Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

APLIKASI REKAYASA NILAI PADA PROYEK KONSTRUKSI PERUMAHAN (STUDI KASUS PERUMAHAN TAMAN SARI METROPOLITAN MANADO PT. WIKA REALTY) Pontoh, Magdalena Monica; Tarore, Huibert; Mandagi, Robert J. M.; Malingkas, Grace Y.
JURNAL SIPIL STATIK Vol 1, No 5 (2013): JURNAL SIPIL STATIK
Publisher : JURNAL SIPIL STATIK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKPada proyek Perumahan Taman Sari Metropolitan Manado, terdapat masalah-masalah yang dihadapi seperti penggunaan material yang boros dan waktu penyelesaian pekerjaan yang tidak tepat waktu sehingga menyebabkan pemborosan biaya. Untuk itu diperlukan suatu cara untuk mengatasi masalah tersebut. Atas dasar hal ini dipilih suatu cara yaitu dengan menerapkan Rekayasa Nilai (Value Engineering).Tujuannya adalah untuk dapat dilakukan penghematan biaya tanpa mengurangi mutu atau kualitas serta fungsi bangunan dan anggaran biaya dapat digunakan secara optimal dan efisien. Dalam hal ini pekerjaan yang akan dilakukan Rekayasa Nilai adalah pekerjaan rangka atap dan pekerjaan penutup atap. Analisa ini menggunakan tahap-tahap rencana Rekayasa Nilai, yaitu tahap informasi, tahap kreatif, tahap analisa, tahap pengembangan dan tahap penyajian. Sedangkan kriteria-kriteria yang dipakai untuk mengevaluasi komponen-komponen / sistem, meliputi aspek biaya, waktu pelaksanaan, kekuatan, efisiensi dan kemudahan pekerjaan.Berdasarkan hasil analisis Rekayasa Nilai pada proyek Perumahan Taman Sari Metropolitan Manado, didapatkan penghematan biaya pada 2 (dua) item pekerjaan yang ditinjau untuk 1 (satu) unit rumah tipe 155, yaitu untuk pekerjaan rangka atap diperoleh penghematan sebesar Rp. 4.347.000,00 atau 20.09 % dan penutup atap Rp. 5.250.019,00 atau 28.88 %. Sehingga total penghematan yang didapat dari penerapan Rekayasa Nilai sebesar 9.597.019,00 atau 2.23 % dari total biaya pembangunan.Kata kunci : rekayasa nilai, proyek perumahan, penghematan.
PENGELOLAAN RISIKO PADA PEKERJAAN PEMBANGUNAN JALAN TOL MANADO – BITUNG (Sta. 9+700 s/d Sta. 11+700) Rantung, Bares Toar; Dundu, Ariestides K. T.; Tarore, Huibert
JURNAL SIPIL STATIK Vol 6, No 5 (2018): JURNAL SIPIL STATIK
Publisher : JURNAL SIPIL STATIK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pelaksanaan Pembangunan Jalan Tol Manado – Bitung (Sta. 9+700 s/d Sta. 11+700) bertujuan untuk memperlancar lalu lintas yang menghubungkan dua kota yakni Manado dan Bitung di daerah Provinsi Sulawesi Utara. Pelaksanaan pembangunan jalan tol ini memiliki risiko-risiko yang perlu diperhatikan secara serius karena akan menghambat serta merugikan pihak pelaksana proyek baik dari segi biaya dan waktu. Oleh karena itu, perlu dilakukan identifikasi untuk mengetahui risiko-risiko apa saja yang mempengaruhi pelaksanaan pembangunan jalan tol tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi risiko yang dominan terjadi serta bagaimana cara mengelola risiko-risiko tersebut agar dapat meminimalkan hal-hal negatif yang mungkin terjadi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1). Risiko yang teridentifikasi adalah: tiga risiko politik, tiga risiko lingkungan, tiga risiko ekonomi, tiga risiko keuangan, tiga risiko alami, tiga risiko proyek, tiga risiko manusia, tiga risiko teknis, tiga risiko kriminal dan tiga risiko keselamatan. 2). Risiko dominan (major risk) yang didapat sebanyak enam belas, terdiri dari dua risiko yang tidak dapat diterima (unacceptable) dan empat belas risiko yang tidak diharapkan (undesirable). 3). Untuk mengurangi dampak negatif dari risiko-risiko yang termasuk dalam kategori risiko dominan (major risk) maka perlu dilakukan tindakan mitigasi risiko. Mitigasi risiko dilakukan agar dapat mengurangi risiko yang mempengaruhi terjadinya addendum kontrak akibat ketidak sesuaian biaya, mutu serta waktu, serta menghindari sanksi–sanksi denda keterlambatan dan pemutusan kontrak oleh pihak pemilik proyek kepada kontraktor pelaksana.  Kata kunci : risiko,identifikasi, risiko dominan, mitigasi risiko, dampak negatif. 
PENGENDALIAN WAKTU DAN BIAYA PADA TAHAP PELAKSANAAN PROYEK DENGAN MENGGUNAKAN METODE NILAI HASIL (Studi Kasus : Proyek Lanjutan Pembangunan Gedung PIP2B Kota Manado) Junaidi, .; Tarore, Huibert; Malingkas, Grace Y.; Walangitan, D. R. O.
JURNAL SIPIL STATIK Vol 1, No 1 (2012): JURNAL SIPIL STATIK
Publisher : JURNAL SIPIL STATIK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengendalian  dalam  proyek  konstruksi  pada  umumnya  menyangkut  tiga  aspek  utama,  yaitu, biaya,  waktu  dan  SDM.  Didalam  pelaksanaan  suatu  proyek  konstruksi,  perencanaan  dan pengendalian merupakan  fungsi  yang paling pokok didalam mewujudkan  keberhasilan proyek. Persoalan  yang  timbul  adalah  bagaimana  mencapai  pemecahan  optimum  dengan  kondisi sumber  daya  yang  serba  terbatas.  Bagaimana  menerapkan  suatu  metode  pada  proyek  untuk mengendalikan biaya dan waktu, serta mengendalikan pelaksanaan proyek konstruksi  terhadap terjadinya  penyimpangan,  dan  mengevaluasi  proyeksi  penyelesaian  terhadap  terjadinya penyimpangan pada proyek merupakan tujuan dari penelitian ini. Untuk  meningkatkan  efektivitas  dalam  memantau  dan  mengendalikan  proyek,  perlu  dipakai metode  yang  mengintegrasikan  jadwal  dan  biaya  sehingga  mengungkapkan  kinerja  kegiatan. Salah satu metode yang memenuhi tujuan ini adalah Konsep Nilai Hasil, Earned Value Concept, yang terdiri dari tiga indikator yaitu BCWS, BCWP, dan ACWP. Prosedur  penelitian  dimulai  dengan  melakukan  studi  kepustakaan,  pengambilan  data, melakukan  pengamatan  langsung  pada  proyek,  dan merangkum  hasil  pengumpulan  data-data yang ada.  Variansi  yang  ditekankan  disini  adalah  untuk  menyelidiki  penyimpangan  biaya  atau  jadwal pelaksanaan yang  telah direncanakan atau ditentukan.   Bila angka kinerja ditinjau  lebih lanjut maka  Angka  indeks  kinerja  kurang  dari  satu  (<1),  dan  (>1)  yang  berarti  makin  besar penyimpangannya dari perencanaan dasar atau anggaran, atau prestasi pelaksanaan pekerjaan sangat baik, perlu diadakan pengkajian apakah mungkin perencanaan tidak realistis. Konsep Nilai Hasil bisa diterapkan pada studi kasus  ini di dalam  tujuan pengendalian dimana berdasarkan analisis maka pengendalian yang dilakukan banyak terjadi penyimpangan dari sisi penjadwalan  pada  saat  pelaporan-pelaporannya.  Berdasarkan  nilai  ETC  dan  EAC  yang terhitung maka apabila kinerja tidak diperbaharui akan terjadi bergeseran. Kata Kunci : Metode Nilai Hasil, BCWS, BCWP, ACWP
KAJIAN PENERAPAN EARNED VALUE MANAGEMENT SYSTEM (EVMS) PADA KONTRAKTOR JASA KONSTRUKSI DI KOTA MANADO Pandeiroth, Yessy C. S.; Sompie, Bonny F.; Tarore, Huibert
JURNAL ILMIAH MEDIA ENGINEERING Vol 2, No 3 (2012): JURNAL ILMIAH MEDIA ENGINEERING
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Proyek Konstruksi memiliki karakteristik yang unik, melibatkan sejumlah sumber daya dan membutuhkan organisasi. Proses penyelesaiannya berpegang pada tiga kendala (triple constrain): spesifikasi, biaya, dan waktu. Keberhasilan suatu proyek memerlukan sistem manajemen yang baik untuk mengendalikan pelaksanaan proyek. Ada beberapa metode yang dikenal, antara lain metode pengelolaan proyek Earned Value yang mengintegrasikan biaya dan waktu. Penelitian dilakukan terhadap penerapan Earned Value Management System (EVMS) pada kontraktor jasa konstruksi di kota Manado. Penelitian menggunakan metode kuantitatif. Data diperoleh melalui survey dengan cara kuesioner, wawancara dan observasi. Responden dipilih dari perusahaan kontraktor jasa konstruksi yang termasuk Grade 2 sampai Grade 7. Data dianalisis dengan perhitungan statistik regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 57,14% perusahaan kontraktor jasa konstruksi di Kota Manado sudah menerapkan Konsep Earned Value, Namun hanya 32,14% yang telah menerapkan secara keseluruhan konsep ini. Aspek Perencanaan, Penjadwalan, dan Penganggaran memberikan pengaruh yang dominan terhadap tingkat penerapan Earned Value Management System (EVMS). Tingkat penerapan Earned Value Management System (EVMS) pada perusahan kontraktor besar memiliki nilai rerata 35,44%, perusahaan kontraktor menengah memiliki nilai rerata 22,64% dan perusahaan kontraktor kecil memiliki nilai rerata 29,06%. Sehingga dapat disimpulkan bahwa tingkat penerapan Earned Value Management System (EVMS) pada perusahaan kontraktor jasa konstruksi di kota Manado, memiliki nilai rerata 29,05%. Hal ini mengindikasikan bahwa EVMS masih belum optimal diterapkan oleh para kontraktor. Kata Kunci : Proyek Konstruksi, Metode Earned Value, EVMS, Kontraktor, Regresi Linear berganda
ANALISIS PENGARUH PERCEPATAN PEKERJAAN TERHADAP BIAYA DAN TENAGA KERJA PADA PEMBANGUNAN GEDUNG STUDI KASUS: KANTOR GEDUNG PELABUHAN MANADO Kalangi, Leonardo Armando; Tarore, Huibert; Mandagi, Robert J. M.
JURNAL ILMIAH MEDIA ENGINEERING Vol 8, No 2 (2018): JURNAL ILMIAH MEDIA ENGINEERING
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ANALISIS PENGARUH PERCEPATAN PEKERJAAN TERHADAP BIAYA DAN TENAGAKERJA PADA PEMBANGUNAN GEDUNG STUDI KASUS: KANTOR GEDUNG PELABUHANMANADO
KAJIAN PROPORSIONAL MODEL SUMBER DAYA PADA PROYEK KONSTRUKSI GEDUNG Mangare, Jantje Bernhard; Sompie, Bonny F.; Tarore, Huibert
JURNAL ILMIAH MEDIA ENGINEERING Vol 2, No 3 (2012): JURNAL ILMIAH MEDIA ENGINEERING
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Permasalahan dalam suatu proyek konstruksi bisa dihindarkan jika proporsi penggunaan sumber daya sudah tepat. Sumber daya proyek konstruksi adalah suatu kapasitas potensi yang dapat dimanfaatkan untuk kegiatan konstruksi, yang memerlukan sistem manajemen yang baik agar dapat memanfaatkannya secara optimal. Dalam penelitian ini dilakukan pemodelan untuk menentukan proporsi yang tepat sesuai dengan kebutuhan sumber daya, yang bertujuan mengidentifikasi, menganalisa, dan mencari beberapa variabel, serta hubungan antar variabel yang mempengaruhi ketepatan proporsi sumber daya material, manusia, dan peralatan dalam pelaksanaan suatu konstruksi di Manado dan sekitarnya. Hasil yang diperoleh dapat dijadikan acuan untuk estimasi proporsionalitas sumber daya terhadap X1 (nilai kontrak), X2 (durasi kegiatan), dan X3 (jumlah tingkat) dalam pembangunan struktur bangunan gedung di wilayah Manado untuk jenis bangunan bertingkat satu, dua, dan tiga. Kata Kunci : sumber daya, pemodelan, gedung, proporsional
ANALISIS RESIKO PROYEK PEMBANGUNAN DERMAGA STUDY KASUS DERMAGA PEHE DI KECAMATAN SIAU BARAT KABUPATEN KEPULAUAN SITARO Sukaarta, I Wayan; Sompie, Bonny F.; Tarore, Huibert
JURNAL ILMIAH MEDIA ENGINEERING Vol 2, No 4 (2012): JURNAL ILMIAH MEDIA ENGINEERING
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Proyek pekerjaan konstruksi Dermaga Pehe Kecamatan Siau Barat Kabupaten Kepulauan Sitaro merupakan proyek lanjutan pembangunan fasilitas pelabuhan laut ( tahap IV ) yang saat ini dalam tahap konstruksi. Data tanah yang sangat bervariasi, lokasi proyek yang berdekatan dengan gunung api Karangetan yang aktif, serta dermaga telah dioperasikan walaupun belum selesai, menyebabkan proyek ini berpotensi mempunyai resiko tinggi dalam masa konstruksinya. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan level resiko dan respon terhadap resiko yang berpotensi mempunyai resiko tinggi.Metode penelitian yang dilakukan meliputi identifikasi resiko dengan cara dokumen review, survey pendahuluan dan study literatur, sedangkan data penilaian probabilitas dan dampak resiko di peroleh dengan cara kuisioner. Penentuan level resiko dilakukan dengan metode probabiliy impact grid. Responden kuisioner adalah pelaksana pekerjaan proyek Dermaga Pehe. Respon terhadap resiko dilakukan dua macam tindakan manajemen resiko yaitu mencegah dan memperbaiki. Tindakan mencegah digunakan untuk mengurangi, menghindari, atau mentransferresiko pada tahap awal proyek konstruksi. Sedangkan tindakan memperbaiki adalah untuk mengurangi efek-efek ketika resiko terjadi atau ketika resiko harus diambil.Hasil akhir penelitian menunjukkan terdapat 6 hal yang mempunyai level resiko tinggi yang perlu mendapatkan perhatian yaitu (1) cuaca ekstrim (hujan lebat, arus kuat, angin kencang, petir), (2) penyelesaian pekerjaan (sub kontraktor) tidak tepat waktu, (3) denda akibat keterlambatan, (4) Terjadi kenaikan harga besi, ( 5 ) Terjadi kenaikan harga pasir beton ( 6 ) Terjadi kenaikan harga semen. Respon resiko yang terbanyak adalah dengan cara mengurangi resiko mitigasi dan sebagian memindahkan resiko transference kepada pihak lain.Kata kunci: Dermaga, tahap konstruksi, level resiko, mitigasi, respon
ANALISIS RESIKO PADA EVALUASI PENAWARAN PENYEDIA JASA PEKERJAAN KONSTRUKSI Suatan, Mosedayan; Sompie, Bonny F.; Tarore, Huibert
JURNAL ILMIAH MEDIA ENGINEERING Vol 2, No 3 (2012): JURNAL ILMIAH MEDIA ENGINEERING
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Viewed from the owner side, service provider selection process of the construction tender has a considerable impact on overall project costs. Until now the general principles used in the selection of the selection of goods / services are based on technical evaluation and the evaluation of the offer price of everything is based on an evaluation of the knockout, the method is commonly called the lowest bid. The purpose of this study is to determine the factors and sources of any risks that affect the evaluation services offer the construction work at the Department of Transportation, Telecommunications and Informatics of North Sulawesi Province.Object of research conducted at the Department of Transportation, Telecommunications and Informatics of North Sulawesi Province. The process of collecting data by survey techniques, interviews and filling in a questionnaire that further analysis using the Analytical Hierarchy Process (AHP).The results of this analysis is obtained weighting the risk factors and the weight of the sources of risk that need to be considered in bid evaluation process of construction services in the Transport Department of Telecommunications and Informatics of North Sulawesi Province. Knockout method or so-called lowest bit which made the offering price as a major category in this study became the second most important after the categories of financial capability.From this study it can be concluded that the lowest bid price (lowest bid) should not be a major criterion in the evaluation of offers construction services. Suggestions can be submitted which required a change in the concept of the tender evaluation criteria of low-price contracting became a best-value contracting criteria where other criteria along with price and technical form values to consider.Keywords: evaluation, procurement, construction, lowest-bid, best value, AHP
ANALISIS KINERJA KONSULTAN PENGAWAS PADA PROYEK JALAN DAN JEMBATAN DI SULAWESI UTARA Tomigolung, Fergita; Sumajouw, Marthin D. J.; Tarore, Huibert
JURNAL ILMIAH MEDIA ENGINEERING Vol 3, No 2 (2013): JURNAL ILMIAH MEDIA ENGINEERING
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Jalan merupakan prasarana infrastruktur dasar yang dibutuhkan manusia untuk dapat melakukan pergerakan dari suatu lokasi ke lokasi lainnya dalam rangka pemenuhan kebutuhan. Di Indonesia, penyelenggaraan jalan terbagi atas tiga kewenangan yaitu pemerintah pusat yang berwenang dalam penyelenggaraan jalan nasional dan jalan tol, pemerintah daerah provinsi yang berwenang dalam penyelenggaraan jalan provinsi dan pemerintah daerah kabupaten/kota yang berwenang dalam penyelenggaraan jalan kabupaten/kota. Menurut Peraturan Menteri Pekerjaan Umum No: 08/PRT/M/2011 tentang Pembagian Subklasifikasi dan Subkualifikasi Usaha Jasa Konstruksi, Pengawas konstruksi adalah penyedia jasa orang perseorangan atau badan usaha yang dinyatakan ahli yang profesional di bidang pengawasan jasa konstruksi yang mampu melaksanakan pekerjaan pengawasan konstruksi sampai selesai dan diserahterimakan.Penelitian ini bertujuan :1) Mengidentifikasi faktor-faktor pengawasan yang berpengaruh terhadap kinerja konsultan pengawas; dan 2) Mengetahui seberapa besar pengaruh faktor pengawasan terhadap kinerja konsultan pengawas. Metode analisis yang dipergunakan adalah analisa regresi berganda. Jumlah sampel yang ada adalah 33 konsultan pengawas proyek jalan dan jembatan di Provinsi Sulawesi Utara.Kesimpulan yang diperoleh adalah: 1) Keenam aspek tersebut memberikan pengaruh secara umum terhadap peningkatan atau penurunan Kinerja Konsultan Pengawas proyek jalan dan jembatan di Provinsi Sulawesi Utara; Aspek Mutu, Aspek Biaya, Aspek Kualifikasi Personil dan Aspek Pelaporan memberikan pengaruh signifikan secara khusus terhadap peningkatan atau penurunan Kinerja Konsultan Pengawas proyek jalan dan jembatan di Provinsi Sulawesi Utara; dan Aspek Kuantitas dan Aspek Waktu tidak memberikan pengaruh signifikan secara khusus terhadap faktor yang sama; dan 3) Formula dari penelitian ini adalah Y = 0,165 + 2,097X1 + 0,339X2 - 4,217X3 + 0,786X4 + 1,125X5 + 0,859X6.Pimpinan dan pegawai yang ada di Provinsi Sulawesi Utara harus memperhatikan peran penting dari keenam faktor tersebut dan faktor-faktor lainnya terhadap terhadap peningkatan atau penurunan Kinerja Konsultan Pengawas untuk setiap proyek jalan dan jembatan di Provinsi Sulawesi Utara, dalam rangka menjamin pembangunan daerah ke depan.Kata kunci: mutu, kuantitas, waktu, biaya, pelaporan, Kinerja Konsultan Pengawas
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI EFEKTIVITAS PENERAPAN SISTEM MANAJEMEN MUTU ISO 9001 : 2008 PADA PERUSAHAAN KONTRAKTOR DI KOTA MANADO Pangemanan, Daisy Debora Grace; Tarore, Huibert
JURNAL ILMIAH MEDIA ENGINEERING Vol 3, No 1 (2013): JURNAL ILMIAH MEDIA ENGINEERING
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ISO 9001 merupakan standar internasional tentang sistem manajemen mutu, sistem ini telah terbukti sebagai sebuah sistem yang secara efektif dan efisien dapat menjaga dan meningkatkan mutu sebuah organisasi. Selain itu, kontraktor akan memperoleh manfaat peningkatan mutu setelah mengimplementasikan ISO 9001 juga memperoleh kemudahan untuk kegiatan pemasaran. Berdasarkan pengamatan, efektivitas penerapan Sistem Manajemen Mutu ISO 9001 : 2008 pada perusahaan Kontraktor di Kota Manado nampaknya mengalami hambatan yang disebabkan oleh masih agak kaku cara kepemimpinan dalam sebuah perusahaan sehingga kurangnya komunikasi antara pimpinan dam karyawan, situasi kerja yang kurang nyaman, budaya kerja yang terkesan lambat untuk dikembangkan. Keadaan ini tentunya dapat mempengaruhi efektivitas penerapan Sistem Manajemen Mutu ISO 9001 : 2008 pada perusahaan Kontraktor lokal di Kota Manado.Penelitian ini menggunakan metode survei pada Perusahaan-perusahaan Kontraktor di Kota Manado, yang telah menerapkan Sistem Manajemen Mutu ISO 9001 : 2008. Data yang digunakan dalam penelitian ini ialah data primer yang diperoleh melalui penyebaran kuesioner kepada 40 responden karyawan di 8 perusahaan Kontraktor di Kota Manado. Untuk menguji hipotesis digunakan analisis regresi berganda, dengan menggunakan software program SPSS 19.Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kepemimpinan, kesadaran mutu, kompetensi sumber daya manusia, komitmen manajemen, tanggung jawab manajemen, iklim kerja, evaluasi berkesinambungan, budaya organisasi secara bersama-sama berpengaruh positif terhadap efektivitas penerapan ISO 9001 : 2008 pada perusahaan kontraktor di kota Manado. Perhatian secara bersama-sama pada variabel-variabel dimaksud akan berdampak pada meningkatnya efektivitas penerapan ISO 9001 : 2008 pada perusahaan kontraktor di kota Manado.Kata Kunci : Sistem manajemen mutu, ISO 9001: 2008, Efektivitas