Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

PENDAMPINGAN KELOMPOK MITRA BUDIDAYA KEPITING BAKAU DESA EELAHAJI MENUJU KEMANDIRIAN EKONOMI Rosmawati Rosmawati; Eddy Hamka; Patta Hindi Asis; Nurnaningsih Hamzah; Halim Halim
MONSU'ANI TANO Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Luwuk

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32529/tano.v5i2.1364

Abstract

Wilayah desa Eelahaji sangat potensial dikembangkan untuk kegiatan budidaya kepiting bakau. Kegiatan pemberdayaan masyarakat desa mitra di desa Eelahaji saat ini adalah mendampingi mitra binaan dalam kegiatan budidaya dan pemasaran kepiting bakau. Tujuan dari program ini adalah mewujudkan kemandirian ekonomi mitra kelompok nelayan secara khusus dan masyarakat desa Eelahaji pada umumnya menuju desa Eelahaji sebagai sentra kepiting bakau. Mekanisme pelaksanaan kegiatan pendampingan kelompok mitra budidaya kepiting bakau menuju kemandirian ekonomi bagi masyarakat di desa Eelahaji dilakukan melalui rangkaian tahapan kegiatan antara lain: penambahan area budidaya pembesaran kepiting, pemeliharaan kepiting bakau, penguatan kapasitas budidaya kepiting bakau dengan menjalin kerjasama dengan pemerintah terkait, penataan infrastruktur pemasaran melalui pembuatan website dan akun sosial, dan pelatihan manajemen keuangan dan pemasaran. Pelaksanaan kegiatan pendampingan masyarakat nelayan kepiting bakau menuju kemadirian ekonomi telah mencapai hasil berupa bertambahnya luasan kolam budidaya kepiting bakau, kepiting yang dapat dibudidayakan meningkat jumlahnya, tercapai kesepakatan dengan Dinas terkait di Kabupaten Buton Utara untuk bersedia mendampingi kelompok mitra dalam kegiatan budidaya kepiting bakau di desa Eelahaji, tersedianya sarana promosi dan pemasaran berupa website dan akun media sosial, dan meningkatnya pengetahuan dan keterampilan kelompok mitra dalam tatakelola dan managemen keuangan dan pemasaran.
Melestarikan Budaya Peduli Ekosistem Mangrove Bagi Penyuluh Agama dan Organisasi Kepemudaan di Kota Kendari Sakti, Abdul; Sahindomi Bana; Wiwin Rahmawati Nurdin; Nurnaningsih Hamzah; Abigael Ka’be; Nurhayati Hadjar; Lade Ahmaliun; Pendais Haq; La Ode Dinda; La Ode Marhini; Khabiirun; Agus Rihu
Jurnal Pengabdian Masyarakat Hutan Vol 2 No 2 (2024): Jurnal Pengabdian Masyarakat Hutan Vol 2 (2) Tahun 2024
Publisher : Program Studi Kehutanan, Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/kehutanan.v2i2.253

Abstract

The Kendari Bay mangrove ecosystem has an important role in maintaining the balance of coastal and marine ecosystems, especially as a natural protector from coastal erosion and seawater abrasion, as well as a habitat for various flora and fauna. However, these ecosystems continue to face pressure from human activities, such as deforestation for ponds, reclamation, and coastal development, which are exacerbated by climate change. This community service aims to increase awareness of mangrove sustainability in Kendari Bay, by involving religious extension workers and youth organizations. This activity included socialization about the importance of mangrove conservation and the planting of 300 mangrove seedlings in the area. Religious extension workers, as pioneers in the community, have an important role in spreading a culture of caring for the environment. Similarly, youth organizations act as agents of change that promote the values of environmental care among members and the wider community. Through the collaboration between Halu Oleo University, the Regional Office of the Ministry of Religious Affairs of Southeast Sulawesi, and the Ansor Youth Movement, this program is expected to be able to create conservation cadres and build a culture of caring for the environment. This effort not only focuses on mangrove planting, but also integrates religious and youth values in conservation practices. Thus, this program contributes to the preservation of sustainable mangrove ecosystems in Kendari Bay
Pengenalan Tumbuhan Obat Kayu Putih (Melaleuca cajuputi) kepada Siswa melalui Eduwisata di Kebun Raya Universitas Halu Oleo Nurnaningsih Hamzah; Nurhayati Hadjar; Abigael Kabe; Abdul Sakti; Wiwin Rahmawati Nurdin; Sarwinda Intan Putri; Lade Ahmaliun; Dewi Fitriani; Sahindomi Bana; Wa Ode Hastiani Fahidu
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat MEMBANGUN NEGERI Vol. 9 No. 1 (2025): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat MEMBANGUN NEGERI
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35326/pkm.v9i1.7309

Abstract

The objective of this community service activity was to improve the understanding of fifth-grade students at SD 92 Kendari regarding the medicinal plant Melaleuca cajuputi through an ecotourism education programme at the Halu Oleo University Botanical Garden. The methods used included presenting material on the benefits of medicinal plants, particularly cajuput, as well as direct observation of cajuput trees in the botanical garden. The activity also involved explanations from the botanical garden managers regarding biodiversity and the importance of preserving medicinal plants. The results of this activity showed a significant increase in students' knowledge of the medical and ecological benefits of cajuput. Before the activity, most students only knew white wood as a mild medicinal product, but after participating in the activity, 85% of students demonstrated a deeper understanding of the medical benefits of white wood, including its antimicrobial, anti-inflammatory, and analgesic properties. Additionally, students developed an awareness of the importance of preserving medicinal plants and biodiversity. This eco-tourism-based educational activity proved effective in increasing students' interest in environmental conservation and introducing them to sustainability concepts. These findings underscore the importance of developing botanical gardens as educational centres that can support environmental conservation and the preservation of medicinal plants for a better future.
KETAHANAN KAYU BAKALA (Alstonia spectabilis) TERHADAP DEGRADASI MARINE BORERS : (Resistance of Bakala Wood (Alstonia spectabilis) To Degradation of Marine borers) Niken Pujirahayu; Abigael Kabe; zakiah uslinawaty; Nurhayati Hadjar; Nurnaningsih Hamzah; Nur Swarziani; siiti sarina; wa ode Saraswati; Attar Muhammad
Jurnal Celebica : Jurnal Kehutanan Indonesia Vol. 5 No. 2 (2024): Celebica Jurnal Kehutanan Indonesia
Publisher : Jurusan Kehutanan -FHIL-UHO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Alstonia spectabilis (Bakala) is a fast-growing tree species native to Southeast Sulawesi, Indonesia, with potential applications in maritime and coastal construction. Despite its promising economic value, Bakala wood is still limited in its use due to a lack of understanding of its physical properties and resistance to marine borers, which can cause significant damage to wood structures in marine environments. This study aims to evaluate the natural resistance of Bakala wood to marine borer attacks. Wood resistance testing was carried out by immersing wood samples in seawater for three months and assessing the damage caused. The results showed significant color changes and hole formation, with damage intensity varying in various parts of the wood. The tip and middle parts showed severe degradation, with damage intensity of 58.8-61.3%, classified as poor according to SNI 01-7207-2006 standards, while the base of the wood showed moderate damage with an average damage intensity of 50.1%. The identified marine borer species responsible for the damage include Teredo navalis (family Teredinidae), Lichenopora (genus bryozoan), and Martesia striata (family Pholadidae). These findings suggest that while Bakala wood has potential for use in coastal and marine applications, its poor resistance to marine borers means that further research into protective treatments or selective use in marine environments is needed.
Strategi Pengembangan Industri Kecil dan Menengah Meubelair di Kendari Safril Kasim; La Ode Kasno Arif; Hadi Sudarmo; Muhammad Syukri S; Nurnaningsih Hamzah
Jurnal Celebica : Jurnal Kehutanan Indonesia Vol. 6 No. 2 (2025): Celebica Jurnal Kehutanan Volume 6 no 2 tahun 2025
Publisher : Jurusan Kehutanan -FHIL-UHO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65078/jc.v6i2.173

Abstract

Sektor Industri Kecil dan Menengah (IKM) meubelair di Kota Kendari memiliki potensi besar untuk berkontribusi pada perekonomian lokal dan memperluas jangkauan pasar. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis potensi pengembangan sektor IKM meubelair di Kendari serta tantangan yang dihadapi dalam meningkatkan daya saing dan pengelolaan sektor ini. Menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi lapangan, dan dokumentasi dari pelaku IKM, pengelola sentra, serta pejabat pemerintah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun sektor ini memiliki peluang besar berkat ketersediaan bahan baku lokal, tantangan utama yang dihadapi adalah keterbatasan infrastruktur, pemasaran yang terbatas, serta rendahnya tingkat inovasi produk. Penguatan infrastruktur produksi, adopsi teknologi modern, dan penerapan pemasaran digital menjadi solusi utama untuk mengatasi tantangan ini. Penelitian ini memberikan wawasan penting mengenai potensi dan tantangan sektor IKM meubelair di Kendari, serta memberikan rekomendasi untuk kebijakan yang mendukung pengembangan sektor ini. Temuan ini dapat menjadi dasar untuk pengembangan lebih lanjut dari sektor IKM meubelair di daerah lain di Indonesia