Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

BENTUK PROMOSI SEKOLAH DALAM PENERIMAAN PESERTA DIDIK BARU Mudin Mudin; Ginung Pratidina; Ali Alamsyah Kusumadinata
KARIMAH TAUHID Vol. 2 No. 5 (2023): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v2i5.10097

Abstract

Sekolah membutuhkan promosi dalam menarik peminatan kepada peserta didik. Banyak hal yang dilakukan untuk menyikapi pemasaran tersebut yang dikenal dengan istilah promosi. Penelitian ini bertujuan untuk bentuk promosi yang dilakukan di sekolah di Bogor. Metode penelitian in menggunakan pendekatan kualitatif dengan menggunakan kasus berkenaan dengan promosi yang dilakukan di SMK X. Informan yang digunakan sebanyak 5 orang dan penggalian menggunakan wawancara dan observasi berpartisipasi. Data yang digunakan diolah dan diceritakan sesuai dengan tujuan penelitian dan dianalisa sesuai dengan kaidah kualitatif dengan mencari keterkaitan antara kasus dengan kedekatan penjelasannya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa promosi dilakukan dengan media dan secara langsung. Ketertarikan promosi langsung lebih dominan dibanding bermedia. Adapun promosi secara bermedia dilakukan dengan media sosial, website, baliho, spanduk, pamflet, brosur dan dokumentasi serta foto video. Sedangakan strategi yang digunakan adalak kedekatan dengan siswa dengan jarak sekilah di SMK X serta memberikan informasi beasiswa yang dapat memenuhi kebutuhan siswa. Promosi memberikan pendampingan masyarakat tentang sekolah yang baik dengan memberikan kedekatan kepada tokoh dan pemuda ataupun pemudi yang mnejadi duta setiap kecamatan yang akan memberikan informasi.
SELF EFFICACY MAHASISWA DALAM MENGIKUTI PROGRAM PERTUKARAN MAHASISWA MERDEKA BATCH 3 Nurazizah Rahmi; Triandini Triandini; Wulan Sari; Ginung Pratidina; Cecep Wahyudin
Governance Vol. 12 No. 1 (2024): Governance: Jurnal Ilmu Pemerintahan
Publisher : Sekolah Pascasarjana Universitas Islam "45" Bekasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33558/governance.v12i1.8192

Abstract

This research is a qualitative descriptive study which aims to determine the self-efficacy or level of self-confidence of students participating in the PMM 3 program. The subjects in this research were 66 students participating in the PMM 3 program at Djuanda University who came from 35 universities from various islands in Indonesia, namely, Sumatra, Kalimantan, Sulawesi, NTT and NTB. The sample used was 40 respondents using the TARO YAMANE calculation. The technique used in collecting data is a survey using a self-efficacy questionnaire compiled based on Bandura indicators, namely, 1) Personal Experience (Mastery Experience), 2) Other People's Experience (Various Experience), 3) Verbal Approach (Verbal Persuasion), 4) Index Psychology (Psychological Index). The data collected was then categorized into three classifications, namely low, medium and high. The research results show that the majority of students participating in PMM 3 fall into the medium category. A total of 30 students participating in the PMM 3 program had moderate category self-efficacy. Meanwhile, the remaining 9 students had high category self-efficacy and 1 was in the low category.
Analisis Kompetensi Aparatur dalam Meningkatkan Kualitas Pelayanan Terpadu Kecamatan (PATEN) dalam Pengurusan Surat Ahli Waris di Kantor Kecamatan Bogor Timur Berkat Selamat Harefa; Ginung Pratidina; Neng Virly Apriliyani
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 3 No. 7 (2026): JULI 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pelayanan Administrasi Terpadu Kecamatan (PATEN) merupakan inovasi pelayanan publik yang bertujuan meningkatkan efektivitas, efisiensi, dan kualitas pelayanan kepada masyarakat melalui sistem pelayanan satu pintu. Salah satu pelayanan yang memiliki tingkat kompleksitas tinggi adalah pengurusan Surat Keterangan Ahli Waris karena membutuhkan ketelitian administrasi serta pemahaman terhadap aspek hukum kewarisan. Penelitian ini bertujuan menganalisis kompetensi aparatur dalam meningkatkan kualitas pelayanan PATEN pada pengurusan Surat Keterangan Ahli Waris di Kantor Kecamatan Bogor Timur, mengidentifikasi kualitas pelayanan yang diberikan, serta mengetahui hambatan dan upaya yang dilakukan dalam meningkatkan pelayanan tersebut. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Data diperoleh melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi terhadap Camat, Kepala Seksi Pemerintahan, petugas PATEN, serta masyarakat sebagai pengguna layanan. Analisis data dilakukan menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kompetensi aparatur telah cukup baik pada aspek sikap pelayanan dan komunikasi dengan masyarakat, namun masih terdapat keterbatasan pada aspek pengetahuan regulasi terbaru mengenai administrasi kewarisan serta keterampilan teknis dalam proses verifikasi dokumen. Kualitas pelayanan PATEN secara umum telah memenuhi prinsip pelayanan publik, ditandai dengan adanya kepastian prosedur, transparansi pelayanan, dan koordinasi antara front office dan back office. Meskipun demikian, pelayanan masih menghadapi hambatan berupa tingginya beban kerja, proses verifikasi yang masih dilakukan secara manual, keterbatasan pemanfaatan teknologi informasi, serta belum optimalnya pelatihan teknis bagi aparatur. Oleh karena itu, diperlukan peningkatan kompetensi aparatur melalui pendidikan dan pelatihan berkelanjutan, digitalisasi pelayanan, penyempurnaan standar operasional prosedur, serta penguatan koordinasi antarpetugas agar kualitas pelayanan PATEN semakin efektif, efisien, dan berorientasi pada kepuasan masyarakat
Techno-Economic Analysis of Production Ecobrick from Plastic Waste to Support Sustainable Development Goals (SDGS) Dede Syahrudin; Martin Roestamy; R. Siti Pupu Fauziah; Rita Rahmawati; Ginung Pratidina; Irma Purnamasari; Saepudin Muhtar; Euis Salbiah
ASEAN Journal for Science and Engineering in Materials Vol 5, No 1 (2026): AJSEM: Volume 5, Issue 1, March 2026
Publisher : Bumi Publikasi Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research aims to analyze the techno-economics of plastic waste into ecobrick products from a Collaborative Governance perspective. The research method used is to carry out an economic feasibility analysis of ecobrick production from plastic waste over 20 years, by carrying out an analysis from various points of view. The research results show that the production of ecobricks from plastic waste is economically feasible if it is produced for 20 years. This is proven by the technical analysis of the conversion of 135 tons of plastic waste per year to produce 90,000 ecobricks with a total production cost per bottle of USD 0.308 at a selling price of 0.617. However, when production started, there were quite large losses due to equipment and raw materials, reaching negative values of -1000. Even so, in the third year, there was a relatively stable increase until it reached an increase in cumulative net profit every year. Thus, analytical calculations show the potential for significant profits by achieving the break-even point (BEP). However, fluctuations in raw material prices and operational costs can affect profitability, so there is a need for collaborative governance involvement from the government sector in policies on the use of plastic waste and providing financial assistance to the community as waste producers and the private sector as producers. Therefore, this research will have an impact on the government's goal of achieving environmental cleanliness by creating ecobricks and creating profit opportunities for the community and entrepreneurs/private parties. This study also supports current issues in the Sustainable Development Goals (SDGs).
Komunikasi Internal Divisi Humas PT. Yongjin Javasuka Garment Asti Ribi Maulianti; Ginung Pratidina; Robby Firliandoko
Karimah Tauhid Vol. 4 No. 8 (2025): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v4i8.20569

Abstract

Komunikasi internal memiliki peran sentral dalam menjaga efektivitas operasional dansemangat kerja di lingkungan industri, termasuk di sektor manufaktur garmen yang memilikiritme kerja tinggi dan struktur organisasi yang kompleks. Divisi Humas sebagai aktorkomunikasi memainkan peran strategis dalam menjembatani manajemen dan karyawanproduksi. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji bagaimana peran strategis Humas dalammengelola komunikasi internal, serta bagaimana komunikasi tersebut membangun danmempertahankan motivasi kerja karyawan di PT. Yongjin Javasuka Garment. Metodepenelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif, dengan teknikpengumpulan data berupa wawancara mendalam kepada delapan informan, terdiri darimanajer Humas, dua staf Humas, serta lima karyawan bagian produksi.Hasil penelitian menunjukkan bahwa Humas memiliki peran penting dalammenyederhanakan pesan manajerial, menyusun strategi komunikasi internal seperti buletin,poster motivasi, dan kegiatan non-formal untuk menjaga kohesi dan semangat kerja.Komunikasi yang dilakukan bersifat dua arah, meskipun efektivitasnya belum sepenuhnyamerata di semua lini produksi. Di sisi lain, motivasi kerja karyawan meningkat melaluikegiatan apresiatif dan komunikasi humanistik yang melibatkan aspek emosional, sepertilomba antar divisi, kampanye semangat kerja, dan pengakuan kontribusi karyawan. Namundemikian, terdapat pula kendala dalam akses waktu kegiatan dan kurangnya responsterhadap beberapa aspirasi karyawan.
Peran Strategi SIstem Informasi Geografis (SIG) pada Proses Perencanaan Tata Ruang Kota Bogor Adrianus Samsi; Ginung Pratidina; Berry Sastrawan
Karimah Tauhid Vol. 4 No. 10 (2025): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v4i10.21230

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran strategis Sistem Informasi Geografis (SIG) dalam perencanaan tata ruang di Kota Bogor berdasarkan lima dimensi peran pemerintah menurut teori Sondang P. Siagian, yaitu stabilisator, inovator, modernisator, pelopor, dan pelaksana. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan teknik sampling jenuh yang melibatkan 24 pegawai Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Bogor sebagai responden. Data diperoleh melalui kuesioner, wawancara, observasi, dan dokumentasi, lalu dianalisis menggunakan metode Weight Mean Score (WMS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan SIG dalam perencanaan tata ruang berada pada kategori "Baik" dengan nilai rata-rata 4,15. Dimensi modernisator memperoleh nilai tertinggi (4,24), mencerminkan bahwa digitalisasi dan keterbukaan informasi spasial telah berjalan optimal. Meski demikian, tantangan seperti keterbatasan SDM, integrasi lintas sektor, dan pembaruan data masih perlu dibenahi. Oleh karena itu, penguatan kelembagaan, peningkatan kapasitas teknis, dan pengembangan sistem SIG secara kolaboratif perlu dijadikan agenda prioritas. Penelitian ini menegaskan bahwa SIG memiliki potensi sebagai instrumen utama dalam tata kelola ruang yang adaptif, integratif, dan berkelanjutan.
Collaborative Governance dalam Meningkatkan Kepatuhan Wajib Pajak Reklame di Kota Bogor Rayhan Cahya Nugraha; Ginung Pratidina; Neng Virly Apriliyani
Karimah Tauhid Vol. 4 No. 10 (2025): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v4i10.21490

Abstract

Pajak reklame berperan sebagai salah satu sumber utama Pendapatan Asli Daerah (PAD), sehingga menuntut tingkat kepatuhan yang tinggi dari para wajib pajak. Namun demikian, di Kota Bogor masih ditemukan permasalahan signifikan, seperti pemasangan reklame ilegal, ketidakteraturan dalam perizinan, serta tunggakan pajak yang belum tertangani secara optimal. Hal ini mengindikasikan perlunya pendekatan tata kelola yang lebih kolaboratif antar instansi pemerintah dalam mengelola pajak reklame. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji implementasi Collaborative Governance dalam pengelolaan pajak reklame sebagai strategi untuk meningkatkan kepatuhan wajib pajak. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan metode total sampling terhadap 59 aparatur dari Bapenda, DPMPTSP, Satpol PP, dan Dinas PUPR Kota Bogor. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner skala Likert dan wawancara mendalam, sementara analisis data menggunakan metode Weighted Mean Score (WMS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa enam dimensi Collaborative Governance—kondisi awal, kelembagaan, kepemimpinan fasilitatif, proses kolaboratif, komitmen terhadap proses, dan pembangunan kepercayaan—telah diimplementasikan secara optimal, dengan nilai rata-rata keseluruhan sebesar 4,23 dan masuk dalam kategori “Sangat Baik”. Dimensi komitmen terhadap proses memperoleh skor tertinggi (4,30), sedangkan proses kolaboratif menjadi aspek terendah (4,08), yang mencerminkan perlunya peningkatan dalam kesetaraan partisipasi dan pengambilan keputusan bersama. Secara keseluruhan, penerapan Collaborative Governance dinilai efektif dalam meningkatkan kepatuhan pajak reklame di Kota Bogor, namun penguatan aspek partisipatif, koordinasi lintas sektor, serta dukungan kelembagaan tetap diperlukan guna mendukung keberlanjutan tata kelola perpajakan yang kolaboratif dan berkeadilan.