Claim Missing Document
Check
Articles

Found 29 Documents
Search

STUDI KASUS ASUHAN KEBIDANAN KOMPREHENSIF PADA NY.R DI PRAKTIK MANDIRI BIDAN WIJI LESTARI,S.ST KECAMATAN SUKOHARJO KABUPATEN PRINGSEWU Dewi Fortuna Dewi; Psiari Kusuma Wardani; Linda Puspita; Siti Rohani
Jurnal Maternitas Aisyah (JAMAN AISYAH) Vol. 4 No. 1 (2023): Jurnal Maternitas Aisyah (JAMAN AISYAH)
Publisher : Universitas Aisyah Pringsewu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30604/jaman.v4i1.710

Abstract

Angka Kematian Ibu (AKI) di Kabupaten Pringsewu pada tahun 2018 berjumlah 6 kasus atau dengan Angka Kematian Ibu (AKI) sebesar 92 per 100.000 Kelahiran Hidup (KH),sedangkan Angka Kematian Bayi di kabupaten Pringsewu pada tahun 2018 sebesar 9 per 1000 kelahiran hidup. Selain itu salah satu upaya untuk mengurangi AKI dan AKB adalah dengan melakukan asuhan komprehensif dari kehamilan, persalinan, nifas, bayi baru lahir, dan keluarga berencana. Tujuan Laporan Tugas Akhir ini ditulis untuk melaksanakan asuhan kebidanan secara komprehensif pada ibu ANC, INC, PNC, BBL dan KB dengan menggunakan pendekatan manajemen kebidanan 7 langkah yang dituangkan dalam SOAP, dengan didukung oleh peran tenaga kesehatan dalam mencariteori dan praktik. Metode yang digunakan pada Laporan Tugas Akhir yaitu Observasional Deskriptif. Dalam studi kasus ini metode pengumpulan data yang digunakan adalah dengan pengumpulan data primer melalui wawancara langsung kepada klien dan sekunder melalui buku atau artikel yang ada dari ANC, INC, PNC, BBL, dan KB. Subjek dalam Laporan Tugas Akhir ini adalah Ny.R dari kehamilan,persalinan,BBL, nifas sampai KB, dan bayi Ny.R di tempat PMB Wiji Lestari S.ST pengkajian dimulai pada bulan Februari sampai Mei 2022. Kesimpulan dari studi kasus ini adalah bahwa tidak ada kesenjangan antara teori dan praktik dilahan. Saran bagi PMB Wiji Lestari S.ST sebagai bahan evaluasi bagi lahan praktik untuk mensosialisasikan tentang asuhan yang berkelanjutan yang berhubungan dengan cara kompehensif dari kehamilam, persalinan, BBL, nifas,dan KB serta IMD selama 1 jam yaitu dengan cara konseling dan pembagian leaflet.
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN RENDAHNYA PEMERIKSAAN IVA TEST PADA WANITA USIA SUBUR Siti Rohani; Lisda Nomira
Jurnal Maternitas Aisyah (JAMAN AISYAH) Vol. 4 No. 1 (2023): Jurnal Maternitas Aisyah (JAMAN AISYAH)
Publisher : Universitas Aisyah Pringsewu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30604/jaman.v4i1.768

Abstract

Secara nasional, sebanyak 8,3% perempuan usia 30-50 tahun telah menjalani deteksi dini kanker leher rahim melalui metode IVA dan kanker leher rahim melalui sadanis.. Hasil Pra survey di PuskesmasPutih Doh hingga bulan Juli 2021 dari sasaran 3.760 orang cakupan yang diperoleh hanya 45 orang (1,19%) yang melakukan pemeriksaan IVA dengan target nasional yaitu 90%. Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah untuk mengetahui Faktor-faktor Yang Berhubungan Dengan Rendahnya Pemeriksaan IVA Test Pada Wanita Usia Subur Di Puskesmas Putih Doh Kecamatan Cukuh Balak Kabupaten Tanggamus Tahun 2021. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh WUS Di Puskesmas Putih Doh Kecamatan Cukuh Balak Kabupaten Tanggamus Tahun 2021 yang berjumlah 3.760 orang. Sampel pada penelitian ini berjumlah 362 responden. Analisis yang digunakan adalah uji chi square. Hasil dari penelitian ada hubungan pengetahuan ( p value :0,02,OR, 2,7), sikap ( p value :0,00,OR, 2,8) dan dukungan suami ( p value :0,05,OR, 1,75) dengan pemeriksaan IVA di Wilayah Kerja Puskesmas Putih Doh Kabupaten Tanggamus Tahun 2021. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, maka dapat disarankan bagi Puskesmas Putih Doh untuk Mensosialisasikan kepada masyarakat bahwa pemeriksaan IVA dan Papsmear bagi peserta BPJS kesehatan adalah gratis, dan lebih banyak melakukan kegiatan bakti sosial dengan mengadakan pemeriksaan IVA gratis bagi seluruh masyarakat yang ada diwilayah kecamatan Cukuh Balak kabupaten tanggamus.
PENYULUHAN PENTINGNYA PEMBERIAN ASI EKSLUSIF PADA BAYI USIA 0-6 BULAN DI POSKESDES WONODADI KECAMATAN GADINGREJO KABUPATEN PRINGSEWU TAHUN 2023 Rini Wahyuni; Juwita Desri Ayu; Mareza Yolanda Umar; Psiari Kusuma Wardani; Siti Rohani; Faranisa Elsanti; Yeni Alvi Riani; Salma Adila; Yeni Anggraini; Ely Rustiyana; Ana Mulysha
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Ungu( ABDI KE UNGU) Vol. 5 No. 1 (2023): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Ungu ( ABDI KE UNGU)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Aisyah Pringsewu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30604/abdi.v5i1.1029

Abstract

Berdasarkan data dari WHO dan UNICEF pada Tahun 2018 pemberian ASI eksklusif cukup rendah yaitu Hanya 41 persen. Di Indonesia dari data Riset Kesehatan Dasar yang dilakukan pada tahun 2018 menunjukkan bahwa tingkat pemberian ASI eksklusif hanya mencapai 37 persen (Unicef, 2020). Masalah utama dalam pemberian ASI rendah menurut Pusdiklat Nasional (2022) adalah kurang sering menyusui, Kelainan metabolism, jaringan payudara hipoplastik, bayi tidak dapat menghisap, ibu pekerja dan kurangnya gizi pada ibu. Upaya yang diselenggarakan pemerintah untuk mengembangkan kualitas masyarakat adalah Program peningkatan pemberian Air Susu Ibu (ASI) khususnya ASI eksklusif Karena dapat Memberikan dampak yang luas terhadap ibu kemudian status gizi dan kesehatan balita. Nutrisi berperan penting dalam perkembangan otak sejak kehamilan hingga usia 3 tahun (Bazzano AN, 2016). Penyuluhan ini bertujuan untuk memberikan pendidikan serta pengetahuan tentang pentingnya memberikan ASI Eksklusif dari usia 0-6 bulan, penyuluhan ini bersamaan dengan Praktik Komunitas di Poskesdes Pekon Wonodadi yang berada di wilayah Wonodadi, Kecamatan Gadingrejo, Kabupaten Pringswu, Provinsi Lampung dengan metode tatap muka (face-to-face), kemudian masyarakat terutama Calon ibu diberikan penyuluhan tentang pentingnya Pemberian ASI Eksklusif selama 0-6 bulan, Hasil penyuluhan ASI Eklsusif ternyata berpengaruh terhadap peningkatan pengetahuan ibu bayi.Peserta kegiatan sebanyak 19 ibu hamil dan masing-masing kader mulai dari remaja, sampai bayi Balita. Penyuluhan ini dilaksanakan oleh para dosen dan mahasiswa Program Studi D III Kebidanan, Fakultas Kesehatan, Universitas Aisyah Pringsewu.
PENYULUHAN IVA TEST DI PEKON WONODADI KECAMATAN GADINGREJO KABUPATEN PRINGSEWU TAHUN 2023 Mareza Yolanda Umar; Psiari Kusuma Wardani; Rini Wahyuni; Juwita Desri Ayu; Linda Puspita; Desi Kumalasari; Siti Rohani
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Ungu( ABDI KE UNGU) Vol. 5 No. 1 (2023): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Ungu ( ABDI KE UNGU)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Aisyah Pringsewu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30604/abdi.v5i1.1039

Abstract

Kanker serviks adalah kanker tertinggi keempat pada wanita dengan perkiraan 570.000 kasus baru pada tahun 2018 yang mewakili 6,6% dari semua kanker wanita (Wanti & Indriyanti, 2019). Menurut WHO, 490.000 perempuan di dunia setiap tahunnya didiagnosa terkena kanker leher rahim dan 80% berada di negara berkembang termasuk Indonesia. Kanker serviks bisa di cegah menggunakan deteksi dini. Salah satu metode deteksi dini yang sesuai dengan negara berkembang seperti Indonesia adalah memakai metode Inspeksi Visual Asam Acetat (IVA). Tujuan program pengabdian masyarakat ini adalah untuk meningkatkan kualitas hidup penderita kanker, menurunkan angka kematian akibat kanker dan meningkatkan pengetahuan ibu-ibu di Pekon Wonodadi mengenai IVA test. Program pengabdian masyarakat ini dilakukan bersamaan dengan PKK Komunitas Prodi D III Kebidanan di Poskesdes Pekon Wonodadi secara tatap muka, lalu peserta diberikan penjelasan tentang IVA Test dengan media visual (slide oresentation) dan dilanjutkan dengan ice breaking, diakhiri dengan tanya jawab sesuai dengan pokok bahasan yang telah diberikan. Program ini diselenggarakan oleh Dosen dan mahasiswa Prodi DIII Kebidanan semester V, fakultas kesehatan, Universitas Aisyah Pringsewu dan dihadiri oleh 21 ibu Kader, PKK dan Bidan Desa Pekon Wonodadi. Berdasarkan hasil observasi, dapat disimpulkan bahwa terjadi peningkatan pengetahuan Ibu-ibu kader di Pekon Wonodadi tentang IVA tes sebagai usaha deteksi dini kanker serviks.
Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Kejadian Ikterus pada Neonatus Rohani, Siti; Wahyuni, Rini
Jurnal Aisyah : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol 2, No 1 (2017): June
Publisher : Universitas Aisyah Pringsewu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (229.934 KB) | DOI: 10.30604/jika.v2i1.35

Abstract

Berdasarkan data SDKI tahun 2012 Kejadian ikterus  pada bayi baru lahir berkisar 50% pada bayi cukup bulan dan 75% pada bayi kurang bulan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian Ikterus pada Neonatus. Jenis penelitian kuantitatif melalui rancangan penelitian analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian ini seluruh neonatus lahir hidup 0-28 hari sebanyak 1041 neonatus, besar sampel 196 neonatus. Teknik sampel systematic random sampling. Analisa data menggunakan univariat, bivariat, dan multivariat. Hasil uji chi square di dapat hasil ada hubungan berat badan lahir (p-value 0,001), OR= 3,084, ada hubungan masa gestasi (p-value 0,000), OR= 4,721, ada hubungan infeksi (p-value 0,005), OR= 2,444, ada hubungan asfiksia(p-value 0,015), OR= 2,181 tidak ada hubungan jenis persalinan (p-value 0,607), OR= 0,821 dengan kejadian ikterus. Hasil uji regresi logistik berganda didapat variabel masa gestasi yang paling dominan berhubungan dengan kejadian ikterus pada neonatus (p-value 0,001), OR= 4,698. PUS diharapkan dapat memeriksakan kehamilannya minimal 4 kali kunjungan, kepada ibu hamil dapat menjaga kebersihan personal hygiene terutama vulva hygiene untuk mencegah terjadinya infeksi.Kata kunci: Asfiksia, Berat badan lahir, ikterus, infeksi, masa gestasi Based on the data of SDKI in 2012 The incidence of jaundice in newborns ranges from 50% in term infants and 75% in underweight infants. This study aims to determine the factors associated with the incidence of Ikterus in Neonates. This type of quantitative research through the design of analytical research with cross sectional approach. Population of this study all neonates born 0-28 days life as 1041 neonates, large sample 196 neonatus, sample technique used systematic random sampling. Data analysis using univariate, bivariate, and multivariate. The result of chi square test showed a correlation between neonatal jaundice with birth weight (p-value 0,001), OR = 3.084, gestation period (p-value 0,001), OR = 4,721, infection (p-value 0.005), OR = 2.444, asphyxia (p-value 0.015), OR = 2.181 there is no relation type of labor (p-value 0.607), OR = 0.821 with the occurrence of jaundice. the results of multiple logistic regression test obtained variable gestation most dominant related to the incidence of jaundice in neonates (p-value 0.001), OR = 4.698, PUS is expected to checkups at least 4 visits, to pregnant women can maintain her personal hygiene especially vulva hygiene to prevent the occurrence of infection.
Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Persalinan Preterm Wahyuni, Rini; Rohani, Siti
Jurnal Aisyah : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol 2, No 1 (2017): June
Publisher : Universitas Aisyah Pringsewu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (243.444 KB) | DOI: 10.30604/jika.v2i1.33

Abstract

Abstrak: Di Indonesia kematian bayi sekitar 56 persen terjadi pada periode sangat dini yaitu di masa neonatal atau bayi baru lahir. Sebagian besar kematian neonatal terjadi pada usia 0-6 hari (78,5 persen) dan prematuritas merupakan penyebab utama kematian neonatal. Tujuan penelitian adalah untuk untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi persalinan preterm. Berdasarkan hasil rekam medis di Rumah Sakit Umun Daerah (RSUD) Dr. H. Abdul Moeloek pada tahun 2016 menunjukkan adanya 77 persalinan preterm dari 391 persalinan. Penelitian menggunakan metode Case Control. Hasil analisis bivariat menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang bermakna antara persalinan preterm dengan usia ibu (p-value = 0,017) dan paritas (p-value = 0,049). Hasil analisis penelitian menunjukkan bahwa usia ibu menjadi faktor yang paling dominan terhadap terjadinya persalinan preterm. Penyuluhan dan konseling oleh tenaga kesehatan kepada ibu hamil dengan melakukan kunjungan antenatal care sesuai program pemerintah agar kelainan ataupun komplikasi dalam kehamilan dapat terdeteksi lebih awal.Abstract: In Indonesia, 56 percent of infant deaths occur in very early periods, ie in the neonatal or newborn period. Most neonatal deaths occur at 0-6 days (78.5 percent) and prematurity is the leading cause of neonatal death. The aim of this research is to know the factors that influence preterm labor. Based on the results of medical records at the Dr. H. Abdul Moeloek General Hospital (RSUD) in 2016 showed 77 preterm labor from 391 deliveries. The method of this study was case control. The result of bivariate analysis showed that there was a significant correlation between preterm labor and maternal age (p-value = 0,017) and parity (p-value = 0,049). The results of the research analysis indicated that maternal age was the most dominant factor in the occurrence of preterm labor. Socialization and counseling by health practitioners is important for women with risky age, primipara parity or multipara grande, preterm history, pregnant complication, and low education background. Antenatal care must be taught to them in order to have early detection of preterm risk.
HUBUNGAN PEMANFAATAN BUKU KESEHATAN IBU DAN ANAK (KIA) OLEH IBU DENGAN KEJADIAN STUNTING PADA BALITA DI DESA KRESNOMULYO KECAMATAN AMBARAWA TAHUN 2023 Rohani, Siti; Desri Ayu, Juwitas; Wahyuni, Rini
Jurnal Maternitas Aisyah (JAMAN AISYAH) Vol. 5 No. 1 (2024): Jurnal Maternitas Aisyah (JAMAN AISYAH)
Publisher : Universitas Aisyah Pringsewu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30604/jaman.v5i1.1540

Abstract

Pemanfaatan buku KIA merupakan salah satu upaya Kemenkes RI untuk menurunkan Kejadian balita Stunting dan deteksi dini kegawatdarurata kesehatan ibu dan anak, akan tetapi di daerah Lampung pemanfaatan buku KIA pada poin pencatatan pemantauan pertumbuhan masih belum optimal. Desa Kresnomulyo merupakan desa di Kecamatan Ambarawa dan masih ada terdapat balita stunting dan kurangnya pengetahuan ibu yang mempunyai balita terkait pemanfaatan pemakaian Buku KIA. Jenis penelitian ini yaitu observasional analitik dengan pendekatan cross sectional. Teknik pengambilan sampel dengan puposive sampling. Populasi semua ibu yang mempunyai balita di desa Kesnomulyo berjumlah 80 Analisis yang digunakan pada penelitian ini adalah univariat dengan distribusi frekuensi, bivariat dengan chi square. Hasil penelitian didapatkan karakteristik umur, mayoritas memiliki usia 20-35 tahun (75%), karakteristik berdasarkan Pendidikan terakhir, mayoritas responden berpendidikan sekolah menengah (67,5%), karakteristik berdasarkan pekerjaan mayoritas responden tidak bekerja (56%) dan karakteristik berdasarkan pemanfaatan buku KIA, mayoritas responden memanfaatkan buku KIA (74%). Hasil uji statistik menunjukkan bahwa p-value 0,000 artinya pemanfaatan buku KIA memiliki hubungan yang bermakna dengan kejadian stunting pada balita. Berdasarkan hal tersebut maka, untuk ibu yang mempunyai balita memaksimalkan pemanfaatan buku KIA sebagai pamantauan dan pencatatan tumbuh kembang balita.
PENYULUHAN ANEMIA PADA REMAJA DI SMK 17 SUKOHARJO DESA SUKOHARJO 3 BARAT KEC. SUKOHARJO KAB. PRINGSEWU PROVINSI LAMPUNG: PENYULUHAN ANEMIA PADA REMAJA DI SMK 17 SUKOHARJO DESA SUKOHARJO 3 BARAT KEC. SUKOHARJO KAB. PRINGSEWU PROVINSI LAMPUNG Rohani, Siti; Yolanda Umar, Mareza; Wahyuni, Rini; Kusuma Wardani, Psiari; Desri Ayu, Juwita; Puspita, Linda; Kumalasari, Desi; Ariwibowo, Catur; Jamaan, Taufik; Rikma Ratri, Arda
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Ungu( ABDI KE UNGU) Vol. 6 No. 3 (2024): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Ungu ( ABDI KE UNGU)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Aisyah Pringsewu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30604/abdi.v6i3.1830

Abstract

Program penyuluhan kepada masyarakat dapat dikembangkan secara efektif dan efisien oleh para mahasiswa di bidang remaja anemia penyuluhan kepada masyarakat. Permasalahan utama yang ada adalah rendahnya kualitas dan kuantitas penyuluhan masyarakat (termasuk di desa sukoharjo 3 barat). Oleh karena itu, tujuan penelitian ini adalah: (1) Menganalisis: karakteristik anemia karakteristik sistem sosial; kompetensi remaja anemia penyuluhan masyarakat; kinerja penyuluh anemia dalam rangka menambah pengetahuan dan tingkat pencegahan untuk mencegah anemia (2) Menganalisis faktor-faktor penyebab dan keluhan pada anemia (3) Merumuskan strategi peningkatan kinerja penyuluh anemia dalam memberdayakan remaja Melalui teknik pengabdian masyarakat, penelitian ini menghasilkan manfaat bagi anak remaja anemia untuk mengetahui pengertian anemia,penyebab anemia dan mengetahui pencegahan dari berbagai anemia.
Husband Support and The Role of Health Officers with Triple Elimination Examination in Pregnant Women Siti Rohani; Yuliani Fitria; Rini Wahyuni; Hamid Mukhlis
Jurnal Aisyah : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol 7, No S1 (2022): Suplement 1
Publisher : Universitas Aisyah Pringsewu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (607.447 KB) | DOI: 10.30604/jika.v7iS1.1201

Abstract

Triple elimination examination is carried out for reducing the number of new infections in newborns so that there is a break in the chain of disease transmission from mother to baby. The support from health officers in the form of informational support on how to transmit HIV and its prevention, as well as providing motivation to the community to carry out HIV testing voluntarily. The research objective was to determine the correlation between husband's support and the role of health workers with triple elimination examinations for pregnant women. This research is a quantitative type by uses a cross-sectional analytic approach. The research subjects were pregnant women in the second and third trimesters with the object of this research being the husband's support and the role of health officers. The research was carried out at the Sukarame Public Health Center, Bandar Lampung City in December 2021. The data were collected by using a questionnaire, the data analysis was univariate and bivariate. The results showed that from 146 respondents, 67 respondents (45.9%) carried out the examination, respondents with positive husband support were 75 (51.4%), and respondents with positive health workers were 88 (60.3%). There is a correlation between the husband's support (p-value = 0.003), and there is a correlation between the support of the role of officers (p-value = 0.000) with triple elimination examinations at the Sukarame Health Center in 2021. It is hoped that health workers can provide counseling to pregnant women about the importance of triple elimination examinations through the media leaflets or the internet during visiting Integrated Healthcare Center, and classes for pregnant women. Abstrak: Pemeriksaan triple eliminasi dilakukan untuk menurunkan angka infeksi baru pada bayi baru lahir sehingga terjadi pemutusan mata rantai penularan penyakit dari ibu ke bayi. Dukungan tenaga kesehatan dalam bentuk dukungan informasi baik berupa informasi tentang cara penularan HIV dan pencegahannya, serta memberikan motivasi kepada masyarakat guna melakukan pemeriksaan HIV secara sukarela. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan dukungan suami dan peran petugas kesehatan dengan pemeriksaan triple eliminasi pada ibu hamil. Penelitian ini jenis kuantitatif menggunakan pendekatan analitik cross sectional. Subjek penelitian adalah ibu hamil pada trimester II dan III dengan objek penelitian ini adalah dukungan suami dan peran petugas kesehatan. Penelitian dilaksanakan di puskesmas Sukarame kota Bandar Lampung pada bulan Desember 2021. Data dikumpulkan dengan menggunakan kuesioner, analisis data secara univariat dan bivariat. Hasil penelitian diketahui dari 146 responden dengan melakukan pemeriksaan sebanyak 67 (45,9%), responden dengan dukungan suami positif sebanyak 75 (51,4%), responden dengan petugas kesehatan positif sebanyak 88 (60,3%). Ada hubungan dukungan suami (p-value = 0,003), dan Ada hubungan dukungan peran petugas (p value = 0,000) dengan pemeriksaan triple eliminasi di Puskesmas Sukarame tahun 2021. Diharapkan petugas kesehatan dapat memberikan penyuluhan kepada ibu hamil tentang pentingnya pemeriksaan tripel eliminasi melalui media leaflet atau internet saat posyandu, dan kelas ibu hamil.