Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

Optimalisasi Biaya Metode-Metode Penghimpunan Dana Zakat, Infak, dan Sedekah LAZ Daarut Tauhiid Peduli Bogor Fauzan Fadhil Ma'ruf; Tuti Kurnia
ISTIKHLAF: Jurnal Ekonomi, Perbankan dan Manajemen Syariah Vol 3 No 2 (2021): (September 2021)
Publisher : Institut Agama Islam Yasni Bungo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51311/istikhlaf.v3i2.347

Abstract

The purpose of this study was to determine how to optimize the costs of the methods of collecting Zakat, Infaq, and Shadaqah (ZIS) funds at LAZ Daarut Tauhiid Peduli Bogor. The research method used is descriptive method with quantitative approach. Data collection techniques obtained through observation, interviews, and documentation. While the data analysis techniques used are Break Even Point (BEP) analysis and analysis of Strength, Weakness, Opportunity, and Threat (SWOT Analysis). The result obtained from this study are optimization of the cost of the method is quite good because ZIS revenue is quite high, so it must be maintained so that there is no decline in the future as experienced in 2018-2019. Based on the results of research rationally, it can be seen that the most optimal method that must be maximixed in collecting ZIS funds is the method of collecting through zakat pick-up which is Rp. 346,174,117 because the costs incurred are the smallest but the revenue is quite large. Keywords : Optimization, Collection Method, ZIS.
ANALISIS AKSESIBILITAS NELAYAN TERHADAP PEMBIAYAAN DI PERBANKAN SYARIAH: ANALYSIS OF ACCESSIBILITY FISHERMAN TO FINANCING IN ISLAMIC BANKING Tri Purnamasari; Tuti Kurnia; Anas Alhifni
NISBAH: Jurnal Perbanka Syariah Vol. 8 No. 1 (2022): NISBAH: Jurnal Perbankan Syariah
Publisher : Sharia Banking Study Program, Faculty of Islamic Economics, Djuanda University, Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/jn.v8i1.5458

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana akses nelayan dalam memperoleh pembiayaan di perbankan syariah dan peran serta bank untuk membantu kesulitan nelayan dalam perekonomiannya. Deskriptif kualitatif merupakan metode yang digunakan dalam penelitian ini dengan sumber data primer dan sekunder. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa perekonomian nelayan umumnya masih tergolong rendah dan akses nelayan untuk mendapatkan pembiayaan di bank syariah masih sulit karena nelayan tidak mampu memberikan jaminan kepada bank sebagai bentuk salah satu persayaratan pengajuan pembiayaan, serta ada beberapa persyaratan lainnya yang tidak mampu dipenuhi dan tidak dimengerti oleh nelayan. Sehingga yang memungkinkan memperoleh pembiayaan bank syariah ini hanya nelayan besar atau nelayan juragan tertentu, dikarenakan mereka mampu memenuhi persayaratan yang ditetapkan oleh bank seperti memiliki sesuatu yang dapat dijadikan sebagai jaminan. Dari sekian banyak produk-produk pembiayaan di bank syariah, ada satu produk yang dapat digunakan nelayan untuk memperoleh pembiayaan yang sesuai untuk memenuhi kebutuhan nelayan dalam masalah kekurangan dana. Produk pembiayaan tersebut adalah produk KUR Mikro iB dimana dalam ketentuannya sektor ekonomi yang dapat dibiayai oleh bank satu diantaranya adalah sektor perikanan. Produk ini mampu menjadi satu alternatif bagi nelayan dari beberapa produk mikro yang ada yang dapat membantu memenuhi kebutuhan nelayan.
Potensi Pengembangan Peran Ekonomi Masjid di Kota Bogor Tuti Kurnia; Wildan Munawar
Jurnal Iqtisaduna Vol 4 No 1 (2018)
Publisher : Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/iqtisaduna.v4i1.4951

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melihat sejauh mana peranan dalam bidang ekonomi yang dilakukan oleh masjid di kota Bogor dan melihat potensi pengembangan ekonomi berbasis masjid.  Metode penelitian menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif.  Jumlah sampel sebanyak 50 masjid di kota Bogor dengan teknik analisis data menggunakan analisis diskriminan.  Berdasarkan hasil penelitian, masjid dikota Bogor terbagi menjadi tiga kelompok yaitu masjid yang telah berperan dibidang ekonomi dengan baik, cukup dan kurang memiliki peran ekonomi. Berdasarkan hasil analisis diskriminan, peranan ekonomi yang memiliki peranan yang baik yang dirasakan oleh masyarakat adalah peranan pembinaan, yang cukup baik dirasakan adalah peranan pemberian langsung dan pengembangan keagamaan dan peranan yang kurang dirasakan adalah peran pendampingan, pelatihan, pengawasan dan peningkatan akhlak. Strategi untuk meningkatkan peranan tersebut dapat dilakukan dengan lima tahapan yaitu tahapan pertama merupakan tahap sosialisasi peran ekonomi masjid, tahapan kedua peningkatan kualitas sumber daya manusia DKM dan pengelola masjid, tahapan ketiga inovasi metode penerapan peningkatan ekonomi berbasis masjid, tahapan keempat implementasi dan tahapan kelima evaluasi dan tindakan perbaikan.
Inovasi Olahan Pepaya (Abon Pepaya) Guna Meningkatkan Pendapatan Masyarakat Kampung Mekarjaya Desa Padamulya Kecamatan Pasirkuda Kabupaten Cianjur Siti Sutiati; Tuti Kurnia
ALMUJTAMAE: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 1 (2021): April
Publisher : Universitas Djuanda Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (194.862 KB) | DOI: 10.30997/almujtamae.v1i1.2909

Abstract

Sumber Daya Alam yang dihasilkan Desa Padamulya sangat melimpah, akan tetapi sumber daya alam yang dimiliki Desa Padamulya belum sepenuhnya dimanfaatkan oleh masyarakatnya, sehingga perlu adanya bimbingan atau pendampingan kepada masyarakat untuk memanfaatkan potensi yang ada. Salah satunya dengan memanfaatkan produk olahan pepaya yang dibuat menjadi sebuah makanan dengan harga nilai jual tinggi. Metode yang dilakukan adalah dengan sosialisasi dan pembuatan inovasi produk olahan pepaya. Dalam pengolahan produk olahan pepaya ini penulis membuat Abon Pepaya yang merupakan makanan cemilan enak dan sehat. Setelah dilaksanakan program ini hasil yang didapatkan adalah pengembangan produk olahan pepaya lebih kreatif dan inovatif serta masyarakat sekitar lebih memahami cara memanfaatkan sebuah potensi yang ada di sekitar. Kata Kunci: Inovasi, Pepaya, Pendapatan Masyarakat
Peningkatan Ekonomi Masyarakat Melalui Inovasi Produk Olahan Keripik Kulit Singkong Syipaatul Rohimah; Tuti Kurnia
ALMUJTAMAE: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 1 (2021): April
Publisher : Universitas Djuanda Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (224.352 KB) | DOI: 10.30997/almujtamae.v1i1.2914

Abstract

Sumber Daya Alam yang dihasilkan Desa Padamulya sangat melimpah, akan tetapi sumber daya alam yang dimiliki Desa Padamulya belum sepenuhnya dimanfaatkan oleh masyarakatnya, sehingga perlu adanya bimbingan atau pendampingan kepada masyarakat untuk memanfaatkan potensi yang ada. Salah satunya dengan memanfaatkan produk olahan kulit singkong yang dibuat menjadi sebuah makanan dengan harga nilai jual tinggi. Metode yang dilakukan adalah dengan sosialisasi dan pembuatan inovasi produk olahan singkong. Dalam pengolahan produk olahan kulit singkong ini penulis membuat keripik kulit singkong yang merupakan makanan cemilan enak dan sehat. Setelah dilaksanakan program ini hasil yang didapatkan adalah pengembangan produk olahan kulit singkong lebih kreatif dan inovatif serta masyarakat sekitar lebih memahami cara memanfaatkan sebuah potensi yang ada di sekitar. Kata kunci: Inovasi Produk, Kulit Singkong, Pengabdian Masyarakat
Inovasi Pengolahan Keripik Daun Pepaya Guna Meningkatkan Pendapatan Masyarakat: Papaya Leaf Chips Processing Innovation In Order to Increase People’s Income Tati Mulyati; Tuti Kurnia
ALMUJTAMAE: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2021): Agustus
Publisher : Universitas Djuanda Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (238.926 KB) | DOI: 10.30997/almujtamae.v1i2.2929

Abstract

Sumber Daya Alam yang dihasilkan di Desa Padamulya sangat melimpah tetapi belum sepenuhnya dimanfaatkan oleh masyarakat, sehingga perlu adanya pendampingan kepada masyarakat untuk memanfaatkan potensi sumber daya alam yang ada. Salah satunya dengan memanfaatkan daun pepaya menjadi inovasi produk yang memiliki nilai jual tinggi. Metode pelaksanaan yang dilakukan melalui pelatihan dan pendampingan ekonomi masyarakat dengan membentuk kelompok usaha bersama untuk mengembangkan potensi sumber daya alam yang ada di Desa Padamulya terutama tanaman pepaya. Dalam pengolahan produk daun pepaya ini penulis membuat inovasi produk keripik daun pepaya. Hasil yang didapatkan adalah terbentuknya kelompok usaha bersama dan pengembangan inovasi produk olahan daun pepaya menjadi lebih kreatif dan inovatif sehingga dapat meningkatkan pendapatan masyarakat. Kata kunci: Inovasi Produk, Keripik Daun Pepaya, Pendapatan Masyarakat
Peningkatan Keterampilan Pengelolaan Keuangan Rumah Tangga Nelayan Palabuhanratu : Improving the Financial Management Skills of Palabuhanratu Fishermen's Household Tuti Kurnia; Imam Abdul Aziz; Maya Apriana; Romi Apriliansyah; Aldi Wijaya
ALMUJTAMAE: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 3 (2021): Desember
Publisher : Universitas Djuanda Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (515.613 KB) | DOI: 10.30997/almujtamae.v1i3.4965

Abstract

Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan pengelolaan keuangan bagi rumah tangga nelayan di Palabuhanratu . Peningkatan keterampilan pengelolaan keuangan nelayan Palabuhanratuakan membantu penurunan perilaku konsumtif kelompok nelayan pada saat panen raya dan mengurangi perilaku meminjam uang pada saat paceklik. Metode pengabdian yang dilakukan adalah dengan pendekatan Participatory Action Research (PAR), yang melibatkan langsung nelayan dalam proses pelatihan dan pendampingan. Jumlah nelayan yang mengikuti kegiatan ini sebanyak 16 nelayan yang berada diwilayah Palabuhanratu. Hasil dari kegiatan pengabdian ini adalah meningkatnya keterampilan nelayan dalam bidang pengelolaan keuangan yang meliputi pencatatan asset, pencatatan pemasukan dan pengeluaran, identifikasi pengeluaran dan identifikasi pemasukan serta pencatatan untuk menabung. Sekitar 70 persen nelayan yang mengikuti pelatihan dapat melakukan pencatatan sederhana. Kata kunci: Pengelolaan Keuangan, Palabuhanratu, Nelayan
Implementasi Akad Muzara’ah Dalam Meningkatkan Pendapatan Buruh Tani Di Desa Sukaharja Tuti Kurnia; Imam Abdul Aziz
ALMUJTAMAE: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2022): April
Publisher : Universitas Djuanda Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/almujtamae.v2i1.5442

Abstract

Buruh tani di Desa Sukaharja Kecamatan Cijeruk Kabupaten Bogor memiliki beberapa kelemahan diantaranya adalah rendahnya tingkat pendapatan, bekerja musiman, terbatasnya lahan garapan dan memiliki keahlian yang terbatas hanya dibidang pertanian.  Hal ini menyebabkan  kondisi perekonomian rumah tangga buruh tani cenderung berada didalam lingkaran kemiskinan. Tujuan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk meningkatkan pendapatan buruh tani dengan menggunakan akad muzara'ah yang meningkatkan intensitas bekerja sehingga buruh tani dapat secara kontinue mendapatkan pendapatan. Metode yang dilakukan dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat adalah dengan menggunakan pendampingan dan partisipan.  Dimana buruh tani berperan aktif dalam kegiatan pengabdian yang diselenggarakan dengan dilakukan pendampingan. Berdasarkan hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini, buruh tani diarakan untuk menanam kemangi di area lahan seluas 135 meter persegi dengan menggunakan polibag dengan total jumlah polibag sebanyak 2000 polibag.  Implementasi muzaraah dalam kegiatan pengabdian ini dengan menggunakan muzaraah bertingkat.  Pihak yang terlibat dalam kegiatan muzaraah ini meliputi buruh tani, pemilik tanah dan pemilik modal.  Muzaraah pertama dilakukan antara buruh tani dan pemilik modal dengan nisbah bagi hasil 60:40 dan muzaraah tingkat kedua dilakukan antara pemilik modal dan pemilik tanah dengan nisbah bagi hasil 50:50.  Hasil kerjasama menunjukkan  jumlah  modal yang dikeluarkan sebesar Rp. 5.000.000,-, jumlah pendapatan penjualan kemangi polibag Rp.4000.000,-, jumlah pengembalian pembiayaan di bulan pertama adalah Rp. 1.500.000,- sehingga jumlah keuntungan yang diperoleh adalah sebesar Rp 2.500.000,-. petani mendapatkan bagi hasil sebesar Rp. 1.500.000,- dalam waktu 1 bulan.  Sementara itu, pemilik modal mendapatkan bagi hasil sebesar Rp. 1.000.000,-.  Kemudian muzaraah dilakukan dengan pemilik tanah dengan bagi hasil 50:50 atau Rp.500.000,-masing-masing.
Persepsi Mahasiswa Program Studi Ekonomi Syariah terhadap Implementasi Merdeka Belajar Kampus Merdeka Siti Hajar Rohaenah; Tuti Kurnia; Wildan Munawar
Bandung Conference Series: Syariah Banking Vol. 1 No. 1 (2022): Bandung Conference Series: Syariah Banking
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (439.807 KB) | DOI: 10.29313/bcssb.v1i1.1874

Abstract

Abstract. Independent Learning Campus Independent (MBKM) is a new policy issued by the Minister of Education and Culture of the Republic of Indonesia in 2019 and becomes a new guideline for compiling the current Higher Education curriculum. This research method is a descriptive qualitative research with data collection techniques using a survey through Google Form. This research was conducted at the Department of Islamic Economics, Djuanda University, Bogor in December 2021. The sample was taken from 112 students who filled out a questionnaire from the total active student population of the Islamic Economics study program, amounting to 148 students. The results of the study show the students' perceptions of the Islamic Economics study program on four things, namely 1) The majority of students only know part of the contents of the MBKM policy. 2) Most students are interested in participating in entrepreneurship programs and internships/work practices. 3) The majority of students think that the MBKM program is very useful. 4) Most students have the perception that participating in MBKM activities will incur additional costs outside of University activities. Abstrak. Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) merupakan kebijakan baru yang dikeluarkan menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia pada tahun 2019 dan menjadi pedoman baru untuk menyusun kurikulum Perguruan Tinggi saat ini. Metode penelitian ini adalah penelitian kualitatif deskriptif dengan teknik pengambilan data menggunakan survei melalui Google Form. Penelitian ini dilakukan di jurusan Ekonomi Syariah Universitas Djuanda Bogor pada bulan Desember 2021. Sampel diambil dari 112 mahsiswa yang mengisi angket dari total populasi mahasiswa aktif program studi Ekonomi Syariah berjumlah 148 mahasiswa. Hasil penelitian menunjukkan persepsi mahasiswa program studi Ekonomi Syariah terhadap empat hal yaitu 1) Mayoritas mahasiswa hanya mengetahui sebagian isi kebijakan MBKM. 2) Sebagian besar mahasiswa berminat mengikuti program kewirausahaan dan magang/praktik kerja. 3) Mayoritas mahasiswa menganggap bahwa program MBKM sangat bermanfaat. 4) Sebagian besar mahasiswa memiliki persepsi bahwa dengan mengikuti kegiatan MBKM akan mengeluarkan biaya tambahan di luar kegiatan Universitas.
Perilaku Konsumen Muslim Dalam Pengambilan Keputusan Pembelian Produk Makanan Impor Elva Lativia; Tuti Kurnia; Wildan Munawar
Jurnal Iqtisaduna Vol 8 No 2 (2022)
Publisher : Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/iqtisaduna.v8i2.32078

Abstract

This study aims to determine the behavior of seasonal consumers in making purchasing decisions for imported food products. The research method used is quantitative with a descriptive approach using logistic regression analysis techniques. The population of this study is the Muslim community of Bogor City with a sample of 120 respondents. The types of data used are primary data and secondary data. The data collection technique used a questionnaire distribution technique. Based on the results of descriptive analysis, the characteristics of consumers who purchase imported packaged food products are the Muslim community of Bogor City, who have an age range of 21-30 years. Consumers really prioritize halal labels in making decisions. It also involves religious considerations before buying imported food products. Consumers are also actively using social media and have an interest in cultures that come from abroad. Based on the results of logistic regression analysis that examines the behavior of Muslim consumers in Bogor City using the variables of halal label, religiosity, lifestyle and product knowledge on purchasing decisions, it shows that halal labels and religiosity have a partial effect on purchasing decisions. Meanwhile, the halal label, religiosity, lifestyle and product knowledge simultaneously affect purchasing decisions.