Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

Deteksi Keberadaan Air Tanah dengan Menggunakan Geolistrik Konfigurasi Schlumberger Eva Rolia; Dwita Sutjiningsih; Evi Anggraheni; Agus Surandono
Jurnal Teknik Sumber Daya Air Vol. 1 No. 1 (Juni 2021)
Publisher : Himpunan Ahli Teknik Hidraulik Indonesia (HATHI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (542.346 KB) | DOI: 10.56860/jtsda.v1i1.21

Abstract

Keberadaan air tanah perlu dikelola dengan baik secara kualitas dan kuantitasnya. Hal ini dilakukan agar sumber daya air dapat dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan manusia baik secara langsung maupun tidak langsung. Penggunaan air tanah cenderung meningkat seiring dengan laju pertumbuhan penduduk, oleh karena itu perlu adanya perencanaan dan pemakaian air tanah yang bijak untuk melindungi sumber yang ada demi kelestarian sumberdaya air di Kecamatan Seputih Surabaya Kabupaten Lampung Tengah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeteksi keberadaan akuifer air tanah berdasarkan jenis lapisan batuan dengan menggunakan alat geolistrik konfigurasi Schlumberger dan pemodelan dengan menggunakan software IP2Win di daerah Kecamatan Seputih Surabaya Kabupaten Lampung Tengah dengan jumlah titik pengukuran sebanyak 15 titik.Hasil penelitian menunjukkan bahwa jenis lapisan batuan yang terdapat pada daerah penelitian didominasi oleh lempung, pasir berlempung, lempung berpasir, pasir dan batuan kristalin. Dari hasil penelitian ini juga didapat bahwa akuifer air tanah rata-rata berada pada kedalaman 3,34 meter hingga 53,3 meter dari muka tanah. Jenis akuifer yang terdapat pada daerah penelitian adalah akuifer bebas dan akuifer tertekan.
ANALISA SISTEM DRAINASE TERHADAP PENANGGULANGAN BANJIR DAN GENANGAN DI KECAMATAN METRO TIMUR–KOTA METRO-LAMPUNG Eri Prawati; Eva Rolia; Faldan Ashiddiqy
TAPAK [Teknologi Aplikasi Konstruksi] : Jurnal Program Studi Teknik Sipil Vol 12, No 1 (2022): November 2022
Publisher : Prodi Teknik Sipil Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/tp.v12i1.2323

Abstract

Pada ruas jalan di Kecamatan Metro Timur - Kota Metro telah terjadi banjir di beberapa titik jalan tersebut yang diakibatkan limpasan dari saluran drainase. Limpasan tersebut terjadi karena saluran drainase tidak mampu menampung debit air yang tinggi akibat hujan yang terjadi kurang lebih 2 jam dan menimbulkan banjir setinggi 30 – 50 cm. Akibat banjir tersebut menyebabkan terganggunya aktifitas masyarakat ruas jalan di Kecamatan Metro Timur - Kota Metro. Banyak dugaan mengenai faktor penyebab terjadinya banjir di ruas jalan di Kecamatan Metro Timur - Kota Metro salah satunya karena saluran drainase yang mengecil dan saluran yang tidak di rawat dengan baik sehingga saluran drainase tersebut tidak mampu menampung debit air yang tinggi sehingga menyebabkan limpasan air pada area sekitar saluran, dan menyebabkan banjir membuat aktifitas masyarakat terganggu. Sistem drainase perkotaan merupakan salah satu komponen prasarana perkotaan yang sangat erat kaitannya dengan penataan ruang. Bencana banjir yang sering melanda sebagian besar wilayah dan kota di Indonesia disebabkan oleh kesemrawutan penataan ruang.Kolam retensi berfungsi untuk menyimpan dan menampung air sementara dari saluran pembuangan sebelum dialirkan ke sungai sehingga dapat mengurangi debit banjir. Pada perencanaan ini menggunakan tipe kolam retensi di samping badan sungai. Kolam retensi yang direncanakan memiliki panjang sebesar 58 meter dan lebar 24 meter, sehingga memiliki luas 1392 m2 dengan kedalaman 3 meter dan tinggi jagaan 0,5 meter. Kemiringan tanggul 1:2, keliling kolam retensi sebesar 164 meter.
DETEKSI KEJADIAN INTRUSI AIR LAUT BERDASARKAN NILAI TAHANAN JENIS PENGUKURAN GEOLISTIK (STUDI KASUS DAERAH PESISIR KOTA BANDAR LAMPUNG) Eva Rolia; Mufidah Mufidah; Reyhan Singgih P
TAPAK [Teknologi Aplikasi Konstruksi] : Jurnal Program Studi Teknik Sipil Vol 12, No 1 (2022): November 2022
Publisher : Prodi Teknik Sipil Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/tp.v12i1.2319

Abstract

Penelitian di daerah Kecamatan Panjang dan Teluk Betung Selatan ini dilakukan dengan menggunakan alat Geolistrik yang merupakan metode penyelidikan air tanah. Dan dalam penelitian ini juga dilakukan uji salinitas air dengan menggunakan alat refractometer. Tujuan penelitian adalah untuk mencari letak dan kedalaman akuifer air tanah, serta jenis akuifer dengan menggunakan metode geolistrik, dan pemodelan air tanah dengan menggunakan software Rock Work 2004 yang dapat menggambarkan kondisi perlapisan batuan dan pola pergerakan air tanah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jenis lapisan batuan yang terdapat pada daerah penelitian antara lain adalah, lempung, lempung berpasir, pasir berlempung, pasir, dan batu gamping. Dari hasil penelitian ini juga didapat bahwa akuifer air tanah berada pada kedalaman 3,26 meter hingga 47,4 meter dari muka tanah. Jenis akuifer yang terdapat pada daerah penelitian adalah akuifer bebas, akuifer semi tertekan dan akuifer tertekan. Sedangkan dari uji salinitas didapatkan bahwa pada daerah Way lunik dan Ketapang sudah terjadi intrusi air laut.
Penilaian Kesehatan Daerah Aliran Sungai (DAS) di Provinsi Lampung Berdasarkan Kondisi Makroinvertebrata Eva Rolia; D Nugroho
Seminar Nasional Insinyur Profesional (SNIP) Vol. 2 No. 1 (2022): Prosiding SNIP Vol.2 No.1
Publisher : Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/snip.v2i1.77

Abstract

Kesehatan DAS (KesDAS) adalah ukuran struktur dan fungsi ekosistem yang ditandai dengan kelimpahan dan keragaman spesies, sumber anorganik dan organik, serta atribut fisik (termasuk kompleksitas habitat). Pendekatan sistem untuk penilaian dan perlindungan DAS yang sehat dapat dilakukan berdasarkan pada evaluasi terpadu menurut US-EPA (2012) diantaranya adalah kondisi lanskap, habitat, hidrologi, geomorfologi, kualitas air, dan kondisi biologis. Salah satu indicator penilaian kondisi biologis adalah dengan menilai kondisi makroinvertebrata yang merupakan adalah hewan yang cukup besar untuk dilihat dengan mata telanjang dan tidak memiliki tulang punggung. Tujuan penelitian ini adalah menilai Kesehatan DAS berdasarkan kondisi makroinvertebrata di sungai-sungai yang berada dalam wilayah DAS Way Sekampung, Way Seputih, Way Tulang Bawang, Way Mesuji, dan Way Semangka. Pengambilan makroinvertebrata di sungai dilakukan dengan cara susur sungai dan alat Ekman grab untuk sungai yang memiliki aliran deras dan tebing yang curam. Makroinvertebrata yang didapatkan diteliti di laboratorium untuk diketahui jenis familinya berdasarkan panduan Ecoton 2011 kemudian dinilai dengan dengan metode EPT (Ephemeroptera, Plecoptera dan Trichoptera). Hasil dari penelitian tersebut diperoleh bahwa DAS Way Sekampung, Way Seputih, dan Way Tulang Bawang dalam kondisi sehat, sedangkan DAS Way Mesuji dan Way Semangka dalam kondisi tidak sehat berdasarkan penilaian kondisi makroinvertebrata di sungai dalam wilayah DAS Provinsi Lampung.
PENYEDIAAN AIR BERSIH BERBASIS KUALITAS, KUANTITAS DAN KONTINUITAS AIR Eva Rolia; Chica Oktavia; Sri Retnaning Rahayu; Muhaimin Fansuri; Mufidah Mufidah
TAPAK [Teknologi Aplikasi Konstruksi] : Jurnal Program Studi Teknik Sipil Vol 12, No 2 (2023): Mei 2023
Publisher : Prodi Teknik Sipil Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/tp.v12i2.2594

Abstract

Salah satu masalah yang sering kita hadapi saat ini adalah rendahnya suplai air ke masyarakat sehingga berdampak pada tingkat kesehatan manusia yang semakin menurun. Hingga saat ini, penyediaan air bersih bagi masyarakat Indonesia pun masih menghadapi sejumlah permasalahan kompleks yang belum terselesaikan secara tuntas. Upaya penyediaan air bersih untuk memenuhi kebutuhan manusia baik secara kualitas, kuantitas, maupun kontinuitas perlu didasarkan pada faktor-faktor Komunitas, Lingkungan, Infrastruktur, dan sistem penyediaan air itu sendiri.
ANALISIS KONDISI DRAINASE TERHADAP KEJADIAN BANJIR DI KECAMATAN METRO TIMUR KOTA METRO rival hasanudin; Eva Rolia; eri prawati
JUMATISI: Jurnal Mahasiswa Teknik Sipil Vol 4 No 1 (2023): JUMATISI: Jurnal Mahasiswa Teknik Sipil
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/jumatisi.v4i1.3901

Abstract

Untuk dapat mengetahui seberapa besar debit air hujan yang masuk dalam drainse dan mengatuhi berapa tampungan drainase pada Kecamatan Yosorejo Metro Timur Kota Metro, ada bebrap tahap penelitian yang harus di lakukan dengan cara : survey lokasi untuk mengetahui berapa dimensi saluran dan mencari data stasiun hujan yang ada pada Keluraha Yosorejo Kecamatan Metro Timur Kota Metro, jika sudah mendapatkan data tersebut di lakukan perhitungan yang pertamaperhitungan hidrologi yang bermaksud untuk mengtahui intesitas hujan yang ada pada Kelurahan Yosorejo Kecamatan Metro Timur Kota Metro dan perhitungan drainase yang ada pada Kelurahan Yosorejo untuk mengetahui berapa debit drainase yang ada pada lokasi dan mengetahui seberapa besar debit hujan yang akan masuk pada drainase tersebut. Setelah perhitungan hidrologi dan perhitungan drainse selesai akan di ketahu bahwa intesnitas hujan pada Kelurahan Yosorejo dari analisi perhitungan curah hujan kala hujan 10 tahun bisa di simpulkan bahwa curah hujan tertinggi kala hujan di 10 tahun dengan angka sebesar 49.682 m3 jika dengan jarak waktu perjam terdapat hujan tertinggi pada 9 jam sebesar 19.703 m3 dan dari analisis perhitungan drainase kita mengetahu debit paling besar debit pada drainase ya itu 5.739 m3 dan terkecil adalah 0.0006 di 44 ruas yang ada pada kelurahan Yosorejo Kecamatan Metro Timur Kota Metro
UPGRADING WASH UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS LAYANAN KESEHATAN INKLUSIF DI RSUD JEND. A. YANI KOTA METRO Eva Rolia; Aila Karyus; Abikusno Djamaluddin; Ari Kuswantari; Muhaimin Fansuri; Hengki Irawan; Angelina Handreswari
SEMINAR NASIONAL PENELITIAN DAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 5 No 1 (2023): SNPPM 5 Universitas Muhammadiyah Metro
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan aksesibilitas dan kualitas layanan kesehatan inklusif di RumahSakit Umum Daerah (RSUD) Jend. A. Yani Kota Metro melalui upgrading dan scaling-up dalam desain Water,Sanitation, and Hygiene (WASH) pada layanan rawat jalan. Studi ini menyoroti kurangnya aksesibilitas dankualitas layanan kesehatan inklusif di RSUD Jend. A. Yani Metro, terutama dalam hal air dan sanitasi. Masalahyang diidentifikasi meliputi kurangnya fasilitas sanitasi yang memadai, serta tidak ramah anak, difabel danlansia. Metode penelitian ini melibatkan observasi langsung terhadap fasilitas WASH di RSUD Jend. A. Yanidan penggunaan kuesioner yang disebarkan kepada pasien dan pengunjung rawat jalan. Sampel penelitian terdiridari sebagian pengunjung RSUD Jend. A. Yani. Hasil penelitian menunjukkan mayoritas pengunjung merasapuas dengan fasilitas yang disediakan, namun ada beberapa masalah yang perlu diperhatikan, sepertiaksesibilitas yang sulit bagi kelompok rentan, kebersihan dan sanitasi yang perlu ditingkatkan, serta kualitas airdalam fasilitas cuci tangan yang perlu dievaluasi lebih lanjut. Evaluasi desain WASH mengungkapkanpentingnya penambahan wastafel yang inklusif dengan gambar edukasi mencuci tangan, serta jumlah toilet yangtersedia belum memenuhi ketentuan regulasi kesehatan. Dalam mencapai tujuan meningkatkan aksesibilitas dankualitas layanan kesehatan inklusif, disarankan untuk memperbaiki infrastruktur sanitasi dan menerapkanprogram WASH Inklusif.
STUDI KUALITAS PELAYANAN DAN EFISIENSI RUANG HEMODIALISA DI RSUD JENDERAL A. YANI KOTA METRO Muhaimin Fansuri; Sugeng Eko Irianto; Dwi Yulia Maritasari; Aila Karyus; Dennti Kurniasi; Eva Rolia
SEMINAR NASIONAL PENELITIAN DAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 5 No 1 (2023): SNPPM 5 Universitas Muhammadiyah Metro
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penyakit ginjal kronis (PGK) merupakan masalah kesehatan yang meningkat secara global, dan hemodialisamenjadi salah satu metode utama dalam pengelolaan PGK yang parah. Kualitas pelayanan rumah sakit, terutamadi ruang hemodialisa, sangat penting untuk meningkatkan kepuasan pasien dan meningkatkan kredibilitas rumahsakit di masyarakat. Studi ini bertujuan untuk menganalisis kualitas pelayanan dan efisiensi ruang hemodialisa diRSUD Jenderal A. Yani Metro. Metode kuantitatif digunakan dengan pengumpulan data primer dari surveikepuasan pasien menggunakan kuisioner, serta data sekunder dari catatan medis dan dokumen terkait. Sampelyang digunakan adalah 90 pasien hemodialisa di rumah sakit. Hasil dari analisis menunjukkan mayoritas pasienmerasa puas dengan pelayanan yang diberikan oleh ruang hemodialisa. Meskipun demikian, terdapat beberapaaspek yang perlu ditingkatkan, seperti kejelasan dan kecepatan komunikasi dengan pasien, efisiensi waktu tunggu,dan informasi yang lebih rinci tentang langkah-langkah perawatan pasca sesi hemodialisa. Dalam evaluasiefisiensi ruang hemodialisa, ditemukan bahwa kondisi ruang belum memenuhi standar bangunan, dan kurangnyagudang memadai untuk menyimpan cairan hemodialisa. Perbedaan antara standar pelayanan yang ditetapkan danyang sebenarnya juga perlu diperhatikan.
ANALISIS KEHILANGAN AIR IRIGASI DI SALURAN KR 2A KIRI DESA PURWODADI KECAMATAN TRIMURJO KABUPATEN LAMPUNG TENGAH Riedo Riswan; eri Prawati; eva rolia
JUMATISI: Jurnal Mahasiswa Teknik Sipil Vol 4 No 2 (2023): JUMATISI: Jurnal Mahasiswa Teknik Sipil
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/jumatisi.v4i2.5187

Abstract

Air irigasi merupakan sumberdaya pertanian yang sangat strategis. Agar jaringan irigasi tersebut dapat digunakan sesuai dengan fungsinya, maka diperlukan adanya pengelolaan jaringan irigasi yang efektif dan efesien. Pengelolaan jaringan irigasi akan mempengaruhi sistem pemberian air pada petak-petak sawah dan tingkat pelayanan irigasi yang diterima oleh petani. Pada musim kemarau kebutuhan air di areal pertanian Desa Purwodadi belum dapat terpenuhi, sehingga sangat berpengaruh pada hasil produksi petani. Hal tersebut terjadi kemungkinan dikarenakan pengelolaan air irigasi dan pendistribusiannya masih kurang merata. Berdasarkan pada pernyataan di atas, maka peelitian ini dilakukan dengan maksud untuk mengkaji pemanfaatan dan penyaluran air irigasi pada areal persawahan tersebut. Areal persawahan yang dimaksud dialiri oleh saluran irigasi Kr 2A Kiri di Desa Purwodadi, Kecamatan Trimurjo Kabupaten Lampung Tengah. Penelitian ini dilakukan secara bertahap, langkah-langkah dalam pengumpulan data yaitu melakukan survei lokasi dengan mengukur dimensi saluran dan dimensi pintu air, melakukan penelitian dan perhitungan jumlah debit air yang masuk pada pukul 08.00 WIB, yang dilakukan adalah melihat tinggi air lalu diukur ketinggiannya, menghitung jumlah kebutuhan air di sawah dengan memperhitungkan faktor kehilangan air akibat faktor jarak, menghitung toal jumlah kehilangan air pada saluran yang diakibatkan oleh faktor rembesan, kesalahan operasional pintu air dan faktor jarak saluran ke petak sawah, lalu yang terakhir adalah menghitung tingkat efisiensi penyaluran air irigasi. Dapat disimpulkan bahwa nilai kehilangan air pada saluran A adalah sebesar 0,10 m3/d dengan nilai efisiensi 84,76%, saluran A merupakan saluran yang memiliki persentase efisiensi terendah daripada saluran B dan C. Dimana saluran B memiliki nilai kehilangan air sebesar 0,05 m3/d dan nilai persentase efisiensi sebesar 91,84% sedangkan saluran C memiliki nilai kehilangan air sebesar 0,01 m3/d dengan nilai persentase efisiensi sebesar 98,98%.Faktor yang menyebabkan kehilangan air pada saluran SA, saluran SB, dan saluran SC adalah karena sebagian saluran masih belum ditalut dan masih banyaknya tanaman-tanaman liar yang tumbuh di sepanjang saluran irigasi.
INOVASI PENILAIAN KUALITAS AIR SUNGAI BERBASIS KONDISI MAKROINVERTEBRATA MENGGUNAKAN FORMULA DYTERAasDAS Risky Yudistira; Eri Prawati; Eva Rolia
JUMATISI: Jurnal Mahasiswa Teknik Sipil Vol 4 No 2 (2023): JUMATISI: Jurnal Mahasiswa Teknik Sipil
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/jumatisi.v4i2.5209

Abstract

Dengan menggabungkan data lapangan tentang makroinvertebrata dan kondisi lingkungan, formula ini memberikan gambaran yang lebih komprehensif tentang kualitas air sungai. Penilaian kualitas air sungai berdasarkan makroinvertebrata memiliki potensi untuk menjadi alat yang lebih sensitif dan informatif dalam memantau kesehatan ekosistem sungai. Selain itu, formula DYTERasDAS juga dapat memberikan panduan yang lebih tepat dalam merancang dan mengimplementasikan tindakan konservasi dan perbaikan kualitas air sungai. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi yang signifikan dalam upaya pelestarian dan pengelolaan sungai-sungai yang sangat berharga bagi kehidupan manusia dan ekosistem. Sub daerah aliran sungai (DAS) Metro merupakan salah satu aliran sungai yang membentang di Kabupaten Pada daerah metro terdapat luas daerah kasus kali ini bertepatan di kecamatan metro yang berada di Metro Pusat dengan luas wilayah 11,71 km²/sq. ,Kecamatan Metro Utara dengan luas wilayah 22,14 km²/sq, dan Kecamatan Metro Selatan dengan luas wilayah 15,01 km²/sq.Dalam penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan cara identifikasi lokasi untuk mengetahui kesehatan DAS dan pengambilan sampel indicator makhluk makroinverteberata berdasarkan pengaruh lingkungan di DAS Metro yang bertepatan di Kecamatan Metro Pusat, Metro Selatan, Metro Utara. Dimana penelitian dilakukan dengan metode survei dan analisa. Dapat disimpulkan bahwa di Kecamatan Metro Pusat dan Metro Selatan terdapat beberapa lokasi yang telah diperiksa dengan skor indikator biotik makroinvertebrata yang sangat tinggi, yang kemungkinan merupakan salah satu sungai dengan tingkat pencemaran yang cukup signifikan, dibandinkan dengan Kecamatan Metro Utara yang telah di periksa skor indikator biotilik makroinvertebrata yang masih terjaga ekosistem nya dengan pencemaran sangat ringan. Dalam perhitungan DYTERasDAS menggunakan indikator makroinverteberata tersebut menggunakan kualitas renjim aliran air (KRA) terdapat kualifikasi pemulihan yang sangat rendah dengan nilai 0,096 dan koefisien aliran tahunan dengan beberapa Sub DAS di Kecamatan Metro masih bisa di katakana sangat tinggi dengan nilai 911,0 di bulan bulan Mei. Perhitungan menggunakan formula DYTERasDAS ternyata dapat di jelaskan bahwa sungai sungai yang di Kecamatan Metro Pusat ternyata masih terbilang rendah Sub penilaian asesmen kondisi bentaran sungai yaitu 2,16 sedangkan di Kecamatan Metro Selatan dan Metro Utara terbilang tinggi.