Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

PERBANDINGAN PERPINDAHAN DAYA PADA MESIN PEMERAS KELAPA Rahmadsyah Rahmadsyah; Moraida Hasanah; Aulia Akbar Batu Bara; Sadun Sadun; Mhd Fauzi; Muhammad Azhar
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol. 9 No. 1 (2026): February 2026
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v9i1.5780

Abstract

Abstract : This study aims to analyze and compare theoretical and actual power transfer in a coconut squeezer machine to determine the efficiency of the transmission system used. This coconut squeezer machine is designed using a 220 V electric motor with a rotational speed of 4500 rpm connected to a transmission system consisting of a pulley, a V-belt (type M33), and a gearbox with a reduction ratio of 1:30. This power transmission process results in a reduction in rotational speed from the motor to the screw press shaft, which functions to squeeze the coconuts into coconut milk. The research method used was theoretical computation based on the mechanical parameters of the transmission components and comparative analysis with actual test results. The calculation data included theoretical motor power, output power at the screw press shaft, torque, and transmission system efficiency. The calculation results showed that the theoretical motor power was 280 Watts, while the actual power at the screw press shaft was 239.4 Watts. A power loss of 40.6 watts, or approximately 14.5%, occurred due to V-belt inaccuracy, slippage, and mechanical losses in the gearbox. The total efficiency of the transmission system was 85.5%, indicating adequate mechanical performance. Based on the analysis, this coconut press machine is capable of operating well and stably for both household and industrial applications. Keywords: Power Transfer, EFFiciency, Coconut Press Machine, Mechanical Transmission, Gearbox, V-Belt, Electric Motor Abstrak : Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan membandingkan peralihan daya teoritis dan daya aktual pada mesin pemeras kelapa, guna mengetahui tingkat efisiensi sistem transmisi yang digunakan. Mesin pemeras kelapa ini dirancang menggunakan motor listrik bertenaga 220 V dengan kecepatan putar 4500 rpm yang dihubungkan ke sistem transmisi berupa pulley, sabuk-V (V-belt tipe M33), dan gearbox dengan rasio reduksi 1:30. Proses transmisi daya ini menghasilkan penurunan putaran dari motor menuju poros ulir press yang berfungsi untuk memeras kelapa menjadi santan. Metode penelitian yang digunakan adalah komputasi teoritis berdasarkan parameter mekanik komponen transmisi serta analisis perbandingan dengan hasil pengujian aktual. Data perhitungan meliputi daya teoritis motor, daya keluaran pada poros ulir press, torsi, dan efisiensi sistem transmisi. Hasil perhitungan menunjukkan bahwa daya teoritis motor sebesar 280 Watt, sedangkan daya aktual pada poros ulir press sebesar 239,4 Watt. terjadi kehilangan daya sebesar 40,6 Watt atau sekitar 14,5% akibat akurasi pada V-belt, slip, serta rugi mekanis pada gearbox. Efisiensi total sistem transmisi diperoleh sebesar 85,5%, yang menunjukkan bahwa sistem mekanik bekerja cukup Berdasarkan hasil analisa, mesin pemeras kelapa ini mampu bekerja dengan baik dan stabil untuk skala rumah tangga maupun industri. Kata Kunci: Perpindahan Daya, Efisiensi, Mesin Pemeras Kelapa, Transmisi Mekanik, Gearbox, V – Belt, Motor Listrik.
Penerapan Teknologi Arduino pada Sistem Tempat Sampah Pintar Sebagai Solusi Pengelolaan Sampah di Desa Timbaan Kabupaten Simalungun: Penelitian Anughrah; Fahmi; Gita Ananta; Jenni Tia; Anita Rahmadani; Linda May Sarah; Faresa; Rahmadsyah
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 5 No. 1 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 5 Nomor 1 (Juli 2026 -
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v5i1.7667

Abstract

Pengelolaan sampah memerlukan solusi yang praktis dan adaptif terhadap perkembangan teknologi. Salah satu alternatif yang dapat dikembangkan adalah sistem tempat sampah pintar berbasis Arduino yang memungkinkan proses pembuangan sampah dilakukan secara otomatis. Penelitian ini bertujuan mengkaji penerapan teknologi Arduino pada sistem tempat sampah pintar berdasarkan hasil penelitian terdahulu serta menganalisis potensinya untuk mendukung pengelolaan sampah di Desa Timbaan, Kabupaten Simalungun. Penelitian menggunakan metode studi literatur dengan menelaah dan membandingkan berbagai penelitian mengenai Arduino, sensor, otomatisasi tempat sampah, dan pengelolaan sampah berbasis teknologi. Hasil kajian menunjukkan bahwa Arduino dapat mengintegrasikan sensor dan aktuator untuk menghasilkan sistem tempat sampah yang mampu bekerja secara otomatis. Penggunaan sensor pendeteksi objek juga memungkinkan mekanisme buka-tutup tempat sampah berlangsung tanpa kontak langsung. Berdasarkan hasil sintesis penelitian terdahulu, teknologi Arduino memiliki potensi diterapkan sebagai alternatif pengelolaan sampah di Desa Timbaan dengan mempertimbangkan kebutuhan masyarakat, biaya, kondisi lingkungan, dan kemudahan pemeliharaan.
Prototipe Elevator 3 Lantai Berbasis Micro Kontroler Arduino Uno Atmega 328: Penelitian Rahmadsyah; R. Agus Budiman; Fahri Ardana; Muhammad Rafi Azhari; Fuad Anwan Naini
Jurnal Pustaka Cendekia Pendidikan Vol. 4 No. 1 (2026): Jurnal Pustaka Cendekia Pendidikan, Volume 4 Nomor 1, Mei - Agustus 2026
Publisher : PT PUSTAKA CENDEKIA GROUP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70292/jpcp.v4i1.641

Abstract

Penelitian ini bertujuan merancang prototipe lift parkir 1 mobil untuk apartemen kelas VIP yang dikendalikan dengan suara menggunakan teknologi voice recognition, dengan metode pembuatan lift 3 lantai berbasis mikrokontroler Arduino dan sensor Easy VR Shield 2.0 untuk mengatur putaran motor DC sesuai perintah suara, dan dari hasil pengujian dengan variasi beban 0 hingga 1 kg didapat temuan bahwa daya yang dibutuhkan motor meningkat seiring bertambahnya beban yaitu 2,94 watt pada 0,2 kg sampai 15,484 watt pada 1 kg, sehingga disimpulkan bahwa semakin berat beban lift maka putaran motor semakin menurun sedangkan arus dan daya yang dihasilkan semakin besar.
Rancang Bangun Mesin Pengiris Tempe dengan Elektromotor sebagai Penggeraknya: Penelitian Sadun; Rahmadsyah; Moraida Hasanah
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 5 No. 1 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 5 Nomor 1 (Juli 2026 -
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v5i1.7904

Abstract

Proses pengirisan tempe secara manual membutuhkan waktu dan tenaga operator yang relatif besar serta berpotensi menghasilkan ketebalan irisan yang tidak seragam. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan membuat mesin pengiris tempe dengan elektromotor sebagai penggerak utama serta menganalisis kelayakan teknis komponen berdasarkan hasil perhitungan perancangan. Metode yang digunakan adalah metode rancang bangun (design and build) melalui tahapan identifikasi masalah, observasi, pengumpulan data teknis, pembuatan gambar teknik, proses fabrikasi, perakitan, dan analisis data. Mesin menggunakan elektromotor berdaya 0,5 HP atau 373 W dengan putaran 1.400 rpm, pulley penggerak berdiameter 3 inch dan pulley yang digerakkan 4 inch, sehingga menghasilkan putaran poros sebesar 1.050 rpm. Hasil perhitungan menunjukkan kapasitas teoritis mesin sebesar 6 kg/jam. Poros berdiameter 8 mm menghasilkan tegangan geser sebesar 33,71 MPa dengan faktor keamanan 1,19. Rangka hollow 40 × 40 × 2 mm menghasilkan tegangan lentur 10,03 MPa dan lendutan 0,0263 mm. Masing-masing bantalan menerima beban radial 147,15 N. Hasil perancangan menunjukkan bahwa komponen utama mesin secara teoritis mampu digunakan sesuai kondisi pembebanan yang ditetapkan.