Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Journal of Informatics and Communication Technology (JICT)

Model Deteksi Botnet Menggunakan Algoritma Decision Tree Dengan Untuk Mengidentifikasi Serangan Click Fraud Rafli Firdaus; Asep Id Hadiana; Fatan Kasyidi
Journal of Informatics and Communication Technology (JICT) Vol. 4 No. 2 (2022)
Publisher : PPM Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52661/j_ict.v4i2.122

Abstract

Malicious Software (Malware) merupakan program yang dibuat khusus untuk merugikan orang lain. Salah satunya Botnet, di mana Botnet dapat menginfeksi perangkat komputer serta membuat komputer tersebut sebagai suatu alat yang nantinya akan dikendalikan secara paksa oleh pemilik dari program Malware tersebut. Botnet sendiri dapat melakukan serangan Click Fraud untuk melakukan Fake Clicks terhadap iklan yang bersifat Pay Per Click. Botnet dengan serangan Click Fraud memiliki pola tingkah laku yang dapat diklasifikasikan dengan menggunakan Dataset CTU-13. Sehingga Flow Traffic dari Botnet yang melakukan serangan Click Fraud akan dapat terdeteksi dengan menggunakan algoritma CART dengan menggunakan teknik SMOTE untuk melakukan Oversampling dan teknik Random Undersampling untuk menangati ketidakseimbangan sebaran data untuk setiap kelasnya. Dengan menggunakan rasio Undersampling yaitu 50% dan terdapat 2 skenario untuk penggunaan teknik SMOTE, yaitu sebelum dan setelah data dibagi menjadi data latih dan data uji. Berdasarkan dari hasil penelitian yang telah dilakukan dapat disimpulkan bahwa dengan penggunaan teknik SMOTE dan Random Undersampling dalam kasus untuk pendeteksian Botnet yang melakukan serangan Click Fraud sebelum membagi dataset menjadi data latih dan data uji dapat meningkatkan akurasi ataupun kinerja dari model tersebut dengan mencapai tingkat akurasi sebesar 99.97%. Dan Nilai F-Score dari model yang menggunakan SMOTE dan Random Undersampling adalah 99.96%.
Enkripsi Data Lokasi Menggunakan Algoritma Rivest Shamir Adleman dan Advanced Encryption Standard pada Location Based Services Yasmina Azzahra; Hadiana, Asep Id; Kasyidi, Fatan
Journal of Informatics and Communication Technology (JICT) Vol. 6 No. 2 (2024)
Publisher : PPM Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Location Based Services atau layanan berbasis lokasi (LBS) telah menjadi bagian penting bagi kehidupan sehari-hari. Keamanan data lokasi pada LBS menjadi perhatian utama karena data tersebut dapat digunakan untuk melacak keberadaan pengguna dan mengungkapkan informasi pribadi. Oleh karena itu, penggunaan algoritma kriptografi sangat penting untuk melindungi data lokasi pada LBS. Dalam penelitian ini, algoritma RSA dan AES digunakan untuk mengenkripsi data lokasi pada LBS. AES digunakan untuk mengenkripsi data lokasi, sedangkan RSA digunakan untuk mengenkripsi secret key AES. Namun, penggunaan RSA dan AES memiliki keuntungan dan kelemahan masing-masing yang perlu dipertimbangkan dalam memilih algoritma yang tepat untuk digunakan pada sistem LBS. Penelitian ini menunjukkan bahwa proses enkripsi dan dekripsi data lokasi menggunakan kombinasi 2 algoritma dapat dilakukan pada database sistem LBS. Hasil pengujian avalanche effect pada AES mendapatkan hasil yang baik dengan rata-rata nilai mencapai 50,78 %, sedangkan pengujian entropy mendapatkan hasil yang kurang baik dimana nilai entropy yang dihasilkan jauh dari nilai entropy yang berkualitas. Pengujian performa sistem juga dilakukan untuk melihat dan membandingkan waktu antara sistem dengan enkripsi dan tanpa enkripsi. Sistem yang diterapkan algoritma kriptografi mengalami peningkatan waktu dengan rata-rata mencapai 1,46 detik.
Perlindungan Privasi Data Lokasi pada Location Based Services menggunakan Advanced Encryption Standard dan Secure Hash Algorithm-3 Nurrokhimah, Siti; Hadiana, Asep Id; Kasyidi, Fatan
Journal of Informatics and Communication Technology (JICT) Vol. 6 No. 2 (2024)
Publisher : PPM Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam era transformasi digital, Layanan Berbasis Lokasi (LBS) kini menjadi krusial dalam berbagai platform digital, termasuk website pengiriman untuk pelacakan lokasi paket secara real-time. Namun, penggunaan LBS membawa risiko keamanan data lokasi. Dalam penggunaannya, website ini mengirimkan data ke server dalam bentuk teks biasa, yang menimbulkan kelemahan dalam keamanan data privasi pengguna. Padahal, kerahasiaan data pribadi termasuk data lokasi diatur dalam Pasal 26 UU ITE Revisi 2016 yang mengatur tentang privasi data pengguna. Berdasar hal tersebut, pada penelitian ini diterapkan algoritma AES dan SHA-3 untuk mengenkripsi dan hashing data lokasi pengguna sebelum dikirimkan ke server. Penelitian ini menunjukkan bahwa proses enkripsi dan hashing data lokasi dengan menggunakan kombinasi dua algoritma dapat diterapkan pada database sistem LBS. Pengujian dilakukan dengan melihat waktu tempuh pengiriman data pada seluruh sistem sebanyak 10 kali dengan variasi jumlah input data berbeda, yang menunjukkan adanya peningkatan waktu proses setelah implementasi Algoritma AES dan SHA-3. Selanjutnya, dari hasil pengujian avalanche effect menunjukkan hasil yang kurang baik sehingga tidak memberikan tingkat keamanan yang maksimal. Pengujian integritas juga dilakukan, dengan memeriksa hasil hashing data menggunakan SHA-3. Dari hasil pengujian tersebut, menunjukkan bahawa aspek integritas data lokasi pengguna terpenuhi sesuai dengan hasil pengujian integritas yang dilakukan.