Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Penerapan Literasi Sains Basis Kelas oleh Guru PAUD di Kota Surakarta Vera Sholeha; Siti Wahyuningsih; Ruli Hafidah; Muhammad Munif Syamsuddin; Adriani Rahma Pudyaningtyas; Nurul Kusuma Dewi; Novita Eka Nurjanah
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 6, No 3 (2022)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v6i3.1237

Abstract

Hasil PISA 2018 menunjukkan rata-rata skor sains negara-negara OECD adalah 489, namun Indonesia baru mencapai skor 396 (OECD, 2019) yang artinya masih berada di level bawah. Padahal sejak 2017 Indonesia sudah menggalakkan Gerakan Literasi Nasional. Penelitian ini merupakan penelitian survey yang bertujuan untuk mengetahui sejauh mana penerapan literasi sains pada PAUD di Kota Surakarta. Populasi dari penelitian ini adalah seluruh guru PAUD di Surakarta dan sampel dari penelitian ini adalah 64 responden. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner respon guru. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik persentase. Hasil persentase dari penelitian ini menunjukkan bahwa indikator literasi sains basis kelas mendapatkan hasil yang bervariasi. Adapun hambatan yang dialami oleh guru dalam penerapan literasi sains diantaranya adalah guru belum pernah mengikuti pelatihan tentang pengembangan pembelajaran literasi sains di PAUD, guru belum memahami bagaimana penerapan literasi sains, serta sarana dan prasarana sekolah yang belum memadai.
Efek Metode STEAM pada Kreatifitas Anak Usia 5-6 Tahun Siti Wahyuningsih; Adriani Rahma Pudyaningtyas; Ruli Hafidah; Muhammad Munif Syamsuddin; Novita Eka Nurjanah; Upik Elok Endang Rasmani
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 4, No 1 (2020)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v4i1.305

Abstract

Penelitian eksperimen ini bertujuan untuk menguji efek metode STEAM terhadap kreatifitas anak usia 5-6 tahun. Desain eksperimen menggunakan pretest dan post test dengan jumlah responden 25 anak. Hasil penelitian menunjukkan ada perbedaan kreativitas dari sebelum dan sesudah perlakuan. Metode STEAM dapat meningkatkan kreatifitas anak. Kreativitas yang tinggi ditandai dengan Keterampilan berpikir lancar, Keterampilan berpikir fleksibel, Keterampilan berpikir orisinal dan Keterampilan berpikir merinci/elaborasi
Dampak Aplikasi ScratchJr terhadap Ketrampilan Problem-Solving Anak Usia Dini Novita Eka Nurjanah; Ruli Hafidah; Muhammad Munif Syamsuddin; Adriani Rahma Pudyaningtyas; Nurul Kusuma Dewi; Vera Sholeha
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 6, No 3 (2022)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v6i3.1531

Abstract

Konsep budaya digital mengungkapkan bahwa buta aksara tidak lagi diartikan sebagai keadaan tidak mengetahui cara membaca dan menulis. Buta aksara di era digital diartikan sebagai keadaan tidak dapat menggunakan komputer dan teknologi. Oleh karena itu, pembelajaran berbasis teknologi digital harus dimulai sejak anak usia dini. Tujuan penulisan artikel ini adalah untuk mendeskripsikan dampak pembelajaran berbasis scratchJr terhadap ketrampilan problem solving anak usia ini. Metode yang digunakan dalam penulisan artikel ini adalah systematic literatur review dengan melakukan analisis 19 artikel jurnal. Hasil analisis studi teoritis menunjukkan bahwa scratchJr memungkinkan anak usia dini untuk terlibat dalam pembuatan cerita interaktif, permainan, serta kesenangan digital secara mandiri atau hanya memerlukan sedikit bimbingan di sepanjang jalan proses pembuatannya. Anak usia dini dengan cepat dapat mengakses serta memahami kemampuan pemrograman dengan menggunakan pemikiran matematis dalam pendekatan untuk pemecahan masalah atau problem solving.
Efektivitas Digital Storytelling untuk Pengenalan Empati pada Anak Usia Dini Febi Monica Karina; Anayanti Rahmawati; Muhammad Munif Syamsuddin
Golden Age: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 5, No 1 (2021): Golden Age: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini
Publisher : Pusat Penerbitan Universitas (P2U) Unisba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/ga:jpaud.v5i1.8506

Abstract

This experimental study aimed to test the effectiveness of digital storytelling as a medium for  empathy introduction in early childhood. The samples used were 22 kindergarten children in group B in TK Indriyasana 1 and TK Indriyasana 5 Surakarta which were selected by probability sampling. The data were collected by using a questionnaire that measured teacher and parental assessments of children's empathetic behavior. Research finding showed that there was an increase in the average pretest and posttest scores for children's empathetic behavior after giving treatment of digital storytelling. The digital storytelling treatment resulted in an increase in empathic behavior as evidenced by an increase in the average posttest score compared to the pretest score. Hypothesis testing showed that digital storytelling is effective in introducing empathy to early childhood and it is accepted because it has a significance value of ≤0.05. However, the effective contribution is small due to other factors that were not tested in this study such as cognitive development, mood and feeling, situation and place. The implication is that digital storytelling helps early childhood recognize and know about empathy such as transmitting emotions, paying attention to other people's feelings, and taking prosocial actions.Keywords: Effectiveness of Digital Storytelling; Child Empathy; Early Childhood.    AbstrakPenelitian eksperimen ini bertujuan menguji efektivitas digital storytelling sebagai media pengenalan empati pada anak usia dini. Sampel yang digunakan berjumlah 22 anak TK kelompok B di TK Indriyasana 1 dan TK Indriyasana 5 Surakarta yang dipilih secara probability sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner yang mengukur penilaian guru dan orang tua terhadap perilaku empati anak. Temuan penelitian menunjukkan terjadi peningkatan rata-rata nilai pretest dan postest perilaku empati anak setelah pemberian treatment digital storytelling. Treatment digital storytelling mengakibatkan peningkatan perilaku empati yang dibuktikan dari peningkatan hasil rerata nilai postest dibandingkan dengan nilai pretest. Uji hipotesis menunjukkan digital storytelling efektif dalam pengenalan empati anak usia dini diterima karena memiliki nilai signifikansi ≤ 0,05. Akan tetapi, sumbang efektifnya berpengaruh kecil karena adanya faktor pengenalan empati anak usia dini lain yang tidak diuji dalam penelitian ini seperti perkembangan kognitif mood and feeling, situasi dan tempat. Implikasinya media digital storytelling membantu anak usia dini mengenal dan mengetahui tentang kemampuan berempati seperti penularan emosi, memperhatikan perasaan orang lain, dan melakukan tindakan prososial.Kata Kunci: Effectiveness of Digital Storytelling; Child Empathy; Early Childhood.
WASTE MANAGEMENT KELUARGA PADA PENANAMAN KARAKTER PEDULI LINGKUNGAN ANAK USIA DINI Warananingtyas Palupi; Hesty Marlyana Permatasari; Muhammad Munif Syamsuddin
Jurnal Warna : Pendidikan dan Pembelajaran Anak Usia Dini Vol. 5 No. 2 (2020): September
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Widya Gama Mahakam Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24903/jw.v5i2.527

Abstract

This study aimed to determine the family waste management in the planting of environmental care characters for early childhood. The purpose of this study was to explore information about environmental care programs in Kitiran village, family waste management on the inculcation of early childhood environmental character care, and the impact of family waste management on inculcating character care for the environment of early childhood. The research approach used was qualitative descriptive study with the type of phenomenological research. The research subjects were parents who had early childhood, run a family waste management, and the residence is in Kitiran village. Sources of data used were parents who run family waste management, early childhood, public figures who are the originators of environmental care programs in Kitiran village. Data collection techniques used was purposive sampling which had taken by interviews, observation, and documentation. Data validity test used was source triangulation and technique triangulation. The data analysis technique used was interactive data analysis consisting of data collection, data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The results showed that Kitiran village had an environmental care program that was integrated with all elements of the community including families waste management activities become routine activities for every family member of the Kitiran village including early childhood. Families there introduced and instilled the character of caring for the environment in children from an early age. Children in their daily lives were involved in every family waste management activity simply. The age of the child and the active role of different parents in the process of inculcating the character of the child's environmental care in waste management made understanding and actions of child waste management different. This study aimed to determine the family waste management in the planting of environmental care characters for early childhood. The purpose of this study was to explore information about environmental care programs in Kitiran village, family waste management on the inculcation of early childhood environmental character care, and the impact of family waste management on inculcating character care for the environment of early childhood. The research approach used was qualitative descriptive study with the type of phenomenological research. The research subjects were parents who had early childhood, run a family waste management, and the residence is in Kitiran village. Sources of data used were parents who run family waste management, early childhood, public figures who are the originators of environmental care programs in Kitiran village. Data collection techniques used was purposive sampling which had taken by interviews, observation, and documentation. Data validity test used was source triangulation and technique triangulation. The data analysis technique used was interactive data analysis consisting of data collection, data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The results showed that Kitiran village had an environmental care program that was integrated with all elements of the community including families waste management activities become routine activities for every family member of the Kitiran village including early childhood. Families there introduced and instilled the character of caring for the environment in children from an early age. Children in their daily lives were involved in every family waste management activity simply. The age of the child and the active role of different parents in the process of inculcating the character of the child's environmental care in waste management made understanding and actions of child waste management different.
PELATIHAN MEDIA DIGITAL WHITEBOARD ANIMATION PADA GURU PAUD DALAM MENGHADAPI REVOLUSI INDUSTRI 4.0 Novita Eka Nurjanah; Upik Elok Endang Rasmani; Muhammad Munif Syamsuddin; Nurul Shofiatin Zuhro; Anjar Fitrianingtyas
Humanism : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 3, No 2 (2022): Agustus
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/hm.v3i2.14014

Abstract

Abstrak  Pendidikan saat ini berada di era revolusi industri 4.0. Maka dari itu, pendidikan dituntut untuk selalu berinovasi mengikuti perkembangan zaman. Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) merupakan pondasi pendidikan harus bersiap dan berinovasi untuk menghadapi perkembangan zaman. Salah satu media pembelajaran digital yang efektif diterapkan di PAUD adalah whiteboard animation. Guru dapat menyampaikan materi pembelajaran kepada anak usia dini secara jelas sesuai dengan tema dan materi yang sedang berjalan melalui whiteboard animation. Tujuan pengabdian ini untuk meningkatkan ketrampilan guru PAUD dalam pembuatan media pembelajaran digital untuk menghadapi era revolusi industri 4.0. Pengabdian ini dilaksanakan di TK LKMD Marsudisiwi dan TK Siwi Peni, Gugus 2 Bougenville, Kecamatan Laweyan, Surakarta. Materi yang disampaikan dalam pengabdian ini, terdiri dari: 1) pemberian materi media pembelajaran digital berbasis whiteboard animation, 2) workshop media pembelajaran digital berbasis whiteboard animation, 3) simulasi kelompok kecil pendampingan pembuatan media pembelajaran digital berbasis whiteboard animation, 4) implementasi whiteboard animation dalam pembelajaran daring sesuai tema berjalan, dan 5) evaluasi dan rencana tindak lanjut. Kegiatan ini berlangsung dengan memadukan berbagai metode, yaitu metode ceramah, tanya jawab, demonstrasi, dan praktik langsung. Pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan dalam jaringan (daring)/ online melalui zoom meeting dan whatsapp group. Hasil kegiatan ini, semua peserta dapat membuat media pembelajaran digital whiteboard animation sesuai dengan tema dan tujuan pembelajaran yang diharapkan. Kata kunci: media pembelajaran digital; whiteboard animation; guru PAUD
Pengaruh Family Literacy Programs terhadap Perkembangan Keaksaraan Awal Anak Usia Dini Anisa Nur Fauzi; Siti Wahyuningsih; Muhammad Munif Syamsuddin
Jurnal Pendidikan Anak Vol 11, No 1 (2022): Jurnal Pendidikan Anak
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan dan Psikologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jpa.v11i1.47918

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi adanya pengaruh family literacy programs terhadap perkembangan keaksaraan awal anak usia dini. Populasi dalam penelitian ini merupakan seluruh anak usia dini yang berusia 5-6 tahun di TK Aisyiyah Kalisari. Sampel berjumlah 27 anak dipilih secara acak menggunakan teknik pengambilan sampel probability sampling dengan simple random sampling. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif pre-experimental designs dengan bentuk one group before-after (pretest-posttest) design. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan kuesioner untuk mengukur perkembangan keaksaraan awal anak. Uji normalitas menggunakan Kolmogorov-smirnov. Analisis data menggunakan statistik parametrik setelah data dinyatakan normal dengan nilai signifikansi p ≥ 0,05. Uji hipotesis menggunakan paired samples t-test dengan bantuan SPSS 20 for windows. Analisis data menunjukkan hasil sebagai berikut: 1) Terdapat peningkatan nilai rata-rata saat pretest dan posttest pada kelompok eksperimen. Pretest memperoleh nilai rata-rata sebesar 48,59 dan meningkat menjadi 58,96 ketika posttest, 2) Terdapat perbedaan yang signifikan atau nyata antara hasil pretest dan posttest dengan nilai signifikansi p 0,05, sehingga membuktikan adanya pengaruh family literacy programs terhadap perkembangan keaksaraan awal anak usia dini.
Kesiapan Orang Tua Mendampingi Anak Menjalani Masa Transisi Menuju Sekolah Dasar Pudyaningtyas, Adriani Rahma; Dewi, Nurul Kusuma; Sholeha, Vera; Rahmawati, Anayanti; Palupi, Warananingtyas; Syamsuddin, Muhammad Munif
Aulad: Journal on Early Childhood Vol. 8 No. 1 (2025): January-April 2025
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/aulad.v8i1.815

Abstract

Anak berpindah dari TK ke SD pada usia 6-7 tahun. Menjalani masa transisi tidak hanya membutuhkan kesiapan anak, tetapi juga kesiapan orang tua. Kesiapan orang tua meliputi stimulasi, dukungan, dan sikap yang diberikan kepada anak, sehingga anak siap bersekolah. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kesiapan orang tua mendampingi anak menuju SD. Penelitian dilaksanakan di Surakarta, Boyolali, Sukoharjo, Karanganyar, Wonogiri, Sragen, dan Klaten. Subjek penelitian adalah orang tua yang memiliki anak berusia 5-6 tahun sejumlah 353 orang. Kesiapan orang tua diukur dengan menggunakan kuesioner. Hasil penelitian menunjukkan orang tua cukup siap dalam mendampingi anak menuju SD. Orang tua memberikan stimulasi, dukungan, dan sikap yang cukup baik bagi anak. Namun, stimulasi dan dukungan yang diberikan oleh orang tua dalam hal membacakan buku cerita kepada anak masih tergolong rendah. Penting bagi orang tua untuk dapat terlibat aktif dalam kegiatan membaca bersama dengan anak, sehingga kesiapan literasi pada anak dapat berkembang dengan lebih baik.
PELATIHAN MEDIA DIGITAL WHITEBOARD ANIMATION PADA GURU PAUD DALAM MENGHADAPI REVOLUSI INDUSTRI 4.0 Nurjanah, Novita Eka; Rasmani, Upik Elok Endang; Syamsuddin, Muhammad Munif; Zuhro, Nurul Shofiatin; Fitrianingtyas, Anjar
Humanism : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 3 No 2 (2022): Agustus
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/hm.v3i2.14014

Abstract

Abstrak  Pendidikan saat ini berada di era revolusi industri 4.0. Maka dari itu, pendidikan dituntut untuk selalu berinovasi mengikuti perkembangan zaman. Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) merupakan pondasi pendidikan harus bersiap dan berinovasi untuk menghadapi perkembangan zaman. Salah satu media pembelajaran digital yang efektif diterapkan di PAUD adalah whiteboard animation. Guru dapat menyampaikan materi pembelajaran kepada anak usia dini secara jelas sesuai dengan tema dan materi yang sedang berjalan melalui whiteboard animation. Tujuan pengabdian ini untuk meningkatkan ketrampilan guru PAUD dalam pembuatan media pembelajaran digital untuk menghadapi era revolusi industri 4.0. Pengabdian ini dilaksanakan di TK LKMD Marsudisiwi dan TK Siwi Peni, Gugus 2 Bougenville, Kecamatan Laweyan, Surakarta. Materi yang disampaikan dalam pengabdian ini, terdiri dari: 1) pemberian materi media pembelajaran digital berbasis whiteboard animation, 2) workshop media pembelajaran digital berbasis whiteboard animation, 3) simulasi kelompok kecil pendampingan pembuatan media pembelajaran digital berbasis whiteboard animation, 4) implementasi whiteboard animation dalam pembelajaran daring sesuai tema berjalan, dan 5) evaluasi dan rencana tindak lanjut. Kegiatan ini berlangsung dengan memadukan berbagai metode, yaitu metode ceramah, tanya jawab, demonstrasi, dan praktik langsung. Pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan dalam jaringan (daring)/ online melalui zoom meeting dan whatsapp group. Hasil kegiatan ini, semua peserta dapat membuat media pembelajaran digital whiteboard animation sesuai dengan tema dan tujuan pembelajaran yang diharapkan. Kata kunci: media pembelajaran digital; whiteboard animation; guru PAUD
School Adjustment in Early Childhood Rahmawati, Anayanti; Palupi, Warananingtyas; Pudyaningtyas, Adriani Rahma; Dewi, Nurul Kusuma; Sholeha, Vera; Syamsuddin, Muhammad Munif
JURNAL PENDIDIKAN USIA DINI Vol 20 No 1 (2026): Jurnal Pendidikan Usia Dini Volume 20 Number 1 April 2026
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan Anak Usia Dini

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/jpud.v20i1.54075

Abstract

School adjustment is a condition that reflects the extent to which a child feels comfortable, interested, involved, and thriving in the school environment. Children need to have school adjustment since preschool because school adjustment significantly supports children's academic and social development in the future. This study aims to determine the condition of school adjustment possessed by kindergarten children. This study uses a quantitative approach with a survey method. The research sample consisted of 266 children. The sampling technique used was cluster random sampling. Data collection is based on teacher reports using the adaptation of the Short-Form Teacher Rating Scale of School Adjustment (Short-Form TRSSA).  Data analysis used SPSS descriptive statistics. Result analyses show that a majority of school adjustment achievements that children can achieve are at the ability and skill level, not yet at the competence level. This condition indicates that the majority of children still need help. There are still a few children who already have the competence to do tasks independently without help. In general, there is almost no difference in school adjustment achievements between boys and girls, which means that boys and girls have a relatively similar level of mastery of school adjustment. The study's conclusion shows that most school adjustment achievements in children are not optimal. Efforts are needed to improve school adjustment because it is the foundation for children to adjust to school. When children have been able to adjust well to school, school achievement will be easier to achieve optimally.