Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

PERUMUSAN KONSEP DALAM PROSES PERANCANGAN INTERIOR RUMAH TINGGAL Adisti Ananda Yusuff; Erina Wiyono; Indra Gunara Rochyat
Gorga : Jurnal Seni Rupa Vol. 13 No. 1 (2024): Gorga : Jurnal Seni Rupa
Publisher : Fakultas Bahasa dan Seni Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/gr.v13i01.58638

Abstract

 Nowadays, building a house is not only to be a shelter, but a house becomes a reflection of the status and social position of its occupants. reflection of the status and social standing of its occupants. In principle, interior designers have an effort to solve a problem that exists and is related to the interior of a room. related to the inside of a room. Interior designers can create a concept that is in accordance with the character and needs of the problems needed by residential users. The purpose of this research is as a guideline for formulating concepts in the design of residential interiors for the world of education in lectures. for the world of education in lectures. The method used in this This research is a qualitative method through a case study approach. By collecting data from the literature, the theory that will be used is obtained and then analyzed and represented to show the concept of interior design of residential houses for the world of education in lectures. then analyzed through 3 stages, namely potential research results by going through 3 stages, namely data reduction, data display, and verification. data, and verification. The result of this research is a formulation of concepts in the form of strategic stages of division of the stages of analysis, synthesis, and evaluation for designers and students to be stages of analysis, synthesis, and evaluation for designers and students to be a reference in making residential design concepts. concept of residential design. In addition, this research can also used as a reference for the stages in implementation in determining the concept of interior design of a residential house.Keywords: conceptualization, interior design, residentialAbstrakSaat ini membangun sebuah rumah tinggal bukan hanya untuk menjadi tempat berlindung saja, namun rumah tinggal menjadi sebuah cerminan dari status dan kedudukan sosial penghuninya. Secara prinsip, desainer interior memiliki upaya untuk memecahkan sebuah permasalahan yang ada dan berkaitan dengan bagian dalam sebuah ruangan. Desainer interior dapat membuat sebuah konsep yang sesuai dengan karakter dan kebutuhan atas permasalahan yang dibutuhkan oleh pengguna rumah tinggal. Tujuan dari penelitian ini adalah sebagai pedoman untuk merumuskan konsep dalam perancangan interior rumah tinggal bagi dunia Pendidikan didalam perkuliahan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini merupakan metode kualitatif melalui pendekatan studi kasus. Dengan mengumpulkan data dari litelatur didapatkan teori yang akan digunakan yang terkait kemudian dilakukan analisis melalui 3 tahap yaitu reduksi data, display data, dan verivikasi. Hasil pada penelitian ini merupakan sebuah perumusan konsep berupa tahapan strategi pembagian tahapan analisis, sintesis, dan evaluasi bagi desainer dan juga mahasiswa untuk menjadi acuan dalam pembuatan konsep perancangan rumah tinggal. Selain itu penelitian ini juga dapat dijadikan sebagai acuan tahapan dalam pelaksanaan dalam menentukan konsep perancangan interior rumah tinggal.Kata Kunci: konseptualisasi, desain interior, rumah tinggalAuthors:Adisti Ananda Yusuff : Universitas Esa UnggulErina Wiyono : Universitas Esa UnggulIndra Gunara Rochyat : Universitas Esa Unggul ReferencesAdiluhung, H. (2021). Proses Kreatif Tim Desainer Rancang Bangun Kendaraan Tempur Kelas Ringan Pt Pindad. Gorga¯: Jurnal Seni Rupa, 10(1), 10. https://doi.org/10.24114/gr.v10i1.20741Andeska, N., & Rahmawati, R. (2021). Kajian Estetika Pada Rumah Adat Aceh Besar Taman Ratu Safiatuddin. Gorga¯: Jurnal Seni Rupa, 10(1), 80. https://doi.org/10.24114/gr.v10i1.24736Cahyani, S. D., Poerwoningsih, D., & Wahjutami, E. L. (2019). KONSEP HUNIAN ADAPTIF SEBAGAI UPAYA PENANGANAN RUMAH TINGGAL TIDAK LAYAK HUNI TERHADAP RESISTENSI PENYAKIT INFEKSI. Mintakat: Jurnal Arsitektur, 20(2), 83“95. https://doi.org/10.26905/mj.v20i2.3800Ching, F. D. K., & Binggeli, C. (2012). Interior Desing Illustrated (3rd ed.). y John Wiley & Sons, Inc., Hoboken, New Jersey.Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldana, J. (2014). Qualitative Data Analisys (Helen Salmon (ed.); 3rd ed.). SAGE Publications.Santosa, A. (2014). PENDEKATAN KONSEPTUAL DALAM PROSES PERANCANGAN INTERIOR. Dimensi Interior, 3(2).Sunarmi. (2013). Pendekatan Pemecahan Desain Interior Rumah Tinggal. Ornamen, 10(1), 41“56.Wicaksono, A. A., & Tisnawati, E. (2014). Teori interior. Griya Kreasi.
PENINGKATAN KREATIVITAS SISWA PAUD KUTILANG BANTEN MELALUI FASILITAS SUDUT KREATIF Yusuff, Adisti Ananda; Rochyat, Indra Gunara; Wiyono, Erina; Syofyan, Harlinda
Abdi Seni Vol. 15 No. 2 (2024)
Publisher : Institut Seni Indonesia Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33153/abdiseni.v15i2.5740

Abstract

PAUD Kutilang is one of the kindergartens (PAUD) located in Petir Village, Kadugenep, Banten Regency, which currently has 40 students divided into 3 groups: Play Group, Group A, and Group B. The pre-existing conditions after the PKM (Community Service) Team conducts a situation analysis and approaches to needs and problems, the team found several problems: 1) the school does not have a work storage facility, 2) the lack of book storage facilities, and 3) educational toy storage. Therefore, the steps taken focus on adding facilities and educating students about position placement using ergonomic and anthropometric standardization appropriate for PAUD students. The purpose of this PKM activity is to help create comfort in classroom activities through the addition and improvement of supporting facilities for teaching and learning activities to improve thinking, reading skills, and learning enthusiasm for the students of PAUD Kutilang, Banten with the expertise of each member involved in this PKM activity. This PKM activity resulted in the addition of a facility that is used to increase the creativity of Kutilang PAUD students in carrying out teaching and learning activities in the classroom, not forgetting that the PKM Team also provides a little knowledge about ergonomics for children to provide new insights for teachers in classroom activities. Hopefully, this PKM activity can increase new insights and experiences for students and teachers at PAUD Kutilang Banten
PERUMUSAN KONSEP DALAM PROSES PERANCANGAN INTERIOR RUMAH TINGGAL Yusuff, Adisti Ananda; Wiyono, Erina; Rochyat, Indra Gunara
Gorga : Jurnal Seni Rupa Vol. 13 No. 1 (2024): Gorga : Jurnal Seni Rupa
Publisher : Fakultas Bahasa dan Seni Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/gr.v13i01.58638

Abstract

 Nowadays, building a house is not only to be a shelter, but a house becomes a reflection of the status and social position of its occupants. reflection of the status and social standing of its occupants. In principle, interior designers have an effort to solve a problem that exists and is related to the interior of a room. related to the inside of a room. Interior designers can create a concept that is in accordance with the character and needs of the problems needed by residential users. The purpose of this research is as a guideline for formulating concepts in the design of residential interiors for the world of education in lectures. for the world of education in lectures. The method used in this This research is a qualitative method through a case study approach. By collecting data from the literature, the theory that will be used is obtained and then analyzed and represented to show the concept of interior design of residential houses for the world of education in lectures. then analyzed through 3 stages, namely potential research results by going through 3 stages, namely data reduction, data display, and verification. data, and verification. The result of this research is a formulation of concepts in the form of strategic stages of division of the stages of analysis, synthesis, and evaluation for designers and students to be stages of analysis, synthesis, and evaluation for designers and students to be a reference in making residential design concepts. concept of residential design. In addition, this research can also used as a reference for the stages in implementation in determining the concept of interior design of a residential house.Keywords: conceptualization, interior design, residentialAbstrakSaat ini membangun sebuah rumah tinggal bukan hanya untuk menjadi tempat berlindung saja, namun rumah tinggal menjadi sebuah cerminan dari status dan kedudukan sosial penghuninya. Secara prinsip, desainer interior memiliki upaya untuk memecahkan sebuah permasalahan yang ada dan berkaitan dengan bagian dalam sebuah ruangan. Desainer interior dapat membuat sebuah konsep yang sesuai dengan karakter dan kebutuhan atas permasalahan yang dibutuhkan oleh pengguna rumah tinggal. Tujuan dari penelitian ini adalah sebagai pedoman untuk merumuskan konsep dalam perancangan interior rumah tinggal bagi dunia Pendidikan didalam perkuliahan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini merupakan metode kualitatif melalui pendekatan studi kasus. Dengan mengumpulkan data dari litelatur didapatkan teori yang akan digunakan yang terkait kemudian dilakukan analisis melalui 3 tahap yaitu reduksi data, display data, dan verivikasi. Hasil pada penelitian ini merupakan sebuah perumusan konsep berupa tahapan strategi pembagian tahapan analisis, sintesis, dan evaluasi bagi desainer dan juga mahasiswa untuk menjadi acuan dalam pembuatan konsep perancangan rumah tinggal. Selain itu penelitian ini juga dapat dijadikan sebagai acuan tahapan dalam pelaksanaan dalam menentukan konsep perancangan interior rumah tinggal.Kata Kunci: konseptualisasi, desain interior, rumah tinggalAuthors:Adisti Ananda Yusuff : Universitas Esa UnggulErina Wiyono : Universitas Esa UnggulIndra Gunara Rochyat : Universitas Esa Unggul ReferencesAdiluhung, H. (2021). Proses Kreatif Tim Desainer Rancang Bangun Kendaraan Tempur Kelas Ringan Pt Pindad. Gorga¯: Jurnal Seni Rupa, 10(1), 10. https://doi.org/10.24114/gr.v10i1.20741Andeska, N., & Rahmawati, R. (2021). Kajian Estetika Pada Rumah Adat Aceh Besar Taman Ratu Safiatuddin. Gorga¯: Jurnal Seni Rupa, 10(1), 80. https://doi.org/10.24114/gr.v10i1.24736Cahyani, S. D., Poerwoningsih, D., & Wahjutami, E. L. (2019). KONSEP HUNIAN ADAPTIF SEBAGAI UPAYA PENANGANAN RUMAH TINGGAL TIDAK LAYAK HUNI TERHADAP RESISTENSI PENYAKIT INFEKSI. Mintakat: Jurnal Arsitektur, 20(2), 83“95. https://doi.org/10.26905/mj.v20i2.3800Ching, F. D. K., & Binggeli, C. (2012). Interior Desing Illustrated (3rd ed.). y John Wiley & Sons, Inc., Hoboken, New Jersey.Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldana, J. (2014). Qualitative Data Analisys (Helen Salmon (ed.); 3rd ed.). SAGE Publications.Santosa, A. (2014). PENDEKATAN KONSEPTUAL DALAM PROSES PERANCANGAN INTERIOR. Dimensi Interior, 3(2).Sunarmi. (2013). Pendekatan Pemecahan Desain Interior Rumah Tinggal. Ornamen, 10(1), 41“56.Wicaksono, A. A., & Tisnawati, E. (2014). Teori interior. Griya Kreasi.
Perancangan Ruang Yoga Dan Pottery ART Di Rumah Sakit Jiwa Soeharto Heerdjan Berkonsep Wabi-Sabi Salsabila, Salsabila; Wiyono, Erina; Kertapati, Wisnoe Akbar
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 5 No. 4 (2025): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v5i4.20914

Abstract

Mental health challenges in Indonesia necessitate enhanced psychosocial rehabilitation services in psychiatric hospitals. This study designs yoga and pottery art spaces at Soeharto Heerdjan Psychiatric Hospital using wabi-sabi design principles to support therapeutic recovery. A qualitative case study methodology was employed, following Rosemary Kilmer's interior design framework. Data collection included field observations, semi-structured interviews, and documentation analysis, with thematic analysis applied to findings. The design demonstrates that wabi-sabi principles is natural materials, neutral colors, and acceptance of imperfection create therapeutic environments promoting healing, emotional comfort, and patient self-acceptance. The yoga room incorporates therapeutic elements including natural lighting and organic textures, while the pottery art room facilitates creative expression through ergonomic furniture and meaningful art installations. This design serves as a model for humanistic therapeutic interior design in mental health facilities.
Analisis Hubungan Konsep Neo-Klasik Terhadap Hunian Rumah Tinggal Sosialita di Kawasan Pondok Indah Adisti Ananda Yusuff; Indra Gunara Rochyat; Erina Wiyono
Rachana Interior Vol. 1 No. 01 (2024): April
Publisher : UPN Veteran Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/rachanainterior.v1i01.4

Abstract

Masyarakat perkotaan semakin mampu menciptakan rumah layak huni. Rumah harus didesain senyaman mungkin, selain harus berkualitas baik, juga harus mencerminkan status sosial pemiliknya. Rumah mewah bergaya klasik yang sering terlihat di perkotaan memiliki desain yang sangat khas dengan tiang-tiang tinggi di dalamnya, dan awalnya diadopsi dari arsitektur kuno pada zaman Romawi, kemudian diadaptasi ke bangunan tempat tinggal.  Di masa ketika segala sesuatunya mewah dan semuanya minimalis dan sederhana, gaya neoklasik ini sangat berbenturan dengan gambaran modern tersebut. Banyak kelompok masyarakat yang ingin membuktikan status sosial mereka dengan mengadopsi gaya modern yang tidak sekompleks neoklasik. Namun memiliki kesan mewah dan memberikan kesan yang sangat mewah. Inilah pertanyaan desain mengapa satu tema tetap mengadopsi kompleksitas, sementara ada tren lain yang lebih sederhana, namun tetap terlihat mewah dan berkelas, serta tidak menurunkan status sosialnya. Fenomena penekanan status sosial yang diterapkan pada bangunan dan interior saat ini sangat beragam. Sangat menarik untuk mengangkat kaitannya dengan fenomena gaya hidup sosial masyarakat kelas atas yang sangat banyak tercermin pada objek-objek yang ada dan menjadi topik yang bisa dibicarakan lebih lanjut dengan menyerahkan seluruh tanggung jawab pada desain yang ada. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif deskriptif, untuk melakukan penelitian ini perlu dilakukan beberapa tahap pendekatan penelitian. Kehadiran bangunan neoklasik yang banyak mengadopsi arsitektur Romawi dan Yunani sebenarnya merupakan cerminan status sosial masyarakat kelas atas yang selalu ingin terlihat berarsitektur bagus. Hal ini sesuai dengan hakikat kehidupan bermasyarakat. Bangunan dengan massa bangunan yang besar dan tiang-tiang hiasan yang megah ini sangat unik dan menarik serta akan menarik minat banyak orang. Di era modernisasi sekalipun, gaya neoklasik yang bertahan lama tetap memiliki nilai tambah tersendiri, terutama pada gaya hidup kelas atas, di mana bangunan neoklasik mencerminkan status sosialnya yang tinggi, dapat benar-benar ditampilkan.
Perancangan Interior Jakarta Creative Hub Bergaya Urban Pop-Art Daffa Farras Dienputra; Erina Wiyono
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.2579

Abstract

This design is based on the rampant public interest in the science of the creative industry. However, the community's enthusiasm is not directly proportional to the facilities to accommodate creative industry activities. One of the facilities that can be developed to accommodate these activities is a co-working space. Jakarta itself has a co-working space that can be used for activities. However, there are still many people who do not know this facility, so the Jakarta Creative Hub as a government asset cannot develop further. This design uses a qualitative approach with a case study method, where data is obtained from user observations in similar places. Through these problems, Jakarta Creative Hub will be relocated to Arkadia Green Park which is easier to reach and designed with the concept of growing space and collaborative area in urban pop-art style to facilitate and accommodate people who need space to create and work.
Eksplorasi Gaya Interior Maritim sebagai Representasi Budaya Pesisir pada Maritime Food Society di Pelindo Tower Jakarta Utara Fiqih Ahmad Dzaky; Erina Wiyono
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.2871

Abstract

Interior design serves not only as an aesthetic component but also as a medium for representing culture and local identity. This study explores how maritime interior style can be used to represent coastal culture in North Jakarta through a case study of the Maritime Food Society restaurant at Pelindo Tower. Using a visual semiotics approach, the research examines interior elements such as color, material, visual symbols, and spatial layout as a system of signs that convey the cultural values of coastal communities. The study employs a thematic literature review method, drawing upon theories of emotional design (Norman, 2004) and design-driven innovation (Rampino, 2011), as well as visual analysis of interior documentation. Findings indicate that elements such as fishing nets, aquariums, anchor symbols, and the use of natural materials create spatial narratives that reflect maritime life. However, challenges arise in maintaining authenticity and avoiding the commodification of culture when these elements are used decoratively without narrative context. Therefore, an interpretive design approach is needed—one that integrates cultural symbolism with reflective user experience. This research highlights the significance of interior design as a cultural communication space that unifies aesthetics, function, and local identity in a contextual and meaningful way.
Penataan Interior Rumah Tinggal Pada Masa Pandemi Covid-19 Erina Wiyono; Indra Gunara Rochyat
Jurnal Desain Vol 10, No 3 (2023): Jurnal Desain
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30998/jd.v10i3.13946

Abstract

Pandemi COVID-19 adalah penularan penyakit virus corona 2019 di seluruh dunia. Virus ini diperkirakan menyebar di antara manusia terutama melalui droplet pernapasan yang dihasilkan selama batuk, bersin, dan pernafasan normal. Awal merebaknya kasus COVID-19 di Indonesia telah menimbulkan kekhawatiran publik. Pemerintah telah mengadopsi kebijakan pembatasan sosial agar peraturan bekerja dari rumah, yang dikenal sebagai WFH (Work from Home), diberlakukan. Sebagai seorang praktisi di bidang Desain Interior, dalam menghadapi beberapa tugas dalam mendesain rumah tinggal berukuran sedang, terdapat beberapa permasalahan, misal: (1) seluruh anggota keluarga melakukan kegiatan belajar dan sekolah dari rumah, (2) kebutuhan akan ruangan atau area yang nyaman dan tenang. Metode yang akan digunakan adalah metodologi penciptaan fungsional modern melalui metode pendekatan programatik yang memproses desain berdasarkan seperangkat program dengan hasil desain yang kualitatif dan pemecahan masalah yang akurat yang diukur dari kesesuaian antara fisik hasil desain dengan program yang telah ditetapkan dengan tujuan penulisan, yaitu: (1) bagaimana menciptakan sebuah ruang yang memiliki tuntutan kenyamanan dalam memenuhi kebutuhan fungsional dan ergonomis pada interior, (2) bagaimana mengaplikasikan ide elemen estetis interior pada ruang tersebut.