Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Hubungan Kadar Hematokrit dan Trombosit dengan Derajat Penyakit Demam Berdarah Dengue pada Pasien di Rumah Sakit X Jakarta Pusat Periode 2023 dan Tinjauannya Menurut Pandangan Islam El Rizqa, Nabiela; Qomariyah; Syam, Edward; M. Astiwara, Endy
Junior Medical Journal Vol. 3 No. 5 (2025): September 2025
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas YARSI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33476/jmj.v3i5.4790

Abstract

Demam Berdarah Dengue (DBD) merupakan salah satu masalah kesehatan utama di Indonesia, dengan peningkatan kasus yang signifikan setiap tahun. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara kadar hematokrit dan trombosit dengan derajat keparahan DBD pada pasien di Rumah Sakit X Jakarta Pusat. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan desain analitik observasional dan data diperoleh dari rekam medis pasien DBD periode Januari-Desember 2023. Sebanyak 183 sampel memenuhi kriteria inklusi. Data dianalisis menggunakan uji korelasi Spearman. Hasil penelitian menunjukkan kadar hematokrit pasien bervariasi antara 28% hingga 56% dengan rata-rata 41,96%, sementara kadar trombosit berkisar antara 10 ribu/μl hingga 305 ribu/μl dengan rata-rata 112,64 ribu/μl). Tidak terdapat hubungan signifikan antara kadar hematokrit dengan derajat DBD (p=0,214), tetapi terdapat hubungan signifikan antara kadar trombosit dengan derajat DBD (p<0,05; koefisien korelasi -0,421). Penurunan kadar trombosit menunjukkan peningkatan derajat DBD. Rata-rata trombosit menurun dari 138,07 ribu/μl pada derajat 1 menjadi 35 ribu/μl pada derajat 4. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kadar trombosit dapat digunakan sebagai indikator untuk menentukan derajat DBD, sedangkan kadar hematokrit tidak menunjukkan hubungan yang signifikan dengan derajat DBD. Upaya pencegahan melalui edukasi kebersihan dan perawatan dini sangat penting untuk mengurangi dampak DBD. Dalam perspektif Islam, menjaga kebersihan lingkungan dan imunitas tubuh sangat dianjurkan untuk mencegah DBD. Kebersihan adalah bagian dari iman, sebagaimana dinyatakan dalam hadis Nabi Muhammad SAW. Selain itu, pengobatan segera ketika sakit dianjurkan untuk menjaga keselamatan jiwa sesuai ajaran Al-Qur'an.
Hubungan Aktivitas Fisik Dengan Hipertensi di Puskesmas Wanaherang dan Tinjauannya Menurut Perspektif Islam Nurhaliza, Erisan; Armellia, Linda; Syam, Edward; Hidayat, Roni
JUKEJ : Jurnal Kesehatan Jompa Vol 5 No 1 (2026): JUKEJ: Jurnal Kesehatan Jompa
Publisher : Yayasan Jompa Research and Development

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57218/jkj.Vol5.Iss1.2517

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan aktivitas fisik dengan hipertensi pada laki-laki dan perempuan usia produktif dalam rentang usia 35-55 tahun dan tinjauannya menurut pandangan Islam. Penelitian ini dilakukan dengan desain observasional analitik dengan pendekatan cross-sectional. Populasi pada penelitian ini berjumlah 150 orang yang ditentukan dengan teknik purposive sampling melalui rumus Lemeshow. Pengukuran aktivitas fisik dilakukan sebanyak tiga kali dengan selang waktu 1-2 menit menggunakan latihan aktivitas fisik. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa aktivitas fisik memiliki peran penting dalam pengendalian tekanan darah pada responden usia 35–55 tahun di Puskesmas Desa Wanaherang. Hasil uji statistik menunjukkan nilai p-value < 0,05, sehingga hipotesis nol (H0) ditolak. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang bermakna antara aktivitas fisik dengan tekanan darah sistolik dan diastolik pada pasien hipertensi. Temuan ini menegaskan pentingnya peningkatan aktivitas fisik sebagai bagian dari upaya pencegahan dan pengendalian hipertensi.
Hubungan Kebiasaan Merokok dengan Kejadian Hipertensi di Puskesmas Desa Wanaherang dan Tinjauannya Menurut Padangan Islam Aulia, Dina; Armelia, Linda; Syam, Edward; Hidayat, Roni
JUKEJ : Jurnal Kesehatan Jompa Vol 5 No 1 (2026): JUKEJ: Jurnal Kesehatan Jompa
Publisher : Yayasan Jompa Research and Development

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57218/jkj.Vol5.Iss1.2518

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara penyakit hipertensi dengan kebiasaan merokok pada laki-laki berusia 35-55 tahun di Puskesmas Gunung Putri, Desa Wanaherang. Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan cross-sectional, dengan sampel sebanyak 150 orang yang dipilih menggunakan rumus Lemeshow. Data dianalisis menggunakan analisis univariat dan bivariat. Hasil analisis menunjukkan kebiasaan merokok merupakan salah satu faktor yang berhubungan dengan kejadian hipertensi pada laki-laki usia 35–55 tahun. Berdasarkan hasil uji statistik Chi-Square diperoleh nilai Pearson Chi-Square sebesar 8,653 dengan derajat kebebasan (df) = 1 dan nilai signifikansi (p-value) = 0,003. Nilai p tersebut lebih kecil dari α = 0,05, sehingga H0 ditolak dan H1 diterima. Hal ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang bermakna secara statistik antara variabel yang diteliti dengan kejadian hipertensi pada responden penelitian ini. Responden yang memiliki kebiasaan merokok cenderung menunjukkan tekanan darah yang lebih tinggi dibandingkan dengan responden yang tidak merokok. Responden dengan intensitas merokok yang lebih tinggi, baik dari segi jumlah batang rokok per hari maupun lamanya kebiasaan merokok, cenderung memiliki tingkat tekanan darah yang lebih tinggi. Dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa kebiasaan merokok memiliki kaitan erat dengan hipertensi pada laki-laki usia produktif.