Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : EXPLORE

Analisis Manipulasi Splicing pada Citra Digital Menggunakan Metode Deteksi Tepi Block JPEG Terkompresi Muhamad Masjun Efendi; Sofiansyah Fadli Fadli; M. Hizbul Wathan Hizbul Wathan
Jurnal Explore Vol 8, No 2 (2018)
Publisher : Universitas Teknologi Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (219.536 KB) | DOI: 10.35200/explore.v8i2.105

Abstract

Citra digital semakin mudah untuk dimanipulasi dan diedit. Sering kali sebelum citra tersebut dipublikasi dilakukan proses manipulasi. Salah satu bentuk manipulasi citra adalah splicing. Manipulasi ini dilakukan dengan menduplikasi bagian tertentu dari satu citra atau lebih dan meletakkannya pada bagian tertentu di citra target (copy-move pada citra yang berbeda). Tujuan dari manipulasi splicing ini adalah untuk menambah objek dalam citra, contohnya meletakkan suatu objek pada citra target yang seolah-olah objek tersebut berada disana.Pada penelitian ini manipulasi citra jenis ini dideteksi menggunakan metode deteksi tepi block JPEG terkompresi. Metode ini mampu mendeteksi objek citra yang dimanipulasi dengan baik dan akurat
SISTEM INFORMASI BUDAYA ADAT BAYAN BERBASIS WEBSITE DI DESA KARANG BAJO BAYAN Muhamad Masjun Efendi; Hambali Hambali
Jurnal Explore Vol 12, No 1 (2022): JANUARI
Publisher : Universitas Teknologi Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (935.444 KB) | DOI: 10.35200/explore.v12i1.533

Abstract

Desa Bayan adalah salah satu desa yang ada di Kabupaten Lombok Utara, masyarakat Bayan terancam mengalami pengikisan informasi sedikit demi sedikit, banyak masyarakat yang belum mengetahui tentang Budaya adat yang ada di desa Bayan. Oleh sebab itu dibutuhkan sebuah sistem informasi pengenalan tradisi adat Bayan berbasis website untuk memudahkan masyarakat luas dalam mengenal dan memahami Budaya adat yang ada di Desa Bayan tersebut. Pengembangan sistem yang digunakan dalam melakukan perancangan media informasi ini adalah metode kualitative dan waterfall. Tahap tahap pada metode waterfall sesuai dengan apa yang dibutuhkan seperti analisis kebutuhan, desain, implementasi, pengujian, dan pemeliharaan. Analisa kebutuhan yang dilakukan adalah dengan menganalisa dimulai dari observasi, wawan cara, dan studi pustaka untuk mendapatkan data yang valid untuk melakukan sebuah penelitian, Hasil dari aplikasi yang dibuat adalah sebuah sistem informasi yang memperkenalkan Budaya adat Bayan memalui website
Metode Algoritma SIFT dan Histogram Color RGB Untuk Analisis Manipulasi Copy-Move pada Citra Digital Muhamad Masjun Efendi; Rosidin Rosidin; Erfan Wahyudi
Jurnal Explore Vol 9, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Teknologi Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (185.564 KB) | DOI: 10.35200/explore.v9i1.106

Abstract

Dengan kecanggihan teknologi sekarang ini menyebabkan citra digital dengan mudah dapat  dimanipulasi. Manipulasi gambar dilakukan dengan cara menambahkan atau menghapus beberapa elemen dari gambar yang menghasilkan sejumlah pemalsuan citra yang tidak dapat diperhatikan oleh mata manusia. Hal  ini juga didukung dengan tersedianya software editing gambar yang mudah digunkan, sehingga semua orang bisa melakukan manipulasi citra. Pemalsuan citra copy-move adalah jenis pemalsuan citra yang paling umum digunakan karena tekniknya yang mudah dilakukan oleh banyak orang dengan cara bagian dari gambar itu sendiri disalin dan disisipkan ke bagian lain dari gambar yang sama.Penerapan Algoritma SIFT (Scale Invariant feature tranform) dan histogram warna RGB pada Matlab dapat mendeteksi kecocokan objek pada citra digital dan melakukan pengujian secara akurat. Pada penelitian ini membahas tentang implementasi untuk mendapatkan kecocokan objek pada citra digital yang sudah dimanipulasi menggunakan metode Algoritma SIFT pada source Matlab, yaitu dengan membandingkan citra yang asli dengan citra yang sudah dimanipulasi. Kecocokan objek pada citra digital didapat dari banyaknya jumlah keypoint yang didapat, parameter tambahan lainnya yaitu membandingkan jumlah piksel pada citra yang dianalisa, serta perubahan histogram pada warna RGB pada masing-masing citra yang sudah dianalisa.