Claim Missing Document
Check
Articles

Found 20 Documents
Search

IDENTIFIKASI UKURAN-UKURAN TUBUH DOMBA GARUT JANTAN TANGKAS DI ARENA KETANGKASAN DOMBA RANCABANGO KABUPATEN GARUT (Identification Of Body Sizes On Fight Garut Ram In Arena Agility Sheep Rancabango Garut Regency) Tati Rohayati; Ervi Herawati
Janhus: Jurnal Ilmu Peternakan (Journal of Animal Husbandry Science) Vol 4, No 2 (2020): Janhus: Jurnal Ilmu Peternakan (Journal of Animal Husbandry Science)
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52434/janhus.v4i2.976

Abstract

Abstrak Penelitian ini dilaksanakan di arena ketangkasan Rancabango Kabupaten Garut pada tanggal 07 Januari 2018, bertujuan untuk mengetahui ukuran-ukuran tubuh domba garut jantan tangkas yang meliputi tinggi pundak, panjang badan, dan lingkar dada di arena ketangkasan domba Rancabango. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif analitik dengan penentuan sampel berdasarkan teknik random sampling. Jumlah domba garut jantan tangkas yang diteliti sebanyak 57 ekor (30%) dari jumlah populasi domba garut jantan tangkas yang terdaptar di panitia sebanyak 190 ekor. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata tinggi pundak 80,19 ± 3,07 cm dengan nilai koefisien variasi 3,82 %, panjang badan 76,25 ± 5,07 cm dengan nilai koefisien variasi 5,07 %, dan lingkar dada 94,96 ± 5,49 cm dengan nilai koefisien variasi 5,78 %. Hasil ini menunjukkan bahwa ukuran-ukuran tubuh domba garut jantan tangkas di arena ketangkasan domba Rancabango sudah sesuai dengan standar SNI bahkan berada di atas standar SNI yaitu tinggi pundak minimum 73 cm, panjang badan minimum 61 cm, dan lingkar dada minimum 87 cm. Kata Kunci : tinggi pundak, panjang badan, lingkar dada, domba, tangkas Abstract This research was conducted in the arena agility Rancabango, Garut Regency on January 7, 2018. This study aim to determine the body sizes of fight garut ram which includes shoulder height, body length, and chest circumference in the arena agility Rancabango. The method used in this research is analytical descriptive with sample determination based on random sampling. The number of fights ram that examined as many as 57 tail (30%) of the total population of fight ram that there are as many as 190 tails. The results showed that the average shoulder height of 80.19 ± 3.07 cm with the coefficient of variation 3.82%, body length of 76.25 ± 5.07 cm with the coefficient of variation 5.07%, and the chest circumference of 94, 96 ± 5.49 cm with a coefficient of variation 5.78%. This indicates that the body sizes of fight garut ram in the arena agility Rancabango is accordance with SNI standards even above the SNI standard is the minimum shoulder height of 73 cm, minimum body length of 61 cm, and a minimum chest circumference of 87 cm. Keywords : shoulder height, body length, chest circumference, sheep, fight ram.
PENGARUH SUBSTITUSI DEDAK PADI DENGAN BONGGOL PISANG FERMENTASI TERHADAP BOBOT POTONG PERSENTASE BAGIAN EDIBLE DAN IN EDIBLE AYAM KAMPUNG SUPER Ikmal Abdul Karim; Tendy Kusmayadi; Tati Rohayati; R.Rizki El Akbar; Ibrahim Hadist
JANHUS Jurnal Ilmu Peternakan Journal of Animal Husbandry Science Vol 5, No 2 (2021): Janhus: Jurnal Ilmu Peternakan (Journal of Animal Husbandry Science)
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52434/janhus.v5i2.1353

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Subtitusi Dedak Padi dengan Bonggol Pisang Fermentasi terhadap Bobot Potong Persentase Bagian Edible dan In Edible Ayam Kampung Super. Materi yang digunakan adalah 100 ekor anak ayam kampung super tanpa ada pemisahan jenis kelamin (straight run) dengan bobot badan awal rata – rata 36 ± 2,96 gram. Ransum yang digunakan adalah ransum dengan taraf percobaan masing masing R0 (dedak padi 10% + bonggol pisang 0%), R1 (dedak padi 7,5% + bonggol pisang 2,5%),  R2 (dedak padi 5%+ bonggol pisag 5%), R3 (dedak padi 2,5% + bonggol pisang 7,5%), R4 (dedak padi 0% + bonggol pisang 10% ). Metode penelitian  adalah metode eksperimental menggunakan Rancangan Acak Lengkap dengan 5 perlakuan dan 4 ulangan, sehingga terdapat 20 unit percobaan, tiap unit terdiri dari 5 ekor ayam. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan sidik ragam pada tarap 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengaruh subtitusi dedak padi dengan bonggol pisang fermentasi tidak nyata terhadap bobot potong, persentase bagian edible dan in edible ayam kampung super. Kata kunci: Bonggol pisang, bobot potong, edible, in edible, ayam kampung super
PENGARUH IMBANGAN PROTEIN DAN ENERGI TERHADAP PERFORMA DOMBA GARUT BETINA (The Effect of Protein and Energy Balance on Garut Sheep Females Performances) Suparman Saepul Mubarok Tati Rohayati Iman Hernaman
Janhus: Jurnal Ilmu Peternakan (Journal of Animal Husbandry Science) Vol 2, No 2 (2018): Janhus: Jurnal Ilmu Peternakan (Journal of Animal Husbandry Science)
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52434/janhus.v2i2.443

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Imbangan Protein dan Energi terhadap Performa Domba Garut Betina. Penelitian dilaksanakan di BPPTDK Margawati, Desa Margawati Kecamatan Garut kota Kabupaten Garut pada bulan Mei 2017 sampai September 2017.Penelitian menggunakan metode eksperimental dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) terdiri atas 3 perlakuan dan 6 ulangan. Jenis perlakuan yang dicobakan yaitu tingkat protein ransum 13% dengan berbagai tingkat energi yang dinyatakan dalam Total Digestible Nutrients (TDN), P1 (Protein 13 % dan TDN 60%), P2 (Protein 13 % dan TDN 65%) dan P3 (Protein 13 % dan TDN 70%). Data hasil penelitian dianalisis menggunakan analisis ragam terhadap konsumsi bahan kering ransum, pertambahan bobot badan dan konversi ransum. Apabila hasil analisis ragam menunjukkan pengaruh nyata, maka dilanjutkan dengan Uji Jarak Berganda Duncan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa imbangan protein dan energi dalam ransum secara statistik tidak berpengaruh nyata terhadap konsumsi bahan kering ransum, pertambahan bobot badan dan konversi ransum. Kata kunci : protein, energi, domba garut Abstract This study aims to determine The Effect of Protein and Energy Balance on Garut Females Performance. The research was conducted in BPPTDK Margawati, Margawati Village, Garut City Sub-district, Garut Regency in May 2017 until September 2017. The research used experimental method with Completely Randomized Design (CRD) consisted of 3 treatments and 6 replications. Treatment type was 13% protein ration level with various energy level stated in Total Digestible Nutrients (TDN), P1 (Protein 13% and TDN 60%), P2 (Protein 13% and TDN 65%) and P3 (Protein 13 % and TDN 70%). The data of the research were analyzed using the analysis of the variety of consumption of dry matter ration, body weight gain and the conversion of the ration. If the results of the variance analysis show a significant effect, then proceed with Duncan Multiple Range Test. The results showed that the protein and energy balance in the ration did not significantly affect the consumption of dry matter ration, body weight gain and ration conversion. Keywords : protein, energy, garut sheep
Identifikasi Sifat-Sifat Kualitatif Dan Kuantitatif Ayam Pelung Jantan Pada Kontes Ayam Pelung Piala Rektor Universitas Garut Wahyu Ilahi; Tati Rohayati; Ervi Herawati
JANHUS Jurnal Ilmu Peternakan Journal of Animal Husbandry Science Vol 5, No 1 (2020): Janhus: Jurnal Ilmu Peternakan (Journal of Animal Husbandry Science)
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52434/janhus.v5i1.1119

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh informasi melalui identifikasi sifat-sifat kualitatif dan kuantitatif ayam pelung jantan pada kontes ayam pelung di Universitas Garut. Metode yang digunakan adalah metode survei (pengamatan langsung dilapangan) dengan cara pengambilan sampel secara acak yaitu 30% atau sebanyak 61 ekor sampel yang diamati dari 204 jumlah total peserta yang mengikuti kontes ayam pelung di Universitas Garut. Peubah yang diamati adalah sifat kualitatif : warna bulu dan warna shank, sifat kuantitatif : bobot badan dan panjang shank. Analisis yang digunakan yaitu menggunakan analisis statistika deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa berdasarkan sifat kualitatif ayam pelung jantan pada kontes ayam pelung Piala Rektor Universitas Garut warna bulu dominan adalah merah-hitam sebanyak 42,62% dan warna shank dominan adalah warna abu-abu sebanyak 32,79%, sedangkan berdasarkan sifat kuantitatif menunjukkan rata-rata bobot badan ayam pelung jantan sebesar 4,18±0,37 kg dengan koefisien variasi 8,85% dan rata-rata panjang shank sebesar 11,16±0,72 cm dengan koefisien variasi sebesar 6,45%. Hal ini bermakna bahwa telah terjadi proses seleksi pada ayam pelung yang cukup baik. Kata Kunci : Ayam Pelung Jantan, Kualitatif, Kuantitatif.
PENGARUH PEMBERIAN JERAMI PADI TERFERMENTASI DAN GREEN TEA DUST SEBAGAI PAKAN ADITIF TERHADAP DALAM DADA LINGKAR PINGGANG DAN LEBAR PANGGUL DOMBA PRIANGAN Nopi Hanafiah; Tati Rohayati; Diky Ramdani
JANHUS Jurnal Ilmu Peternakan Journal of Animal Husbandry Science Vol 6, No 1 (2021): Janhus: Jurnal Ilmu Peternakan (Journal of Animal Husbandry Science)
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52434/janhus.v6i1.1498

Abstract

Pemberian pakan yang cukup secara kuantitas maupun kualitas akan memberikan performa terbaik pada ternak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui  Pengaruh Pemberian Jerami Padi Terfermentasi dan Green Tea Dust sebagai Pakan Aditif terhadap Dalam Dada Lingkar Pinggang dan Lebar Panggul Domba   Priangan. Metode yang digunakan adalah metode eksperimental menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan tiga perlakuan dan enam ulangan. Ternak percobaan sebanyak 18 ekor domba priangan betina, umur sebelas hingga tiga belas bulan dengan  bobot badan 12-20 kg dengan koefisien variasi bobot badan 14,89%. Perlakuan yang digunakan adalah imbangan jerami padi terfermentasi, konsentrat, dan green tea dust  yaitu : P0 (80% jerami padi terfermentasi + 20% konsentrat), P1 (80% jerami padi terfermentasi + 19,25% konsentrat + 0,75% green tea dust ) dan P2 (80% jerami padi terfermentasi + 18,50% konsentrat + 1,50% green tea dust). Variabel yang diamati terdiri dari dalam dada, lingkar pinggang dan lebar panggul. Hasil penelitian menunjukan pemberian jerami padi terfermentasi dan green tea dust sebagai pakan aditif tidak memberikan pengaruh terhadap dalam dada, lingkar pinggang dan lebar panggul domba priangan
PENGARUH PENGGUNAAN KUNYIT (Curcuma domestica Val) PADA AIR MINUM TERHADAP PERFORMA AYAM BROILER (Effect Of The Use Tumeric (Curcuma domestica Val) On Drinking Water On The Performance Of Boiler) Eri Fajar Sidik; Titin Nurhayatin; Mega Royani; Tati Rohayati; Ibrahim Hadist; Ervi Herawati
Janhus: Jurnal Ilmu Peternakan (Journal of Animal Husbandry Science) Vol 4, No 2 (2020): Janhus: Jurnal Ilmu Peternakan (Journal of Animal Husbandry Science)
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52434/janhus.v4i2.982

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dari penggunaan kunyit (Curcuma domestica Val) dan sediaan ekstrak kurkuma pada air minum terhadap performa ayam broiler. Penelitian penggunaan kunyit ini dilaksanakan pada bulan Juli sampai Agustus 2019 yang bertempat di Babakan Jambe Desa Pasawahan Kecamatan Tarogong Kaler. Metode yang dilakukan yaitu Metode Eksperimental menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 5 perlakuan dan 4 ulangan, yaitu : R0 = Air Minum Tanpa Tepung Kunyit, Tanpa sediaan ekstrak kurkuma, R1 = Air Minum + Tepung kunyit 2,5 gram; R2 = Air Minum + Tepung Kunyit 5 gram; R3= Air Minum + Sediaan Ekstrak Kurkuma 0,5 gram; R4 = Air Minum + Sediaan Ekstrak Kurkuma 1 gram. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan Kunyit dan sediaan ekstrak kurkuma memberikan pengaruh yang sama terhadap performa ayam broiler. Kata Kunci : Kunyit, Air Minum, Broiler, Performa Abstract The research was aimed to determine the effect of the use tumeric (Curcuma domestica) in drinking water on the performance of broilers. The research on the on the use of tumeric was conducted in July to August 2019 which was located in Babakan Jambe Pasawahn Village, Tarogong Kaler District. The methode used is the experimental method using a completely randomized design (CRD) with 5 treatments and 4 replictions, namley : R0 = Drinking Water + Tumeric Flour 2.5 grams; R2 = Drinking Water + Tumeric Flour 5 gram; R3 = Drinking Water + Kurcuma extract preparations 0.5 grams; R4 = Drinking Water + Kurcuma extract preparations 1 gram. the results of the research showed that the addition of tumeric flour and Kurcuma extract preparations have a similar effect on the broiler performans. Keywords :Tumeric, Drinking Water, Broilers, Performance.
EVALUASI TINGKAT KEBERHASILAN INSEMINASI BUATAN DI KECAMATAN SELAAWI KABUPATEN GARUT TAHUN PELAKSANAAN 2013 (Evaluation Of Artificial Insemination Success Rate In The District Of Garut Selaawi Implementation Year 2013) Robi Agustinadi Tati Rohayati, dan Asep Permadi Gumelar2
Janhus: Jurnal Ilmu Peternakan (Journal of Animal Husbandry Science) Vol 2, No 2 (2018): Janhus: Jurnal Ilmu Peternakan (Journal of Animal Husbandry Science)
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52434/janhus.v2i2.444

Abstract

Abstrak Penelitian mengenai Evaluasi Tingkat Keberhasilan Sapi Potong Betina di Kecamatan Selaawi Kabupaten Garut telah dilaksanakan pada tanggal 1 Juli sampai dengan tanggal 31 Juli 2015.Penelitian bertujuan untuk mengetahui tingkat keberhasilan inseminasi buatan yang meliputi service per conception (S/C), conception rate (CR) dan Calving Rate (C/R) pada sapi potong di Kecamatan Selaawi Kabupaten Garut. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif dengan teknik studi kasus. Peubah yang diamati terdiri dari service per conception (S/C), conception rate (CR) dan Calving Rate (C/R). Hasil penelitian menunjukan bahwa rataan service per conception (S/C) adalah sebesar 1,4, Conception Rate (CR) sebesar 71%, Calving Rate (C/R) 83%. Dengan demikian tingkat keberhasilan inseminasi buatan pada sapi potong betina di Kecamatan Selaawi sudah baik. Kata kunci: Inseminasi Buatan, S/C, CR, C/R, sapi potong Abstract Research on Evaluation of Beef Cattle Females Success Rate in District Selaawi Garut was held on July 1 until the date of July 31, 2015. The study aims to determine the success rate of artificial insemination which includes service per conception (S/C), conception rate (CR) and Calving Rate (C/R) in beef cattle in the district of Garut Selaawi. The method used is descriptive method with a case study. Variables observed consisted of service per conception (S/C), conception rate (CR) and Calving Rate (C/R). The results showed that the average services per conception (S/C) is at 1.4, Conception Rate (CR) of 71 % , Calving Rate ( C / R ) 83 %. Thus the success rate of artificial insemination in beef cattle females in Sub Selaawi is good. Keywords: artificial insemination, service per conception, conception rate, Calving Rate, beef cattle
ANALISIS MINAT MASYARAKAT TERHADAP USAHA TERNAK KAMBING DI KECAMATAN CISEWU KABUPATEN GARUT (Analysis of Community Interest in Goat Livestock Business in Cisewu District Garut Regency) Deni Mulyadi; Tendy Kusmayadi; Tati Rohayati; Ervi Herawati; Ibrahim Hadist
Janhus: Jurnal Ilmu Peternakan (Journal of Animal Husbandry Science) Vol 4, No 1 (2019): Janhus: Jurnal Ilmu Peternakan (Journal of Animal Husbandry Science)
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52434/janhus.v4i1.797

Abstract

Abstrak Ada beberapa hal yang menjadi alasan masyarakat dalam usaha beternak kambing. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis minat masyarakat terhadap usaha peternakan kambing di Kecamatan Cisewu Kabupaten Garut. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan April 2019. Metode penelitian yang digunakan adalah metode survey. Jumlah responden sebanyak 43 peternak. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi dan wawancara. Jenis data yang digunakan dalam peneilitian ini adalah data kuantitatif dan data kualitatif. Sumber data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer dan data sekunder. Adapun alat analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis deskriptif dengan penyajian data menggunakan tabel distribusi frekuensi. Pengukuran minat masyarakat dalam beternak kambing menggunakan Skala Liekert. Hasil yang diperoleh dari penelitian menunjukkan bahwa faktor-faktor yang mempengaruhi minat masyarakat terhadap usaha ternak kambing di Kecamatan Cisewu Kabupaten Garut adalah peran pemerintah (sangat bermanfaat); nilai ekonomis, lahan, pakan dan sosial budaya (bermanfaat); modal (cukup bermanfaat). Faktor yang paling berpengaruh adalah peran pemerintah. Kata Kunci : analisis, minat masyarakat, kambing Abstract There are number of things that are the reason for the community interest in the goat livestock business. This study aims to analisis community interest in goat livestock business in Cisewu District, Garut Regency. This research was conducted in April 2019. The research method used was the survey method. The number of respondents were 43 farmers of goat livestock. Data collection techniques were used observation and interview. The types of data used in this research are quantitative and qualitative data. The data sources in this study were primary and secondary data. The analysis tool in this study was descriptive analysis by presenting data using a frequency distribution table. Measurement of people's choice in goat livestock business using the Liekert Scale. The results obtained from the study show that the factors that influence the community interest in goat livestock business in Cisewu District, Garut Regency are the role of government (very useful); economic value, land, feed and social culture (useful); capital (quite useful). The most influential factor is the role of government. Keywords: analysis, interests of community, goat
ANALISIS FINANSIAL PETERNAKAN AYAM PETELUR DI CIGALUMPIT FARM KECAMATAN WANARAJA KABUPATEN GARUT Gilang Yoga Naratama Sujana; Tati Rohayati; Tendy Kusmayadi
JANHUS Jurnal Ilmu Peternakan Journal of Animal Husbandry Science Vol 6, No 2 (2022): Jurnal Ilmu Peternakan (Journal of Animal Husbandry Science)
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52434/janhus.v6i2.1974

Abstract

Prospek pengembangan agribisnis ayam ras petelur di masa yang akan datang bisa dilihat dari sisi penawaran dan sisi permintaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui analisis finansial Peternakan ayam petelur di Cigalumpit Farm. Penelitian ini dilaksanakan di Perusahaan Peternakan Cigalumpit Farm pada Bulan Mei 2020 sampai Juni 2021. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survey. Analisis data dilakukan dengan menggunakan analisis deskriptif kuantitatif, analisis kelayakan finansial yaitu : Net Benefit Cost Ratio (Net B/C ratio), Internal Rate of Return (IRR) dan Break Even Point (BEP). Hasil analisis finansial, usaha Peternakan Cigalumpit Farm tahun 2020 menunjukkan bahwa dengan modal pinjaman (tingkat suku bunga 15%) maka didapat Net B/C Ratio 1,15. IRR yang didapat sebesar 15,174%. BEP atau titik impas dalam Rupiah sebesar Rp. 11.366.705 Berdasarkan kriteria kelayakan, Net B/C Ratio lebih dari satu, IRR lebih besar dari tingkat suku bunga yang berlaku. Maka  secara finansial usaha peternakan Cigalumpit Farm layak untuk dijalankan dan dilanjutkan.
Pengaruh Penambahan Air Rebusan Serai Dapur pada Metode Pengasinan Berbeda terhadap Penyusutan Bobot dan Tingkat Kesukaan Telur Asin Itik Suci Amalan Shaliiha; Tati Rohayati; Ervi Herawati
Gunung Djati Conference Series Vol. 33 (2023): Seminar Nasional Pertanian 2023
Publisher : UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Telur asin adalah produk ternak yang memiliki kandungan gizi tinggi, dengan penambahan air rebusan serai dapur maka akan menambah citarasa pada telur asin.gTujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penambahan air rebusan serai dapur (Cymbopogon citratus) pada metode pengasinan yang berbeda terhadap penyusutan bobot dan tingkat kesukaan telur asin itik. Penelitian dan pengumpulan data dilaksanakan pada bulan Mei-Juni 2023 di Kp Panawuan Kecamatan Tarogong Kidul Kabupaten Garut. Penelitian menggunakan metode eksperimental, membandingkan metode pengasinan basah dan kering. Variabel yang diamati adalah penyusutan bobot dan uji hedonik. Analisi data menggunakan uji-T tidak berpasangan menggunakan aplikasi SPSS 22. Hasil penelitian menunjukkan penambahan air rebusan serai dapur (Cymbopogon citratus) pada metode pengasinan yang berbeda yaitu metode basah dan metode kering tidak berpengaruh terhadap penyusutan bobot, tingkat kesukaan terhadap rasa dan teksur, tetapi berpengaruh terhadap tingkat kesukaan warna dan aroma telur asin itik. Metode pengasinan kering memberikan hasil terbaik pada tingkat kesukaaan warna, sedangkan metode basah memberikan hasil terbaik pada tingkat kesukaan aroma telur asin itik.