Claim Missing Document
Check
Articles

Found 9 Documents
Search

Implementasi Metode Saintifik dalam Aktivitas Pembelajaran Pendidikan Jasmani di Era New Normal Lihadi, Irfan; Lubis, Muhammad Ridwan; Ramadhani, Africo
Discourse of Physical Education Vol. 2 No. 1 (2023): February
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/dpe.v2i1.1364

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan efektivitas pembelajaran pendidikan jasmani di era new normal melalui penerapan metode saintifik di SMAN 2 Gerung tahun 2022. Metode penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus mencakup perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Permasalahan utama yang dihadapi adalah rendahnya minat dan keterlibatan siswa akibat pembelajaran daring. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan pada ketuntasan belajar siswa. Pada kondisi awal, hanya 10% siswa yang mencapai ketuntasan dengan nilai rata-rata 60,94. Setelah penerapan metode saintifik, ketuntasan pada siklus I meningkat menjadi 20% dengan nilai rata-rata 72,38, dan siklus II mencapai ketuntasan 95% dengan nilai rata-rata 91,6. Peningkatan ini mencerminkan efektivitas metode saintifik dalam meningkatkan hasil belajar siswa. Disarankan agar guru mengoptimalkan perannya sebagai fasilitator dalam pembelajaran berbasis siswa dan menciptakan lingkungan belajar yang kondusif. Penerapan metode ini juga dapat direplikasi pada mata pelajaran lain untuk meningkatkan keterlibatan dan hasil belajar siswa. Implementation of the Scientific Method in Physical Education Learning Activities in the New Normal Era Abstract This study aims to enhance the effectiveness of physical education learning during the new normal era through the application of the scientific method at SMAN 2 Gerung in 2022. The research employed Classroom Action Research (CAR) conducted over two cycles, each consisting of planning, implementation, observation, and reflection. The primary issue was low student engagement due to online learning. Results showed significant improvements in learning outcomes. Initially, only 10% of students achieved mastery with an average score of 60.94. Following the application of the scientific method, Cycle I saw 20% mastery with an average score of 72.38, and Cycle II achieved 95% mastery with an average score of 91.6. These findings demonstrate the effectiveness of the scientific method in enhancing student performance. Teachers are recommended to optimize their roles as facilitators in student-centered learning and create a conducive learning environment. The method can be replicated in other subjects to further improve student engagement and outcomes.
Analisis Kapasitas VO2 Max Atlet Kickboxing Lampung dalam Persiapan Pra-PON 2023 Ramadhani, Africo; Nabillah, Azri Ayu; Tarigan, Boy Sembaba
Discourse of Physical Education Vol. 4 No. 1 (2025): February
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/dpe.v4i1.2451

Abstract

Kapasitas VO2 Max merupakan indikator penting dalam menilai daya tahan aerobik atlet, khususnya dalam olahraga kickboxing yang membutuhkan kombinasi kekuatan, kecepatan, dan daya tahan. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi tingkat VO2 Max atlet kickboxing Provinsi Lampung sebagai persiapan menuju Pra-PON 2023. Sebanyak 24 atlet, terdiri atas 9 pria dan 15 wanita, menjalani Tes Lari Multistage 20 Meter (20-MST). Hasil menunjukkan rata-rata VO2 Max atlet pria adalah 43,2 ml/kg/menit (kategori "Kurang"), sementara atlet wanita adalah 35,4 ml/kg/menit (kategori "Cukup"). Hanya 2 atlet (8,3%) yang mencapai kategori "Baik." Temuan ini menyoroti perlunya program pelatihan intensif seperti High-Intensity Interval Training (HIIT) untuk meningkatkan kapasitas aerobik. Selain itu, rekomendasi meliputi integrasi konsultasi gizi dan pemantauan kebugaran melalui teknologi wearable. Dengan implementasi strategi ini, diharapkan atlet dapat mencapai performa optimal pada Pra-PON 2023. Analysis of VO2 Max Capacity in Lampung Kickboxing Athletes for the 2023 Pra-PON Preparation Abstract VO2 Max capacity is a critical indicator of aerobic endurance in athletes, particularly in kickboxing, which requires a combination of strength, speed, and endurance. This study aimed to evaluate the VO2 Max levels of kickboxing athletes from Lampung Province in preparation for the 2023 Pre-National Sports Week (Pra-PON). A total of 24 athletes (9 males and 15 females) underwent the 20-Meter Shuttle Run Test (20-MST). The results showed that the average VO2 Max for male athletes was 43.2 ml/kg/min ("Poor" category), while for female athletes, it was 35.4 ml/kg/min ("Fair" category). Only 2 athletes (8.3%) reached the "Good" category. These findings emphasize the need for intensive training programs such as High-Intensity Interval Training (HIIT) to improve aerobic capacity. Recommendations include integrating nutritional consultations and fitness monitoring through wearable technology. Implementing these strategies is expected to help athletes achieve optimal performance at the 2023 Pre-National Sports Week.
THE INFLUENCE OF THE STRAVA APPLICATION ON THE HEALTH AND MOTIVATION OF THE RUNNING COMMUNITY IN METRO CITIES Aryatama, Bagus; Shodiq, Burhaan; Hufadz, Muhamad Ihsan; Ramadhani, Africo; Tarigan, Boy Sembaba; Nabillah, Azry Ayu
Performa Vol 9 No 2 (2024): Jurnal Performa Olahraga
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini mengkaji bagaimana aplikasi Strava memengaruhi kesehatan dan motivasi komunitas lari di Kota Metro, Indonesia. Kemajuan teknologi digital telah membawa perubahan signifikan dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk olahraga, di mana aplikasi kebugaran digital semakin populer. Strava, sebuah aplikasi pelacakan kebugaran sosial, memungkinkan pengguna untuk merekam, memantau, dan membagikan aktivitas fisik mereka seperti lari dan bersepeda, sehingga membangun rasa kebersamaan dan motivasi melalui interaksi sosial. Dengan metode deskriptif kuantitatif menggunakan kuesioner tertutup dengan skala Likert. penelitian ini melibatkan 40 responden dari komunitas lari di Kota Metro, berusia 15-45 tahun. Analisis data menunjukkan bahwa Strava berdampak signifikan pada kesehatan fisik dan mental pengguna serta meningkatkan motivasi mereka untuk berolahraga secara rutin. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 57,5% responden melaporkan dampak “sangat tinggi” dan 42,5% melaporkan dampak “tinggi” terhadap kesehatan dan motivasi mereka. Penelitian ini menunjukkan potensi Strava dalam mendorong gaya hidup aktif melalui fitur sosialnya, yang dapat menjadi acuan untuk inisiatif kesehatan dan olahraga masyarakat. rekomendasi dari penelitian ini adalah Peningkatan Kolaborasi dengan Pemerintah dan Komunitas Lokal,, Edukasi serta Pelatihan Penggunaan Aplikasi,Peningkatan Fasilitas Lari Berbasis Teknologi, Kampanye Gaya Hidup Aktif Berbasis Media Sosial Integrasi Strava dalam Program Sekolah dan Perkantoran.
HUBUNGAN TINGKAT KEBUGARAN KARDIORESPIRASI (VO₂MAX), KUALITAS TIDUR DAN KOMPOSISI TUBUH PADA POPULASI DEWASA MUDA : ANALISIS PERBEDAAN GENDER Nabillah, Azry Ayu; Ramadhani, Africo; Lestari, Erny Amalia; Hufadz, Muhamad Ihsan
Bajra : Jurnal Keolahragaan Vol. 4 No. 1 (2025): April 2025
Publisher : Bidang Penelitian dan Pengembangan KONI Provinsi Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.15304324

Abstract

Latar Belakang : Kebugaran kardiorespirasi (VO₂Max), kualitas tidur, dan komposisi tubuh merupakan indikator kunci kesehatan dewasa muda. Namun, interaksi ketiganya, terutama dalam konteks perbedaan gender, masih kurang terjelaskan, padahal disparitas biologis dan sosio-kultural berpotensi memengaruhi hasil intervensi kesehatan. Tujuan: Menganalisis hubungan VO₂Max, kualitas tidur, dan komposisi tubuh serta mengidentifikasi perbedaan signifikan antar gender pada populasi dewasa muda urban. Metode: Penelitian cross-sectional dengan 128 partisipan (96 laki-laki, 32 perempuan) berusia 18-25 tahun. VO₂Max diukur melalui Bleep Test, kualitas tidur dengan Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI), dan komposisi tubuh menggunakan Tanita MC-980U. Analisis statistik meliputi uji korelasi Spearman, uji-t independen, dan regresi linear multivariat. Hasil : Laki-laki memiliki VO₂Max lebih tinggi (32,5 vs. 25,1 mL/kg/min) dan massa otot lebih besar (46,2% vs. 34,7%), sementara perempuan memiliki lemak tubuh lebih tinggi (17,8% vs. 8,1%) serta kualitas tidur lebih buruk (68% skor PSQI >5). Korelasi positif kuat teridentifikasi antara VO₂Max dan massa otot (r = 0,72), serta korelasi negatif dengan lemak tubuh (r = -0,65) dan skor PSQI (r = -0,58). Massa otot menjadi prediktor terkuat VO₂Max (β = 0,62). Kesimpulan: Temuan mengonfirmasi pentingnya pendekatan berbasis gender dalam intervensi kesehatan, seperti program latihan resistensi-aerobik untuk perempuan dan manajemen stres untuk laki-laki. Keterbatasan desain cross-sectional dan ketidakseimbangan sampel menjadi catatan untuk studi lanjutan. Penelitian ini merekomendasikan integrasi skrining kebugaran dalam kebijakan kesehatan primer serta eksplorasi longitudinal dengan alat ukur objektif.
The Effect of Plyometric Training Methods: Hurdle Hops Jump and Box Jump on Leg Muscle Explosive Power and Blocking Skills of Male Volleyball Extracurricular Students at SMK Negeri 4 Bandar Lampung Wiasta, Made Angga; Tarigan, Herman; Tarigan, Boy Sembaba; Ramadhani, Africo; Lungit Wicaksono; Joan Siswoyo
Jurnal Pendidikan Jasmani (JPJ) Vol 6 No 1 (2025): Jurnal Pendidikan Jasmani (JPJ)
Publisher : Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan Bina Guna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55081/jpj.v6i1.3888

Abstract

This study aims to determine the effect of plyometric training methods hurdle hops jump and box jump on lower limb explosive power and blocking skills among male students participating involleyball extracurricular activities at SMK Negeri 4 Bandar Lampung. The research employed acomparative experimental method. The sample consisted of 30 students, divided into two groupsusing the ordinal pairing technique. Data analysis included pre-requisite tests and t-tests. Theresults of the study indicate that: (1) There is a significant effect of the hurdle hops jump trainingon lower limb explosive power, with a calculated t-value of 11.514 > t-table 2.145, and on blockingskills, with a calculated t-value of 17.004 > t-table 2.145. (2) There is a significant effect of thebox jump training on lower limb explosive power, with a calculated t-value of 18.563 > t-table2.145, and on blocking skills, with a t-value of 20.916 > t-table 2.145. (3) There is no significantdifference between the hurdle hops jump and box jump training methods in terms of their effecton lower limb explosive power (t = 0.490 < t-table = 2.048), but there is a significant difference intheir effect on blocking skills, with a t-value of 3.720 > t-table = 2.048, in favor of the box jumpmethod.
THE EFFECTIVENESS OF 16 WEEKS PHYSICAL EXERCISE ON BODY COMPOSITION, STRESS LEVEL, AND FITNESS STATUS IN COLLEGE STUDENTS Nabillah, Azry Ayu; Safei, Imam; Tarigan, Boy Sembaba; Lestari, Erny Amalia; Ramadhani, Africo
MEDIKORA Vol. 23 No. 1 (2024): April
Publisher : Faculty of Sports Sciences, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/medikora.v23i1.72788

Abstract

The density of academic schedules, academic tasks, lifestyle changes, and social pressures often color students' experiences, which can make them vulnerable to various health problems. One of the main issues faced by students is unhealthy changes in body composition, high stress levels, and the risk of cardiovascular disease. The aim of this study is to investigate the effectiveness of physical exercise on body composition, stress levels, and cardiovascular health in students. This research method employs an experimental approach with a pretest-posttest without control group design. The total subjects in this study were 600 students (300 males and 300 females), with an average age of 18.92 ± 4.79 years, weight of 56.05 ± 12.08 kg, and height of 163.91 ± 8.24 cm. The results of this study provide evidence that physical exercise performed for 16 weeks can help improve fitness status, maintain ideal body composition, and have an impact on reducing stress levels in students. Thus, this physical exercise program can be recommended for all students and educators, especially in the field of sports, to maintain students' fitness and mental health in the college environment.Padatnya jadwal perkuliahan, tugas akademik, perubahan gaya hidup, dan tekanan sosial seringkali mewarnai pengalaman mahasiswa, hal ini dapat menyebabkan mereka rentan terhadap berbagai masalah kesehatan. Salah satu masalah utama yang dihadapi oleh mahasiswa adalah perubahan komposisi tubuh yang tidak sehat, tingkat stres yang tinggi, dan risiko penyakit kardiovaskular. Tujuan penelitian ini adalah untuk menginvestigasi efektivitas latihan fisik terhadap komposisi tubuh, tingkat stres, dan kardiovaskular pada mahasiswa. Metode Penelitian ini menggunakan metode eksperimental dengan pendekatan pretest-posttest without control group design. Total subjek dalam penelitian ini berjumlah 600 mahasiswa (300 laki-laki dan 300 perempuan). rata-rata usia 18.92 ± 4.79 tahun, berat badan 56.05 ± 12.08  kg, dan tinggi badan 163.91 ± 8.24 cm. Hasil penelitian ini memberikan bukti bahwa latihan fisik yang dilakukan selama 16 minggu dapat membantu meningkatkan status kebugaran  (VO2Max, p=0.001), menjaga komposisi tubuh agar tetap ideal (berat badan, p=0.512) serta berpengaruh terhadap penurunan tingkat stress pada mahasiswa (PSS, p=0.001). Dengan demikian program latihan fisik ini dapat dijadikan sebagai rekomendasi bagi semua mahasiswa maupun tenaga pengajar khususnya di bidang olahraga dalam menjaga kebugaran dan kesehatan mental mahasiswa dilingkungan perguruan tinggi
Pengaruh Latihan Change Speed Dribbling dan Step Over Dribbling terhadap Keterampilan Dribbling Sepak Bola Pemain KAE NTT Mataram Ibrahim, Basrin Haji; Permadi, Andi Gilang; Ramadhani, Africo
Sportify Journal Vol. 3 No. 1 (2023): June
Publisher : LITPAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/sj.v3i1.5050

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya keterampilan dribbling pemain KAE NTT Mataram, terutama dalam mengubah kecepatan, menjaga kontrol bola, dan melewati lawan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh latihan change speed dribbling dan step over dribbling terhadap peningkatan keterampilan dribbling sepak bola. Metode penelitian menggunakan eksperimen semu dengan desain Two Group Pretest and Posttest. Sampel penelitian adalah 20 pemain KAE NTT Mataram yang dibagi menjadi dua kelompok, masing-masing 10 pemain. Kelompok A memperoleh latihan change speed dribbling, sedangkan kelompok B memperoleh latihan step over dribbling selama 6 minggu dengan 18 pertemuan. Data dianalisis menggunakan paired sample t-test dan independent sample t-test. Hasil penelitian menunjukkan kedua latihan berpengaruh signifikan, tetapi change speed dribbling memberikan peningkatan lebih besar. Penelitian menyimpulkan change speed dribbling lebih efektif. The Effect of Change Speed Dribbling and Step Over Dribbling Training on Football Dribbling Skills of KAE NTT Mataram Players Abstract This study was motivated by the low dribbling skills of KAE NTT Mataram players, particularly in changing speed, maintaining ball control, and passing opponents. This study aimed to examine the effect of change speed dribbling and step over dribbling training on improving football dribbling skills. The research used a quasi-experimental method with a Two Group Pretest and Posttest design. The sample consisted of 20 KAE NTT Mataram players divided into two groups of 10 players each. Group A received change speed dribbling training, while Group B received step over dribbling training for 6 weeks with 18 sessions. Data were analyzed using paired sample t-test and independent sample t-test. The results showed that both training methods had significant effects, but change speed dribbling produced greater improvement. The study concludes that change speed dribbling is more effective.
Discipline and Attitude as Predictors of Physical Education Achievement among Elementary School Students Febrianti, Julhiana; Wahyudi, Johan; Irmansyah, Johan; Ramadhani, Africo
Sportify Journal Vol. 5 No. 2 (2025): December
Publisher : LITPAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/sj.v5i2.5376

Abstract

This study was motivated by limited discipline and positive attitudes among some students in physical education learning, including arriving late to the field, not wearing sports uniforms, paying limited attention to teachers, and complaining during physical activities. The study aimed to examine the contributions of discipline and attitude to physical education achievement at SDN 1 Pringgasela Selatan. A quantitative correlational approach with an ex post facto design was employed. The sample consisted of 60 fifth- and sixth-grade students selected through purposive sampling. Discipline and attitude data were collected using questionnaires, while physical education achievement was obtained from report-card scores. Data were analyzed using simple and multiple linear regression. The findings showed that discipline contributed significantly by 17.8%, attitude by 23.3%, and both variables simultaneously by 25.0%. In the multiple regression model, only attitude remained a significant predictor. The study concludes that attitude is the strongest predictor of physical education achievement.
Dampak Penggunaan Media Sosial terhadap Kesehatan Fisik Remaja di Desa Pene Lombok Timur Buana, Maskar; Maulidin, Maulidin; Fitriatun, Erna; Irmansyah, Johan; Ramadhani, Africo
Discourse of Physical Education Vol. 5 No. 1 (2026): February
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/dpe.v5i1.5381

Abstract

The increasing intensity of social media use among adolescents may affect physical health, particularly sleep patterns, eye health, and physical activity. This study aimed to describe the impact of social media use on adolescents’ physical health in Pene Village, Jerowaru District, East Lombok Regency. A descriptive qualitative approach was employed, with data collected through in-depth interviews, observation, and documentation. The study involved 12 informants, consisting of seven adolescents, two parents, and three village stakeholders selected using snowball sampling. Data were analyzed using the Miles, Huberman, and Saldaña interactive model, including data condensation, data display, and conclusion drawing. The findings showed that adolescents used social media intensively after school and at night. The physical impacts included late sleeping habits, morning drowsiness, eye fatigue, eye discomfort, reduced physical activity, and increased tiredness. The study concludes that social media use among adolescents should be managed through digital health education and family-based supervision.