Claim Missing Document
Check
Articles

Found 10 Documents
Search

STUDI JARINGAN PIPA DISTRIBUSI AIR BERSIH DENGAN METODE HARDY CROSS ALI HASIMI PANE
JURNAL PIONIR Vol 7, No 2 (2021): Juli
Publisher : Universitas Asahan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36294/pionir.v7i2.2338

Abstract

Abstract:Studi jaringan pipa adalah termasuk persoalan matematika yang rumit dan komplek, karena memiliki jumlah pipa yang banyak dihubung secara paralel dengan  jumlah loop baik satu maupun multiloop. Persoalan dalam analisa jaringan pipa harus menentukan distribusi debit aliran pada setiap pipa yang bertujuan agar keluaran debit aliran sesuai permintaan pada titik-titik tertentu. Metode Hardy Cross (HC) adalah salah satu metode yang dapat digunakan untuk analisa jaringan pipa. Dengan metode tersebut, persoalan jaringan pipa adalah diselesaikan melalui metode perhitungan iterasi dan dapat diselesaikan baik dengan perhitungan manual maupun diimplementasikan dengan program komputer. Dalam studi ini, analina jaringan pipa untuk menentukan debit aliran pada masing-masing pipa adalah dilakukan dalam bentuk studi kasus dan akan diselesaikan dengan metode HC yang diimplementasikan melalui spreadsheet excel.Kata kunci: jaringan pipa, debit aliran, metode Hardy Cross, spreadsheet excel 
The Effect of the Graphic Organizer Method on Students’ Ability to Write Recount Text at Grade X Rahma Yunita Ansi; Dian Anggraini Harahap; Datulina Ginting; Karimaliana Karimaliana; Ali Hasimi Pane
Edunesia: Jurnal Ilmiah Pendidikan Vol. 4 No. 1 (2023)
Publisher : research, training and philanthropy institution Natural Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (265.871 KB) | DOI: 10.51276/edu.v4i1.363

Abstract

This research concerns the students' ability in writing recount text. The problem of the study was: Teachers still used conventional methods in every meeting, causing boredom among the students. Students had less vocabulary, and Students did not master grammar. Students were unable to express their ideas. This research used a non-experimental research design. The data were collected by using the test. To obtain the data, the grade X of MAS Muhammadiyah 2 Kisaran is selected as the respondent. The research subject was grade X MIPA 1 and X MIPA 2. Each class consists of 30 students. The total number of students was 60 students. The reason for choosing this class was because the writer found some students' problems in writing recount text. After the data were analyzed, it could be concluded that there was an effect of the graphic organizer method on the student's ability to write recount text at grade X of MAS Muhammadiyah 2 Kisaran in the 2021/2022 Academic Year. It was proven that there was a high correlation between using the clustering technique and the student's ability to write recount text tcount > ttable. With the description tcount = 7.49 while the ttable = 2.002 (5%).and their relevance in formal evidence to solve real problems.
Analisis Variasi Mata Pisau Pada Mesin Pencacah Kulit Kelapa Rahmadsyah; Tengku Jukdin Saktisahdan; Ali Hasimi Pane; Dani Saputra; Moraida Hasanah
G-Tech: Jurnal Teknologi Terapan Vol 7 No 3 (2023): G-Tech, Vol. 7 No. 3 Juli 2023
Publisher : Universitas Islam Raden Rahmat, Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33379/gtech.v7i3.2596

Abstract

Pengolahan kulit kelapa menjadi media tanam adalah usaha untuk meningkatkan nilai jual kulit kelapa itu sendiri. Untuk membuat kulit kelapa menjadi media tanam dibutuhkan mesin pencacah agar dapat menghancurkan kulit kelapa tersebut agar lebih halus dan efektif dalam penggunaannya. Dalam proses pencacahan, jumlah mata pisau mempunyai peranan yang sangat penting. Mesin pencacah yang digunakan mempunyai variasi jumlah mata pisau sebanyak 12, 15, dan 18. Serta daya motor penggerak yang digunakan sebesar 5,5 Hp dan putaran 3600 rpm. Penggunaan 18 mata pisau mendapatkan hasil yang terbaik dibandingkan jumlah mata pisau yang lain. Dari jumlah mata pisau 18 mendapatkan  rata-rata hasil cacahan terbanyak yaitu 1,78 kg untuk setiap 2 kg yang dicacah dengan waktu tercepat selama 12 menit 27 detik atau 747 detik.
Uji Kerja Mesin Pencacah Kulit Kelapa Berdasarkan Perbedaan Puli Ali Hasimi Pane; N. Saputra; Tengku Jukdin Saktisahdan
IRA Jurnal Teknik Mesin dan Aplikasinya (IRAJTMA) Vol 2 No 2 (2023): Agustus
Publisher : CV. IRA PUBLISHING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56862/irajtma.v2i2.54

Abstract

Coconut husk, currently processed into coco fibre and cocopeat is the highest percentage of coconut fruit waste. A coconut husk chopping machine is a machine that can chop coconut husk so that it can then be utilized as a planting medium. Pulley has a function to receive power transmitted from the drive engine to the blade shaft. Pulley diameter variations are carried out to determine the data on the pulley rotation, chopping time, and fuel consumption results. This study used a pulley with a diameter of 3 inches (76mm), 5 inches (127mm), dan 7 inches (178mm). The most optimal rotation is on the 3-inch diameter pulley with 3600 Rpm; the fastest chopping time is on the 3-inch pulley with a duration of 748 seconds; the pulley with the most chopped results is on a 3-inch pulley, which is 1.780 kg. And pulley with the least unshredded results is a 3-inch diameter pulley of 0.220 kg.
Rancang Bangun Mesin Penggilingan Padi Rumahan dengan Penggerak Dinamo Pompa Air Muhammad Iqbal Harapan Muslim Siregar; Bukhari; Tomi Abdilah; Tomi Irawan; Ali Hasimi Pane; Tengku Jukdin Saktisahdan
G-Tech: Jurnal Teknologi Terapan Vol 8 No 1 (2024): G-Tech, Vol. 8 No. 1 Januari 2024
Publisher : Universitas Islam Raden Rahmat, Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33379/gtech.v8i1.3563

Abstract

Currently, the rice milling process in Rawang Panca Arga Sub-district still uses a diesel car engine as the driving force. This machine has several drawbacks and emits harmful pollutants that are detrimental to respiratory health. Therefore, a compact and highly portable equipment was developed to meet the rice needs of farmers easily, without causing pollution. This rice milling machine uses a water pump dynamo that uses 125 Watts of electric current with a rotation of 2800 rpm and has a power of 3.28154 KW. The motor transmits its rotation using two clutches that can rotate the shaft of the penyosoh axle which is supported by two pillow block bearings. This machine has a grinding chamber with a maximum capacity of 72 kg/houre which is suitable for home-scale use.
Pembuatan Air Bersih Dan Penyediaan Tempat Sampah Dalam Mewujudkan Lingkungan Bersih di Kelurahan Sidomukti Ali Hasimi Pane; Dewi Astuti; Moraida Hasanah
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v5i1.8324

Abstract

Tujuan pengabdian ini adalah pembuatan air bersih dan penyediaan tempat sampah yang harus dimulai dengan pendekatan preventif dan persutif, yaitu melakukan sosialisasi, penyuluhan dan pemberian contoh berupa pembuatan teknologi/alat sederhana yang langsung dipraktekkan dan diinstalasi serta dibagikan kepada masyarakat. Teknologi sederhana penjernih air (traditional water purefier) yang dibuat untuk menyaring air kotor menjadi air bersih. Disamping itu potensi sampah menjadi pemicu dan penyebab utama air kotor dan penyebaran penyakit menular melalui air, diperlukan penyediaan tempat sampah agar mempunyai rasa peduli dan mulai merubah kesadaran dan perilaku agar sampah tidak dibuang sembarang. Untuk memberikan contoh efektif dibuat tempat pembuangan sampah sederhana (organik dan an organik) dibagikan ke masyarakat dan diletakkan kantor kepala desa dan beberapa tempat dalam lokasi Kelurahan Sidomukti. Diharapkan dengan kegiatan pengabdian ini sangat membantu masyarakat agar memahami pentingnya air bersih dan hidup bersih untuk kesehatan, karena air penting untuk kebutuhan sehari-hari. Hal lain kegiatan ini dapat memberikan wawasan dan pemahaman agar tidak membuang sampah sembarang tempat atau ke sungai. Kegiatan pengabdian ini dapat memberikan masukan dan membantu program Pemerintah Kabupaten Asahan dalam mewujudkan lingkungan yang rapi, indah dan sehat.
Pengaruh Panjang Serat Pelepah Kelapa Sawit Terhadap Sifat Mekanik Bio Komposit dengan Resin Polyester Fynnisa Z; Moraida Hasanah; Rahmadsyah Rahmadsyah; T Jukdin Saktisahdan; Ali Hasimi Pane; M Hafiz Tiannur
G-Tech: Jurnal Teknologi Terapan Vol 8 No 3 (2024): G-Tech, Vol. 8 No. 3 Juli 2024
Publisher : Universitas Islam Raden Rahmat, Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33379/gtech.v8i3.4369

Abstract

Penelitian ini menggunakan serat alami pelepah sawit sebagai matriks dalam pembuatan bio composite dan resin poliester digunakan sebagai filler. Pembuatan bio composite dikempa menggunakan mesin hotpress pada suhu 70°C selama 20 menit dengan penekanan 30 kg/m2. Panjang serat divariasikan dengan ukuran 2, 4, 6, 8, dan 10 cm. Parameter berupa pengujian sifat fisis (densitas, porositas, dan daya serap air), pengujian sifat mekanik (kuat tekan, tarik, dan impak), dan analisa mikrostruktur menggunakan Scanning Electron Microscope (SEM). Hasil pengujian nilai optimum sifat fisis pada komposisi serat pelepah sawit yaitu 75%:25% dengan panjang serat pelepah sawit 10 cm yang memiliki nilai sifat fisis densitas 0,793 gr/cm3, porositas 0,134%, daya serap air 0,169% dan nilai sifat mekanik kuat tekan 19,234 MPa, kuat tarik 725,95 MPa, impak 1,1262 J/mm2. Hasil SEM, sifat fisis, dan sifat mekanik mendukung bio composite memenuhi kriteria "Medium Board" berdasarkan JIS A 5905:2003 dan dapat dimanfaatkan sebagai material alternatif pengganti bahan kayu.
Kajian Konsumsi Bahan Bakar Motor Penggerak Mesin Pencacah Sabut Kelapa Berdasarkan Variasi Diameter Pulley Pane, Ali Hasimi; Rahmadsyah, Rahmadsyah; Saktisahdan, T. Jukdin
Majamecha Vol. 5 No. 2 (2023): Majamecha
Publisher : Program Studi Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Islam Majapahit, Mojokerto, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36815/majamecha.v5i2.2963

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kinerja mesin pencacah sabut kelapa ditinjau dari tingkat konsumsi bahan bakar motor penggerak. Parameter yang digunakan untuk mengetahui laju konsumsi bahan bakar berdasarkan pada diameter pulley terpasang pada mesin pencacah, yaitu: 3, 5 dan 7 inci. Untuk parameter input yaitu: diameter pulley dan putaran motor penggerak adalah 3 inchi dan 3600 rpm, serta berat massa awal sabut kelapa adalah 1 kg. Pengujian dilakukan sebanyak 3 kali untuk setiap diameter pulley berdasarkan parameter input yang telah ditetapkan. Hasil, untuk setiap diameter pulley 3, 5 dan 7 inchi dengan putaran 3600, 2160 dan 1543 rpm laju konsumsi bahan bakarnya adalah 1.6207, 1.6206 dan 1.6205 liter/jam. Dan kapasitas produksi adalah 8,7065, 6, 4,4615 kg/jam. Kesimpulan, pemilihan dan penentuan diameter pulley untuk mesin pencacah akan mempengaruhi hasil laju konsumsi bahan bakar dan kapasitas produksi.
Analisa Thermodinamika Pemanfaatan Gas Buang Boiler Untuk Pembangkit Daya Melalui Organic Rankine Cycle Pane, Ali Hasimi
Majamecha Vol. 6 No. 1 (2024): Majamecha
Publisher : Program Studi Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Islam Majapahit, Mojokerto, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36815/majamecha.v6i1.3243

Abstract

Dalam tulisan ini, kajian thermodinamika adalah dilakukan pada organic Rankine cycle (ORC) subkritis untuk pembangkit daya menggunakan lima fluida kerja berbeda, diantaranya: R123, R245fa, n-butane, n-pentane dan isopentane. Gas buang boiler dari pabrik kelapa sawit (PKS) pada temperatur rata-rata 325oC digunakan untuk memanaskan air sampai temperatur 150oC. Kemudian air panas tersebut digunakan sebagai sumber energi thermal untuk sistem ORC. Fluida kerja keluar dari evaporator dan dialirkan masuk ke ekspander adalah dalam kondisi uap saturasi. Kemudian sistem ORC disimulasikan berdasarkan pada temperatur evaporator dengan kondisi batas 55 ? Tev ? (T6-10)oC dan temperatur kondensor adalah diatur tetap pada 35oC. Untuk menentukan daya netto maksimal dan efisiensi thermal sistem ORC adalah disimulasikan menggunakan EES. Berdasarkan dari perhitungan simulasi, parameter daya netto maksimal untuk semua fluida kerja adalah terjadi pada temperatur evaporator optimal. Sementara itu, untuk parameter efisiensi thermal adalah ditentukan berdasarkan pada perolehan parameter temperatur evaporator optimal. Hasilnya, R245fa adalah sebagai fluida kerja dengan parameter daya netto maksimal tertinggi dan R123 adalah sebagai fluida dengan parameter efisiensi thermal tertinggi. Sementara itu, n-pentane adalah sebagai fluida kerja dengan hasil parameter terendah, baik untuk daya netto maksimal maupun efisiensi thermal. Kesimpulannya, gas buang boiler dari industri PKS adalah sangat mungkin dan berpotensi untuk dimanfaatkan sebagai sumber energi pembangkit daya bertemperatur rendah melalui sistem ORC.
Desain dan Simulasi Screw Press Mesin Pencetak Briket Ramadhan, Imam Arif; Pane, Ali Hasimi; Zahar, Intan
IRA Jurnal Teknik Mesin dan Aplikasinya (IRAJTMA) Vol 4 No 3 (2025): Desember
Publisher : CV. IRA PUBLISHING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56862/irajtma.v4i3.350

Abstract

Screw Press es are used to push and coMPact briquette raw materials into molds. One problem with Screw Press es is damage caused by friction and pressure acting on the machine, which necessitates simulation using Computer-Aided Engineering (CAE). This study aims to simulate the Screw Press  design and the distribution of stress and strain (von Mises). The material used is aluminum 6082-T6 with a yield strength of 280 MPa and an ultimate strength of 310 MPa. The results show that the Screw Press  design simulation with load variations of 2 N, 4 N, and 6 N has maximum stresses of 4.9 MPa, 5.08 MPa, and 5.26 MPa, respectively, and maximum strains of 6.99, 7.22, and 7.47, respectively, and a safety factor at the maximum scale value (≈15). This study contributes to the identification of potential local plasticity at the base of the Screw Press  of the briquette molding machine as a design consideration. Overall, the Screw Press  structure is still below the material yield limit and is declared safe.