Claim Missing Document
Check
Articles

Found 33 Documents
Search

Pengaruh Penjualan Dan Biaya Operasional Terhadaplaba Bersih Pada CV. Putra Sihobon Jaya Periode Januari – Desember 2022 Dian Amelia Silalahi; Bonifasius Tambunan; Magdalena J. Siringoringo
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 3 No. 4 (2023): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v3i4.3856

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penjualan dan biaya operasional terhadap laba bersih secara parsial pada CV. Putra Sihobon Jaya dengan mengambil data laporan keuangan periode Januari – Desember 2022. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif dengan jenis penelitian deskriptif analitis. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis regresi linier berganda dengan alat bantu software SPSS versi 26. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial, penjualan menunjukkan bahwa adanya pengaruh yang positif dan signifikan terhadap laba bersih, Biaya operasional berpengaruh secara negatif dan signifikan terhadap laba bersih.
Description of the development of village-owned enterprises in Pahae Jae sub-district, North Tapanuli district, North Sumatra Province Mangasa Sinurat; Hamonangan Siallagan; Bonifasius H. Tambunan; Febryen Mauli Sinaga
Jurnal Mantik Vol. 7 No. 3 (2023): November: Manajemen, Teknologi Informatika dan Komunikasi (Mantik)
Publisher : Institute of Computer Science (IOCS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35335/mantik.v7i3.4251

Abstract

The government of the Unitary State of the Republic of Indonesia, starting from the central government to the village government, continues to strive and is committed to improving the economic welfare of its people. One tangible manifestation is the encouragement of a village to establish a Village-Owned Enterprise (BUMDes), whose initial capital can be sourced from the Village Fund. In addition, the government has also issued legal regulations that will protect BUMDes operations, as well as the participation of the district government to conduct technical guidance through officials of the Village Community Empowerment Office. However, over time in the management of BUMDes, there are several research results that reveal that BUMDes have developed rapidly. However, on the contrary, there are also BUMDes that have been established but are no longer active. In addition, from the results of the BUMDes performance assessment, most of them are still in the basic, growing, and developing classifications. The purpose of this research was conducted to describe the business development of BUMDes in Pahae Jae Sub- district, North Tapanuli Regency, North Sumatra Province. The types of data used in this research are primary and secondary data. Primary data in the form of answers from Operational Executives. The primary data collection method is to submit questionnaires and questionnaires. While secondary data in the form of local government policies and data from the Central Bureau of Statistics of North Tapanuli Regency in 2022. The secondary data collection method is documentation. From the results of data analysis in this study, the following conclusions can be made; from the legal aspect, BUMDes is still not in the form of a Legal Entity, and the Operational Executive has not fully guided the BUMDes regulations. From the management aspect, the inhibiting factors are the lack of HR skills, the lack of inadequate work coordination. While from the accounting aspect that; have not made complete transaction records, and do not understand the preparation of SAK-EMKM-based financial statements. Overall, the performance of BUMDes in Pahae Jae Sub-district, mostly still in the Growing classification, but there is still a Basic classification, and cannot be classified.
Pengaruh Reformasi Anggaran Dan Partisipasi Penyusunan Anggaran Dan Pengendalian Internal Terhadap Kualitas Anggaran Dengan Konflik Kepentingan Sebagai Variabel Pemoderasi (Studi Kasus Pada Pemerintah Daerah Tapanuli Utara) Tambunan, Bonifasius H.; Sihombing, Halomoan S.; Saribu, Ardin Dolok
Management Studies and Entrepreneurship Journal (MSEJ) Vol. 5 No. 2 (2024): Management Studies and Entrepreneurship Journal (MSEJ)
Publisher : Yayasan Pendidikan Riset dan Pengembangan Intelektual (YRPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/msej.v5i2.5478

Abstract

The aim of the research is to find out the impact of the relationship between budget reform and participation in budget formulation and internal control on budget quality and conflict of interest as a moderation variable. Research methods use quantitative methods of causal research. The results of the research are: Budget Reforms versus Quality of Significant Impact Budget, Participation in Budgeting versus Qualitative Impacts Budget, Internal Controls Versus Non-Significant Quality, and Conflict of Interest Versus Quality of Budget with Conflicts of Interests. While the influence of moderation on the quality of budget reforms is not defined as a moderation variable, moderation of interest conflicts is defined by moderation as a variable of quality.
REFORMASI ANGGARAN, PARTISIPASI PENYUSUNAN ANGGARAN, PENGENDALIAN INTERNAL, KUALITAS ANGGARAN MELALUI KONFLIK KEPENTINGAN Bonifasius H. Tambunan; Rizki Christian Sipayung
Jurnal Proaksi Vol. 11 No. 4 (2024): Oktober - Desember 2024
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Muhammadiyah Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32534/jpk.v11i4.6446

Abstract

Peneliti berpendapat bahwa anggaran pemerintah daerah dibentuk oleh cara orang dan kelompok yang berbeda bekerja sama. Studi ini mengkaji bagaimana pemerintah daerah merencanakan anggaran mereka, terutama berfokus pada bagian tertentu yang disebut Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) yang menangani penganggaran. Tujuan dari studi ini adalah untuk mengetahui bagaimana hal-hal seperti perubahan aturan penganggaran, keterlibatan dalam perencanaan anggaran, dan pemeriksaan pengeluaran memengaruhi kualitas anggaran. Mereka juga melihat bagaimana ketidaksepakatan tentang uang dapat berperan dalam hal ini. Untuk melakukan ini, mereka menggunakan angka dan data untuk menganalisis semuanya. Mereka menemukan bahwa perubahan aturan penganggaran tidak benar-benar membuat perbedaan dalam kualitas anggaran atau dalam ketidaksepakatan tentang uang. Namun, melibatkan lebih banyak orang dalam perencanaan anggaran memang membantu meningkatkan kualitas anggaran dan mengurangi ketidaksepakatan. Mereka juga memperhatikan bahwa memiliki orang-orang yang baik yang bekerja pada anggaran membuat perbedaan besar baik dalam kualitas anggaran maupun dalam mengurangi ketidaksepakatan tentang uang. Terakhir, mereka menemukan bahwa ketidaksepakatan ini juga dapat memengaruhi seberapa baik anggaran tersebut.
Mengatur Keuangan Generasi Milenial: Studi Kasus Naposo Bulung HKBP Cinta Damai Tambunan, Bonifasius H.
Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) Vol. 5 No. 2 (2024): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ)
Publisher : Yayasan Riset dan Pengembangan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/ceej.v5i2.5590

Abstract

Pada era globalisasi saat ini, perilaku keuangan generasi milenial menunjukkan kecenderungan yang signifikan di mana mereka lebih cenderung menggunakan uang untuk konsumsi daripada menyimpannya sebagai tabungan. Fenomena ini dipengaruhi oleh teknologi yang telah mengubah gaya hidup para milenial dan rendahnya literasi keuangan di kalangan mereka. Teknologi memudahkan akses terhadap berbagai bentuk konsumsi, seperti belanja online dan layanan digital lainnya, yang mendorong pengeluaran yang lebih besar. Rendahnya literasi keuangan membuat mereka kesulitan dalam mengatur keuangan pribadi secara efektif. Untuk mengatasi masalah ini, kegiatan pengabdian kepada masyarakat bertujuan memberikan arahan dan edukasi kepada naposobulung atau pemuda di HKBP Cinta Damai Kota Medan. Kegiatan ini dirancang untuk meningkatkan pemahaman mereka mengenai pentingnya mengatur keuangan pribadi dengan baik. Melalui pendekatan komprehensif, para pemuda diajarkan strategi pengelolaan keuangan seperti membuat anggaran, menabung, dan berinvestasi. Kegiatan pengabdian ini dilakukan secara offline atau tatap muka di Gereja HKBP Cinta Damai Kota Medan, memberikan pengalaman belajar yang interaktif dan mendalam. Interaksi langsung antara pengajar dan peserta memungkinkan diskusi terbuka dan pertukaran ide yang konstruktif. Diharapkan para pemuda di HKBP Cinta Damai Kota Medan mendapatkan pengetahuan teoritis dan keterampilan praktis dalam mengelola keuangan mereka, sehingga dapat menghadapi tantangan finansial di era globalisasi dengan lebih percaya diri dan kompeten.
PENGARUH REFORMASI ANGGARAN, PARTISIPASI PENYUSUNAN ANGGARAN DAN PENGENDALIAN INTERNAL TERHADAP KUALITAS ANGGARAN (STUDI KASUS PADA PEMERINTAH KABUPATEN TOBA) Bonifasius H. Tambunan; Rizki Christian Sipayung; Ardin Dolok Saribu
Develop Vol 10 No 1 (2026): Maret 2026
Publisher : Universitas Dr. Soetomo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25139/dev.v10i1.11617

Abstract

Kualitas anggaran daerah menjadi isu strategis dalam pengelolaan keuangan publik seiring tuntutan akuntabilitas, transparansi, dan efektivitas belanja pemerintah. Meskipun berbagai reformasi penganggaran telah diterapkan, praktik penyusunan anggaran di tingkat daerah masih menghadapi tantangan berupa lemahnya perencanaan berbasis kinerja, keterbatasan partisipasi aparatur, serta mekanisme pengendalian internal yang belum optimal. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh Reformasi Anggaran, Partisipasi Penyusunan Anggaran, dan Pengendalian Internal terhadap Kualitas Anggaran pada pemerintah daerah di kawasan Danau Toba. Lingkup penelitian mencakup tujuh kabupaten yang mengelilingi Danau Toba, dengan responden terdiri atas kepala OPD, sekretaris OPD, dan kepala bagian program. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan Partial Least Square–Structural Equation Modeling (PLS-SEM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara simultan ketiga variabel hanya menjelaskan 6% variasi kualitas anggaran (Adjusted R² = 0,060). Secara parsial, hanya Partisipasi Penyusunan Anggaran yang berpengaruh signifikan terhadap Kualitas Anggaran (p = 0,048), sementara Reformasi Anggaran dan Pengendalian Internal tidak menunjukkan pengaruh yang signifikan. Temuan ini mengindikasikan bahwa peningkatan kualitas anggaran lebih ditentukan oleh keterlibatan substantif aparatur dalam proses penganggaran dibandingkan perubahan prosedural atau mekanisme pengendalian formal semata.
PENGARUH LIKUIDITAS, PROFITABILITAS, DAN UKURAN PERUSAHAAN TERHADAP NILAI PERUSAHAAN PADA SUB SEKTOR MAKANAN DAN MINUMAN YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA (BEI) PERIODE 2022–2024 Tri, Tri Sukma Ayu Purba; Bonifasius H Tambunan; Mangasa Sinurat
Indo-Fintech Intellectuals: Journal of Economics and Business Vol. 6 No. 1 (2026): Indo-Fintech Intellectuals: Journal of Economics and Business (2026)
Publisher : Lembaga Intelektual Muda (LIM) Maluku

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54373/ifijeb.v6i1.5171

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh likuiditas, profitabilitas, dan ukuran perusahaan terhadap nilai perusahaan pada subsektor makanan dan minuman yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2022–2024. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data sekunder yang diperoleh dari laporan keuangan tahunan perusahaan. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling sehingga diperoleh 21 perusahaan sebagai sampel dengan total 63 observasi. Analisis data dilakukan menggunakan regresi linier berganda dengan bantuan SPSS 23 serta melalui pengujian asumsi klasik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial likuiditas yang diproksikan dengan Current Ratio (CR) berpengaruh positif dan signifikan terhadap nilai perusahaan. Profitabilitas yang diukur menggunakan Return on Assets (ROA) juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap nilai perusahaan. Demikian pula, ukuran perusahaan yang diukur dengan logaritma natural total aset (Ln Total Aset) berpengaruh positif dan signifikan terhadap nilai perusahaan. Secara simultan, ketiga variabel independen tersebut terbukti berpengaruh signifikan terhadap nilai perusahaan. Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,397 menunjukkan bahwa variabel likuiditas, profitabilitas, dan ukuran perusahaan mampu menjelaskan 39,7% variasi nilai perusahaan, sedangkan sisanya dipengaruhi oleh faktor lain di luar model penelitian. Temuan ini mengindikasikan bahwa kinerja keuangan dan skala perusahaan menjadi faktor penting dalam meningkatkan nilai perusahaan. Oleh karena itu, manajemen perusahaan perlu menjaga stabilitas likuiditas, meningkatkan profitabilitas, serta mengelola pertumbuhan aset secara optimal guna meningkatkan kepercayaan investor dan nilai pasar perusahaan.
Sosialisasi dan Pelatihan Keuangan Wirausaha bagi Para Penenun Ulos di Desa Sigaol Timur, Kecamatan Uluan, Kabupaten Toba, Sumatera Utara Hanna Meilani Damanik; Martin Luter Purba; Hendrik E. S Samosir; Halomoan Sihombing; Bonifasius Tambunan
Komunitas: Hasil Kegiatan Pengabdian Masyarakat Indonesia Vol. 3 No. 1 (2025): Februari : Komunitas : Hasil Kegiatan Pengabdian Masyarakat Indonesia
Publisher : Asosiasi Riset Ilmu Tanaman Dan Hewani Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62951/komunitas.v3i1.113

Abstract

The purpose of this community service is to provide a better understanding of Ulos weaving business actors in Sigaol in order to make regular business financial administration and to provide knowledge to Ulos weaving business actors in order to make business financial planning effectively. The method used is to introduce and socialize community service programs to ulos weavers to convey the background and objectives of the activity, introduction and training in making business plans, making profit and loss statements, balance sheets and financial reports and conducting evaluations to determine the success of the training that has been given to Ulos weavers. The ulos weavers in Sigaol Timur Village are still in the stage of starting their business and are currently included in the MSME group. Currently there are around 20 weavers who are members of the Bintang Maratur Ulos Weaving Group. This community service activity was carried out well and is expected to provide an outcome where the ulos business owners in Porsea and their employees get motivation and are expected to increase their competence, especially in terms of financial management so that they can have a higher competitive advantage.
Analysis of the Land and Building Tax Collection Process at the Regional Revenue Agency of North Tapanuli Regency Bonifasius H. Tambunan; Yoga Xaferius Gurning; Bunga Avrilia Ebena Limbong; Risno Simaremare; Eunike Pasaribu
Indonesian Journal Economic Review (IJER) Vol. 6 No. 1 (2026): March
Publisher : Divisi Riset, Lembaga Mitra Solusi Teknologi Informasi (L-MSTI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59431/ijer.v6i1.703

Abstract

Land and Building Tax (PBB) is one of the main sources of Local Revenue (PAD), playing a significant role in supporting regional fiscal independence. The effectiveness of PBB collection is crucial in determining the ability of local governments to finance development and public services. This study aims to analyze the PBB collection process conducted by the Regional Revenue Agency (BAPENDA) of North Tapanuli Regency, identify the challenges faced, and evaluate efforts to improve taxpayer compliance. The research method uses a qualitative descriptive approach with primary data obtained through direct observation during the Field Work Practice (PKL) activities, as well as secondary data in the form of agency documents and relevant literature. The results of the study show that PBB collection is carried out through administrative billing via the issuance and distribution of Tax Due Notice (SPPT) and field collection efforts targeting delinquent taxpayers. Major obstacles include low taxpayer awareness and understanding, geographical constraints, and limited resources. Improvement efforts include socialization activities, intensification of field collection, and the use of digital payment systems such as QRIS. This study is expected to contribute practically to improving the effectiveness of local tax management.
Pelatihan Pembuatan Arus Kas Sederhana untuk UMKM Binaan Dinas Koperasi, UKM, dan Perdagangan Kota Pematang Siantar Bonifasius Tambunan; Rizki Sipayung; Rachel Vita Silitonga; Nancy Elisabeth Panggabean
BUDIMAS : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol. 8 No. 1 (2026): BUDIMAS : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : LPPM ITB AAS Indonesia Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29040/budimas.v8i1.18848

Abstract

Posisi UMKM dalam perekonomian nasional memiliki peran penting dan strategis. UMKM setelah krisis ekonomi terus meningkat dari tahun ke tahun. Ini juga membuktikan bahwa UMKM mampu bertahan di tengah krisis ekonomi. Untuk kontribusi dan peran UMKM, penting bagi pemerintah untuk terus mendukung UMKM melalui penguatan sehingga peran mereka sebagai pilar dalam membangun ekonomi bangsa dapat berjalan optimal. Adapun tujuan pengabdian masyarakat ini adalah membantu para pelaku UMKM binaan Dinas Koperasi, UKM, dan Perdagangan di Kota Pematang Siantar agar mampu menyusun laporan arus kas sederhana dari setiap produk/jasa yang dihasilkan. Dan juga agar para pelaku UMKM binaan Dinas Koperasi, UKM, dan Perdagangan di Kota Pematang Siantar mengetahui laba/rugi setiap produk/jasa yang hendak dijual. Hasil yang didapatkan dalam pengabdian masyarakat ini, pelaku UMKM kota Pematang Siantar masih banyak ditemukan tidak memahami konsep laporan keuangan yang baik bagi UMKM. Dan tidak mengerti dengan EMK UMKM. Setelah pelatihan ini dilakukan, para pelaku UMKM bisa mengerti tata kelola keuangan yang baik untuk usaha mereka sehingga bisa mengelola keuangan UMKM yang dijalankan dengan baik.