Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search
Journal : JUPE

HUBUNGAN PEMAHAMAN TENTANG MAKANAN BERPROTEIN DENGAN POLA LATIHAN PARA BINARAGA Shandy, Roby Sandra Ary; Suranto, Suranto; Tarigan, Herman
JUPE Vol 2, No 1 (2014): JUPE
Publisher : JUPE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The objective of this study was to determine whether there is a relationship of understanding of the pattern of protein foods with bodybuilding exercises on the fitness center of Bandar Lampung hercules. The research methodology used is descriptive analytical method, with a sample of 40 respondents fitness center of Bandar Lampung. Data collected through questionnaires understanding of protein foods. Exercise patterns obtained by observation. The results showed no significant relationship between the understanding of protein foods with exercise pattern (p = 0.011). Average pattern of practice in bodybuilding is correct. The number of respondents as many as 40 people. A total of 21 respondents have a good exercise regimen (52.5%) and a total of 19 respondents have less training pattern (47.5%). The majority of respondents have a good understanding of as many as 25 (62.5%) and has a lack of understanding as much as 15 (37.5%). Tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah ada hubungan pemahaman tentang makanan berprotein dengan pola latihan pada para Binaraga dipusat kebugaran hercules Bandar Lampung. Metodologi penekitian yang digunakan adalah metode deskriptif analitik, dengan sampel sebesar 40 responden dipusat kebugaran Bandar Lampung. Data dikumpulkan melalui angket pemahaman tentang makanan berprotein. Pola latihandiperoleh dengan cara observasi. Hasil penelitian menunjukkan ada hubungan signifikan antara pemahaman tentang makanan berprotein dengan pola latihan (p=0,011). Rata-rata pola latihan pada binaraga sudah benar. Jumlah responden sebanyak 40 orang. Sebanyak 21 responden memiliki pola latihan baik (52,5%) dan sebanyak 19 responden memiliki pola latihan kurang (47,5 %). Sebagian besar reponden memiliki pemahaman baik sebanyak 25 (62,5%) dan memiliki yang pemahaman kurang sebanyak 15 (37,5%).Kata kunci : binaraga, pemahaman makanan berprotein, pola latihan.
UPAYA MENINGKATKAN GERAK DASAR SHOOTING DALAM PERMAINAN SEPAKBOLA DENGAN AlAT BANTU Sofyan, Andri; Tarigan, Herman; Jubaedi, Ade
JUPE Vol 1, No 10 (2013): JUPE
Publisher : JUPE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research has purpose to repair and increase learning shooting basic movement process, with make ball assist instrument who hang up, kun for zig zag move without ball and kun assist instrument for hindrace by way of drible ball. The kinds of research methodology which used is Classroom Action Research  with three cycles. With subject research is student of VIII class A totaly 36 students, 18 boy students and 18 girl students. Where as data collecting teachnique is done by shooting basic movement scale rating. Based on the research it indicated : rating at the first cycle get working percent completeness 16,67% whereas effectiveness step 16,17%. The second siclus get working percent completeness 36,12% whereas effeffectiveness step 44,77%. The third cycle get working percent completeness 77,78 whereas effeffectiveness step 79,02% that means the treatment has been already effective.Penelitian ini bertujuan untuk memperbaiki dan meningkatkan proses pembelajaran gerak dasar shooting, dengan menggunakan alat bantu bola yang digantung, kun untuk gerak zig-zag tanpa bola, dan alat bantu kun untuk mendrible bola melewati rintangan. Metodelogi penelitian dengan menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (Classroom Action Research) dengan menggunakan tiga siklus. Dengan subjek penelitian adalah siswa kelas VIII A yang berjumlah 36 siswa, terdiri dari 18 laki-laki dan 18 perempuan. Sedangkan teknik pengumpulan data dilakukan dengan skala observasi penilaian gerak dasar shooting. Hasil penelitian menunjukkan: penilaian siklus pertama diperoleh persentase keberhasilan ketuntasan belajar 16,67%, sedangkan tingkat efektivitas 16,17%. Pada siklus kedua diperoleh persentase keberhasilan ketuntasan belajar 36,12%, sedangkan tingkat efektivitas 44,77%. Pada siklus ketiga diperoleh persentase keberhasilan ketuntasan belajar 77,78%, dengan perhitungan tingkat efektivitas 79,02%.Kata kunci : alat bantu, gerak dasar shooting, sepak bola.
Upaya Meningkatkan Perkembangan Motorik Halus dan Kasar pada Anak Usia Dini: Literatur Riview Rifaldo, Muhammad Fajril; Tarigan, Herman; Aprilia, Mika
JUPE (Jurnal Penjaskesrek) Vol 13, No 2 (2024): Pendidikan Jasmani
Publisher : Pendidikan Jasmani FKIP Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perubahan kemampuan bergerak dari bayi hingga dewasa yang melibatkan berbagai aspek, seperti perilaku dan kemampuan gerak merupakan pengertian dari perkembangan motorik. Sebuah tinjauan literatur menggunakan informasi “pengertian motorik” dan “upaya meningkatkan perkembangan motorik pada anak”. Telah diperoleh 5 artikel dengan judul yang berbeda. Tujuan penelitian ini ingin menguraikan lebih detail mengenai kemampuan motorik halus kasar serta upaya meningkatkan keterampilan gerak pada masa kanak-kanak. Beberapa cara yang bisa digunakan dari hasil penelitian dengan menerapkan beberapa metode latihan upaya meningkatkan keterampilanpmotorik pada anak usia dini menunjukkan ada peningkatan keterampilanpmotorik setelah diberikan metode latihan itu, jadi penting untuk adanya upaya peningkatan motorik anak usia dini sebab amat berpengaruh pada kognitif juga psikomotornya.
Upaya Meningkatkan Perkembangan Motorik Halus dan Kasar pada Anak Usia Dini: Literatur Riview Rifaldo, Muhammad Fajril; Tarigan, Herman; Aprilia, Mika
JUPE (Jurnal Penjaskesrek) Vol 13, No 2 (2024): Pendidikan Jasmani
Publisher : Pendidikan Jasmani FKIP Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perubahan kemampuan bergerak dari bayi hingga dewasa yang melibatkan berbagai aspek, seperti perilaku dan kemampuan gerak merupakan pengertian dari perkembangan motorik. Sebuah tinjauan literatur menggunakan informasi “pengertian motorik” dan “upaya meningkatkan perkembangan motorik pada anak”. Telah diperoleh 5 artikel dengan judul yang berbeda. Tujuan penelitian ini ingin menguraikan lebih detail mengenai kemampuan motorik halus kasar serta upaya meningkatkan keterampilan gerak pada masa kanak-kanak. Beberapa cara yang bisa digunakan dari hasil penelitian dengan menerapkan beberapa metode latihan upaya meningkatkan keterampilanpmotorik pada anak usia dini menunjukkan ada peningkatan keterampilanpmotorik setelah diberikan metode latihan itu, jadi penting untuk adanya upaya peningkatan motorik anak usia dini sebab amat berpengaruh pada kognitif juga psikomotornya.
PENGARUH LATIHAN MENGGUNAKAN RING MODIFIKASI TERHADAP HASIL SHOOTING JUMP SHOOT BOLA BASKET PADA SISWA KELAS VII SMP IMANUEL BANDAR LAMPUNG Angin, Andre Perangin; Tarigan, Herman; Surisman, Surisman; Wicaksono, Lungit
JUPE (Jurnal Penjaskesrek) Vol 13, No 1 (2024): Pendidikan Jasmani
Publisher : Pendidikan Jasmani FKIP Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh latihan menggunakan ring modifikasi terhadap hasil shooting jump shoot bola basket pada siswa kelas VII SMP Imanuel Bandar Lampung. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif komparatif dengan cara pengambilan data menggunakan tes shooting jump shoot bola basket. Sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas VII SMP Imanuel Bandar Lampung berjumlah 30 orang. Teknik analisis data menggunakan uji t (beda). Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) Ada pengaruh yang signifikan latihan menggunakan ring modifikasi untuk meningkatkan hasil shooting jump shoot  siswa kelas VII SMP Imanuel Bandar Lampung, dengan nilai t hitung = 9,198 > t tabel = 2,145. 2) Tidak ada pengaruh yang signifikan latihan menggunakan ring standar untuk meningkatkan hasil shooting jump shoot  siswa kelas VII SMP Imanuel Bandar Lampung, dengan nilai t hitung = 1,871 < t tabel = 2,145. 3). Latihan shooting jump shoot  menggunakan rimg modifikasi memberikan pengaruh yang lebih baik daripada latihan shooting jump shoot  menggunakan ring standar untuk meningkatkan hasil shooting jump shoot  siswa kelas VII SMP Imanuel Bandar Lampung dengan nilai t hitung = 3,596 > t tabel = 2,048.Kata Kunci : bola basket, ring modifikasi, shooting jump shoot
Pengaruh Half Squat Jump dan Split Squat Jump terhadap Peningkatan Kecepatan Tendangan Sabit pada Siswa Ekstrakurikuler Pencak Silat SMAN 1 Tulang Bawang Tengah Utama, Harry Yudhistira; Tarigan, Herman; Cahyadi, Ardian; Priyono, Dwi
JUPE (Jurnal Penjaskesrek) Vol 13, No 1 (2024): Pendidikan Jasmani
Publisher : Pendidikan Jasmani FKIP Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh latihan half squat jump dan split squat jump terhadap peningkatan kecepatan tendangan sabit siswa ektrakurikuler pencak silat SMAN 1 Tulang Bawang Tengah. Metode penelitian adalah eksperimen dengan desain “The Two Group Pretest-Postest Design”. Sampel yang di gunakan dalam penelitian ini berjumlah 32 orang yaitu 16 orang putra dan 16 orang putri dengan menggunakan teknik ordinal pairing. Hasil penelitian ini: 1) Ada pengaruh yang signifikan dari Half Squat Jump terhadap peningkatan kecepatan tendangan sabit Putra dan Putri, analisis data Putra t hitung = 5,884 > ttabel = 2.145 dengan α = 0,05, N = 16 dan analisis data Putri t hitung = 7,959> t tabel = 2.145 dengan α = 0,05, N = 16. 2) Ada pengaruh yang signifikan dari Split Squat Jump terhadap peningkatan kecepatan tendangan sabit Putra dan Putri, analisis data Putra t hitung = 11,248>t tabel = 2.145 dengan α = 0,05, N = 15 dan analisi data Putri t hitung = 8,192> t tabel = 2.145 dengan α = 0,05, N = 16. 3) Ada perbedaan yang signifikan antara Half Squat Jump dan Split Squat Jump terhadap peningkatan kecepatan tendangan sabit siswa Putra dan Putri dengan analisis data presentase peningkatan Half Squat JumpPutra dan Putri yaitu =17,24%, 13,88% sedangkan persentase peningkatan Split Squat JumpPutra dan Putri yaitu =17,48%, 13,97% sehingga dapat disimpulkan bahwa Split Squat Jump lebih berpengaruh secara signifikan terhadap peningkatan kecepatan tendangan sabit pada siswa Putra dan Putri pencak silat SMAN 1 Tulang Bawang Tengah. Kata Kunci: half squat jump, split squat jump, Kecepatan Tendangan Sabit