Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

ANALISIS PERKEMBANGAN FISIK PERKOTAAN BERBASIS GIS DI KABUPATEN MINAHASA UTARA Manumpil, Gabriela Fabiola; Tondobala, Linda; Takumansang, Esli D
SPASIAL Vol 7, No 2 (2020)
Publisher : SPASIAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada dasarnya pertumbuhan dan perkembangan kota dipengaruhi oleh adanya berbagai faktor, antara lain faktor kependudukan, serta adanya interaksi antara kota dengan kota lainnya dalam lingkup wilayah maupun luar wilayah suatu daerah. Perkembangan faktor tersebut (penduduk, kegiatan penduduk dan interaksi kota dengan wilayah lain) merupakan pemicu tumbuh dan berkembangnya wilayah yang berdampak terhadap terjadinya perubahan fisik dan penggunaan lahan. Salah satu fenomena yang menandai perkembangan fisik kota adalah fenomena ekspansi daerah terbangun pada daerah non terbangun. Fenomena ini juga dapat dilihat pada Kabupaten Minahasa Utara. . Kabupaten Minahasa Utara memiliki 4 Wilayah yang memiliki sifat kawasan perkotaan yaitu didaerah Kecamatan Kalawat, Kecamatan Airmadidi sebagai pusat kota dan Kecamatan Kauditan dan Kecamatan Kema. Tujuan penelitian ini yaitu untuk Mengidentifikasi perkembangan yang terjadi pada wilayah perkotaan di Kabupaten  Minahasa Utara pada tahun 2011 & 2019 dan Menganalisis faktor-faktor apa saja  yang mempengaruhi perkembangan wilayah perkotaan  di Kabupaten Minahasa Utara dengan menggunakan 2 metode analisis yaitu pada tujuan pertama menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan pendekatan spasial menggunakan software Arcgis 10.3 dan tujuan kedua dengan motode deskripstif. Berdasarkan hasil penelitan, Perkembangan yang terjadi pada wilayah perkotaan 4 kecamatan yaitu Kecamatan Kalawat, Airmadidi, Kauditan dan Kema cenderung mengalami perkembangan secara Horizontal dan factor-faktor yang mempengaruhi terjadinya perubahan, mempunyai factor-faktor yang berbeda di tiap kecamatan seperti adanya factor kebijakan strategis terkait perekembangan berdasarkan RTRW Kabupaten Minahasa Utara tahun 2011-2031 dan Perda Kabupaten Minahasa Utara tahun 2013-2033. Kata Kunci : Perkembangan Fisik Perkotaan, Faktor-faktor perkembangan
ANALISIS TINGKAT KERAWANAN BANJIR DI KECAMATAN SANGTOMBOLANG KABUPATEN BOLAANG MONGONDOW Ka'u, Anggrayni Aghnesya; Takumansang, Esli D; Sembel, Amanda
SPASIAL Vol 8, No 3 (2021)
Publisher : SPASIAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kecamatan Sangtombolang merupakan salah satu kecamatan yang terletak di kabupaten Bolaang Mongondow yang memiliki luas area 776,31 km²  sekaligus berada  di  Provinsi Sulawesi Utara. Kecamatan Sangtombolang merupakan salah satu Kecamatan yang berada pada wilayah administrasi Kabupaten Bolaang Mongondow yang masuk dalam kategori rawan banjir, sebagian besar daerah tersebut berada di bantaran sungai, dan pegunungan  seperti yang terjadi pada Bulan Maret 2020 dimana Banjir Bandang Melanda Kecamatan Sangtombolang khususnya desa pangi, desa pangi timur, dan desa domisil, dampak banjir yang telah mengakibatkan kerugian fisik dan material yang cukup tinggi. Risiko dan dampak terhadap timbulnya bencana banjir yang sering terjadi di kecamatan Sangtombolang dapat di kurangi atau diminimalkan dengan melakukan kesiapan dan pencegahan terhadap bencana banjir, salah satu yang di lakukan adalah mengenal dan mengetahui wilayah yang berpotensi banjir. Tujuan ipenelitian iini iyaitu imengidentifikasi tingkat kerawanan banjir di Kecamatan Sangtombolang, idan menganalisis  kerentanan banjir di kecamatan Sangtombolang  dengan menggunakan sistem informasi geografis, berdasarkan parameter banjir yaitu, kemiringan lereng, topografi, penggunaan lahan. iMetode iyang idi igunakan iadalah imetode ianalisis deskriptif ikuantitatif idan ioverlay, idengan tujuan untuk mendeskripsikan objek penelitian atau hasil penelitian serta mencakup analisis spasial dan skoring untuk menentukan tingkat kerawanan banjir dan kerentanan banjir pada wilayah permukiman kecamatan Sangtombolang.Kata iKunci: iBencana,Banjir, iKecamatan iSangtombolang, iKerawanan banjir, ispasial
PERKEMBANGAN PERUMAHAN DAN KAWASAN PERMUKIMAN (PKP) PADA KAWASAN SEKITAR JALAN RINGROAD 2 MANADO Pakpahan, Ruicosta P; Takumansang, Esli D; Sondakh, Julianus A. R.
SPASIAL Vol 8, No 3 (2021)
Publisher : SPASIAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Housing and Settlement Areas (PKP) are the forerunners of cities that have existed for thousands of years which aim to provide better protection to a large number of residents from various community groups. Housing and residential areas in Indonesia are growing, which are largely influenced by the community itself. The development of housing and settlement areas (PKP) in North Sulawesi, especially in the city of Manado, is growing. Where housing and settlement areas are marked by the increasing number of residents and residential houses that were formerly vacant land become residential land. With the increase in population, it is accompanied by the development of housing and residential areas as well as infrastructure, facilities or utilities. The research objectives are to identify housing conditions and residential areas in the area around Manado RingRoad 2 road and analyze the pattern of housing development and residential areas in the area around Manado Ring Road 2 road. The analytical methods in this study include spatial time series analysis to determine the development of housing and settlement areas and use the nearest neighbor calculation analysis to determine the pattern of housing development and settlement areas. The results of the study showed that there was a development of housing conditions and residential areas increased by 305.54 ha from 2011-2021. The pattern of housing development and residential areas in 2011-2021 experienced a housing pattern from clustered to random.Keywords : Development, Pattern, Housing and Settlement Area
REGIONAL CAPACITY FOR DISASTERS IN NORTH MINAHASA REGENCY (Case Study: Kec. Likupang Timur, Kec. Likupang Barat, Kec. Kema) Rifay, Ranifa S; Takumansang, Esli D; Kapugu, Herry
SPASIAL Vol 8, No 3 (2021)
Publisher : SPASIAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Increasing regional capacity for disasters is one of the most important efforts to reduce the impact of disasters. Because most areas in Indonesia are inseparable from various types of natural disaster threats. Based on the disaster risk index by the Regional Disaster Management Agency of North Minahasa Regency, it was identified that the East Likupang District, West Likupang District, and Kema District have the potential for flooding and tsunami disasters. The purpose of this study is to identify the distribution of areas prone to floods and tsunamis in each research area, and to measure the level of regional capacity to disaster in the research area through capacity assessment criteria. The method used is qualitative analysis method and quantitative descriptive method for assessing the level of capacity in North Minahasa District, especially in East Likupang District, West Likupang District, and Kema District against disasters. The results of the analysis show that from the 5 assessment criteria it has been found that in each sub-district has a "MEDIUM" level of regional capacity. With the assessment of regional capacity, it is possible to know that the community is prepared to survive when a disaster occurs. Keywords : Regional Capacity, Disaster
ANALISIS TINGKAT KEPUASAN MASYARAKAT TERHADAP KINERJA PELAYANAN PUBLIK PT AIR MANADO Rendy Sudarto; R J Poluan; Esli D Takumansang
Sabua : Jurnal Lingkungan Binaan dan Arsitektur Vol. 6 No. 3 (2014)
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35793/sabua.v6i3.6055

Abstract

Air merupakan salah satu sumber daya alam yang memiliki fungsi sangat penting bagi kehidupan manusia, serta untuk memajukan kesejahteraan umum dan juga berperan sebagai faktor utama pembangunan. Untuk menghadapi meningkatnya kebutuhan air dan kompetisi penggunaaan air yang semakin ketat maka diperlukan pengelolaan sumberdaya air dan pelayanan publik yang memadai. Salah satu instansi Pemerintah yang menyelenggarakan penyediaan publik adalah PT Air Manado. PT Air  Manado merupakan salah satu instansi publik yang pada hakekatnya adalah memberikan pelayanan kepada masyarakat, khususnya bertugas untuk mempersiapkan air bersih dan mendistribusikannya kepada masyarakat sebagai konsumen. Namun dalam perjalanannya sering mendapat keluhan dari masyarakat atau pelanggan.Permasalahan yang ada dalam penelitian ini adalah sejauh mana kinerja pelayanan dan kepuasan pelanggan terhadap kualitas pelayanan publik PT Air Manado. Penelitian ini akan dilaksanakan di wilayah kota Manado yang mencakup wilayah pelayanan dari PT Air Manado  Metode Penelitian yang digunakan adalah dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif dengan analisis deskriptif untuk kemudian diolah agar mendapatkan kesimpulan. Langkah-langkah penyusunan Analisis Tingkat Kepuasan Masyarakat Terhadap Pelayanan PT Air  Manado menggunakan teknik analisa data secara kuantitatif yang dapat diuraikan sebagai berikut : Tahap Persiapan, Tahap Pelaksanaan Pengumpulan Data, Tahap Pengolahan Data, Perangkat Pengolahan, Pengujian Kualitas Data, Laporan Hasil Penyusunan Indeks Kepuasan Masyarakat, dan Tingkat Kesesuaian. Berdasarkan hasil penelitian Pengukuran Tingkat Kinerja Pelayanan Publik melalui Pengukuran Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) yang telah dilakukan di PT Air Manado dengan menggunakan 15 (lima belas) unsur atau indikator yang didasarkan pada Keputusan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara Nomor 25 Tahun 2004 dapat disimpulkan bahwa kualitas pelayanan publik yang telah dilakukan oleh PT Air Manado adalah kurang Baik. Hal tersebut dapat dilihat dari Nilai Indeks yang diperoleh sebesar 2,484 dan Nilai IKM sebesar 62,1 yang berarti bahwa mutu pelayanan masuk dalam kategori C, sehingga kinerja pelayanannya dapat dikatakan kurang baik.