Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

RANCANG BANGUN PEMANTAUAN DEBIT DAN KUALITAS AIR BERBASIS IOT PADA JARINGAN IRIGASI TERSIER DI KECAMATAN SUNGGAL KABUPATEN DELI SERDANG Yunita Pane; Wiwin Nurzanah; Irma Dewi; Togar Timoteus Gultom; Wirdatun Nafiah Putri; Sri Asfiati
Jurnal Al Ulum LPPM Universitas Al Washliyah Medan Vol. 14 No. 2 (2026): Jurnal Al Ulum: LPPM Universitas Al Washliyah Medan
Publisher : UNIVERSITAS AL WASHLIYAH (UNIVA) MEDAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47662/alulum.v14i2.1316

Abstract

Jaringan irigasi tersier di daerah pertanian sering mengalami ketidakstabilan debit dan penurunan kualitas air yang tidak terpantau secara real-time. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan menguji sistem pemantauan berbasis Internet of Things (IoT) yang mengintegrasikan sensor elektrik (debit, pH, kekeruhan) pada saluran irigasi tersier di Kecamatan Sunggal, Kabupaten Deli Serdang. Sistem menggunakan mikrokontroler ESP8266, sensor aliran YF-S201, sensor pH E-201-C, dan sensor kekeruhan SEN0189. Data dikirim ke platform Blynk dan Thingspeak setiap 5 menit. Pengujian lapangan dilakukan selama 30 hari pada segmen saluran di Desa Suka Maju. Hasil kalibrasi menunjukkan akurasi sensor debit 95,6%, sensor pH 96,2%, dan sensor kekeruhan 94,8% dibandingkan alat ukur standar. Sistem berhasil mengirimkan 98,3% data dengan rata-rata delay 6,2 detik. Mekanisme peringatan dini (notifikasi Telegram) terpicu ketika debit <25 L/detik atau pH <6,0. Implementasi sistem ini meningkatkan efisiensi distribusi air irigasi sebesar 22,5% dibandingkan metode manual. Kesimpulannya, integrasi sensor elektrik dan IoT mampu memberikan solusi pemantauan real-time yang akurat dan andal untuk optimalisasi irigasi tersier di wilayah Sunggal.persampel).
Pengembangan Model ARIMA untuk Prediksi Keberlanjutan Lingkungan dan Konstruksi Pesisir: Studi Kasus Terintegrasi di Pelabuhan Belawan Irma Dewi; yunita_pane pane; Wiwin Nurzanah; Yovi Chandra
Teras Jurnal : Jurnal Teknik Sipil Vol 15 No 2 (2025): Teras Jurnal (September)
Publisher : UNIVERSITAS MALIKUSSALEH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/tj.v15i2.1291

Abstract

Abstrak   Wilayah pesisir Pelabuhan Belawan, Sumatera Utara, memainkan peran strategis dalam mendukung pertumbuhan ekonomi nasional, khususnya di sektor logistik dan ekspor-impor. Namun, intensifikasi aktivitas industri dan pelabuhan telah menimbulkan tekanan signifikan terhadap lingkungan dan daya tahan infrastruktur pesisir. Penelitian ini bertujuan mengembangkan model prediktif berbasis ARIMA (AutoRegressive Integrated Moving Average) untuk memproyeksikan keberlanjutan lingkungan dan konstruksi pesisir secara terintegrasi. Data deret waktu tahunan yang mencakup variabel lingkungan (curah hujan, kualitas air) dan teknis konstruksi (usia struktur, frekuensi perawatan, kerusakan) dianalisis untuk mengidentifikasi tren dan pola jangka panjang yang berpotensi memengaruhi keberlanjutan sistem pelabuhan. Hasil uji Augmented Dickey-Fuller menunjukkan bahwa hampir seluruh variabel bersifat stasioner kecuali usia struktur yang memerlukan diferensiasi. Model AutoRegressive Integrated Moving Average (2,1,2) menunjukkan performa terbaik untuk sebagian besar variabel berdasarkan evaluasi AIC, BIC, RMSE, MAE, dan MAPE, sementara AutoRegressive Integrated Moving Average (3,2,4) optimal untuk usia struktur. Hasil ini menunjukkan bahwa pendekatan ARIMA mampu secara efektif menangkap dinamika perubahan lingkungan dan teknis di wilayah pesisir Belawan, serta mendukung pengambilan keputusan adaptif dalam perencanaan pengelolaan pelabuhan berkelanjutan.   Kata kunci: Model ARIMA, Keberlanjutan Lingkungan, Konstruksi Pesisir, Pelabuan Belawan     Abstract   The coastal region of Belawan Port, North Sumatra, plays a strategic role in supporting national economic growth, particularly in the logistics and export-import sectors. However, the intensification of industrial and port activities has imposed significant pressure on the environment and the resilience of coastal infrastructure. This study aims to develop an ARIMA (AutoRegressive Integrated Moving Average)-based predictive model to project the sustainability of environmental conditions and coastal construction in an integrated manner. Annual time series data covering environmental variables (rainfall, water quality) and technical construction aspects (structure age, maintenance frequency, damage) were analyzed to identify long-term trends and patterns potentially affecting the sustainability of the port system. The Augmented Dickey-Fuller test results indicate that nearly all variables are stationary, except for structural age, which required differencing. The AutoRegressive Integrated Moving Average (2,1,2) model demonstrated the best performance for most variables based on evaluations of AIC, BIC, RMSE, MAE, and MAPE, while AutoRegressive Integrated Moving Average (3,2,4) was optimal for structural age. These findings suggest that the ARIMA approach can effectively capture the dynamic environmental and technical changes in the Belawan coastal area and support adaptive decision-making in sustainable port management planning.   Keywords: ARIMA Model, Environmental Sustainability, Coastal Construction, Belawan Port
Analisis Standar Mutu Batu Bata Merah Tradisional Di Deli Serdang Dengan Indikator SNI 15-2094-2000 Sri Frapanti; Rizki Efrida; Irma Dewi; Sri Asfiati; Fetra Venny Riza
Teras Jurnal : Jurnal Teknik Sipil Vol. 13 No. 1 (2023): Volume 13 No 1, Maret 2023
Publisher : UNIVERSITAS MALIKUSSALEH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/tj.v13i1.852

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kualitas bata merah di Kabupaten Deli Serdang, Provinsi Sumatera Utara, Indonesia dengan standar SNI 15-2094-2000 sebagai acuannya. Jumlah sampel bata merah sebanyak 405 buah dari 15 Kecamatan. Pengujian yang dilakukan berupa pengujian sifat tampak, ukuran dan toleransi, kuat tekan, penyerapan air, dan kandungan garam. Hasil analisis pengujian sifat tampak untuk warna seragam sebanyak 80% sampel, nyaring bila dipukul 66,7%, sudut siku 53%, datar 86,7%, dan tidak retak sebesar 86,7%. Untuk ukuran dan toleransi sebanyak 66,6% sampel tidak memenuhi standar, untuk kuat tekan rata-rata 100% tidak memenuhi standar karena di bawah 5 Mpa. Hasil penyerapan air hanya 1,9% sampel yang memenuhi standar di bawah 20%, dan untuk kadar garam seluruh sampel memenuhi standar SNI 15-2094-2000. Kata kunci: bata merah, deli serdang, kuat tekan, standar SNI 15-2094-2000.  Abstract This study aims to determine the quality of red bricks in Deli Serdang Regency, North Sumatra Province, Indonesia with the SNI 15-2094-2000 standard as a reference. The number of red brick samples is 405 from 15 districts. Tests carried out in the form of testing the appearance, size and tolerances, compressive strength, water absorption, and salt content. The results of the analysis of visible properties for uniform color were 80% of the sample, loud when hit 66.7%, 53% right angle, 86.7% flat, and 86.7% uncracked. For size and tolerance as much as 66.6% of the sample does not meet the standard, for an average compressive strength of 100% it does not meet the standard because it is below 5 MPa. The results of water absorption were only 1.9% of the sample which met the standard below 20%, and for the salt content of all. Keywords: red brick, Deli Serdang, compressive strength, SNI 15-2094-2000 standard.
Pengembangan Model ARIMA untuk Prediksi Keberlanjutan Lingkungan dan Konstruksi Pesisir: Studi Kasus Terintegrasi di Pelabuhan Belawan Irma Dewi; yunita_pane pane; Wiwin Nurzanah; Yovi Chandra
Teras Jurnal : Jurnal Teknik Sipil Vol 15 No 2 (2025): Teras Jurnal (September)
Publisher : UNIVERSITAS MALIKUSSALEH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/tj.v15i2.1291

Abstract

Abstrak   Wilayah pesisir Pelabuhan Belawan, Sumatera Utara, memainkan peran strategis dalam mendukung pertumbuhan ekonomi nasional, khususnya di sektor logistik dan ekspor-impor. Namun, intensifikasi aktivitas industri dan pelabuhan telah menimbulkan tekanan signifikan terhadap lingkungan dan daya tahan infrastruktur pesisir. Penelitian ini bertujuan mengembangkan model prediktif berbasis ARIMA (AutoRegressive Integrated Moving Average) untuk memproyeksikan keberlanjutan lingkungan dan konstruksi pesisir secara terintegrasi. Data deret waktu tahunan yang mencakup variabel lingkungan (curah hujan, kualitas air) dan teknis konstruksi (usia struktur, frekuensi perawatan, kerusakan) dianalisis untuk mengidentifikasi tren dan pola jangka panjang yang berpotensi memengaruhi keberlanjutan sistem pelabuhan. Hasil uji Augmented Dickey-Fuller menunjukkan bahwa hampir seluruh variabel bersifat stasioner kecuali usia struktur yang memerlukan diferensiasi. Model AutoRegressive Integrated Moving Average (2,1,2) menunjukkan performa terbaik untuk sebagian besar variabel berdasarkan evaluasi AIC, BIC, RMSE, MAE, dan MAPE, sementara AutoRegressive Integrated Moving Average (3,2,4) optimal untuk usia struktur. Hasil ini menunjukkan bahwa pendekatan ARIMA mampu secara efektif menangkap dinamika perubahan lingkungan dan teknis di wilayah pesisir Belawan, serta mendukung pengambilan keputusan adaptif dalam perencanaan pengelolaan pelabuhan berkelanjutan.   Kata kunci: Model ARIMA, Keberlanjutan Lingkungan, Konstruksi Pesisir, Pelabuan Belawan     Abstract   The coastal region of Belawan Port, North Sumatra, plays a strategic role in supporting national economic growth, particularly in the logistics and export-import sectors. However, the intensification of industrial and port activities has imposed significant pressure on the environment and the resilience of coastal infrastructure. This study aims to develop an ARIMA (AutoRegressive Integrated Moving Average)-based predictive model to project the sustainability of environmental conditions and coastal construction in an integrated manner. Annual time series data covering environmental variables (rainfall, water quality) and technical construction aspects (structure age, maintenance frequency, damage) were analyzed to identify long-term trends and patterns potentially affecting the sustainability of the port system. The Augmented Dickey-Fuller test results indicate that nearly all variables are stationary, except for structural age, which required differencing. The AutoRegressive Integrated Moving Average (2,1,2) model demonstrated the best performance for most variables based on evaluations of AIC, BIC, RMSE, MAE, and MAPE, while AutoRegressive Integrated Moving Average (3,2,4) was optimal for structural age. These findings suggest that the ARIMA approach can effectively capture the dynamic environmental and technical changes in the Belawan coastal area and support adaptive decision-making in sustainable port management planning.   Keywords: ARIMA Model, Environmental Sustainability, Coastal Construction, Belawan Port
Greenhouse Cerdas dengan Kontrol Suhu Otomatis Berbasis IoT In Kecamatan Sunggal Yunita Pane; Wiwin Nurzanah; Irma Dewi; Arfis A; Togar Timoteus Gultom; Fadlah Sinurat; Mulia Mulia
All Fields of Science Journal Liaison Academia and Sosiety Vol. 5 No. 2: Juni 2025
Publisher : Lembaga Komunikasi dan Informasi Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58939/afosj-las.v5i2.810

Abstract

p Perkembangan pertanian presisi di Indonesia masih terkendala oleh mahalnya biaya sistem kontrol lingkungan greenhouse konvensional dan ketergantungan pada pengawasan manual Penelitian ini mengembangkan greenhouse cerdas berbasis IoT dengan struktur bambu termodifikasi nano silika dan sistem kontrol adaptif untuk mengoptimalkan produktivitas tanaman hortikultura di Kecamatan Sunggal Sumatera Utara Hasil eksperimen menunjukkan bahwa prototipe ini berhasil mempertahankan kondisi mikroklimat optimal suhu 26 5 1 2 C kelembapan 70 5 Persen dengan konsumsi energi hanya 38 5 watt melalui integrasi panel surya 150Wp Treatment nano silika 7 Persen meningkatkan ketahanan struktural bambu terhadap kelembapan sebesar 47 Persen dan mengurangi biaya material 35 Persen dibanding konstruksi baja Implementasi lapangan pada tanaman tomat menunjukkan peningkatan hasil panen 40 4 Persen 7 3 kg m dengan kualitas buah lebih baik kadar gula 5 6 Brix Analisis ekonomi mengungkap kelayakan implementasi dengan ROI 28 7 Persen dan periode pengembalian modal 3 5 tahun menjadikannya solusi berkelanjutan untuk pertanian presisi di daerah tropis p