Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search

Fun Science: Roket Air Sebagai Media Edu-Sains untuk Meningkatkan Motivasi Belajar Peserta Didik Sekolah Dasar Pina Pitriana; Rena Denya Agustina; Rizki Zakwandi; Muhammad Ijharudin; Dede Trie Kurniawan
JIPFRI (Jurnal Inovasi Pendidikan Fisika dan Riset Ilmiah) Vol 2 No 1 (2018): JIPFRI (Jurnal Inovasi Pendidikan Fisika dan Riset Ilmiah) - May 2018
Publisher : Program Studi Pendidikan Fisika STKIP Nurul Huda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (472.531 KB) | DOI: 10.30599/jipfri.v2i1.143

Abstract

Learning science is considered to be difficult and complicated for most students since it requires high reasoning and imagination. This study aims to increase the motivation of students in Primary School to learn science using water rockets interspersed with game. The results of the research show that there is an increase in learning motivation of learners in Lesson Subject. The design of training and games connected with PAKEM shows a positive and intensive response for students. The results showed that more than 90% of the learners provide a positive response to learning. In addition, students’ motivation and learning activities were improved during the learning process.
Pembuatan Roket Air Sebagai Media Pembelajaran Sains Untuk Siswa Sekolah Dasar Pina Pitriana; Muhamad Ijharudin
Al-Khidmat Vol 1, No 1 (2018): Al-Khidmat : Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Pusat Pengabdian kepada Masyarakat LP2M UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/jak.v1i1.3328

Abstract

Pembelajaran sains di Sekolah Dasar memerlukan media pembelajaran yang sesuai agar materi yang ingin disampaikan oleh pengajar dapat diterima dengan baik oleh siswa. Salah satu materi sains di Sekolah Dasar adalah tentang gaya dan tekanan. Materi ini dapat disampaikan dengan alat peraga roket air dimana selain siswa dapat membayangan materi secara nyata, juga dapat mengasah kreativitas siswa agar mendapatkan roket yang menempuh jarak terjauh. Respon siswa dengan adanya pelatihan ini posiif, karena sebagian siswa merasa senang dan mengerti materi yang disampaikan.
Developing HOT-LAB-Based Physics Practicum E-Module to improve Practicing critical thinking skills Riki Putra Purnama; Rena Agustina Denya; Pina Pitriana; Shidiq Andhika; Moh Diki Dermawan Setia; Elsya Nurfadillah
Journal of Science Education Research Vol 5, No 2 (2021): J. Sc. Edu. Research
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jser.v5i2.41904

Abstract

Practicum activity is a scientific process to find out a phenomenon or validate a concept. HOT-LAB in laboratory activities is useful in improving 4C skills, including Critical Thinking Skills. The number of Modules or E-Modules that use a cookbook of guided laboratory inquiries was less to increase the 4C Skills in supporting the 21st Century skills. This study aimed to design, create and find out the effect of using HOT-LAB-based E-Modules to improve the students’ Critical Thinking Skills. The research method was the ADDIE RnD. Invalidation stage, E-Module that was validated by material and media validators, stated effective, so it was feasible to continue to data collection of students. Data of Critical Thinking Skills used 30 students as subjects whose raw data was analyzed using statistical tests. E-Module obtained a validity score of 83.33% on the material validation and 84.6% on the media validation. Moreover, the statistical test showed that there is a significant change in implementing E-Module, which means that the HOT-LAB-based E-Module improved the students' Critical Thinking Skills.
CORRELATION BETWEEN DIGITAL LITERACY AND EMOTIONAL INTELLIGENCE ON UNDERSTANDING VISCOSITY STOKE'S METHOD AIDED BY VLAB AMRITA OLABS Riki Purnama Putra; Ade Yeti Nuryantini; Pina Pitriana; Rena Denya Agustina
Journal of Teaching and Learning Physics Vol 8, No 1 (2023): Journal of Teaching and Learning Physics (Februari 2023)
Publisher : UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/jotalp.v8i1.16426

Abstract

Digital literacy is an understanding of digital which is an ability that is very much needed in learning in the digital era or the 21st century. The use of technology or technology development is one of the things that can be used in digital literacy skills. The use of technology in education is the most important aspect of 21st-century learning because many students have started using technology, one of which is virtual-based laboratory activities. Not spared from digital literacy, a person's success in the 21st Century is determined by his emotional intelligence. About 80% of emotional intelligence (EQ) is the main factor in a successful life. This study aims to find a correlation between digital literacy and emotional intelligence using Viscosity Stoke's Method assisted by the Amrita OLabs virtual laboratory. For digital literacy aspect there are; (1) Internet Basic; (2) Use of Win/Mac OS; and (3) Computer Basic, for emotional intelligence, the aspect there are; (1) Perception; (2) Understanding; (3) Facilitation; and (4) Self-Management. The method used in this research is using a true-experimental one-group pretest-posttest design, with a sampling technique that is non-probability sampling which produces a purposive sample of 30 subjects in the early semester students of Physics Education UIN Sunan Gunung Djati Bandung. The results showed that there was an influence on digital domain literacy on N-Gain and emotional intelligence with N-Gain. In addition, the Pearson's Correlation test shows a correlation between digital domain literacy and emotional intelligence, which is indicated by a sig value of .039 with a low degree of correlation or Pearson's correlation value of .379. This research has implications for determining the decision to use a virtual laboratory to increase digital literacy in terms of student’s emotional intelligence
Use of Web-Based Virtual Simulation (Physics Classroom) to Improve Student Learning Outcomes on the Subject of Momentum, Impulse, and Collision Rizki Ahmad Fauji; Ade Yeti Nuryantini; Pina Pitriana
Gunung Djati Conference Series Vol. 17 (2022): Conference Series Learning Class: Religious Study, Language, and Education
Publisher : UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1122.091 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keterlaksanaan pembelajaran, peningkatan hasil belajar,siswa, dan respon siswa setelah menggunakan simulasi virtual berbasis web physics classroom. Metode yang digunakan pada penelitian ini yaitu metode eksperimen dengan desain pre-experimental design jenis one group pretest-posttest design. Sampel yang digunakan dari kelas X MIPA 2 MAN 1 Majalengka yang berjumlah 24 peserta didik. Instrumen penelitian yang digunakan antara lain lembar observasi keterlaksanaan pembelajaran menggunakan simulasi virtual berbasis web physics classroom, tes hasil belajar berupa soal pilihan ganda sebanyak 20 butir soal dengan indikator soal berdasarkan aspek kognitif C1 sampai C4, dan angket respon siswa. Teknik analisis data melalui analisis lembar observasi, N-Gain, uji hipotesis menggunakan uji paired sample t-test menggunakan SPSS, dan angket respon siswa. Hasil penelitian diperoleh persentase rata-rata aktivitas guru sebesar 90% dengan interpretasi sangat baik dan peserta didik sebesar 82% dengan interpretasi baik. Peningkatan hasil belajar berdasarkan nilai pretest, posttest, dan N-Gain secara keseluruhan diperoleh rata-rata nilai N-Gain sebesar 0,62 yang termasuk kategori sedang. Sedangkan berdasarkan hasil uji hipotesis diperoleh bahwa nilai Sig. (2-tailed) adalah sebesar 0,000 < 0,05. Maka, H0 ditolak dan Ha diterima dalam hal ini menunjukkan bahwa ada peningkatan hasil,belajar siswa pada pokok bahasan momentum, impuls,,dan tumbukan di,kelas,X MIPA 2 MAN 1 Majalengka setelah menggunakan simulasi virtual berbasis web physics classroom. Kemudian terdapat respon positif siswa setelah menggunakan media simulasi virtual physics classroom dengan rata-rata persentase respon siswa sebesar 82,4% dengan kategori sangat setuju terhadap setiap pernyataan yang terdapat pada angket respon siswa
Pengaruh Kecerdasan Emosional terhadap Literasi Digital Praktikum Virtual Fisika pada Sudut Pandang Gender Mahasiswa Riki Purnama Putra; Indy Ramadhanti; Shidiq Andhika; Rena Denya Agustina; Pina Pitriana
WaPFi (Wahana Pendidikan Fisika) Vol 7, No 1 (2022): WaPFi (Wahana Pendidikan Fisika) Februari 2022
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia (UPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (385.065 KB) | DOI: 10.17509/wapfi.v7i1.42767

Abstract

Literasi Digital atau pemahaman akan digital merupakan salah satu kemampuan yang dibutuhkan dalam pembelajaran Abad-21. Banyak hal yang bisa digunakan dalam Literasi Digital, terutama pada penggunaan maupun pengembangan teknologi kelak, pada dunia pendidikan, pengembangan teknologi digunakan terutama pada kegiatan laboratorium seperti praktikum fisika. Banyak dari keberhasilan hidup seseorang ditentukan oleh kecerdasan emosional dibandingkan dengan kecerdasan intelektual, hal tersebut dikarenakan kecerdasan emosional mampu memahami sebuah konsep lebih cepat dibandingkan kecerdasan intelektual. Penelitian ini bertujuan untuk mencari tahu apakah adanya perbedaan tingkat kecerdasan emosional yang ditinjau dari sudut pandang gender pada literasi digital. Metode yang digunakan dalam penelitian ini berupa analisis kuantitatif dengan bermodel komparatif. Teknik sampling yang digunakan menggunakan teknik nonprobability sampling dengan menggunakan data primer dan sekunder sebagai variabel. Subjek dalam penelitian ini berjumlah 42 mahasiswa Pendidikan Fisika UIN Sunan Gunung Djati Bandung dengan jumlah 21 pria dan 21 wanita. Berdasarkan hasil penelitian yang sudah dilakukan, terdapat pengaruh antara kecerdasan emosional dengan literasi digital dan gender pria mendapatkan nilai tertinggi yaitu 83.42 pada literasi digital dengan nilai mean sebesar 64.3229, lalu pada kecerdasan emosional, gender wanita mendapatkan nilai mean sebesar 69.05. Pada uji Anova terdapat nilai signifikasi sebesar 1.00 pada Kecerdasan Emosional dan 0.024 pada Literasi Digital, hal tersebut mengindikasikan bahwa ada perbedaan kecerdasan emosional terhadap mahasiswa pria dan wanita dan terdapat pengaruh kecerdasan emosional terhadap penggunaan praktikum fisika secara virtual menggunakan virtual laboratory.
Peningkatan HOTS Peserta Didik Melalui Pembelajaran Fisika Berbasis App Inventor pada Materi Gelombang Berjalan Rapi Priatna; Pina Pitriana; Ade Yeti Nuryantini
WaPFi (Wahana Pendidikan Fisika) Vol 7, No 1 (2022): WaPFi (Wahana Pendidikan Fisika) Februari 2022
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia (UPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1387.313 KB) | DOI: 10.17509/wapfi.v7i1.43958

Abstract

Kemampuan berpikir tingkat tinggi (HOTS) merupakan salah satu keterampilan yang harus ditingkatkan oleh peserta didik. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui kelayakan media pembelajaran App Inventor, keterlaksanaan kegiatan pembelajaran, dan peningkatan HOTS peserta didik. Metode yang digunakan yaitu research and development dengan tahapan model 4D (define, design, development, dan dissemination). Hasil penelitian menunjukkan bahwa media pembelajaran App Inventor sangat layak digunakan sebagai media pembelajaran dengan rata-rata hasil validasi dan uji coba skala kecil sebesar 95%, keterlaksanaan kegiatan pembelajaran masuk pada kategori sangat baik dengan rata-rata persentase aktivitas guru sebesar 94,6% dan peserta didik 92,8%, hasil pengujian hipotesis menggunakan uji paired sample t-test dengan taraf signifikansi 0,05 memperoleh nilai thitung sebesar 44,117 dan ttabel sebesar 2,0345 sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat peningkatan HOTS peserta didik setelah belajar dengan menggunakan media pembelajaran App Inventor. Peningkatan kemampuan berpikir tingkat tinggi peserta didik masuk pada kategori tinggi dengan nilai N-gain sebesar 0,75.
Media Pembelajaran Fotonovela Berbasis Flipbook untuk Meningkatkan Pemahaman Konsep Peserta Didik pada Materi Getaran Harmonis Rina Anggraini; Pina Pitriana; Ade Yeti Nuryantini
WaPFi (Wahana Pendidikan Fisika) Vol 7, No 1 (2022): WaPFi (Wahana Pendidikan Fisika) Februari 2022
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia (UPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (603.416 KB) | DOI: 10.17509/wapfi.v7i1.43957

Abstract

Pemahaman konsep adalah suatu proses memahami atau memaknai arti tertentu dan kemampuan untuk menggunakan pada kondisi tertentu. Media Pembelajaran fotonovela berbasis flipbook merupakan salah satu alternatif yang dapat digunakan untuk meningkatkan pemahaman konsep peserta didik. Penelitian yang dilakukan bertujuan untuk mengetahui kelayakan media pembelajaran fotonovela berbasis flipbook dan peningkatan pemahaman konsep peserta didik pada materi getaran harmonis. Metode penelitian yang digunakan yaitu Design and Development (DD) dengan model 4D yaitu define, design, development dan dissemination. Analisis data dilakukan dengan menghitung persentase lembar validasi kelayakan media, N-gain, dan uji paired sample t-test. Sampel dalam penelitian ini adalah peserta didik kelas X MIPA 1 MAN 1 Kuningan yang berjumlah 30 orang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media pembelajaran fotonovela berbasis flipbook sangat layak digunakan karena dapat meningkatan pemahaman konsep peserta didik pada materi getaran harmonis