Sumar Hadi Suryo
Departement Of Mechanical Engineering, Universitas Diponegoro, Jl. Prof. Sudarto, SH., Tembalang, Semarang, Indonesia 50275

Published : 29 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search
Journal : JURNAL TEKNIK MESIN

OPTIMASI DESAIN DAN ANALISIS TEGANGAN BUCKET EXCAVATOR CAT 390F L MENGGUNAKAN METODE TOPOLOGI DAN ELEMEN HINGGA Aidil Rahman; Sumar Hadi Suryo; Bambang Yunianto
JURNAL TEKNIK MESIN Vol 10, No 2 (2022): VOLUME 10, NOMOR 2, APRIL 2022
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Excavator hidrolik memiliki variasi Bucket yang dapat digunakan sesuai kepentingan suatu proyek. Bucket Excavator harus cukup kuat untuk bekerja dengan andal dalam kondisi kerja yang berat. Biasanya Bucket Excavator bekerja di bawah gerakan siklik selama proses penggalian. Karena sifat pekerjaan yang berulang ini, tegangan siklik dapat terjadi pada beberapa bagian Excavator. Optimasi dilakukan dengan pemodelan Bucket dan menganalisis tegangan Bucket menggunakan metode elemen hingga kemudian pengoptimasian menggunakan metode topologi. Hasil penelitian didapatkan distribusi gaya yang berpengaruh pada Bucket excavator yang ada pada ujung  Bucket teeth ( A4),  idler point ( A11) dan Hinge point ( A3). Nilai tegangan von mises pada jenis material ASTM-A36, AISI-1045, dan HARDOX-400 adalah 296,1 MPa, 291,7 MPa, dan 291,5 MPa. Nilai displacement pada jenis material ASTM-A36, AISI-1045, dan HARDOX-400 adalah 13,91 mm, 14,02 mm, 13,34 mm. Nilai safety factor pada jenis material ASTM-A36, AISI-1045, dan HARDOX-400 adalah 0,84, 1,06, dan 3,43. Setelah dilakukan optimasi topologi, didapatkan tegangan maksimum von mises pada variasi pertama 296, 2 MPa, sedangkan pada variasi kedua 293, 2 MPa. Nilai dari tegangan yang terjadi pada kedua desain dapat dinyatakan aman. Didapatkan juga penurunan massa pada desain variabel pertama menjadi  4492, 48 kg dan pada desain variabel kedua 4532, 46 kg.
OPTIMASI DESAIN BOOM EXCAVATOR KOMATSU PC288US-3 MENGGUNAKAN ELEMEN HINGGA DAN METODE TOPOLOGI Willy Sutanto; Sumar Hadi Suryo; Bambang Yunianto
JURNAL TEKNIK MESIN Vol 10, No 2 (2022): VOLUME 10, NOMOR 2, APRIL 2022
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Excavator adalah alat berat yang paling sering digunakan di bidang manufaktur, konstruksi, dan industri pertambangan. Struktur excavator terdiri dari tiga bagian utama: Struktur atas, undercarriage, dan attachment. Boom merupakan salah satu komponen utama excavator yang secara langsung dikenakan beban kerja, dan kekuatan strukturalnya secara langsung mempengaruhi keandalan dan kinerja excavator. Oleh karena itu penulis tertarik melakukan optimasi desain boom excavator menggunakan metode topologi untuk menghasilkan desain yang lebih ringan tanpa menghilangkan fungsi dari boom tersebut. Pada penelitian ini dilakukan optimasi pada boom excavator Komatsu PC288US-3. Mengidentifikasi jenis dan spesifikasi material yang dilakukan dengan mengambil acuan dari jurnal penelitian mengenai karakteristik material boom. Dalam hal ini digunakan material Hardox 400. Pembuatan desain boom excavator sesuai dengan pendekatan dari model aslinya menggunakan software Solidworks 2019. Pada penelitian ini dilakukan simulasi linear static untuk proses optimasi topologi. Hasil yang didapat setelah dilakukan optimasi topologi yaitu tegangan von misses maksimum pada variasi 1 bernilai 984.2 MPa, sedangkan pada variasi 2 bernilai 983.4 MPa. Karena kekuatan luluh material adalah 1000 MPa (Hardox 400) dapat disimpulkan bahwa nilai von misses pada kedua desain dapat dinyatakan aman. Dari hasil optimasi topologi  didapatkan pengurangan massa sebesar 298.7 kg untuk variabel desain pertama dan 256.17 kg untuk variabel  desain kedua, sehingga dapat menekan biaya produksi.
RANCANG BANGUN ALAT GERMICIDAL UDARA MENGGUNAKAN SINAR ULTRAVIOLET Freditya Siswanto; Sumar Hadi Suryo
JURNAL TEKNIK MESIN Vol 3, No 3 (2015): VOLUME 3, NOMOR 3, JULI 2015
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (866.591 KB)

Abstract

Pada penelitian ini, dilakukan rancang bangun desain alat germicidal udara menggunakan sinar ultraviolet. Sinar ultraviolet dengan panjang gelombang kurang dari 265 nm mempunyai kemampuan dalam menonaktifkan bakteri, virus dan protozoa tanpa mempengaruhi komposisi kimia fluida. Absorpsi terhadap radiasi ultraviolet oleh protein, RNA dan DNA dapat menyebabkan kematian dan mutasi sel. Oleh karena itu, sinar ultraviolet dapat digunakan sebagai germicidal untuk mengendalikan kontaminasi bakteri di udara sehingga akan menghasilkan udara yang steril untuk sistem saluran udara. Pada penelitian ini telah dilakukan pengujian laboratorium terhadap kemampuan alat dalam menonaktifkan bakteri. Pada pengujian laboratorium dilakukan penghitungan koloni bakteri pada media kultur NA dan PDA. Penghitungan dilakukan setelah melakukan isolasi pada media kultur selama 48 jam. Alat germicidal udara yang dibuat mampu menghasilkan udara yang steril. Setelah di treatment menggunakan alat germicidal selama (0, 15 , 30, 45) menit, jumlah koloni mikroorganisme fungi menjadi 102, 31, 11, 6. Sedangkan mikroorganisme bakteri jumlah koloni menjadi 207, 48, 25, 15. Kemampuan untuk mereduksi jumlah bakteri sangat signifikan yang mencapai  92.7% untuk mikroorganisme berjenis bakteri dan 94.1% fungi. Pada penelitian ini juga dilakukan pengukuran terhadap konsumsi daya alat dalam menonaktifkan bakteri. Pengukuran dilakukan terhadap tegangan AC dan tegangan  DC pada alat. Tegangan AC yang diukur merupakan tegangan input dari modul power supply yang dipakai. Sedangkan tegangan DC merupakan tegangan input dari lampu dan fan yang menjadi komponen alat. Konsumsi daya alat total sebesar 14.08 watt. Sedangkan daya yang dikonsumsi fan sebesar 1.736 watt dan lampu ultraviolet sebesar 7.884 watt. Besarnya nilai losses daya pada modul pengubah tegangan 4.46 watt
ANALISIS SIFAT MEKANIK DAN OPTIMALISASI STRUKTUR BOOM EXCAVATOR V EC650BE MENGGUNAKAN METODE ELEMEN HINGGA Ariq Fathurrahman; Sumar Hadi Suryo; Muchammad Muchammad
JURNAL TEKNIK MESIN Vol 10, No 3 (2022): VOLUME 10, NOMOR 3, JULI 2022
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Alat berat memiliki peranan penting dalam membantu keterbatasan manusia dalam melakukan pekerjaan. Excavator merupakan alat berat yang menggunakan sistem hidrolik sebagai penggerak utama dimana sistem ini menggerakan berbagai komponen utama seperti bucket, arm, dan boom sehingga excavator dapat melakukan pekerjaan. Penelitian ini membahas tentang perancangan desain optimasi boom excavator V EC650BE dimana proses optimasi topologi dilakukan dengan 3 variasi material yaitu HARDOX 400, S690QL dan SAILMA 450 HI. Metode yang dipilih dalam penelitian ini adalah analisis linear statik menggunakan metode elemen hingga. Diketahui bahwa pada desain awal excavator tegangan VonMises terbesar pada setiap variasi material berturut-turut adalah 372,3 MPa, 370,5 MPa, dan 370,4 MPa. Hasil yang didapatkan dari proses optimasi yaitu tegangan maksimum VonMises pada desain variasi pertama sebesar 370,6 MPa dengan pengurangan massa 243 kg dan pada variasi kedua tegangan maksimum sebesar 374,4 MPa dengan pengurangan massa 289 kg.
OPTIMASI DESAIN TOPOLOGI STRUKTUR BOOM EXCAVATOR CAT 374D L DENGAN MENGGUNAKAN METODE ELEMEN HINGGA Dwiki Putratama Nugraha; Sumar Hadi Suryo; Muchammad Muchammad
JURNAL TEKNIK MESIN Vol 10, No 3 (2022): VOLUME 10, NOMOR 3, JULI 2022
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu jenis alat berat yang terbuat dari mesin di atas roda khusus yang dilengkapi dengan arm, boom dan bucket merupakan excavator. Excavator dipergunakan untuk menggali atau mengangkut suatu material seperti tanah, batubara, pasir, dan lain-lain. Pada excavataor terdapat satu komponen yang berperan penting dalam fungsinya tersebut adalah boom. Penelitian kali ini membahas mengenai perancangan optimasi pada  boom yang menghasilkan suatu desain dengan mengurangi berat tetapi tetap mempertahankan kekuatannya, boom yang digunaan merupakan Caterpilar 374D L. Optimasi pada boom menerapkan konsep optimasi berupa optimasi topologi. Metode yang dilakukan menggunakan analisis linear static dengan penerapan metode elemen hingga sehingga tegangan maksimum yang terjadi pada boom dapat diketahui . Untuk menentukan besar tegangan von mises dilakukan dengan 3 variasi yaitu posisi jangkauan tinggi maksimum, jangkauan datar maksimum, dan jangkauan kedalaman maksimum. Von Mises tersebesar 470,5 MPa pada posisi jangkauan tinggi maksimum. Proses optimasi topologi, pertama dengan memilih variasi area desain kemudian di ambil 2 variasi desain. Hasil yang didapat setelah dilakukan optimasi topologi yaitu tegangan maksimum vonmises pada variasi 1 sebesar 473,9 MPa, sedangkan untuk variasi 2 sebesar 478,7 MPa. Setelah di optimasi didapatkan boom dengan reduksi massa dalam variasi pertama sebesar 193 kg dan pada variasi kedua 214 kg.
ANALISIS STATIK PADA STRUKTUR BUCKET EXCAVATOR VOLVO EC460D MENGGUNAKAN METODE ELEMEN HINGGA Muroj Maulana Cahyo; Sumar Hadi Suryo; Bambang Yunianto
JURNAL TEKNIK MESIN Vol 10, No 1 (2022): VOLUME 10, NOMOR 1, JANUARI 2022
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Excavator merupakan mesin penggali yang biasanya digunakan untuk menggali tanah, membelah batu, membongkar jalan atau merobohkan bangunan. Salah satu komponen yang berperan dalam fungsi tersebut adalah bucket. Pada penelitian ini membahas tentang analisis statik bucket untuk menentukan nilai tegangan vonMises pada bucket serta mendapatkan nilai safety factor Bucket Excavator Volvo EC460D. Proses analisis pada bucket menggunakan perhitungan manual. Metode yang dilakukan meliputi penentuan jenis material HARDOX 400. Kemudian dilakukan analisis linear statik menggunakan metode elemen hingga untuk melihat tegangan maksimum yang terjadi pada bucket dengan 3 variasi posisi sudut yaitu 90o, 120o, 150o. Nilai tegangan vonMises pada setiap konfigurasinya 593.9 MPa, 419 MPa, 446.3 MPa, dan terbukti maximum breakout force pada posisi 90o sebesar 593.9 MPa. Nilai safety factor analisa tegangan bucket pada setiap konfigurasinya yaitu 1.68, 2.38, dan 2.24.
PENGERING GABAH TENAGA LISTRIK DENGAN MODIFIKASI PLAT BESI DAN ALUMUNIUM FOIL Rizky Riyadi Hidayat; Bambang Yunianto; Sumar Hadi Suryo
JURNAL TEKNIK MESIN Vol 9, No 1 (2021): VOLUME 9, NOMOR 1, JANUARI 2021
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan Penelitian yang ingin diperoleh penulis dalam penelitian tugas akhir ini adalah 1. Mengetahui kecepatan dan kelembapan udara dengan menggunakan PGTL Mk1 2. Mengetahui perbandingan pengaruh PGTL milik Kemal (2021) dengan PGTL Mk1 yang telah dimodifikasi menggunakan plat besi dan dinding berlapis alumunium foil dengan panas dari lampu berdaya 500 Watt. adapun studi pustaka ini diperoleh dari beberapa literatur, baik berupa buku-buku perpustakaan, jurnal-jurnal yang diperoleh dari internet, dan sumber-sumber lain yang berkaitan dengan penelitian ini.  Observasi, dalam hal ini penulis melakukan pengujian di lapangan untuk mendapatkan data hasil pengukuran yang dibahas pada penelitian ini Pada pengujian 500 watt kelmbapan lebih cepat berkurang dibanding pada saat berdaya 400 watt, dan dengan sifat dari alumunium memungkinkan penyebaran panas lebih merata yang menyebabkan mudahnya gabah untuk menerima panas dan lebih cepat mengalami pemuaian, PGTL optimasi dapat mengeringkan gabah dengan kadar air yang mampu diuapkan dengan kecepatan blower 4 m/s, 7 m/s dan 10 m/s secara berturut-turut sebesar 7.45%, 7.9%, 9,45% dimana didapati kenaikan efisiensi sebesar 2% disbanding PGTL tanpa adanya plat besi ataupun alumunium foil sebagai pelapis dinding chaber.
EVALUASI KAPASITAS BUCKET DAN ANALISIS GAYA STATIS PADA MINI HIDROLIK BACKHOE EXCAVATOR CAT 302-CR Hosea Sutan M. Hutagalung; Sumar Hadi Suryo; Bambang Yunianto
JURNAL TEKNIK MESIN Vol 10, No 1 (2022): VOLUME 10, NOMOR 1, JANUARI 2022
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Excavator hidrolik memiliki variasi Bucket yang dapat digunakan sesuai kepentingan suatu proyek. Biasanya Bucket Excavator bekerja di bawah gerakan siklik selama proses penggalian. Karena sifat pekerjaan yang berulang ini, tegangan siklik dapat terjadi pada beberapa bagian Excavator. Untuk mengetahui kekuatan Bucket maka dilakukan pemodelan Bucket terlebih dahulu dan menganalisis tegangan Bucket menggunakan metode elemen hingga kemudian dilanjutkan dengan melakukan evaluasi untuk mengetahui nilai safety factor dan melakukan simulasi untuk mendapatkan umur kelelahan (Life Cycle Fatique) dari Bucket. Hasil penelitian ini didapatkan distribusi gaya yang berpengaruh pada Bucket excavator yang ada di 3 titik, yaitu ujung Bucket teeth (A4), idler point (A11) dan Hinge point (A3). Nilai tegangan (von mises) pada jenis material Hardox-400, ASTM A36, dan SS 400 berturut-turut adalah 401,02 MPa, 399,41 MPa 401,32 MPa. Nilai displacement pada jenis material Hardox-400, ASTM A36, dan SS 400 berturut-turut adalah 1,2212 mm, 1,2212 mm, 1,2278 mm. Sedangkan nilai safety factor pada jenis material Hardox-400, ASTM A36, dan SS 400 berturut-turut adalah 2,54, 0,61, dan 0,58. Dan setelah dilakukan simulasi untuk mendapatkan umur kelelahan dari bucket maka diperoleh nilai pada jenis material Hardox-400, ASTM A36, dan SS 400 berturut-turut adalah 13734 siklus, 2716 siklus, dan 2676 siklus. Sehingga material yang dapat dikatakan aman untuk digunakan sebagai bucket yaitu Hardox - 400 karena nilai safety factor nya ≥ 1.
RANCANG BANGUN ALAT UKUR BODY MASS INDEX (BMI) PORTABEL BERBASIS MIKROKONTROLER ARDUINO MEGA 2560 Muhammad Ali Sholihun; Dwi Basuki Wibowo; Sumar Hadi Suryo
JURNAL TEKNIK MESIN Vol 9, No 1 (2021): VOLUME 9, NOMOR 1, JANUARI 2021
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengukuran BMI banyak digunakan sebagai acuan dalam menentukan postur tubuh kurus atau gemuk dan ideal atau tidak, asupan kalori dan gizi untuk program diet, kesehatan fisik, kriteria penerimaan prajurit, hingga distribusi tekanan pada telapak kaki. Alat ukur BMI biasanya digunakan untuk seleksi kesehatan yang mana sering dilakukan di tempat terbuka. maka untuk menindaklanjuti hal tersebut diperlukan sebuah inovasi pembuatan alat ukur Indeks Massa Tubuh atau Body Mass Index (BMI) portable. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk merancang dan membangun alat ukur BMI (Body Mass Index) portabel yang memungkinkan alat ukur untuk mudah di bawa dan di pindahkan. Penelitian ini menggunakan sensor ultrasonic sebagai sensor pengukur tinggi badan, sensor loadcell sebagai sensor pengukur berat badan dan arduino mega 2560 sebagai kontroler. Pada penelitian digunakan batu timbang yang memiliki sertifikasi nasional tahun 2021 sebagai alat kalibrasi, juga menggunakan 10 subyek penelitian sebagai subyek pengukuran. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bawa alat ukur BMI (Body Mass Indeks) portabel ini memiliki dimensi 32 cm x 34,5 cm x 203 cm dalam kondisi terpasang dan memiliki dimensi 52 cm x 42 cm x 7 cm dalam kondisi di kemas dengan massa alat sebesar 7 kg, sehingga alat pengujian ini dapat disebut sebagai alat portabel. Alat ukur BMI (Body Mass Indeks) portabel ini memiliki keunggulan disamping mudah dipindahkan juga memiliki keunggulan dalam penyimpanan data ukur yang disimpan dalam SD Card dengan kapasitas 2GB (GigaByte) dalam format dokumen .xls yang tersimpan dalam waktu sebenarnya (Realtime), juga berisi data diri, jenis kelamin, tinggi badan, berat badan dan nilai BMI pengguna.
DESAIN dan ANALISIS ROTATING BUCKET ARM PADA EXCAVATOR CATERPILLAR 345B Daffa Shaquille; Sumar Hadi Suryo; Muchammad Muchammad
JURNAL TEKNIK MESIN Vol 11, No 1 (2023): VOLUME 11, NOMOR 1, JANUARI 2023
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hydraulic excavator merupakan salah satu alat berat yang dilengkapi dengan backhoe untuk pekerjaan menggali, membuat parit, dan mengangkat material. Penggunaan alat tersebut membutuhkan tingkat produktifitas yang tinggi sehingga dapat memicu kegagalan   material   komponen   pada hydraulic excavator.  Kegagalan material merupakan peristiwa yang tidak diinginkan karena dapat menimbulkan bahaya, kerugian ekonomi, dan terganggunya ketersediaanya produk dan pengoperasian. Salah satu contoh kegagalan material ditemukan pada komponen steel bucket pin pada joint bucket arm yang beroperasi secara rotasi yang disebabkan oleh kombinasi bending dan torsion fatigue. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui percepatan sudut, perubahan sudut, dan kecepatan sudut pada joint rotating bucket arm serta mengetahui torsi joint upper arm ke bucket yang dihasilkan pada kondisi excavator melakukan penimbunan material. Metode yang dilakukan adalah mendesain bucket arm menggunakan Simscape Multibody dan melakukan pemodelan dengan SimMechanics dan SimHydraulic. Hasil penelitian ini didapatkan percepatan sudut, perubahan sudut dan kecepatan sudut pada joint upper arm ke crank left, joint upper arm ke crank right, joint upper arm ke bucket excavator dimana menghasilkan nilai yang cukup besar dikarenakan joint bekerja pada range sudut  sampai . Sedangkan joint upper arm ke tilt actuator, menghasilkan nilai yang tidak terlalu besar dikarenakan joint bekerja pada range sudut  sampai . Nilai torsi pada joint upper arm ke bucket terbesar pada kondisi excavator melakukan gerakan penutupan bucket sebelum mencapai kondisi excavator melakukan penguncian pada excavator. Selain itu, juga terdapat nilai torsi terbesar pada detik ke-4 dan ke-10 dengan excavator memulai gerakan penimbunan material pada bucket untuk menghasilkan posisi bucket yang terangkat.