Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Pengaruh Kapasitas Panel Surya dan Sudut Kemiringan terhadap Efisiensi Konversi Energi PLTS Sistem Off-Grid 24 Volt Vanesa, Vhairen Tri; Rachman, Muhammad Hafiz Adhitya; Tahdid, Tahdid; Trisnaliani, Lety
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 2 (2025): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v9i2.31502

Abstract

Energi memiliki peran penting dalam kehidupan modern, mendorong kebutuhan akan sumber energi terbarukan yang berkelanjutan. Energi matahari menjadi solusi potensial, terutama di Indonesia yang memiliki intensitas radiasi tinggi. Penelitian ini mengkaji pengaruh kapasitas dan sudut kemiringan panel surya terhadap efisiensi konversi energi pada sistem PLTS off-grid 24 Volt. Panel monocrystalline berkapasitas 100–400 Wp diuji pada lima sudut kemiringan (0°, 10°, 20°, 30°, dan 40°). Analisis dilakukan terhadap daya input-output, efisiensi panel, efisiensi inverter, efisiensi total, dan kapasitas pengisian baterai. Hasil menunjukkan efisiensi tertinggi sebesar 18,9% diperoleh pada sudut 0°–20° dengan panel 400 Wp. Sementara itu, sudut di atas 30° menurunkan efisiensi secara signifikan. Penelitian ini menunjukkan pentingnya optimasi sudut dan kapasitas panel dalam meningkatkan kinerja PLTS.
Analisis Waktu Hidrolisis Terhadap Kadar Glukosa Dalam Proses Pembuatan Bioetanol Dari Limbah Pisang Wahyuni , Elsa Dwi; Putri , Nabila Eka; Satio , Muhammad Panca; Efendy A, Sahrul; Febriana, Ida; Tahdid, Tahdid
Jurnal INOVATOR Vol. 8 No. 2 (2025): Jurnal INOVATOR
Publisher : LPPM Politeknik Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37338/inovator.v8i2.511

Abstract

Pemanfaatan limbah pisang busuk sebagai bahan baku pembuatan bioetanol merupakan upaya strategis untuk mendukung pengembangan energi terbarukan serta pengelolaan limbah organik yang berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh variasi waktu hidrolisis terhadap kadar glukosa dan hasil bioetanol yang dihasilkan. Proses hidrolisis dilakukan menggunakan asam sulfat (H₂SO₄) 2 N pada suhu 80°C dengan variasi waktu 40, 60, 80, 100, dan 120 menit. Cairan hasil hidrolisis kemudian difermentasi selama tujuh hari menggunakan Saccharomyces cerevisiae, dilanjutkan dengan proses distilasi dua tahap. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan waktu hidrolisis berpengaruh nyata terhadap kadar glukosa dan volume bioetanol yang dihasilkan. Kadar glukosa meningkat dari 24,97% pada waktu 40 menit menjadi 41,80% pada waktu 120 menit dengan hasil tertinggi (yield) sebesar 74,76%. Volume bioetanol tertinggi sebesar 650 mL dengan kadar etanol 83% diperoleh pada waktu hidrolisis 120 menit. Parameter fisik seperti indeks bias dan densitas juga menunjukkan peningkatan kualitas bioetanol. Dengan demikian, limbah pisang busuk berpotensi besar sebagai bahan baku alternatif untuk produksi bioetanol dengan kondisi optimum pada waktu hidrolisis 120 menit, suhu 80°C, dan konsentrasi H₂SO₄ 2 N.