Claim Missing Document
Check
Articles

Found 11 Documents
Search
Journal : JURNAL AGROINDUSTRI HALAL

PEMILIHAN TEKNOLOGI PROSES PRODUKSI DI - N - BUTYL - ETHER ( DNBE) SEBAGAI BAHAN ADITIF BAHAN BAKAR DIESEL Aditia Ginantaka; Novi Purnama Sari; Mustika Zelvi
JURNAL AGROINDUSTRI HALAL Vol. 2 No. 1 (2016): Jurnal Agroindustri Halal
Publisher : Lembaga Riset dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Djuanda Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (624.37 KB) | DOI: 10.30997/jah.v2i1.128

Abstract

Senyawa ether dapat digunakan sebagai bahan aditif yang berfungsi membawa oksigen untuk bahan bakar diesel. Beberapa jenis bahan linear ether diantaranya berupa di-n butyl ether yang sangat menarik untuk dikembangkan demi menjawab kebutuhan bahan aditif bagi bahan bakar diesel. Sintesis d-n-butyle ether menarik perhatian para peneliti karena dapat disintesis dari biobutanol yang merupakan salah satu hasil fermentasi microbial dari biomassa disamping aceton dan ethanol (acetone, buthanol, ethanol atau fermentasi ABE). Makalah ini bertujuan untuk menentukan pemilihan teknologi rekayasa proses produksi Di-n Butyl Ether (DNBE) dari Butanol yang berasal dari fermentasi biomassa bonggol jagung. Kajian pemilihan dilakukan secara deskriptif kualitatif dengan mempertimbangkan variabel teknis seperti, suhu, tekanan dan waktu serta besaran rendemen. Diketahui bahwa proses yang paling efesien adalah dengan menggunakan metode eterifikasi yang dicampurkan dengan toluen dan ditambahkan katalis heterepolyacid (HPA). Berdasarkan hasil analisa finansial diperoleh NPV sebesar Rp 15.041.241.361, dengan IRR sebesar 18 % dan PBP sebesar 1 tahun.
SOLID WASTE MANAGEMENT (SWM) : TINJAUAN MANAJEMEN PENGUMPULAN LIMBAH PADAT DI BEBERAPA NEGARA Aditia Ginantaka
JURNAL AGROINDUSTRI HALAL Vol. 1 No. 2 (2015): Jurnal Agroindustri Halal
Publisher : Lembaga Riset dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Djuanda Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (536.512 KB) | DOI: 10.30997/jah.v1i2.355

Abstract

Setiap komunitas masyarakat yang hidup di dalam sebuah ekosistem selalu menghasilkan limbah padat. Sistem penanganan limbah padat yang baik sangat diperlukan, mulai dari pengumpulan, penampungan sementara hingga pembuangan akhir. Hal tersebut bertujuan untuk meminimalisir dampak negatif yang ditimbulkan. Artikel ini menjelaskan hasil review dari beberapa literatur pada aspek infrastruktur pengumpulan limbah (collection infrastructure) terutama yang dihasilkan oleh masyarakat. Tujuan dari paper ini adalah untuk mengidentifikasi dan menelaah beberapa teknik pengumpulan limbah padat di beberapa negara sehingga dapat dijadikan referensi bagi pengembagan teknik penanganan limbah di Indonesia. Hasil studi menunjukan bahwa sistem pengumpulan solid waste merupakan aspek terpenting dari pengelolaan dan penanganan solid waste diberbagai negara. Kombinasi proses pengumpulan antara petugas pemerintah dan pihak swasta merupakan pilihan strategi yang paling efisien, yang dapat diatur melalui mekanisme peraturan daerah
ANALISIS DAN DESAIN SISTEM IDENTIFIKASI PREFERENSI KONSUMEN PRODUK KERIPIK PISANG LAMPUNG Aditia Ginantaka; Dian Novitasari
JURNAL AGROINDUSTRI HALAL Vol. 1 No. 2 (2015): Jurnal Agroindustri Halal
Publisher : Lembaga Riset dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Djuanda Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (533.051 KB) | DOI: 10.30997/jah.v1i2.364

Abstract

Banyaknya pelaku usaha yang memproduksi keripik pisang mengharuskan para produsen untuklebih kreatif dan inovatif dalam mengembangkan sebuah produk. Informasi mengenai jenisproduk yang diinginkan oleh pasar sangat dibutuhkan oleh produsen sebelum melakukanpengembangan produk. Penelitian ini menunjukan sebuah analisis dan desain sistem identifikasiparameter produk yang mempengaruhi preferensi konsumen terhadap produk keripik pisang.Proses analisis disimulasikan dalam Business Process Model and Notation (BPMN) untukmengetahui peran setiap stakeholder yang terlibat dalam sistem serta input data yangdibutuhkan. Skala linkert digunakan untuk menentukan tingkat kesukaan konsumen terhadapsampel produk. Parameter yang paling mempengaruhi preferensi konsumen ditentukan dengananalisis faktor menggunakan metode Relief. Hasil analisis menunjukan bahwa seluruh bisnisproses dapat diverifikasi dan dihasilkan tiga produk keripik yang paling diminati yaitu Suseno,Yenyen, dan Mr. Monkey. Metode Relief menunjukan bahwa kadar minyak merupakanparameter yang paling penting
TEKNOLOGI DISINFEKSI LIMBAH CAIR DENGAN MENGGUNAKAN OZON Aditia Ginantaka
JURNAL AGROINDUSTRI HALAL Vol. 1 No. 2 (2015): Jurnal Agroindustri Halal
Publisher : Lembaga Riset dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Djuanda Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (787.569 KB) | DOI: 10.30997/jah.v1i2.559

Abstract

Penanganan limbah merupakan salah satu aspek yang menjadi perhatian berbagai negara di dunia. Hal ini ditunjukan dengan penerapan beberapa regulasi mengenai produk ramah lingkungan melalui penggunaan ecolabeling pada sebuah produk industri. Beberapa teknik penanganan limbah konvensional telah banyak diterapkan, mulai dari pendekatan end of pipe maupun pendekatan preventif melalui konsep cleaner production. Paper ini menjelaskan hasil review dari beberapa literatur tentang penanganan limbah cair secara lanjutan dalam penanganan tersirer yang bertujuan untuk membersihkan air hingga mencapai parameter kualitas yang lebih baik. Tujuan dari paper ini yaitu, untuk membandingkan beberapa penerapan teknik disinfeksi limbah cair dengan penambahan ozon serta konfigurasi output yang dihasilkan. Selain itu paper ini bertujuan untuk menunjukan tentang hal-hal yang perlu dilakukan selanjutnya dalam rangka menghadapi trend di masa mendatang berdasarkan sudut pandang para peneliti. Hasil review menunjukan bahwa teknologi disinfeksi dengan ozon direkomendasikan sebagai satu unit operasi yang dapat memenuhi kebutuhan penanganan limbah industri dan pengembangannya mampu menyesuaikan dengan tuntutan regulasi yang ada.
Perancangan Sistem Informasi Traceability Produk Pangan Halal UKM Unggulan Berbasis Digital Business Ecosystem Aditia Ginantaka; Endrianur Rahman Zain
JURNAL AGROINDUSTRI HALAL Vol. 3 No. 2 (2017): Jurnal Agroindustri Halal
Publisher : Lembaga Riset dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Djuanda Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/jah.v3i2.880

Abstract

Makanan halal adalah sesuatu yang tidak mengandung bahan yang dilarang untuk dikonsumsi oleh orang muslim baik pada bahan baku maupun bahan tambahan. Traceability merupakan salah satu standar dalam sistem jaminan halal yang disusun oleh LPPOM MUI Indonesia. Konsumen dapat menggunakan system traceability untuk memperoleh informasi mengenai asal dari semua bahan baku yang digunakan untuk menghasilkan produk pangan. Baik satu tahap sebelumnya maupun satu tahap sesudahnya dalam mekanisme sistem rantai pasok. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebutuhan dan merancang system traceability yang dapat mendokumentasikan semua data yang relevan berdasarkan standar produksi pangan halal. Berdasarkan analisis kebutuhan sistem ini terdiri dari empat stakeholder diantaranya unit produksi dan unit pengiriman pada UKM, konsumen dan admin website. Sistem berbasis digital business ecosystem dapat menggantikan proses dokumentasi berbasis kertas (papper based) sehingga menghasilkan dokumen paperless. Database sistem berisi data yang berkaitan dengan bahan baku, standar penanganan bahan dan transportasi, asal pemasok, tujuan distribusi. Setiap data disimpan dengan sistem keamanan tinggi untuk menghindari kehilangan data dan dapat dipindahkan kepada stakeholder lain menggunakan website.
Pengaruh Perlakuan Fisik dan Variasi Produk Second Grade Terhadap Kebocoran dan Sifat Fisik pada Produk Industri Susu dalam Kemasan Botol Syarbaini Ahmad; Aditia Ginantaka
JURNAL AGROINDUSTRI HALAL Vol. 4 No. 1 (2018): Jurnal Agroindustri Halal
Publisher : Lembaga Riset dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Djuanda Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (402.26 KB) | DOI: 10.30997/jah.v4i1.1158

Abstract

PT. Milko Beverage Industry merupakan perusahaan yang bergerak dalam industri minuman yang berbasis susu. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh perlakuan fisik dan variasi produk second grade terhadap kebocoran dan sifat fisik produk . Sampel produk yang digunakan dalam penelitian ini yaitu Cereal Milk Drink 200ml dan Milky Moo 70ml. Analisis produk NG dilakukan dengan menggunakan metode DMAIC (Define, Measure, Analyze, Improve, Control). Pengaruh tingkat kebocoran ditentukan melalui simulasi uji statis dengan taraf perlakuan 550 kg, 600 kg dan 650 kg, uji dinamis dengan taraf perlakuan 1000 km, 2000 km, dan 3000 km, serta uji balai kemasan sebagai pembanding. Hasil analisis yang dilakukan menunjukkan bahwa produk dengan volume kemasan 70ml dan 200ml tidak terkendali secara statistik karena berada diluar batas UCL (batas garis atas). Hasil uji simulasi statis dan dinamis terhadap produk second grade tidak memberikan pengaruh terhadap kebocoran produk.
Formulasi Sabun Mandi Transparan Halal Ekstrak Rosella dengan Dietanolamida sebagai Surfaktan Fina Uzwatania; Aditia Ginantaka; Deuis Nur Hasanah
JURNAL AGROINDUSTRI HALAL Vol. 6 No. 1 (2020): Jurnal Agroindustri Halal
Publisher : Lembaga Riset dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Djuanda Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (785.826 KB) | DOI: 10.30997/jah.v6i1.2627

Abstract

Rosella flower petals contain anthocyanin dyes which can be used as natural dyes. One of the uses of rosella is to add it to transparent bath soap with dietanolamide as surfactant. Dietanolamide is a surfactant that can function to increase the stability of foam in transparent soap. This study aims to determine the best formulation, characteristics and consumer acceptance of transparent soap with rosella extract with dietanolamide as surfactant. The treatment given in this study is the concentraction of rosella extract by 1%, 2%, and 3%. Whereas for DEA is 1% and 3%. Observations made on transparent soap include physicochemical tests of soap, organoleptic tests, and statistical tests with ANOVA variance. The results of the analysis show that all formulations do not meet the requirements of SNI 06-3532-1994. Except for pH, foam stability, and emulsion stability. Organoleptic results (shape, color, transparency, lots of foam, and impression of fatigue) showed that panelists liked formulation 2 with the addition of 2% roselle extract and 1% dietanolamide.Keywords: Transparent soap, rosella extract, dietanolamide
Perancangan Sistem Jaminan Halal Produk Hand Sanitizer Di PT. XYZ Agus Susanto; Aditia Ginantaka; Delfitriani Delfitriani
JURNAL AGROINDUSTRI HALAL Vol. 8 No. 1 (2022): Jurnal Agroindustri Halal 8(1)
Publisher : Lembaga Riset dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Djuanda Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (334.703 KB) | DOI: 10.30997/jah.v8i1.5284

Abstract

Pemerintah Republik Indonesia telah menerbitkan Undang-Undang Jaminan Produk Halal Nomor 33 Tahun 2014. Makanan, minuman, obat, kosmetika, dan barang gunaan yang masuk, beredar, dan dijual di wilayah Indonesia wajib bersertifikat halal. PT. XYZ memproduksi barang gunaan hand sanitizer. Perusahaan ini belum memiliki dan menerapkan Sistem Jaminan Halal (HAS 23000). Penelitian ini bertujuan untuk menyusun, mengimplementasikan, dan mengevaluasi SJH di PT. XYZ. Metode penelitian menggunakan data kualitatif. Penyusunan kebijakan halal, penunjukan tim manajemen halal, matriks halal dan dokumen pendukung bahan, serta fasilitas produksi menggunakan metode deskriptif. Penyusunan SOP dalam bentuk diagram alir menggunakan Microsoft Visio. Implementasi SJH dilakukan sesuai Manual SJH yang telah disusun. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dokumen SJH yang disusun telah sesuai dengan proses bisnis perusahaan. Penerapan SJH juga telah diterapkan dengan baik. Seluruh karyawan lulus dalam evaluasi pelatihan SJH dengan post test. Evaluasi dengan diagnostic model, sistem traceability berada di level bawah. Evaluasi implementasi SJH ditemukan belum ada bukti pelatihan halal eksternal. Usulan perbaikan diberikan agar PT. XYZ memberikan pelatihan SJH secara berkala kepada karyawan, meningkatkan sistem traceability agar berada di level sedang, dan berpartisipasi dalam pelatihan halal yang diselenggarakan oleh LPPOM MUI.
Pengukuran Overall Equipment Effectiveness dan Model Optimasi untuk Meminimalkan Production Losses Ginantaka, Aditia; Lesmana, Tubagus Teja
JURNAL AGROINDUSTRI HALAL Vol. 10 No. 1 (2024): Jurnal Agroindustri Halal
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The overall equipment effectiveness assessment (OEE) result on the rollwrap machine at Sugar Candy Co.Ltd reached 69.1%. This OEE result needs to meet the requirement of companies that apply OEE values above 72.5%. The Purpose of this research is to analyze the effectiveness of the roll wrap machine and identify the cause of its ineffectiveness of the machine. Besides, this study also uses a fuzzy inference system to classify the variables of downtime losses, frequency of speed losses, and OEE into linguistic variables to make it easier for operators to identify machine status. Improvement plan with a proposed quantitative approach using goal programming by minimizing deviational variables at low, medium, and high OEE status frequencies. The research results show that unscheduled machine maintenance reduces machine performance and is the main factor causing low machine availability. There were nine fuzzy rules for the machine OEE status inference process at high, medium, to low-status levels. Based on the calculation of goal programming, to achieve the OEE target above 80% within 30 working days, The OEE status must achieve the high level at least 20 times. The machine can achieve OEE with a moderate level eight times, and a low level occurs a maximum of two times.
Quality Evaluation of Dried Red Chili (Capsicum annuum L) with Convection and Radiation Drying Methods Rachmat, Ridwan; Harris, Helmi; Ma'ruf, Amar; Ginantaka, Aditia
JURNAL AGROINDUSTRI HALAL Vol. 9 No. 2 (2023): Jurnal Agroindustri Halal 9(2)
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/jah.v9i2.8493

Abstract

Red chili is one of the most important horticultural products. Red chili is a perishable commodity that easily damages, caused by bacteria or fungal. Changes in the enzyme activity in chili that cause shrinkage or wrinkles during storage, transport, and fresh chili packing can reduce the market price. The objective of this study was to determine the changes that occur in the drying process. The material used in this study was red chili (Capsicum annuum). The equipment used Far Infrared Ray (FIR) dryer, electrical oven, and equipment for analysis. This study employed a randomized block design consisting of 5 drying treatments with 3 replications for each treatment. This study showed that the use of FIR dryer at 50°C for drying red chilies gave the best drying time (11 hours), compares with sun drying (38 hours), and oven 50°C (46 hours). The rehydration property of the water content produced is also not much different from an oven dryer at 60°C (39 hours) and sun drying. Drying with FIR caused loss of volatile more than the oven method, however drying time for FIR dryer at 50oC and 60oC were shorter. Air quality levels, ash levels, VRS, and the yield obtained was not significantly different from the oven dryer which took longer drying time. Far Infrared dryer (FIR) and sun drying are radiation drying method, and electric oven as a convection method can provide the best results.