Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Pengaruh Konsumsi Teh Rosella dan Teh Daun Kelor terhadap Kadar Hemoglobin pada Wanita Usia Subur di Puskesmas Munjul Kabupaten Pandeglang Tahun 2024 Yuli, Yuli; Retno Sugesti; Shinta Mona Lisca
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 2: Februari 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i2.13932

Abstract

Tingkat kejadian anemia pada wanita usia subur usia 15-49 tahun di Indonesia pada tahun 2020 mencapai 44,2%, anemia pada usia subur pada tahun 2019 sebesar 37,7% pada Provinsi Banten pada tahun 2018 sebanyak 35,2%. Terjadi peningkatan pada tahun 2019 sebesar 37,7%, yang berarti bahwa 5-6 wanita usia subur mengalami anemia. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui efek pemberian teh rosella dan teh daun kelor terhadap anemia pada wanita usia subur. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif. Penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif. Metode penelitian kualitatif deskriptif berupa penelitian dengan metode atau pendekatan studi kasus. Itu dilakukan langsung kepada 2 wanita usia subur. Hasil penelitian ini menemukan bahwa terdapat perbedaan antara responden yang diberikan intervensi teh rosella dengan responden yang diberikan teh daun kelor. Pemantauan dilakukan selama 15 hari dengan 4 monitor, kadar hemoglobin pada responden yang diberikan teh daun kelor mengalami peningkatan lebih cepat dibandingkan ibu yang diberikan teh rosella.
EFEKTIVITAS TELUR AYAM REBUS DAN MADU TERHADAP PENINGKATAN KADAR HEMOGLOBIN PADA REMAJA PUTRI DENGAN ANEMIA RINGAN DI PMB S KECAMATAN CIMANGGU KABUPATEN PANDEGLANG BANTEN TAHUN 2025 Sopa Nurhawa Oktapia; Retno Sugesti
Jurnal Riset Multidisiplin Edukasi Vol. 2 No. 12 (2025): Jurnal Riset Multidisiplin Edukasi (Edisi Desember 2025)
Publisher : PT. Hasba Edukasi Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71282/jurmie.v2i12.1372

Abstract

Introduction: The 2021 prevalence of anemia among women of childbearing age aged 15-49 years according to the WHO was 29.9% globally (WHO, 2021). Based on the 2018 Basic Health Research (Riskesdas), Indonesia is a developing country in Southeast Asia, with an anemia prevalence of 32% among women aged 15-24 years. The proportion of anemia in women was 27.2% and in men 20.3%, indicating a higher prevalence of anemia in women compared to men (Dwi Santy Damayanti et al. 2022). Based on the Basic Health Research (Riskesdas) (2019), the national incidence of anemia was reported to be 21.7%, with 18.4% occurring in men and 23.9% in women. Objective: To provide midwifery care and determine the effectiveness of boiled chicken eggs and honey on increasing hemoglobin levels in adolescent girls with mild anemia. Method: This is a qualitative research design with a case study approach. The sample used was adolescent girls with mild anemia. They received the intervention for 14 days. Results: The administration of honey and iron tablets resulted in a faster increase in hemoglobin levels compared to the adolescent girls given the intervention of boiled chicken eggs and iron tablets, with a difference of 0.4 g/dl. Conclusions and Recommendations: It is hoped that the community, especially adolescent girls, can implement the use of honey and eggs to prevent anemia.