das Neves; Sumartono .; Andy Fefta Wijaya
REFORMASI Vol 5, No 2 (2015)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (251.704 KB) | DOI: 10.33366/rfr.v5i2.306

Abstract

Policy Formulation the Government of Timor-Leste in the protection of the rights of children in conflict with the law, as efforts to implement the Convention on the Rights of the Child was ratified in 2003. The purpose of this study is to describe and analyze the formulation of government policy of Timor-Leste in the protection of the rights of children in trouble with the laws and the types of methods used in this research is descriptive with qualitative approach and interactive models as data analysis techniques. The study's findings indicate that the formulation of government policy Timor-Leste based strategic plan Government of Timor-Leste in the justice sector; human resources owned by the Ministry of Justice, particularly in the National Legislative Agency is very minimal and also public participation in policy formulation; cooperation built by the National Legislation Agency nice fellow public agencies and private organizations for this to be effective at all; National Legislation Agency is government agencies that fund is not an issue; In carrying out its duties and functions very not optimal because it has so far not been successful National Legislation Agency pouring a policy on the protection of children's rights into the format of a particular regulation.