Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

PENGEMBANGAN KEPROFESIAN BERKELANJUTAN GURU SMK MELALUI PELATIHAN DAN PENDAMPINGAN PENYUSUNAN PROPOSAL PENELITIAN TINDAKAN KELAS Dian Retnasari; Sri Wening; Emy Budiastuti
Jurnal Sinergitas PKM & CSR Vol. 7 No. 1 (2022): October
Publisher : Universitas Pelita Harapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19166/jspc.v7i1.6705

Abstract

Program ini dilaksanakan dengan tujuan untuk memberikan solusi para guru dalam mengatasi permasalahan kesulitan melakukan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) untuk pemenuhan publikasi ilmiah. Metode yang dilaksanakan dalam kegiatan ini adalah dengan memberikan bantuan dalam bentuk workshop pelatihan dan pendampingan yang berupa: (1) penguasaan konsep PTK melalui ceramah dan diskusi tentang permasalahan penelitian, kajian pustaka dan penelusuran referensi melalui internet, rancangan tindakan dan penelitian, penyusunan laporan hasil penelitian dan teknik swasunting, (2) teknik prosedur penyusunan proposal PTK dan pengembangan instrument melalui ceramah dan diskusi, (3) tugas membuat proposal dan instrumen PTK oleh semua guru peserta sesuai bidang keahliannya untuk memperbaiki atau meningkatkan kualitas pembelajaran dan prestasi hasil belajar peserta didik yang dilakukan dengan pendampingan oleh tim pengabdi. Setelah mendapatkan pelatihan, para guru antusias untuk menyusun proposal, dan di akhir pelatihan ada 96% dari total guru yang mengikuti pelatihan menyelesaikan  proposalnya dengan baik
Pelatihan pembuatan buket bagi klien balai pemasyarakatan: upaya meningkatkan kemandirian dan kesiapan berwirausaha Julian Prio Dwi Nugroho; Dian Retnasari; Ferina Suci Adiningtyas; Asri Andarini Nurlita
KACANEGARA Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Vol 9, No 3 (2026): Agustus
Publisher : Institut Teknologi Dirgantara Adisutjipto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28989/kacanegara.v9i3.3520

Abstract

Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan di Balai Pemasyarakatan (BAPAS) Kelas I Yogyakarta untuk meningkatkan keterampilan kewirausahaan klien pasca-pembinaan melalui pelatihan pembuatan buket. Program ini menanggapi permasalahan stigma sosial, keterbatasan keterampilan, dan minimnya akses usaha. Pelatihan yang diikuti 16 peserta dilaksanakan pada 5 Mei 2025 dengan pendekatan partisipatif melalui pemaparan materi, diskusi, dan praktik langsung. Evaluasi menggunakan Model Kirkpatrick Level 1 (Reaction) dan Level 2 (Learning) menunjukkan hasil sangat positif. Rata-rata kepuasan peserta mencapai 4,55 (skala 1–5), sedangkan nilai rata-rata meningkat dari 50,6 menjadi 92,5, menandakan peningkatan signifikan dalam pengetahuan dan keterampilan. Faktor pendukung meliputi antusiasme peserta, dukungan BAPAS, serta relevansi materi. Secara keseluruhan, kegiatan ini efektif membekali klien BAPAS dengan keterampilan kreatif dan menumbuhkan kemandirian ekonomi sebagai bagian dari proses reintegrasi sosial.
Pembuatan Lukat dari Sumber Ide Peralatan Busana dengan Sentuhan Warna Pure Autumn: Creating Lukat from Fashion Equipment Ideas with a Touch of Pure Autumn Colors Retnasari, Dian; Victoria, Tiffany
Dinamika Kerajinan dan Batik: Majalah Ilmiah Vol. 43 No. 1 (2026): DINAMIKA KERAJINAN DAN BATIK : MAJALAH ILMIAH
Publisher : Balai Besar Standardisasi dan Pelayanan Jasa Industri Kerajinan dan Batik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kain lukat diciptakan dan dipopulerkan pertama kali oleh perusahaan lurik di Kota Klaten, Kecamatan Pedan, yaitu Lurik Prasojo pada tahun 2020 saat pandemi sedang berlangsung. Lukat sendiri merupakan sebuah penggabungan kain lurik dan tenun ikat. Definisi lukat adalah kain yang memiliki motif garis-garis dan terdapat motif tenun ikat di dalamnya. Desain motif lukat yang terdapat di Lurik Prasojo dibuat dengan berbagai macam ide penciptaan motif dan warna yang beragam. Tetapi, dalam pembuatan desain lukat adalah kurang banyaknya referensi desain yang dimiliki oleh Lurik Prasojo dan kurangnya sistem dalam pembuatan konsep yang dapat mencerminkan citra Lurik Prasojo. Maka dari itu, penulis mengangkat konsep peralatan busana sebagai ide penciptaan desain motif lukat yang dapat mengangkat makna tentang penghargaan terhadap warisan budaya kuno dengan sentuhan gaya modern dan penggunaan warna pure autumn yang memberi kesan ketegasan dan alami. Penelitian ini menggunakan metode Gustami yaitu tahap eksplorasi, perancangan, dan perwujudan. Dalam pembuatan motif tenun ikat dari peralatan busana, penulis menggunakan bentuk dress form, penggaris pola, dan kapur jahit. Untuk pemilihan warna, menggunakan tiga warna dasar yaitu hijau, merah, dan orange. Perwujudan dari desain yang sudah dibuat akan masuk ke dalam proses produksi yang diawali dari proses likas hingga proses terakhir proses tenun/weaving yang menggunakan ATM (Alat Tenun Mesin).