Claim Missing Document
Check
Articles

Found 35 Documents
Search

STUDI KARAKTERISTIK LAHAN PARKIR DI RUMAH SAKIT MITRA KELUARGA CIBUBUR Hidayat, Basuki; Sylviana, Rika; Yulius, Elma
BENTANG : Jurnal Teoritis dan Terapan Bidang Rekayasa Sipil Vol 4 No 2 (2016): BENTANG Jurnal Teoritis dan Terapan Bidang Rekayasa Sipil
Publisher : Universitas Islam 45

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (415.361 KB)

Abstract

Masalah parkir kendaraan bermotor di Rumah Sakit Mitra Keluarga Cibubur saat ini, berhubungan erat dengan kebutuhan ruang parkir, sehingga dampak yang timbul akibat parkir kendaraan bermotor yang tidak teratur akan mengganggu kegiatan lainnya.Gambaran permasalahan parkir didapat melalui survai yang bertujuan untuk memaparkan data dari objek penelitian dan menganalisanya secara sistematis sehingga dapat mengetahui secara tepat permasalahan yang ada dalam menyelesaikan permasalahan tersebut, kemudian dilakukan pengolahan data menggunakan Microsoft Excel. Dari hasil survai yang dilakukan selama 7 hari dengan waktu pengamatan 12 jam/hari diperoleh volume parkir mobil maksimum 346 kendaraan dan 262 kendaraan untuk volume parkir motor, akumulasi parkir mobil maksimum 111 kendaraan/jam dan 80 kendaraan/jam untuk akumulasi parkir motor, indeks parkir mobil maksimum pada hari Minggu sebesar 38,58% dan 30,62% untuk indeks parkir motor, durasi parkir mobil yang paling lama yaitu selama dua jam atau 36,88% dari kendaraan yang parkir dan dua jam atau 37,20% dari kendaraan yang parkir untuk durasi parkir motor, pergantian parkir (turn over parking) mobil tertinggi pada hari Minggu pergantian parkir sebanyak 1,48 kendaraan/petak. Pergantian parkir (turn over parking) motor tertinggi terjadi pada hari Minggu, dengan pergantian parkir sebanyak 1,24 kendaraan/petak. Lahan parkir yang disediakan Rumah Sakit Mitra Keluarga Cibubur belum diperlukan penambahan lahan parkir pada tahun ini. Kata kunci: volume parkir, akumulasi parkir, indeks parkir, durasi parkir dan pergantian parkir (turn over parking)
Kajian Ulang Dimensi Saluran Pembuang Sungai Cipegadungan di Jababeka Kabupaten Bekasi Luwardi, Luwardi; Sylviana, Rika; Yulius, Elma
BENTANG : Jurnal Teoritis dan Terapan Bidang Rekayasa Sipil Vol 6 No 1 (2018): BENTANG Jurnal Teoritis dan Terapan Bidang Rekayasa Sipil
Publisher : Universitas Islam 45

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (905.005 KB) | DOI: 10.33558/bentang.v6i1.531

Abstract

Genangan air atau banjir dapat menimbulkan dampak negatif terhadap lingkungan. Sungai Cipegadungan merupakan sungai yang menampung dari beberapa saluran drainase sehingga perlu dilakukan pengkajian ulang terhadap daya tampung dan dimensinya. Kajian ulang Sungai Cipegadungan pada penelitian ini dengan observasi langsung di lapangan dan menganalisa data curah hujan dengan menggunakan persamaan distribusi Log Normal. Daerah kajian meliputi 5 (lima) ruas slauran, saluran A, saluran B, saluran c, saluran D dan saluran E, dengan debit yang didapatkan antara 175-639 m3/det. Dengan metode rasional untuk daerah industri dan koefesien aliran maksimum 0,9 sebagai dasar perhitungan debit rencana. Perhitungan periode ulang yang digunakan dalam perhitungan kajian ini dalam kala ulang 10 tahun. Perhitungan dimensi saluran A dengan lebar = 12,199 m, tinggi = 12,199 m dan tinggi jagaan = 2,112 m; dimensi saluran B dengan lebar = 9,901 m, tinggi = 10,625 m dan tinggi jagaan = 2,125 m; dimensi saluran C dengan lebar = 12,269 m, tinggi = 10,625 m dan tinggi jagaan = 2,125 m; dimensi saluran D dengan lebar = 11,947 m, tinggi = 10,346 m dan tinggi jagaan = 2,069 m dan dimensi saluran E dengan lebar = 13,013 m, tinggi = 11,270 m dan tinggi jagaan = 2,254 m Kata kunci: curah hujan, dimensi saluran, debit banjir
Stabilisasi Tanah Lempung Menggunakan Semen dan Renolith Kholis, Nur; Srie Gunarti, Anita Setyowati; Sylviana, Rika
BENTANG : Jurnal Teoritis dan Terapan Bidang Rekayasa Sipil Vol 6 No 1 (2018): BENTANG Jurnal Teoritis dan Terapan Bidang Rekayasa Sipil
Publisher : Universitas Islam 45

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (985.348 KB) | DOI: 10.33558/bentang.v6i1.535

Abstract

Tanah pada Universitas Islam “45” Bekasi merupakan jenis tanah lempung yang mempunyai nilai CBR yang rendah sehingga secara strukturil tanah tersebut tidak layak diadakan suatu pembangunan. Upaya meningkatkan kualitas tanah salah satunya yaitu stabilisasi tanah menggunakan semen dan renolith. Metode yang digunakan dalam penelitian ini berupa pengujian tanah secara langsung di Laboratorium Teknik Sipil Universitas Islam “45” Bekasi. Pengujian ini bertujuan untuk mengetahui jenis tanah, berat jenis tanah, indeks plastisitas, CBR, UCS dan direct shear tanah asli dan tanah stabilisasi. Proses stabilisasi tanah ini dilakukan dengan cara mencampur tanah asli menggunakan semen dan renolith dengan variasi persentase 10% semen dan renolith 3%, 6 % terhadap berat kering tanah. Nilai CBR tertinggi didapat pada variasi 10% semen tanpa renolith dengan peningkatan nilai CBR sebesar 552,35% terhadap nilai CBR tanah asli. Begitu pula pada nilai UCS, peningkatan nilai UCS tertinggi terdapat pada variasi 10% semen tanpa renolith yaitu sebesar 163,33% terhadap nilai UCS tanah asli. Hasil pengujian direct shear menunjukkan peningkatan nilai sudut geser sebesar 1% terhadap tanah asli pada variasi 10% semen dan 6% renolith. Dengan adanya penambahan semen dan renolith mampu meningkatkan nilai mekanik tanah sehingga dapat digunakan sebagai bahan stabilisasi tanah untuk subgrade jalan raya. Kata kunci: stabilisasi tanah, semen, renolith, subgrade, tanah lempung
Perencanaan Teknis Pemanenan Air Hujan Terintegrasi dengan Sumur Resapan Sylviana, Rika; Hendriyana, Dede
BENTANG : Jurnal Teoritis dan Terapan Bidang Rekayasa Sipil Vol 6 No 1 (2018): BENTANG Jurnal Teoritis dan Terapan Bidang Rekayasa Sipil
Publisher : Universitas Islam 45

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (779.27 KB) | DOI: 10.33558/bentang.v6i1.539

Abstract

Hujan merupakan fenomena alam yang terjadi di suatu wilayah. Air hujan sangat bermanfaat untuk mengisi sumber air guna keperluan pertanian, domestik dan industri, namun air hujan yang tidak dikelola dapat juga menimbulkan bencana seperti banjir dan genangan. Teknologi pemanenan air hujan yang diintegrasikan dengan sumur resapan merupakan salah satu cara menghindari bencana tersebut. Perolehan data didapat melalui survei ke lokasi dan instansi terkait. Kemudian dilakukan perencanaan teknis atau desain bangunan Pemanenan Air Hujan Terintegrasi dengan Sumur Resapan meliputi bangunan penampungan/pemanen air hujan (harvest rain) dan peresapan air hujan ke sumur resapan pada bangunan pemerintah dan pendidikan. Luasan atap bangunan di tiap kantor kecamatan/kelurahan dan sarana pendidikan berbeda sehingga kapasitas suplai yang harus ditampung setiap harinya yaitu luas atap 101 - 1000 m2 berkapasitas air hujan 6,5 m3/hari, luas atap 1001 – 2000 m2 mempunyai kapasitas 13 m3/hari, dan luas atap ≥ 2500 – 3000 m2 kapasitas air hujan 19,5 m3/hari. Kewajiban penyediaan sumur resapan di tiap bangunan kantor kecamatan/kelurahan berjumlah 20 unit sumur resapan dengan kapasitas @ 1 m3 jika luasan atap 500 m2. Sedangkan luasan atap bangunan sarana pendidikan rata-rata 1500 m2 kewajiban penyediaan sumur resapan berjumlah 60 unit sumur resapan dengan kapasitas @ 1 m3. Pada lokasi sarana perkantoran dan pendidikan diperkirakan berbiaya Rp 74,46 juta untuk sarana-sarana pemanfaatan air hujan terintegrasi dengan sumur resapan khususnya bak pengumpul air hujan dan sumur resapan yang dilengkapi dengan pompa air untuk memberikan tekanan ke atas dan filter air untuk menyaring air hujan sebelum dimanfaatkan untuk kebutuhan air domestik. Perkiraan RAB dapat berubah menyesuaikan dengan kebutuhan penyediaan jumlah sarana pemanfaatan air hujan yang terintegrasi dengan sumur resapan sesuai dengan kondisi riil di lapangan. Kata kunci: pemanenan air hujan, sumur resapan, kebutuhan air domestik
Penambahan Serutan Besi terhadap Kuat Tekan Batako Trinugraha, Deni Akhmad; Darma, Eko; Sylviana, Rika
BENTANG : Jurnal Teoritis dan Terapan Bidang Rekayasa Sipil Vol 7 No 1 (2019): BENTANG Jurnal Teoritis dan Terapan Bidang Rekayasa Sipil
Publisher : Universitas Islam 45

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (481.463 KB) | DOI: 10.33558/bentang.v7i1.1597

Abstract

Material construction resources are very limited, but the demand for these materials tends to increase. Therefore, it is necessary to search for alternative materials such as utilizing used goods (garbage) as construction materials. An alternative material used in this study was iron shavings waste as an additional material in the concrete brick mixture to replace sand. Therefore, it can minimize the use of sand and reduce iron shavings. The study was conducted by changing the standard size of the brick according to SNI to a size of 10 x 10 x 10 cm. The results showed that the addition of iron shavings in the concrete mixture was able to increase compressive strength value. The percentage increases in compressive strength of normal concrete blocks were: 14.87%, 24.79%, 45.45%, and 71.90%. The compressive strength of ordinary concrete brick of age 7 days is 41,374 KN, and after iron shaving addition the strength improve by 47,529 KN, 51,632 KN, 60,18 KN and 71,123 KN with the percentage of iron shaving of 2.5%, 5% , 7.5% and 10% respectively. These improve value was also categorized as quality I, II and III according to SNI 03-0349-1989 requirement.
PERBANDINGAN NILAI STABILITAS PENGGUNAAN FILLER SERBUK KULIT KERANG DENGAN ABU BATU PADA CAMPURAN BETON ASPAL Cahyadi, Rizki; Sylviana, Rika; Yulius, Elma
RESULTAN : Jurnal Kajian Teknologi Vol 15 No 2 (2015): RESULTAN
Publisher : RESULTAN : Jurnal Kajian Teknologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (224.855 KB)

Abstract

Kajian ini merupakan eksperimen untuk mencari alternatif pengganti filler material abu batu sebagai campuran beton aspal yang sesuai dengan spesifikasi teknis yang sudah mulai sulit didapat karena kurang tersediannya material abu batu (material konvensional) yang ada dipasaran khususnya di daerah pesisir pantai. Dalam hal ini memanfaatkan serbuk kulit kerang dara (Anadara granosa) sebagai material filler pengganti/alternatif untuk campuran beton aspal. Oleh karena itu diharapkan material dimaksud dapat mengganti maupun meningkatkan nilai stabilitas pada suatu campuran beton aspal. Metode penelitian ini melakukan uji material di laboratorium dengan variasi filler serbuk kulit kerang (4%, 6% dan 8%). Setelah dilakukan pengujian terhadap material rancangan campuran kadar aspal optimum didapat sebesar 5,5%. Kemudian dilakukan uji Marshall untuk mendapatkan nilai stabilitas campuran. Hasil penelitian menunjukan bahwa penggunaan filler 4% memiliki nilai stabilitas 1313,79 kg (serbuk kulit kerang), dan 1522,30 kg (batu abu). Untuk penggunaan filler serbuk kulit kerang 6% dan 8% mempunyai nilai stabilitas sebesar 1616,21 kg dan 1688,56 kg. Dengan demikian nilai stabilitas penggunaan filler serbuk kulit kerang secara teknis dapat dipertimbangkan untuk diterapkan pada lapisan permukaan jalan sebagai bahan material filler pengganti/alternatif.
EVALUASI KINERJA LAHAN PARKIR KAMPUS UNIVERSITAS ISLAM “45” BEKASI Sylviana, Rika
RESULTAN : Jurnal Kajian Teknologi Vol 10 No 01 (2010): RESULTAN
Publisher : RESULTAN : Jurnal Kajian Teknologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (925.791 KB)

Abstract

Kampus Universitas Islam ?45? Bekasi adalah sebagai salah satu pusat keg­iatan pendidikan di Bekasi juga tidak terlepas dari masalah perparkiran. Adanya peningkatan jumlah mahasiswa baru tiap tahun akan membawa konsekuensi pertambahan kepemilikan kendaraan yang dapat meningkatkan permintaan parkir.Tentu, hal ini akan menjadi permasalahan baru karena keterbatasan la­han parkir yang ada sehingga tidak dapat menampung lagi pertambahan jum­lah kendaraan. Oleh karena itu perlu dievaluasi kinetja parkir pada kondisi yang terjadi saat ini sebagai gambaran rencana ke depan berdasarkan kapasitas parkir, akumu­lasi parkir, durasi parkir, tingkat penggunaan parkir, indeks parkir, ketersediaan parkir, dan kebutuhan parkir pada kondisi sistem perparkiran yang terjadi saat ini. Dari hasil survei yang dilakukan selama 6 hari diperoleh volume parkir mobil dan motor tertinggi yaitu 140 dan 1038 kendaraan terjadi pada hari Minggu dan Jum?at dengan akumulasi parkir sebesar 280 dan 2076 kendaraan. Waktu parkir rata-rata mobil dan motor hampir sama berkisar antara 3-6 jam/kenda­raan. Durasi parkir mobil dan motor terlama terjadi pada hari Minggu sebesar 5 - 6 jam/kendaraan. Pergantian pakir rata-rata mobil hampir 2 kali/jam, sedan­gkan untuk sepeda motor hampir 8 kali/jam. Berdasarkan indeks parkir sepeda motor yang hampir mendekati 100% dan tingkat pergantian parkirnya yang leb­ih besar dari 300%, maka lahan parkir di kampus UNISMA tidak dapat lagi me­nampung sepeda motor yang ada dan perlu menambah lahan p irkir baru serta dapat memberlakukan sangsi jika sepeda motor tidak parkir pada tempatnya
PELATIHAN LSM PERPUSTAKAAN BJ SCHOOL BERBASIS WEB PADA YAYASAN BAITUL JIHAD BEKASI Samsiana, Seta; Supratno, Setyo; Hasad, Andi; Marini, Sri; Sylviana, Rika; Rakhman, Taufiqur
DEVOSI Vol 2 No 2 (2021): Devosi Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : LPPM Universitas Islam 45 Bekasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33558/devosi.v2i2.3002

Abstract

The progress of the library automation system (Library Management System) in the library has now been carried out, especially during a pandemic that requires maintaining distance and face-to-face contact. Starting from that thought, the UNISMA community service team is interested in holding library NGO (Library Management System) training activities Web-based BJ School. This BJ Scholl library website serves to present various information on books, journals and magazines, history and school vision and mission, member data, online book lending and book return data. Apart from the web, it also displays a link feature with several online libraries from several agencies. The training was carried out offline for 1 day and continued with online discussions. The training begins with the introduction of several topics about the website, followed by downloading and installation. Prior to the training, 100% of the participants had never created a website, either with wordpress or with other applications. And after the training, 60% of the participants have been able to apply website creation for their library. Some of the participants were constrained by a slow network and computer damage, so they were late in following the material given. All participants stated that this training was very useful.
PEMBUATAN ALAT PENGUKUR TINGGI BADAN OTOMATIS BERBASIS ARDUINO Bakri, Muhammad Amin; Paridawati, Paridawati; Sikki, Ilyas; Handoyo, Yopi; Sylviana, Rika; Surahto, Aep; Diningrum, Jenny Primanita; Liliani, Netta; Syahputra, Novin; Asrika, Sukwati Dewi; Apriliansyah, Mario
DEVOSI Vol 3 No 1 (2022): Devosi Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : LPPM Universitas Islam 45 Bekasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33558/devosi.v3i1.3184

Abstract

The facilities used by Posyandu cadres in weighing and measuring the height of children under five are not sufficient, because apart from that, they are not feasible nor are they calibrated accurately. Especially for measuring the height of toddlers, so far the posyandu generally still use the manual method, Based on this background, a digital height measuring device was designed in order to refer to the mission of the Unisma Bekasi Faculty of Engineering in an effort to increase the quantity and quality of community service (PPM) in the field of applied technology (appropriate technology), so this program was implemented. The PPM partners targeted for this program are Posyandu Kemuning cadres, Jatirasa Village, Jatiasih District, Bekasi City. The results of the design of this tool complete the automatic height measurement which is quite satisfactory at the Kemuning Posyandu, Jatirasa Village, Jatiasih District, Bekasi City. Development of a baby height and body mass measurement tool based on the ATmega 8535 microcontroller by utilizing a phototransistor sensor.
KAJIAN BENTUK GEOMETRIK INTERCHANGE KRUKUT PADA RUAS JALAN TOL DEPOK – ANTASARI (DEPANTAS) DAN CINERE – JAGORAWI (CIJAGO) BERDASARKAN SISTEM PEMBAYARAN TERBUKA Chairul Amin; Happy Budhiaty; Rika Sylviana
Bentang : Jurnal Teoritis dan Terapan Bidang Rekayasa Sipil Vol 5 No 1 (2017): BENTANG Jurnal Teoritis dan Terapan Bidang Rekayasa Sipil (Januari 2017)
Publisher : Universitas Islam 45

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33558/bentang.v5i1.146

Abstract

Persimpangan antar dua ruas jalan tol Depok – Antasari dan Cinere – Jagorawi harusdifasilitasi dengan sebuah interchange agar lalu lintas yang akan berpindah jalur antar dua ruasjalan tol tersebut terpenuhi. Titik pertemuan kedua ruas jalan tol terletak di Kelurahan Krukut,Kota Depok.Metode pemilihan interchange didasarkan pada beberapa hal antara lain volume lalulintas harian dan metode pembayaran yang berlaku. Seiring perkembangan lalu lintas dandidukung dengan keputusan pemerintah maka sistem pembayaran jalan tol diubah dari sistemtertutup menjadi sistem terbuka, maka hal ini berpengaruh pada perubahan bentuk interchangeyang digunakan. Pada awal perencanaan, bentuk interchange Krukut ini menggunakan bentukdouble terumpet dengan gerbang tol pada aksesnya, bentuk ini tidak dapat digunakan padasistem terbuka. Ada dua tipe yang cocok untuk melayani kondisi seperti ini yaitu dirrectinterchange dan cloverleaf interchange, namun kondisi topografi Krukut tidaklah ideal untukkedua tipe interchange tersebut disebabkan adanya utilitas yang tidak bisa diganggu karenamelayani listrik dan gas di provinsi DKI dan Jawa Barat yaitu 3 jalur SUTET 500 Kva, 1 jalurSUTT 150 Kva, dan jalur pipa gas. Untuk itu diperlukan modifikasi bentuk ideal interchangemenjadi suatu bentuk yang lain tanpa menghilangkan bentuk dasar interchange tersebut namunmampu melayani lalu lintas antar kedua ruas jalan tol yang tentunya tidak lagi menggunakangerbang tol.Berdasarkan hasil penelitian maka didapat sebuah bentuk interchange yang dimodifikasidari bentuk asalnya cloverleaf dengan 8 ramp penghubung dengan menggunakan kombinasibentuk direct ramp, semi direct ramp dan loop ramp. Bentuk baru interchange ini dinamakanmodification cloverleaf interchange.