Claim Missing Document
Check
Articles

Found 34 Documents
Search

Mengatur Keuangan Generasi Milenial: Studi Kasus Naposo Bulung HKBP Cinta Damai Bonifasius H. Tambunan
Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) Vol. 5 No. 2 (2024): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ)
Publisher : Yayasan Riset dan Pengembangan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/ceej.v5i2.5590

Abstract

Pada era globalisasi saat ini, perilaku keuangan generasi milenial menunjukkan kecenderungan yang signifikan di mana mereka lebih cenderung menggunakan uang untuk konsumsi daripada menyimpannya sebagai tabungan. Fenomena ini dipengaruhi oleh teknologi yang telah mengubah gaya hidup para milenial dan rendahnya literasi keuangan di kalangan mereka. Teknologi memudahkan akses terhadap berbagai bentuk konsumsi, seperti belanja online dan layanan digital lainnya, yang mendorong pengeluaran yang lebih besar. Rendahnya literasi keuangan membuat mereka kesulitan dalam mengatur keuangan pribadi secara efektif. Untuk mengatasi masalah ini, kegiatan pengabdian kepada masyarakat bertujuan memberikan arahan dan edukasi kepada naposobulung atau pemuda di HKBP Cinta Damai Kota Medan. Kegiatan ini dirancang untuk meningkatkan pemahaman mereka mengenai pentingnya mengatur keuangan pribadi dengan baik. Melalui pendekatan komprehensif, para pemuda diajarkan strategi pengelolaan keuangan seperti membuat anggaran, menabung, dan berinvestasi. Kegiatan pengabdian ini dilakukan secara offline atau tatap muka di Gereja HKBP Cinta Damai Kota Medan, memberikan pengalaman belajar yang interaktif dan mendalam. Interaksi langsung antara pengajar dan peserta memungkinkan diskusi terbuka dan pertukaran ide yang konstruktif. Diharapkan para pemuda di HKBP Cinta Damai Kota Medan mendapatkan pengetahuan teoritis dan keterampilan praktis dalam mengelola keuangan mereka, sehingga dapat menghadapi tantangan finansial di era globalisasi dengan lebih percaya diri dan kompeten.
Strategi Peningkatan Efektivitas Penagihan Piutang PBB melalui Pendampingan Aparatur di Bapenda Kabupaten Tapanuli Utara Bonifasius H. Tambunan; Aldi Sitorus; Mula Simatupang; Alda Rajagukguk; Surya Agafie
Jurnal Pengabdian Nasional (JPN) Indonesia Vol. 7 No. 2 (2026): Mei
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) STMIK Indonesia Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63447/jpni.v7i2.1783

Abstract

This community service initiative addresses the outstanding Land and Building Tax (PBB) receivables at the Regional Revenue Agency (BAPENDA) of North Tapanuli Regency, which has become a significant obstacle to optimizing Regional Original Revenue (PAD) realization. The initiative aims to identify factors hindering PBB receivable collection effectiveness, analyze critical points of prevailing issues, and formulate applicable strategies to enhance collection performance. Methods employed include field observations, technical staff mentoring, and arrears data analysis using Excel software. Findings indicate that collection process barriers are influenced by two primary factors: internal and external. Internal factors include limited human resources, lack of integrated database systems, and inadequate information technology infrastructure. External factors encompass community socio-economic conditions, geographical constraints, and low taxpayer legal awareness. Based on these findings, several strategic measures are recommended: strengthening information systems and databases, enhancing personnel capacity, implementing public education programs, and optimizing inter-agency coordination. Implementation of these strategies is expected to reduce PBB receivables and improve regional financial management accountability.
PENGARUH LIKUIDITAS, PROFITABILITAS, DAN UKURAN PERUSAHAAN TERHADAP NILAI PERUSAHAAN PADA SUB SEKTOR MAKANAN DAN MINUMAN YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA (BEI) PERIODE 2022–2024 Tri Sukma Ayu Purba Tri; Bonifasius H Tambunan; Mangasa Sinurat
Indo-Fintech Intellectuals: Journal of Economics and Business Vol. 6 No. 1 (2026): Indo-Fintech Intellectuals: Journal of Economics and Business (2026)
Publisher : Lembaga Intelektual Muda (LIM) Maluku

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54373/ifijeb.v6i1.5171

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh likuiditas, profitabilitas, dan ukuran perusahaan terhadap nilai perusahaan pada subsektor makanan dan minuman yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2022–2024. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data sekunder yang diperoleh dari laporan keuangan tahunan perusahaan. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling sehingga diperoleh 21 perusahaan sebagai sampel dengan total 63 observasi. Analisis data dilakukan menggunakan regresi linier berganda dengan bantuan SPSS 23 serta melalui pengujian asumsi klasik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial likuiditas yang diproksikan dengan Current Ratio (CR) berpengaruh positif dan signifikan terhadap nilai perusahaan. Profitabilitas yang diukur menggunakan Return on Assets (ROA) juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap nilai perusahaan. Demikian pula, ukuran perusahaan yang diukur dengan logaritma natural total aset (Ln Total Aset) berpengaruh positif dan signifikan terhadap nilai perusahaan. Secara simultan, ketiga variabel independen tersebut terbukti berpengaruh signifikan terhadap nilai perusahaan. Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,397 menunjukkan bahwa variabel likuiditas, profitabilitas, dan ukuran perusahaan mampu menjelaskan 39,7% variasi nilai perusahaan, sedangkan sisanya dipengaruhi oleh faktor lain di luar model penelitian. Temuan ini mengindikasikan bahwa kinerja keuangan dan skala perusahaan menjadi faktor penting dalam meningkatkan nilai perusahaan. Oleh karena itu, manajemen perusahaan perlu menjaga stabilitas likuiditas, meningkatkan profitabilitas, serta mengelola pertumbuhan aset secara optimal guna meningkatkan kepercayaan investor dan nilai pasar perusahaan.
Efektivitas Penerapan Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD) dalam Pengelolaan Keuangan Daerah pada Sekretariat DPRD Kota Medan Desi Santa Claudia Br Ginting; Rimbun C.D. Sidabutar; Bonifasius H. Tambunan
Jurnal Akuntansi dan Manajemen Bisnis Vol. 6 No. 02 (2026): Agustus: Jurnal Akuntansi dan Manajemen Bisnis
Publisher : Asosiasi Dosen Muda Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56127/jaman.v6i02.3058

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD) dalam pengelolaan keuangan di Sekretariat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Medan, mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat, serta mengkaji upaya yang dilakukan untuk mengatasi hambatan implementasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, dengan pengumpulan data melalui wawancara semi-terstruktur, observasi langsung, dan dokumentasi yang melibatkan pejabat serta staf yang terlibat dalam pengelolaan keuangan dan operasional SIPD. Keabsahan data dijamin melalui triangulasi sumber dan teknik, sedangkan analisis data dilakukan menggunakan model interaktif yang terdiri dari kondensasi data, penyajian data, serta penarikan dan verifikasi kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa SIPD telah diimplementasikan dalam siklus pengelolaan keuangan yang meliputi perencanaan, penganggaran, penatausahaan, pelaporan, dan pertanggungjawaban, serta telah meningkatkan integrasi data, ketertiban administrasi, keterlacakan transaksi, efisiensi pelaporan, transparansi, dan akuntabilitas. Implementasi SIPD didukung oleh regulasi pemerintah, komitmen pimpinan, kompetensi pegawai, infrastruktur teknologi, pelatihan, dan koordinasi antarinstansi, meskipun masih terdapat beberapa kendala seperti gangguan server, koneksi internet yang tidak stabil, akses sistem yang lambat, pembaruan sistem, adaptasi pengguna, dan kesalahan input data. Kendala tersebut diatasi melalui koordinasi teknis, pelatihan, pengembangan kompetensi, koordinasi internal, dan verifikasi data secara berkala. Penelitian ini mengimplikasikan perlunya penguatan infrastruktur teknologi, pelatihan pengguna secara berkelanjutan, serta dukungan teknis yang responsif untuk mengoptimalkan implementasi SIPD, serta memberikan kontribusi empiris orisinal yang menunjukkan bahwa efektivitas SIPD bergantung pada interaksi antara kualitas sistem, sumber daya manusia, kesiapan infrastruktur, dan dukungan organisasi.