Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

THE THE DIFFERENCES GIVING OF ENDORPHINE MASSAGE TOWARDS REDUCTION OF LABOR PAIN 1 ACTIVE PHASE IN PMB TIAS SUSIANAH, S.TR. KEB NORTH LAMPUNG IN 2020: THE DIFFERENCES GIVING OF ENDORPHINE MASSAGE TOWARDS REDUCTION OF LABOR PAIN 1 ACTIVE PHASE Febrianti; Iis Tri Utami; Rini Wahyuni; Wiwi Febriani
Jurnal Maternitas Aisyah (JAMAN AISYAH) Vol. 2 No. 1 (2021): Jurnal Maternitas Aisyah (JAMAN AISYAH)
Publisher : Universitas Aisyah Pringsewu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (479.073 KB)

Abstract

Labor that lasts without pain or mild pain is only 15%, 35% of labor is accompanied by moderate pain, 30% of labor is accompanied by severe pain and 20% of labor is accompanied by very severe pain. The impact of unresolved pain is not only painful for the mother but also for the fetus. Endorphine massage is a mild touch method that is used to manage pain. The purpose of this study was to determine the differences giving of the Endorphine massage technique on the reduction of labor pain in the active phase I at PMB Tias Susianah, S.Tr. Keb Lampung Utara in 2020 This type of research is an experiment with a static group comparison design, the population is all mothers undergoing labor in PMB Tias Susianah, S.Tr. Keb. The sampling technique used in this study was quota sampling, with a total sample of 30 respondents. The analysis used is the T test (independent sample t-test). The results obtained an average pain scale in maternity women treated with endorphine massage 5,467 with a minimum pain scale of 4 and a maximum of 8. The average pain scale in pregnant women who were not treated with endorphine massage 6.8 with a minimum pain scale of 5 and maximum 9. There is an differences giving of endorphine massage on the reduction of labor pain in the active phase in PMB Tias Susianah, S.Tr. Keb Lampung Utara in 2020 (P-value = 0.003 (p-value <α (0.05)). The endorphine massage technique is a good alternative to reduce labor pain. Therefore, it is suggested to have a training for health workers.
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN KEKURANGAN ENERGI KRONIK (KEK) PADA IBU HAMIL DI WILAYAH KERJA UPTD PUSKESMAS PRINGSEWU TAHUN 2020 Rini Wahyuni; Siti Rohani; Yetty Dwi Fara
Jurnal Maternitas Aisyah (JAMAN AISYAH) Vol. 2 No. 1 (2021): Jurnal Maternitas Aisyah (JAMAN AISYAH)
Publisher : Universitas Aisyah Pringsewu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (493.015 KB)

Abstract

Kekurangan Energi Kronik (KEK) ibu hamil dapat mempengaruhi proses pertumbuhan janin. Data Dinas Kesehatan Lampung (2016), kejadian KEK pada wanita hamil sebesar10,9%, sedangkan di Kabupaten Pringsewu sebesar 14,1%. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian kekurangan energi kronik (KEK) pada ibu hamil di UPTD Puskesmas Pringsewu tahun 2020. Desain yang digunakan adalah kuantitaif dengan pendekatan crossectional. Sebanyak 207 sampel ibu hamil di wilayah kerja Puskesmas Pringsewu . Teknik pengambilan sampel dengan Accidental Sampling. Pengumpulan data menggunakan kuesioner pada sampel. Analisis yang digunakan pada penelitian ini adalah univariat dengan distribusi frekuensi, bivariate dengan chi square. Hasil penelitian didapatkan ibu hamil yang mengalami KEK sebanyak 14%, sebagian besar ibu hamil berada pada usia yang berisiko 56%, sebanyak 60,4% ibu hamil dalam kehamilan primipara, sebagian besar ibu hamil memiliki pendapat >UMR (Rp 2,432,001) (43%). Hasil uji statistic ada hubungan antara usia dengan kejadian kekurangan energy kronik (pvalue=0,001). Adanya hubungan antara paritas dengan kejadian kekurangan energy kronik pada ibu hamil (pvalue=0,000). Adanya hubungan antara tingkat pendapatan dengan kejadian kekurangan energy kronik pada ibu hamil (pvalue=0,002). Berdasarkan hal tersebut maka, diperlukan pendekatan dari tenaga kesehatan untuk memberikan konseling tentang usia, paritas, dan social ekonomi yang berhubungan dengan KEK pada ibu hamil.
PENGARUH PROMOSI KESEHATAN TENTANG MKJP TERHADAP PENINGKATAN PENGETAHUAN BIDAN TAHUN 2021 Siti Rohani; Rini Wahyuni; Desi Kumalasari
Jurnal Maternitas Aisyah (JAMAN AISYAH) Vol. 2 No. 2 (2021): Jurnal Maternitas Aisyah (JAMAN AISYAH)
Publisher : Universitas Aisyah Pringsewu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (159.538 KB)

Abstract

Salah satu tenaga kesehatan yang berperan penting dalam melayani masyarakat adalah bidan. Bidan berperan penting dalam Kesehatan KIA dan kesehatan masyarakat. Pengembangan berbagai strategi untuk meningkatkan pengetahuan dan pelayanan MKJP yaitu dengan memebrikan layanan prmosi dan konseling kesehatan. Jumlah peserta KB baru menurut World Health Organization (WHO) sejak pada tahun 2017 sebanyak 533.067 ribu juta orang, peserta KB baru lebih banyak yang memilih Metode Kontrasepsi Jangka Pendek (Non MKJP) yaitu sebesar 81,83%. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh promosi kesehatan tentang MKJP terhadap peningkatan pengetahuan bidan tahun 2021. Desain yang digunakan adalah kuantitaif dengan pendekatan crossectional. Sampel 24 bidan yang ada di puskesmas Way Nipah Kabupaten Tanggamus. Teknik pengambilan sampel dengan Total Sampling. Pengumpulan data menggunakan cara pendekatan observasi atau pengumpulan data sekaligus pada suatu saat (point time approach). Analisis yang digunakan pada penelitian ini adalah univariat dengan distribusi frekuensi, bivariate dengan chi square. Hasil penelitian didapatkan sebagian besar responden mempunyai usia reproduksi sehat (20-35 tahun) yaitu (62,5%), dan sebagian besar responden pendidikan D 3 yang berjumlah 17 responden (70,8%). Hasil uji statistik ada pengaruh promosi kesehatan tentang MKJP terdapa peningkatan pengethuan bidan (pvalue=0,000). Berdasarkan hal tersebut maka, perlunya peningkatan komunikasi dan penyediaan informasi dari tatanan pelayanan puskesmas dan memberikan pelatihan kepada bidan sehingga dapat meningkatkan pengetahuan bidan serta dapat memberikan keterampilan bidan dalam pemasangan MKJP.
PENGARUH MUROTTAL SURAT MARYAM TERHADAP TINGKAT KECEMASAN PADA IBU BERSALIN KALA 1 FASE AKTIF Nur Kholidahzia; Iis Tri Utami; Nur Alfi Fauziah; Rini Wahyuni
Jurnal Maternitas Aisyah (JAMAN AISYAH) Vol. 2 No. 3 (2021): Jurnal Maternitas Aisyah (JAMAN AISYAH)
Publisher : Universitas Aisyah Pringsewu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (150.07 KB)

Abstract

Persalinan merupakan proses fisiologis atau proses pengeluaran hasil konsepsi yang dapat hidup dari dalam uterus ke dunia luar, sehingga memungkinkan ibu untuk dapat melahirkan janinnya melalui jalan lahir. Salah satu penyebab persalinan tidak lancar adalah perasaan cemas. Prevalensi kecemasan pada ibu bersalin terdapat 12 (19%) ibu cemas berat, 35 (55,6%) ibu cemas sedang, dan 16 (25,4%) ibu cemas ringan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh murottal surat maryam terhadap tingkat kecemasan pada ibu bersalin kala 1 fase aktif di PMB Erma Yunita Kecamatan Tanjung Raja Kabupaten Lampung Utara tahun 2021. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif yaitu dengan rancangan pre experiment dan desain penelitian one group pretest and posttest design. Populasi dalam penelitian ini adalah rata-rata ibu bersalin setiap bulan di PMB Erma Yunita yang berjumlah 21 orang dengan sampel 16 orang. Teknik sampling yang digunakan adalah purposive sampling. Analisis data menggunakan paired sample t-test. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dari 15 ibu bersalin sebelum dilakukan terapi murottal didapatkan skor rata-rata kecemasan adalah 16,50 dan setelah dilakukan terapi murottal rata-rata skor kecemasan menurun menjadi 10,81. Hasil paired sample t-test didapatkan p value 0,000 < 0,05 artinya ada pengaruh murottal surat maryam terhadap tingkat kecemasan pada ibu bersalin kala 1 fase aktif di PMB Erma Yunita Kecamatan Tanjung Raja Kabupaten Lampung Utara tahun 2021. Saran ibu bersalin dapat menjadikan terapi murottal sebagai cara untuk mengurangi tingkat kecemasan sehingga proses persalinan berlangsung nyaman dan lancar.
STUDI KASUS ASUHAN KEBIDANAN KOMPREHENSIF PADA NY. J DI BIDAN PRAKTEK MANDIRI SEPTI ARYANI Amd.Keb DI KECAMATAN PAGELARAN KABUPATEN PRINGSEWU LAMPUNG Bherta Lusyana; Rini Wahyuni; Siti Rohani; Psiari Kusuma Wardani
Jurnal Maternitas Aisyah (JAMAN AISYAH) Vol. 3 No. 3 (2022): Jurnal Maternitas Aisyah (JAMAN AISYAH)
Publisher : Universitas Aisyah Pringsewu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30604/jaman.v3i3.728

Abstract

Angka kematian ibu (AKI) di Indonesia mencapai 15 per 1.000 kelahiran hidup dan angka kematian bayi (AKB) mencapai 24 per 1.000 kelahiran ibu. (Kemenkes, 2018). Laporan Tugas Akhir ini bertujuan untuk memberikan Asuhan kebidanan secara komprehensif pada ibu Hamil sampai dengan Keluarga Berencana dengan metode pendekatan manajemen kebidanan Laporan Tugas Akhir ini dalam bentuk studi kasus dengan menggunakan pendokumentasian metode SOAP. Study kasus ini adalah Ny.J dari trimester III, bersalin, nifas, bayi baru lahir, hingga ibu dapat memutuskan metode KB. Dalam pengumpulan data, dilakukan dengan menggunakan anamnesa, pemeriksaan fisik, kasus diolah dan dianalisis. Hasil dari study kasus diperoleh bahwa asuhan yang diberikan fokus pada faktor resiko tinggi kehamilan. Dilakukan asuhan masa nifas sebanyak 4 kali kunjungan,didapatkan hasil ibu dalam keadaan nifas fisiologis dan ibu sudah memutuskan metode kontrasepsi alami yaitu KB suntik 3 bulan. Pada masa nifas ini tidak terdapat kesenjangan antara teori dan praktik. Pada penanganan bayi baru lahir tidak ditemukan kesenjangan, keadaan bayi baru lahir fisiologis. Saran bagi Ny. J Meningkatkan kualitas pada Ny. J untuk selalu memeriksakan keadaan kehamilannya secara teratur agar dapat terdeteksi secara dini jika ada komplikasi.
SENAM PILATES PADA IBU HAMIL DI PMB NURSYAMSIAH.,SST DESA TANJUNG ANOM KECAMATAN AMBARAWA KABUPATEN PRINGSEWU Siti Rohani; Rini Wahyuni; Yona Desni Sagita
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Ungu( ABDI KE UNGU) Vol. 4 No. 3 (2022): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Ungu ( ABDI KE UNGU)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Aisyah Pringsewu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30604/abdi.v4i3.755

Abstract

Kehamilan adalah suatu proses yang terjadi karena perpaduan antara sel telur dan sel sperma sehingga terjadi konsepsi hingga lahirmya janin, hamil normal berlangsung selama 280 hari atau 40 minggu. Masa hamil dibagi menjadi 3 trimester, dimana trimester pertama dimulai dari 0 minggu sampai 12 minggu, trimester kedua dimulai dari minggu ke 12-28, dan trimester ketiga dimulai dari minggu ke 28-38 atau 42 minggu. Data yang diperoleh dari Riskesdas pada tahun 2018 menunjukkan bahwa ibu hamil yang melakukan kunjungan hamil sebanyak 74,1% di Lampung dan bagian fasilitas kesehatan tempat rujukan pertamam saat mengalami komplikasi kehamilan 7,7% di puskesmas. Berdasarkan hasil literature review yang dilakukan oleh Laras et al (2022), senam pilates dapat membantu menurunkan skala nyeri punggung bawah pada ibu hamil trimester III. Metode pada pengabidan masyarakat ini yaitu memberikan penyuluhan dan mengajarkan senam pilates dengan mengumpulkan ibu hamil di PMB Nursyamsiah.,SST Desa Tanjung Anom Kecamatan Ambarawa Kecamatan Pringsewu dengan metode ceramah dengan materi Senam Pilates dan Meperagakannya dengan pemberian leaflet dan menayangkan vidio.
PENYULUHAN PENTINGNYA CUCI TANGAN PAKAI SABUN (CTPS) DALAM RANGKA MEMPERINGATI GLOBAL HANDWASHING DAY DI SEKOLAH DASAR CITRA BANGSA SCHOOL KECAMATAN GADINGREJO KABUPATEN PRINGSEWU TAHUN 2022 Juwita Desri Ayu; Mareza Yolanda Umar; Desi Kumalasari; Linda Puspita; Siti Rohani; Rini Wahyuni; Psiari Kusuma Wardani; Ratu Rolia Octaviana HS; Sania Nasta Kuraini; Saefinaqia; Vevi Indriani; Umi Agustina; Nur Widia; Mela Sherlina Putri
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Ungu( ABDI KE UNGU) Vol. 4 No. 3 (2022): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Ungu ( ABDI KE UNGU)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Aisyah Pringsewu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30604/abdi.v4i3.762

Abstract

World Health Organization (WHO) menyatakan bahwa sebanyak 829.000 orang meninggal setiap tahun akibat menderita penyakit diare; air minum, sanitasi serta kebersihan tangan yang tidak aman (WHO, 2019). Penyakit Diare merupakan penyakit endemis potensial Kejadian Luar Biasa (KLB) yang sering disertai dengan kematian di Indonesia (Kemenkes, 2020). Salah satu upaya yang diselenggarakan oleh pemerintah guna mengembangkan standar kualitas masyarakat adalah dengan sistem PHBS (Perilaku Hidup Bersih Dan Sehat), salah satunya dengan penerapan Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS). Tujuan program pengabdian masyarakat ini adalah untuk memberikan pendidikan serta pengetahuan tentang pentingnya CTPS yang dapat membantu siswa-siswi Sekolah Dasar (SD) dalam mengoptimalkan derajat kesehatan di masa anak-anak dan mencegah penyakit yang dapat timbul apabila tidak mencuci tangan. Program pengabdian masyarakat ini dilaksanakan bersamaan dengan peringatan Global Handwashing Day di Sekolah Dasar Citra Bangsa School secara tatap muka (face-to-face), kemudian peserta diberikan penyuluhan tentang pentingnya Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS), penerapan proyek kerja (menggambar dengan tema “Pentingnya CTPS”), dan diakhiri dengan penerapan metode learning by doing (belajar sembari praktik CTPS secara langsung). Program pengabdian masyarakat ini dilaksanakan oleh para dosen dan mahasiswa Program Studi D III Kebidanan, Fakultas Kesehatan, Universitas Aisyah Pringsewu dan dihadiri oleh mitra kegiatan pengabdian masyarakat yaitu pihak Sekolah Dasar Citra Bangsa School (sebanyak 115 orang yang terdiri dari 65 siswa-siswi Upper Grade Class dan 50 siswa-siswa Lower Grade Class, serta didampingi oleh 10 Home Room Teacher/ HRT). Berdasarkan hasil pengkajian dan observasi, ditemukan peningkatan pengetahuan dan kesadaran siswa-siswi Sekolah Dasar Citra Bangsa School tentang arti pentingnya Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS).
Correlation between mother's knowledge about fe tablets with the incidence of anemia in pregnant women at IMP Nursyamsiah, S.ST in 2022 Rini Wahyuni; Siti Rohani
Jurnal Aisyah : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol 8, No S1: Supplement
Publisher : Universitas Aisyah Pringsewu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (592.1 KB) | DOI: 10.30604/jika.v8iS1.1719

Abstract

The mother's understanding of FE tablets might have an impact on anemia. Pregnant women's knowledge should increase as a result of the counseling procedure. The research objective was to determine the correlation between the level of knowledge of pregnant women about FE tablets and the incidence of anemia in pregnant women at IMP Nursyamsiah S.ST. This research was conducted because there are still many pregnant women who experience anemia, which is as much as 33%. Cross-sectional quantitative research methodology was applied in this study. All 50 pregnant women in their third trimester at IMP Nursyamsiah S.ST in January 2022 comprised the study's population. Analysis of the data used the chi-square test. This study showed that the number of pregnant women with anemia in IMP was 16 pregnant women (32%), the number of pregnant women with a lack of knowledge was 16 pregnant women (32%). There is a significant correlation between the level of knowledge of pregnant women and the incidence of anemia at the Bakung Public Health Center in Teluk Betung District in 2021 with a P-Value = 0.000. As a suggestion, health workers can increase counseling for pregnant women and increase public understanding, especially for pregnant women, of the importance of Fe tablets in preventing anemia in pregnancy. Abstrak: Salah satu yang dapat mempengaruhi Anemia adalah pengetahuan ibu tentang tablet FE . Adanya proses penyuluhan diharapakan dapat meningkatkan pengetahuan ibu hamil.  Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan ibu hamil tentang tablet FE dengan kejadian anemia ibu hamil di PMB Nursyamsiah S.ST. Peneliatian ini dilakukan karena masih banyak ibu hamil mengalami Anemia yaitu sebanyak 33%. Desain yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu hamil trimester III di PMB Nursyamsiah S.ST pada bulan Januari tahun 2022 yang berjumlah 50 orang. Analisa data yang digunakan menggunakan uji chi square. Hasil penelitian ini didapatkan jumlah ibu hamil dengan anemia di PMB sebanyak 16 ibu hamil (32%), jumlah ibu hamil dengan tingkat pengetahuan kurang sebanyak 16 ibu hamil (32% ). Ada hubungan yang bermakna antara tingkat pengetahuan ibu hamil dengan kejadian anemia di Puskesmas Bakung Kecamatan Teluk Betung tahun 2021 dengan P-Value = 0,000 Meningkatkan penyuluhan kepada ibu hamil guna meningkatkan pemahaman masyarakat khususnya ibu hamil akan pentingnya tablet Fe dalam mencegah anemia pada kehamilan.
The effect of health education on knowledge of pregnant women about the danger signs of third-trimester pregnancy at IMP Nursyamsiah, SST in 2022 Siti Rohani; Rini Wahyuni
Jurnal Aisyah : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol 8, No S1: Supplement
Publisher : Universitas Aisyah Pringsewu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (605.252 KB) | DOI: 10.30604/jika.v8iS1.1614

Abstract

One of the things that influence knowledge is education. With the educational process, it is hoped that there will be changes in knowledge, attitudes, and skills. The purpose of this study was to determine the effect of health education on the level of knowledge of pregnant women about the danger signs of third-trimester pregnancy at the Nursyamsiah, S.ST Independent Midwifery Practice (IMP). This research was conducted because many pregnant women still do not know about the danger signs of third-trimester pregnancy, namely as much as 51%. The design used in this research was quantitative with a pre-experimental design, using one group pretest-posttest design approach without a control group. The technique used was an accidental sampling technique. It utilized 28 third-trimester pregnant women as the sample. The data analysis used was univariate and bivariate using the Wilcoxon test. The results of this study were an increase in knowledge about the danger signs of pregnancy in the third trimester from the poor category by 13 respondents (47%). After being given health education, there was an increase where almost all knowledge of third-trimester pregnant women was in a good category by 22 respondents (79%) and sufficient knowledge of as many as 6 respondents (21%). The results of bivariate analysis using the Wilcoxon test obtained a p-value = 0.000 where the p-value was less than 0.05 so that it can be concluded that statistically, health education about the dangerous signs of pregnancy affects increasing the knowledge of third-trimester pregnant women at IMPNursyamsiah., SST. This study’s findings indicate an improvement in third-trimester pregnancy danger signs knowledge from before to after receiving health education. Pregnant women are advised to attend classes specifically for them, and healthcare providers should take a more active role in spreading awareness of health issues. Abstrak: Salah satu yang berpengaruh pada pengetahuan adalah pendidikan. Adanya proses pendidikan diharapkan akan terjadi perubahan pengetahuan, sikap dan keterampilan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh pendidikan kesehatan terhadap tingkat pengetahuan ibu hamil tentang tanda bahaya kehamilan trimester III di Praktik Mandiri Bidan (PMB) Nursyamsiah SST. Penelitian ini dilakukan karena masih banyak ibu hamil yang belum mengetahui tentang tanda bahaya kehamilan trimester III yaitu sebanyak 51%. Desain yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif dengan desain Pra Eksperimental, menggunakan pendekatan one group pre test - post test design  tanpa kelompok kontrol. Sampel yang digunakan sebanyak 28 orang ibu hamil trimester III, menggunakan teknik accidental sampling. Analisis data yang digunakan yaitu univariat dan bivariat yang menggunakan uji Wilcoxon. Hasil penelitian ini adanya peningkatan pengetahuan tentang tandabahaya kehamilan trimester III dari kategori kurang sebanyak 13 responden (47%), dan setelah diberikan pendidikan kesehatan terjadi peningkatan dimana hamper seluruh pengetahuan ibu hamil trimester III kategori baik sebanyak 22 responden (79%) dan pengetahuan cukup sebanyak 6 responden (21%). Hasil analisis bivariat menggunakan uji Wilcoxon didapat nilai p value = 0,000 dimana nilai p value kurang dari 0,05 sehingga dapat disimpulkan bahwa secara statistic pendidikan kesehatan tentang tanda bahaya kehamilan berpengaruh terhadap peningkatan pengetahuan ibu hamil trimester III di PMB Nursyamsiah.,SST. Kesimpulan dari penelitian ini yaitu ada peningkatan pengetahuan tentang tanda bahaya kehamilan trimester III dari sebelum ke sesudah diberikan pendidikan kesehatan. Saran untuk ibu hamil diharapkan agar selalu mengikuti kelas ibu.
STUDI KASUS ASUHAN KEBIDANAN KOMPREHENSIF PADA NY T DI PRAKTIK MANDIRI BIDAN ERIKA SEPTI WAHYUNINGRUM S,ST. KECAMATAN AMBARAWA KABUPATEN PRINGSEWU TAHUN AJARAN 2021 Amelia Pradista; Rini Wahyuni; Psiari Kusuma Wardani; Linda Puspita
Jurnal Maternitas Aisyah (JAMAN AISYAH) Vol. 4 No. 1 (2023): Jurnal Maternitas Aisyah (JAMAN AISYAH)
Publisher : Universitas Aisyah Pringsewu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30604/jaman.v4i1.697

Abstract

Faktor resiko tinggi pada kehamilan merupakan keaadan kehamilan yang menyimpang dari keadaan normal. Salah satu faktor terjadinya resiko tinggi adalah usia hamil tua (>35 tahun). Tujuan asuhan kebidanan secara komprehensif pada ibu hamil, persalinan, nifas, bayi baru lahir, dan KB dengan menggunakan pendekatan manajemen kebidanan pada Ny.M di PMB Lely Rahmawati, S.ST Desa Waluyojati, Kecamatan Pringsewu, Kabupaten Pringsewu tahun 2022. Metode yang digunakan pada Laporan Tugas Akhir yaitu Observasional Deskriptif. Subjek pada laporan kasus ini adalah Ny.M umur 44 tahun, dari mulai hamil trimester III, bersalin, nifas, dan KB serta Bayi Ny.M. Waktu studi kasus ini dilakukan pada bulan April sampai dengan bulan Juni 2022. Dan tempat studi dilakukan di PMB Lely Rahmawati, S.ST dan kediaman Ny.M Kecamatan Pringsewu Kabupaten Pringsewu. Hasil dari study kasus ini didapat pada ANC Ny.M ada kesenjangan yaitu pemeriksaan kehamilan sebanyak 8 kali, 1 kali pada trimester 1 di PMB, 3 kali pada trimester 2 di PMB dan dokter, dan 4 kali pada trimester 3 di PMB dan dokter. Dimana seharusnya pemeriksaan oleh dokter minimal 2 kali pada trimester 1 dan 3. Dan hasil akhir kehamilan adalah ibu hamil resiko tinggi yaitu kehamilan umur 44 tahun dan grande multigravida. Pada INC, PNC, BBL dan KB juga ada kesenjangan antara teori dan praktik. Pada saat KB ibu memilih KB Suntik 3 Bulan. Saran bagi Ny.M untuk tidak hamil lagi karena usia ibu sudah 44 tahun dan sudah termasuk faktor resiko tinggi pada kehamilan dan Ny.M disarankan menggunakan KB jenis AKDR/IUD atau KB jenis Steril.Faktor resiko tinggi pada kehamilan merupakan keaadan kehamilan yang menyimpang dari keadaan normal. Salah satu faktor terjadinya resiko tinggi adalah usia hamil tua (>35 tahun). Tujuan asuhan kebidanan secara komprehensif pada ibu hamil, persalinan, nifas, bayi baru lahir, dan KB dengan menggunakan pendekatan manajemen kebidanan pada Ny.M di PMB Lely Rahmawati, S.ST Desa Waluyojati, Kecamatan Pringsewu, Kabupaten Pringsewu tahun 2022.Metode yang digunakan pada Laporan Tugas Akhir yaitu Observasional Deskriptif. Subjek pada laporan kasus ini adalah Ny.M umur 44 tahun, dari mulai hamil trimester III, bersalin, nifas, dan KB serta Bayi Ny.M. Waktu studi kasus ini dilakukan pada bulan April sampai dengan bulan Juni 2022. Dan tempat studi dilakukan di PMB Lely Rahmawati, S.ST dan kediaman Ny.M Kecamatan Pringsewu Kabupaten Pringsewu. Hasil dari study kasus ini didapat pada ANC Ny.M ada kesenjangan yaitu pemeriksaan kehamilan sebanyak 8 kali, 1 kali pada trimester 1 di PMB, 3 kali pada trimester 2 di PMB dan dokter, dan 4 kali pada trimester 3 di PMB dan dokter. Dimana seharusnya pemeriksaan oleh dokter minimal 2 kali pada trimester 1 dan 3. Dan hasil akhir kehamilan adalah ibu hamil resiko tinggi yaitu kehamilan umur 44 tahun dan grande multigravida. Pada INC, PNC, BBL dan KB juga ada kesenjangan antara teori dan praktik. Pada saat KB ibu memilih KB Suntik 3 Bulan. Saran bagi Ny.M untuk tidak hamil lagi karena usia ibu sudah 44 tahun dan sudah termasuk faktor resiko tinggi pada kehamilan dan Ny.M disarankan menggunakan KB jenis AKDR/IUD atau KB jenis Steril.