Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : ELECTRON

EVALUASI SISTEM PENTANAHAN INSTALASI LISTRIK RUMAH TINGGAL Dwi Prasetya; Asmar Asmar; Rudy Kurniawan
ELECTRON : Jurnal Ilmiah Teknik Elektro Vol 1 No 1 (2018): ELECTRON, November 2018
Publisher : Jurusan Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33019/electron.v1i1.388

Abstract

Pentanahan merupakan bagian dari instalasi listrik rumah tinggal. Pemasangan instalasi listrik di Indonesia telah diatur sesuai dengan (Persyaratan Umum Instalasi Listrik PUIL 2000), dan peraturan lain yang mendukung. Sistem pentanahan bertujuan mengamankan peralatan-peralatan maupun instalasi listrik dengan cara mengalirkan arus gangguan ke tanah. Pentanahan yang sesuai standar yaitu untuk seluruh sistem tidak boleh lebih dari 5 ohm, dan untuk daerah yang resistansi jenis tanahnya tinggi, pentanahan total boleh mencapai 10 ohm. Tujuan dalam penelitian ini untuk mengetahui nilai tahanan pentanahan rumah tinggal yang terdapat di kecamatan Gabek kota Pangkalpinang dengan kondisi jenis lapisan tanah rawa. Teknik pengumpulan data yaitudengan pengamatan, dokumentasi dan pengukuran. Pengukuran menggunakan metode 62%. Sampel data yang digunakan yaitu perumahan penduduk dengan rincian, kelurahan Selindung 25 sampel dan kelurahan Selindung Baru 5 sampel. Hasil pengukuran, nilai tahanan pentanahan terendah 11 ohm, dan tertinggi 950 ohm. Berdasarkan analisis data statistik dan dengan menggunakan metode uji t satu sampel (one sample t test), hasil analisis dengan menggunakan t hitung dan t tabel serta tingkat signifikansi 95% maka H0 ditolak. Untuk selang kepercayaan 95% nilai tahanan pentanahan instalasi listrik rumah tinggal di kecamatan Gabek terletak diantara 134.0113 dan 325.1887 ohm.
RANCANG BANGUN KONTROL MOTOR AC SATU FASA MENGGUNAKAN VISUAL STUDIO BERBASIS ARDUINO Alpian Martalata; Rudy Kurniawan; Tri Hendrawan Budianto
ELECTRON : Jurnal Ilmiah Teknik Elektro Vol 1 No 1 (2018): ELECTRON, November 2018
Publisher : Jurusan Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33019/electron.v1i1.389

Abstract

The control system of single phase induction motor control the most commonly used is the control system using tangang starter. Ie controlling the operator control must interact directly with the motor control equipment in terms of start, stop and control the speed of motor rotation. To facilitate the required motor control a motor control system which is programmed visually so the operator will be easier and safer to control the single-phase induction motor using a computer. Motor control with visual control systems programmed to do by utilizing Arduino microcontroller as controller of motor control equipment, as well as visual studio used to interface with the operator and motors.
Analisis Kelayakan Pemasangan Load Break Switch (LBS) Penyulang Rindik Pada Proses Manuver Antar Penyulang Di PLN ULP Toboali Syarifah Syarifah; Rudy Kurniawan; Asmar Asmar
ELECTRON : Jurnal Ilmiah Teknik Elektro Vol 2 No 1 (2021): Jurnal Electron, Mei 2021
Publisher : Jurusan Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sistem distribusi tenaga listrik merupakan hal yang sangat penting terhadap penyaluran listrik ke konsumen, terutama pada kontinyuitas pelayanan tegangan dan daya. saat ini dikarena adanya maintenence circuit Breaker pada penyulang Rindik, maka penyulang Rindik harus dilakukan manuver beban dengan pemasangan Load Break Switch diantara kedua penyulang. dari itu perlu dilakukan analisis mengenai aliran daya antara kondisi eksisting dan sesudah manuver, didapatkan berdasarkan Simulasi Software pada kondisi pertama dilihat dari tegangan ujung penyulang Bencah yaitu 19,423 kV, dengan Rugi-rugi daya sebesar 0,196 MW. Hasil aliran daya kondisi kedua dapat dilihat pada tegangan ujung pada penyulang Bencah yaitu sebesar 18,153 kV dengan rugi daya sebesar 0,294 MW dan Hasil Simulasi Software kondisi ketiga aliran daya dapat dilihat dari ujung penyulang Bencah dan penyulang Kota, nilai tegang ujung penyulang Bencah yaitu sebesar 18,769 kV dan tegangan ujung pada penyulang Kota yaitu sebesar 19,395 kV dengan rugi daya keseluruhan yaitu sebesar 0,304 MW. Dilihat dari hasil simulasi 3 kondisi simulasi manuver yang dilakukan, manuver beban yang menghasilkan tegangan ujung yang baik, serta memiliki rugi-rugi daya yang paling kecil, adalah pada simulasi manuver kondisi pertama sehingga dapat dinyatakan Load Break Switch Gang asem kondisi pertama layak untuk dipasang.