Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

Sifat Mekanik dan Morfologi Poliblend Polipropilena dengan Poli(ε-Kaprolakton) yang Disintesis Menggunakan Katalis Zr β-diketonate sebagai Kandidat Material untuk Pembuatan Benang Jahitan Operasi: Mechanical and Morphology Properties of Polyblelend Polypropylene with Poly(ε-Caprolactone) that Synthesized using Zr β-Diketonate Catalyst as a Material Candidate for the Manufacture of Surgical Sutures Muhammad Yusuf; Mawaddatur Rahmah
Jurnal Sains dan Kesehatan Vol. 5 No. 3 (2023): J. Sains Kes.
Publisher : Fakultas Farmasi, Universitas Mulawarman, Samarinda, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25026/jsk.v5i3.1865

Abstract

Polypropylene (PP) is a type of synthetic polymer that can be used as a surgical suture material. However, PP has a weakness because it is difficult to degrade. This is because PP has low permeability properties, so its resistance to water is very good. In fact, surgical suture threads should have greater permeability properties so that they can be degraded in a controlled manner. To overcome this, PP needs to be mixed with other polymers in order to obtain polyblends that have controlled degradation properties, such as poly(ε-caprolactone) (PCL). The PCL used in this study was the product of ε-CL polymerization using a Zr β-diketonate catalyst. This study aims to determine the mechanical and morphological properties of PP/PCL polyblend. The polymer mixing was carried out using a blending technique and solvent evaporation with 5 ratios (w/w): 10/0, 10/1, 10/2, 10/3, and 10/4. The characterization of the mechanical properties was carried out using a tensile test, and the morphological characterization of the polyblend was carried out using scanning electron microscopy (SEM). The best mix compatibility was obtained at a polyblend PP/PCL ratio of 10/4 with a tensile strength value of 9.394 MPa and an elongation value of 15%. This mixture has the maximum mechanical properties compared to other polyblend compositions. Furthermore, based on SEM analysis, it can be seen that there has been a physical interaction between PP and PCL. In addition, the PP/PCL mixture has been successfully carried out, and the resulting polyblend is biocompatible. Keywords: Polypropylene, poly(ε-caprolactone), polyblend, mechanical properties, morphological properties Abstrak Polipropilena (PP) merupakan salah satu jenis polimer sintetis yang dapat digunakan sebagai bahan benang jahitan operasi. Namun, PP memiliki kelemahan karena sulit terdegradasi. Hal ini disebabkan karena PP memiliki sifat permeabilitas yang kecil sehingga ketahanannya terhadap air sangat baik. Padahal, benang jahitan operasi harusnya memiliki sifat permeabilitas yang lebih besar sehingga dapat terdegradasi secara terkontrol. Untuk mengatasi hal tersebut, PP perlu dicampur dengan polimer lain agar diperoleh poliblend yang memiliki sifat degradasi terkontrol seperti poli(ε-kaprolakton) (PCL). PCL yang digunakan pada penelitian ini merupakan hasil polimerisasi ε-CL menggunakan katalis Zr β-diketonat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sifat mekanik dan morfologi poliblend PP/PCL. Pencampuran polimer dilakukan menggunakan teknik blending dan penguapan pelarut dengan 5 perbandingan (b/b): 10/0, 10/1, 10/2, 10/3, dan 10/4. Karakterisasi sifat mekanik dilakukan dengan menggunakan uji tarik dan karakterisasi morfologi poliblend dilakukan dengan menggunakan Scanning Electron Microscopy (SEM). Kompatibilitas campuran terbaik diperoleh pada perbandingan poliblend PP/PCL 10/4 dengan nilai kekuatan tarik sebesar 9,394 MPa dan nilai kemuluran sebesar 15%. Campuran ini memiliki sifat mekanik paling maksium dibandingkan komposisi poliblen lainnya. Selanjutnya, berdasarkan analisis SEM dapat diketahui bahwa telah terjadi interaksi fisik antara PP dengan PCL. Selain itu, campuran PP/PCL telah berhasil dilakukan dan poliblend yang dihasilkan bersifat biokompatibel. Kata Kunci: Polipropilena, poli(ε-kaprolakton), poliblend, sifat mekanik, sifat morfologi
STUDI PERHITUNGAN CELAH ENERGI SENYAWA KOMPLEKS BIS (DIBENZOILMETANATO) ZIRKONIUM MENGGUNAKAN METODE SEMI-EMPIRIS PM3 Tembusai, Tariza Humaira; Muhammad Yusuf; Rafsanzani, Muhammad Baghery; Putri Octaviani; Innayah Wulandari; Lulu Arika Reka
JURNAL KIMIA SAINTEK DAN PENDIDIKAN Vol. 7 No. 2 (2023): JURNAL KIMIA SAINTEK DAN PENDIDIKAN
Publisher : Program Studi Kimia - Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51544/kimia.v7i2.4088

Abstract

Kemajuan teknologi memberi dampak pada berbagai hal. Salah satu dampak kemajuan teknologi adalah munculnya inovasi baru dalam bidang kimia, yaitu kimia komputasi yang mengolaborasikan komponen dari konsep-konsep kimia dan eksperimen dengan bantuan perangkat komputer. Pada riset ini, software yang digunakan adalah Hyperchem 8.0. Metode yang digunakan adalah semi-empiris PM3. Penelitian ini bertujuan untuk menghitung nilai celah energi dan panjang gelombang maksimum dari ligan dibenzoilmetana dan senyawa kompleks bis(dibenzoilmetanato) zirkonium. Berdasarkan hasil perhitungan, diperoleh celah energi ligan lebih besar  dibandingkan celah energi senyawa kompleks. Selanjutnya, panjang gelombang maksimum ligan lebih kecil dibandingkan panjang gelombang maksimum senyawa kompleks. Hasil yang diperoleh ini telah sesuai dengan teori, yaitu persamaan energi foton yang menyatakan bahwa energi berbanding terbalik dengan panjang gelombang maksimum.
Development of a Chemistry E-Module Based on a Problem Based Learning Model on Reaction Rate Material Harahap, Armita Sari; Yusuf, Muhammad
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Kimia Vol 13, No 3 (2024): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Kimia
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The lack of students’ high-level thinking abilities regarding the materials taught, especially the buffer solution material, is because the buffer solution material is one of the materials that is difficult for students to understand, some teachers who teach still seem monotonous, resulting in reduced interest in learning for students, and the students Students experience boredom if learning uses inadequate media. To determine the validity, practicality and effectiveness of using E-Module learning media based on Higher Order Thinking Skills (HOTS). The type of research used in this research is Research & Development (R&D) or development research. Development research that refers to the 4-D (four-D) model. The steps of the 4-D (four-D) development model consist of 4 development stages but researchers only use 3 stages, namely define, design, and develop. The subjects in this research were 1 media expert, 2 material experts, 1 practical test teacher, and 30 students tested. The media expert validation results were 93% and the material expert validation results were 83.33% in the “Very Valid” category. The results of the practicality test by the teacher obtained a percentage of 82% in the “Very Practical” category. The trial with 30 students obtained a percentage result of 86.33% in the “Very Effective” category. It can be concluded that the development of an E-Module based on Higher Order Thinking Skills (HOTS) on buffer solution material is declared to be very valid, practical and effective for use as a learning medium.Keywords: Development Research, E-Modul, Hots, Buffer solutionDOI: 10.23960/jppk.v13.i3.31664
Studi Komputasi Perhitungan Celah Energi Dan Analisis UV Senyawa Kompleks Bis (Benzoilasetonato)2 Fe Menggunakan Metode Semi Empiris PM3 Muhammad Noufal; Muhammad Yusuf; Zata Zahirah; Ramanda Fatwa; Sasi Kirana; Afrilita Harahap; Salaisa
Jurnal Redoks Vol. 10 No. 1 (2025): REDOKS JANUARI - JUNI
Publisher : Universitass PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/redoks.v10i1.16738

Abstract

Senyawa kompleks berbasis logam transisi memiliki peran penting dalam berbagai aplikasi, termasukkatalis dan material fungsional. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sifat senyawa kompleksbis(benzoilasetonato)₂Fe berdasarkan studi komputasi celah energi dan spektra transisi elektronik (UV)dengan metode semi-empiris PM3. Metode yang digunakan meliputi perhitungan energi HOMO danLUMO menggunakan perangkat lunak HyperChem. Dari metode ini diperoleh celah energi ligan sebesar8,7248552 eV dan celah energi kompleks sebesar 9,3039263 eV, serta spektra UV kompleks sebesar280,45 nm dan ligan sebesar 203,76 nm. Hasil komputasi ini dapat digunakan untuk menjelaskankarakteristik elektronik senyawa secara teoritis di laboratorium. Selain itu, penelitian ini memberikanlandasan penting untuk merancang senyawa kompleks baru berbasis logam transisi, yang dapatdimanfaatkan dalam pengembangan katalis dan material fungsional untuk aplikasi industri maupunteknologi berkelanjutan.  
PERHITUNGAN CELAH ENERGI DAN ANALISIS UV SENYAWA KOMPLEKS BIS (DIBENZOILMETANA)2FE MENGGUNAKAN METODE SEMI EMPIRIS PM3 Wulandari, Innayah; Muhammad Yusuf; Afrilita Harahap; Sasi Kirana; Dika Fahreza; Dedek Febbriani; Ega Amalia Yuniar
JURNAL KIMIA SAINTEK DAN PENDIDIKAN Vol. 8 No. 2 (2024): JURNAL KIMIA SAINTEK DAN PENDIDIKAN
Publisher : Program Studi Kimia - Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51544/kimia.v8i2.5317

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis celah energi dan spektroskopi UV-Vis dari ligan dibenzoilmetana dan kompleks BIS(Dibenzoilmetana)2Fe menggunakan metode semi empiris PM3. Pada komputasi kimia digunakan software Hyperchem mode PM3 dengan basis set 32767 untuk mengoptimalkan struktur geometrinya sehingga data deskriptor HOMO dan LUMO diperoleh secara optimal. Hasil perhitungan menunjukkan bahwa kompleks ini memiliki struktur geometri yang stabil sesuai dengan data eksperimental. Terkonjugasinya Fe sebagai atom pusat pada kompleks BIS(Dibenzoilmetana)2Fe mempengaruhi perhitungan celah energi menjadi 8,0434552 eV yang sebelumnya 8,4493405 eV. Analisis atom Fe pada molekul kompleks menunjukkan kontribusi signifikan dari orbital d pada atom Fe. Hal ini akan mempengaruhi kepekaan cahaya dari kompleks tersebut sehingga panjang gelombang pada kompleks BIS(Dibenzoilmetana)2Fe dan ligan dibenzoilmetana akan berbeda. Sehingga studi komputasi ini dapat menjelaskan tentang karakteristik elektronik dan spektroskopi dari kompleks BIS(Dibenzoilmetana)2Fe dan ligan dibenzoilmetana yang selanjutnya dapat digunakan sebagai dasar penelitian di laboratorium dan dapat merancang kompleks dengan logam transisi baru yang diaplikasikan potensial dalam katalisis dan material fungsional.
PERHITUNGAN KAJIAN KOMPUTASI INTERAKSI ANTARA LOW-DENSITY POLYETHYLENE (LDPE) DENGAN POLIKAPROLAKTON (PCL) Aldi, Irfan; Yusuf, Muhammad; Hani, Rafiqa; Agritina Purba , Fitri Amorita; Samosir, Elly Maretha; Br Tamba, Bella Junita Sari; Rivaldi, Mhd.Aldy
JURNAL KIMIA SAINTEK DAN PENDIDIKAN Vol. 9 No. 2 (2025): JURNAL KIMIA SAINTEK DAN PENDIDIKAN
Publisher : Program Studi Kimia - Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51544/kimia.v9i2.6340

Abstract

Penelitian ini menganalisis interaksi antara Low-Density Polyethylene (LDPE) dan Polikaprolakton (PCL) melalui kimia komputasi menggunakan metode semi-empiris CNDO. Optimasi geometri dan perhitungan energi interaksi (ΔEdimer) dilakukan untuk menilai stabilitas dan reaktivitas kompleks senyawa yang terbentuk. Jarak antar atom H LDPE dengan atom O pada gugus hidroksil dan karbonil PCL masing-masing 3,09 Å dan 2,96 Å mengindikasikan interaksi non-kovalen seperti ikatan hidrogen dan gaya van der Waals. Muatan atom menunjukkan redistribusi elektron signifikan, menandakan tarikan elektrostatik kuat antar atom. Energi interaksi total -459,8 kJ/mol menunjukkan pembentukan kompleks yang spontan dan stabil. Temuan ini mendukung pengembangan material plastik yang lebih ramah lingkungan dengan meningkatkan sifat biodegradabilitas dan mekanik melalui pencampuran LDPE dan PCL. Studi ini menegaskan peran penting kimia komputasi dalam memprediksi sifat dan interaksi molekuler bahan polimer sebelum eksperimen laboratorium lebih lanjut.