Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Widya Accarya

Conflict Resolution Learning Model As A Strategic Effort in Building Peace Amidst Indonesia's Diversity Laros Tuhuteru; Yanry Budianingsih; I Gusti Ngurah Santika; I Made Kartika; I Gede Sujana; Esto Bula Wiri Memang
Widya Accarya Vol 14 No 1 (2023): Widya Accarya
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Dwijendra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46650/wa.14.1.1404.66-72

Abstract

As a pluralistic country, peace still seems to be a mere wishful thinking. Because all this time conflicts that are rooted in pluralism have injured and damaged the peace that was actually agreed upon by the founders of the nation. The purpose of this research was to find out the conflict resolution learning model as a strategic effort in building peace in the midst of Indonesia's diversity. The method used in this research was a library method or approach. Data collection techniques in this research used documentation and literature. The data obtained were then analyzed in depth and presented descriptively. The results of this research indicated that strategic efforts to build peace in the midst of Indonesia's diversity are carried out by educational institutions through the application of conflict resolution learning models. The application of the conflict resolution learning model aims to train students' skills in solving critical problems, communication, and interpersonal skills better. Conflict resolution methods can optimize student competence, especially training social values, social sensitivity and problem solving skills. In relation to the diversity of the Indonesian nation, there is a significant influence from the use of conflict resolution learning models on students' multicultural attitudes. The multicultural attitude of students who take part in learning with the conflict resolution learning model obtains good results.
Pembinaan Guru Profesional Berbasis Karakter (Sebuah Pespektif dan Kebijakan Pendidikan Menghadapi Globalisasi) I Gede Sujana; I Wayan Eka Santika
Widya Accarya Vol. 14 No. 2 (2023): Widya Accarya
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Dwijendra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46650/wa.14.2.1471.211-219

Abstract

Dalam upaya peningkatan keahlian khusus atau profesionalisme guru telah dilakukan oleh Pemerintah. Namun sayangnya, program-program pengembangan yang dilakukan oleh pemerintah masih belum mencapai hasil yang optimal. Pengembangan yang dilakukan dalam bentuk pelatihan, lokakarya atau workshop, seminar, sarasehan, konferensi masih belum optimal meningkatkan proses pembelajaran di kelas. Pengetahuan yang diperoleh melalui bentuk-bentuk pengembangan tersebut acapkali tidak terimplementasikan selepas selesainya kegiatan pengembangan tersebut. Pola pembelajaran kembali ke pola lama meskipun sudah diberikan pelatihan dengan metode pengajaranterbaru. Atau seringkali implementasi hasil pelatihan tidak berjalan lama dan tidak berkesinambungan. Tujuan penulisan ini adalah memaparkan pembinaan guru dalam meningkatkan kemampuan profesionalisme yang berkarakter pada era globalisasi. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan mengkaji atau menelaah berbabagi literatur yang ada, dan disebut juga dengan studi kepustakaan. Wawancara dilakukan untuk menguatkan analisis dan pernyataan. Hasilnya, dalam pengembangan profesionalisme guru diperlukan pendidik yang berkemampuan mempersonifikasikan: (a) nilai-nilai etika kemanusiaan, (b) memiliki citra diri yang positif, (c) memiliki etos kerja dan komitmen yang tinggi, dan (d) sifat empati yang tinggi. Pembinaan guru memiliki dua dimensi, yaitu dimensi arah pembinaan dan dimensi materi pembinaan
Peran Strategis Guru Penggerak Sebagai Penguatan Implementasi Kebijakan Merdeka Belajar I Gede Sujana; Sri Suharti; Joni Wilson Sitopu; Heppy Sapulete; Yohanis Hukubun
Widya Accarya Vol. 15 No. 1 (2024): Widya Accarya
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Dwijendra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46650/wa.15.1.1538.63-69

Abstract

Penelitian ini berujuan untuk mengetahui penguatan implementasi merdeka belajar melalui peran strategis guru penggerak. Metode yang diaplikasikan dalam penulisan artikel penelitian ini adalah kualitatif. Adapun jenis penelitian ini adalah penelitian pustaka. Data yang dikumpulkan kemudian dilakukan analisis secara mendalam dengan menggunakan pisau analisis konten. Selanjutnya hasil penelitian disajikan secara deskriptif kualitatif sesuai dengan pokok permasalahan dan tujuan dilaksanakannya penelitian ini. Hasil penelitian ini membuktikan, peran strategis dari guru penggerak, yaitu (1) Guru penggerak juga berperan mengubah pola transformasi pendidikan, yang sebelumnya dari pola terpusat pada guru menuju ke arah desentralisasi dengan memposisikan guru penggerak menjadi agen dan pemimpin proses transformasi; (2) sebagai penggerak disekolah yang berdasarkan pada pengalaman mengajar di sekolah. Guru penggerak bertugas menggerakan semua komponen pendidikan agar terlibat dan berpartisipasi secara aktif dalam rangka meningkatkan kualitas pendidikan; (2) Guru penggerak mampu mengarahkan, membentuk dan mengembangkan secara utuh dan menyeluruh kepribadian siswa; (4) Guru penggerak merupakan pemimpin dalam pembelajaran diera merdeka belajar dengan kemampuan menggerakkan lingkungan pendidikan untuk mewujudkan nyatakan pendidikan unggul yang berpusat pada siswa.