Claim Missing Document
Check
Articles

Pengaruh Penggunaan Serbuk Arang Batok Kelapa Terhadap Kuat Tekan Beton Eransyah, Muhammad Fitra; Paryati, Ninik; Sylviana, Rika
Jurnal Sains dan Teknologi (JSIT) Vol. 2 No. 1 (2022): January-April
Publisher : CV. Information Technology Training Center - Indonesia (ITTC)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47233/jsit.v2i1.88

Abstract

Processing of coconut shells into charcoal powder as a concrete mixture. The use of coconut shell charcoal powder on the compressive strength of concrete aims to be a substitute for cement for normal concrete compressive strength and to determine the optimum concrete compressive strength after substitution of cement using coconut shell charcoal powder. In this study the use of coconut shell charcoal powder as a cement substitution with variations of 0%, 2.5%, 5% and 7.5%. Concrete testing was carried out at the age of 28 days after treatment by being immersed in water. The results of the analysis showed that the average compressive strength value of the addition of coconut shell charcoal powder at variations of 5% and 7.5% decreased by 11% and 12.57% because with the increasing number of calcium hydroxide formed, the cement adhesion will decrease so that the structure inside will be weak and cause the compressive strength to be low, while the variation of adding coconut shell charcoal powder 2.5% has an increase of 2.07% against normal concrete compressive strength. From the results of the characteristic concrete compressive strength obtained with substitution variations of 2.5%, 5%, and 7.5% respectively of 278.74 kg/cm2, 243.43 kg/cm2 and 238.96 kg/cm2, the concrete These include class II K 275 concrete (middle class concrete) structural concrete.
Pelatihan dan Konfigurasi Sistem Informasi Perpustakaan pada Sekolah GRATIS Yayasan Baitul Jihad Bekasi Samsiana, Seta; Supratno, Setyo; Hasad, Andi; Marini, Sri; Sylviana, Rika; Taufiqurahman
Journal Of Computer Science Contributions (JUCOSCO) Vol. 1 No. 1 (2021): Januari 2021
Publisher : Lembaga Penelitian, Pengabdian kepada Masyarakat dan Publikasi Universitas Bhayangkara Jakarta Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31599/jucosco.v1i1.522

Abstract

Teknologi informasi saat ini menyebar di berbagai bidang kehidupan masyarakat.Kemajuan ini membuat jarak dan ruang tak berbatas. Suatu peistiwa dan kejadian dapat cepat ketahui dalam hitungan detik. Demikian pula dengan kemajuan sistem informasi di perpustakaan. Dimana dulu pelayanan masih menggunakan metode manual (manual methode) saat ini sudah banyak yang beralih menggunakan sistem automasi perpustakaan (library management sistem). Berangkat dari pemikiran itu, tim pengabdian pada masyarakat UNISMA tertarik untuk mengadakan kegiatan pelatihan sistem informasi perpustakaan yang dilaksanakan di perpustakaan sekolah GRATIS Yayasan baitul Jihad Kemang Pratama II Bekasi, sebagai sekolah GRATIS 100% kami mencoba untuk bersinergi dalam usahanya meningkatkan kualitas pembelajaran melalui perkembangan teknologi informasi.
Pentingnya Rambu Jalan Pada Lingkungan Sekolah di Desa Sumberreja Ammar Palupi, Nanda Aisyah; Sylviana, Rika; Berry, Yunike; Rusham
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka Vol. 1 No. 4 (2023): Bulan Juli
Publisher : Bhinneka Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58266/jpmb.v1i4.61

Abstract

Desa Sumberreja memiliki 6 sekolah yang terdiri dari 4 Sekolah Dasar (SD) dan 2 MI (Madrasah Ibtidaiyyah). Setelah dilakukan observasi di Desa Sumberreja, ditemukan bahwa desa tersebut tidak memiliki rambu-rambu lalu lintas. Rambu lalu lintas merupakan salah satu fasilitas penting di jalan raya. Tidak adanya rambu-rambu lalu lintas dapat membahayakan para pengguna jalan. Pada kesempatan kali ini, program kerja khusus difokuskan pada pembuatan fasilitas jalan berupa rambu lalu lintas di SDN Sumberreja 03 yang berada di jalan utama Desa Sumberreja. Metode yang digunakan dalam menyelesaikan program kerja khusus ini meliputi survey, pelaksanaan dan pemantauan secara berkala. Setelah dilakukan survey, diputuskan untuk dibuat dua rambu jalan di SDN Sumberreja 03. Dua rambu jalan yang dibuat adalah peringatan hati-hati dan peringatan banyak lalu lintas pejalan kaki anak-anak. Diharapkan setelah adanya rambu lalu lintas, pengguna jalan lebih berhati-hati dalam berkendara terutama di lingkungan sekolah. Selain itu, pihak desa sebaiknya rutin mengadakan sosialisasi untuk mengedukasi masyarakat Desa Sumberreja tentang arti dari rambu lalu lintas serta tidak memperbolehkan anak dibawah umur berkendara. Pihak desa juga harus menambah rambu lalu lintas di daerah rawan sebagai peringatan kepada pengguna jalan.
Penyuluhan Pembuatan Sarana Tangki Septik Sehat Ramah Lingkungan Sesuai SNI Sebagai Langkah ODF di Desa Kertajaya Putra, Afrian Fauzan Marantika; Sylviana, Rika; Suryani, Elvira; Chairunnisa, Nurlaila
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka Vol. 2 No. 3 (2024): Bulan Februari
Publisher : Bhinneka Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58266/jpmb.v2i3.77

Abstract

Desa Kertajaya merupakan sebuah desa yang berlokasi di Kabupaten Bekasi, dimana diperkirakan terdapat beberapa KK yang belum mempunyai Jamban Pribadi untuk pembuangan limbah keluarga, Open Defecation (OD) atau buang air besar sembarangan dapat menyebabkan pencemaran lingkungan dan penyebaran penyakit. Perencanaan pembangunan tangki septik keluarga di Desa Kertajaya ini bertujuan untuk merencanakan sistem tangki septik keluarga yang mampu melayani pengguna, memiliki kapasitas yang cukup, mudah dalam perawatan, serta memenuhi standar dan peraturan yang berlaku. Perencanaan mengacu pada SNI 2398-2017 Tata Cara Perencanaan Tangki Septik Dengan Pengolahan Lanjutan, SNI 03-6481-2000 tentang Sistem Plambing, SNI S-04-1989-F tentang Spesifikasi Bahan Bangunan, dan SNI 01-0220-1987 tentang Syarat-syarat dan Pengawasan Kualitas Air.
Sosialisasi UMKM Desa Sukamurni melalui Portal Wisata Industri Sarana Promosi Ekonomi dan Pariwisata Kabupaten Bekasi Abdulloh Kafabbih; Fajar Prihesnanto; Setyo Supratno; Rika Sylviana
Dinamika Sosial : Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Transformasi Kesejahteraan Vol. 2 No. 3 (2025): September: Dinamika Sosial : Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Transformasi Kese
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62951/dinsos.v2i3.2212

Abstract

The advancement of digital technology plays a crucial role in fostering regional economic growth and tourism. Bekasi Regency, recognized as Indonesia’s largest industrial area, has vast potential to develop its tourism sector and creative economy. However, limited public understanding of digital utilization remains a major challenge, particularly in promoting village potential and local products in Sukamurni. To address this issue, and the socialization of the Industrial Tourism Portal was carried out to improve community skills and awareness of technology as an effective promotional tool. The program adopted a participatory approach through counseling, training, and direct practice, enabling active engagement of participants throughout the process. The residents of Sukamurni Village became the main actors in using the portal to highlight local tourism and broaden the market reach of MSME products. The outcomes indicated that participants not only gained theoretical knowledge but also practical competence in accessing and applying portal features effectively. Moreover, the activity successfully raised awareness of the significance of digitalization in enhancing business competitiveness and long-term sustainability. With this important initiative, and Sukamurni Village is expected to strengthen its position as an innovative, productive, and technology-adaptive tourism village, while also actively supporting sustainable community welfare and inclusive regional development.
Perencanaan Overlay Perkerasan Lentur Menggunakan Metode Road Design System 1993 Pada Jalan Raya Ciherang Lame Bogor Prameswari, Widnes; Sylviana, Rika; Agussalim, Anita Mardiana
Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sipil Vol. 4 No. 2 (2025): VOL 4 NO 2 (NOVEMBER 2025)
Publisher : Departemen Teknik Sipil, Fakultas Teknik Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/jtrs.4.2.26-33

Abstract

Kerusakan jalan mengganggu kelancaran lalu lintas dan menurunkan kenyamanan pengguna. Penelitian ini bertujuan untuk menilai tingkat kerusakan Jalan Raya Ciherang Lame menggunakan nilai Road Condition Index (RCI) serta menentukan tebal lapis tambah (overlay) perkerasan lentur dengan metode Road Design System (RDS) 1993. Hasil analisis menunjukkan nilai RCI sebesar 2,993 yang tergolong sangat buruk. Perencanaan tebal overlay menghasilkan lapisan camber setebal 3 cm, overlay requirement 15 cm, layer shaping 5 cm, dan tebal minimum 2 cm sehingga total tebal overlay yang dibutuhkan adalah 25 cm. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penanganan berupa overlay dengan metode RDS 1993 diperlukan untuk meningkatkan daya dukung struktur perkerasan dan memperpanjang umur layanan Jalan Raya Ciherang Lame selama 10 tahun sesuai umur rencana.
Perbandingan Analisis Kerusakan Jalan dengan Metode Bina Marga dan Metode PCI pada Jalan Raya Ciherang Lame Bogor Alfiansyah, Muhammad Rio; Sylviana, Rika; Prihesnanto, Fajar
Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sipil Vol. 5 No. 1 (2026): VOL 5 NO 1 (JULI 2026)
Publisher : Departemen Teknik Sipil, Fakultas Teknik Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/jtrs.5.1.01-17

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kondisi perkerasan lentur pada ruas Jalan Raya Ciherang Lame, Kabupaten Bogor, menggunakan metode Bina Marga dan Pavement Condition Index (PCI). Ruas jalan sepanjang 2 km (STA 0+000–STA 2+000) dibagi menjadi delapan stationing.Data dikumpulkan melalui survei visual untuk mengidentifikasi jenis, tingkat keparahan, dan luas kerusakan perkerasan, serta survei lalu lintas untuk memperoleh Lalu Lintas Harian Rata-rata (LHR).Hasil analisis menunjukkan bahwa metode Bina Marga mengidentifikasi tujuh jenis kerusakan, yaitu alur, amblas, lubang, pelepasan butir, sungkur, retak buaya, dan retak memanjang.Sementara itu, metode PCI mengidentifikasi sepuluh jenis kerusakan, meliputi alligator cracks, bumps and sags, depression, edge cracking, joint reflection cracking, longitudinal and transverse cracking, potholes, Rutting, shoving, serta weathering and raveling.Nilai urutan prioritas Bina Marga sebesar 3,95 menunjukkan ruas jalan termasuk program peningkatan jalan, sedangkan nilai PCI sebesar 26,75 mengindikasikan kondisi perkerasan buruk (poor).Kedua metode menunjukkan perlunya peningkatan atau rekonstruksi jalan.
KAJIAN BENTUK GEOMETRIK INTERCHANGE KRUKUT PADA RUAS JALAN TOL DEPOK – ANTASARI (DEPANTAS) DAN CINERE – JAGORAWI (CIJAGO) BERDASARKAN SISTEM PEMBAYARAN TERBUKA Chairul Amin; Happy Budhiaty; Rika Sylviana
Bentang : Jurnal Teoritis dan Terapan Bidang Rekayasa Sipil Vol 5 No 1 (2017): BENTANG Jurnal Teoritis dan Terapan Bidang Rekayasa Sipil
Publisher : Universitas Islam 45

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33558/bentang.v5i1.146

Abstract

Persimpangan antar dua ruas jalan tol Depok – Antasari dan Cinere – Jagorawi harusdifasilitasi dengan sebuah interchange agar lalu lintas yang akan berpindah jalur antar dua ruasjalan tol tersebut terpenuhi. Titik pertemuan kedua ruas jalan tol terletak di Kelurahan Krukut,Kota Depok.Metode pemilihan interchange didasarkan pada beberapa hal antara lain volume lalulintas harian dan metode pembayaran yang berlaku. Seiring perkembangan lalu lintas dandidukung dengan keputusan pemerintah maka sistem pembayaran jalan tol diubah dari sistemtertutup menjadi sistem terbuka, maka hal ini berpengaruh pada perubahan bentuk interchangeyang digunakan. Pada awal perencanaan, bentuk interchange Krukut ini menggunakan bentukdouble terumpet dengan gerbang tol pada aksesnya, bentuk ini tidak dapat digunakan padasistem terbuka. Ada dua tipe yang cocok untuk melayani kondisi seperti ini yaitu dirrectinterchange dan cloverleaf interchange, namun kondisi topografi Krukut tidaklah ideal untukkedua tipe interchange tersebut disebabkan adanya utilitas yang tidak bisa diganggu karenamelayani listrik dan gas di provinsi DKI dan Jawa Barat yaitu 3 jalur SUTET 500 Kva, 1 jalurSUTT 150 Kva, dan jalur pipa gas. Untuk itu diperlukan modifikasi bentuk ideal interchangemenjadi suatu bentuk yang lain tanpa menghilangkan bentuk dasar interchange tersebut namunmampu melayani lalu lintas antar kedua ruas jalan tol yang tentunya tidak lagi menggunakangerbang tol.Berdasarkan hasil penelitian maka didapat sebuah bentuk interchange yang dimodifikasidari bentuk asalnya cloverleaf dengan 8 ramp penghubung dengan menggunakan kombinasibentuk direct ramp, semi direct ramp dan loop ramp. Bentuk baru interchange ini dinamakanmodification cloverleaf interchange.
KAJIAN SINYAL DAN GEOMETRIK JALAN PERSIMPANGAN JALAN MT. JOYOMARTONO DENGAN JALAN TARUM BARAT – JALAN CHAIRIL ANWAR DI KOTA BEKASI Rudik Hartono; Rika Sylviana; Sri Nuryati
Bentang : Jurnal Teoritis dan Terapan Bidang Rekayasa Sipil Vol 5 No 1 (2017): BENTANG Jurnal Teoritis dan Terapan Bidang Rekayasa Sipil
Publisher : Universitas Islam 45

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33558/bentang.v5i1.152

Abstract

Kemacetan yang terjadi pada persimpangan Jalan MT. Joyomartono dengan JalanTarum Barat – Jalan Chairil Anwardiakibatkan oleh bertambahnya jumlah kendaraanyang terus meningkat setiap tahunnya yang tidak diimbangi dengan peningkatanpembangunan jalan raya, pengoperasian fasilitas lalu lintas belum optimal dan perilakukurang disiplin pengguna jalan. Berdasarkan tinjauan operasional (kondisi awal) kelakuanpengemudi kendaraan bermotor sering menyebabkan waktu tundaan (delay), waktu hilang(lost time), panjang antrian (queue lenght), dan kendaraan terhenti (stop rate) yang relatiftinggi, sehingga hal ini patut ditinjau kembali mengenai kapasitas persimpangan yang adasaat ini.Perolehan data pada penelitian ini adalah mengunakan metode survai yaitu meliputisurvai volume lalu lintas, survai kecepatan lalu lintas, survai geometrik simpang dan survaiwaktu sinyal lalu lintas selama 3 (tiga) hari; hari kerja dan hari libur, yaitu tanggal 9,11,15Agustus 2004. Analisa data yang dilakukan mencakup analisa operasional dan analisaperencanaan dengan program KAJI (Kapasitas Jalan Indonesia) ver 1.10x.Hasil analisis operasional 3 fase pada kondisi awal menunjukkan bahwa tingkatpelayanan simpang pada hari kerja dan hari libur adalah macet total atau dengan tingkatpelayanan pada level F analisis. Dari analisa beberapa alternatif 3 (tiga) yang menghasilkanpelayanan simpang pada hari kerja pada “B“. Tingkat pelayanan simpang pada hari liburpada level B. Sehingga dari hasil analisa perencanaan ini dapat diartikan kondisi kapasitassimpang pada analisa ini termasuk katagori kapasitas yang ideal dan optimal.
PERENCANAAN TEKNIS PENGELOLAAN AIR LIMBAH SEBAGAI SALAH SATU IMPLEMENTASI PROGRAM KAMPUNG IKLIM Rika Sylviana; Dede Hermana
Bentang : Jurnal Teoritis dan Terapan Bidang Rekayasa Sipil Vol 5 No 2 (2017): BENTANG Jurnal Teoritis dan Terapan Bidang Rekayasa Sipil
Publisher : Universitas Islam 45

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33558/bentang.v5i2.159

Abstract

Perubahan iklim merupakan sebuah realitas yang telah dirasakan secara luas di berbagai belahan dunia, sehingga Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) mengembangkan Program Kampung Iklim (ProKlim) sebagai aksi nyata untuk meningkatkan ketahanan masyarakat terhadap dampak perubahan iklim serta upaya pengurangan emisi GRK sebagai komponen yang diperlukan dalam pembangunan berkelanjutan. Upaya adaptasi dan mitigasi perubahan iklim di lokasi ProKlim salah satunya adalah pengolahan dan pemanfaatan air limbah. Perolehan data untuk perencanaan teknis pengelolaan air limbah didapat melalui survei ke lokasi. Kemudian dilakukan perencanaan teknis atau desain yang disesuaikan kondisi lapangan. Besaran supply air hujan diperkirakan 2,22 m3. Debit (Q) air limbah domestik yaitu 0,005 m3/detik dengan perkiraan volume air limbah yang dapat diolah maksimal 108 m3 jika waktu pengalirannya selama 6 (jam) dalam 1 hari. Dimensi 3 unit bak pengolahan yang akan dibangun yaitu bak equalisasi/pengumpul 3,5 x 2,5 x 1,03 m dengan tebal dinding 15 cm dan ruang bebas (free board) 0,97 m, serta volume efektif 21,9 m3, dilengkapi dengan alat penyaring sampah kasar (bar screen). Kemudian dimensi bak pengendapan (sedimentasi) awal dan akhir masing-masing yaitu 3,5 x 2,5 x 1,03 m dengan tebal dinding 15 cm dan ruang bebas 0,97 m serta volume efektif 17,5 m3. Selanjutnya biofilter aerob terdiri dari 2 (dua) ruangan yaitu ruang aerasi (3,5 x 2,5 m dengan tebal dinding 15 cm dan volume efektif 17,5 m3) dan ruang bed media (3,5 x 2,5 x 1,03 m, tebal dinding 15 cm). Kebutuhan udara aktual 190 liter/menit diakomodir blower 2 unit berkapasitas 100 liter/menit.